Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Not a member yet
195 research outputs found
Sort by
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KLASIFIKASI KELUARGA MISKIN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) SEBAGAI ACUAN PENERIMA BANTUAN DANA PEMERINTAH (STUDI KASUS: PEMERINTAH DESA TAMANMARTANI, SLEMAN)
Various types of government programs in poverty alleviation efforts have been widely implemented, but the assistance that reached the hands of the people has not been in accordance with what is expected. One reason is that the determination of the status of poor families as beneficiaries has not been optimal, so that in providing poverty assistance has not been well targeted. Application Development Decision Support System Determination of Poor Family is made by the method used in determining the decision is the method of Simple Additive Weighting (SAW). The results of the assessment conducted by the system are given poverty status such as Very Poor, Poor, Vulnerable Poor and Not Poor. SAW method is chosen because it can determine the weight value for each attribute, then proceed with the ranking process that will select the best alternative from a number of alternatives, in this case the alternatives referred to are families categorized as poor families based on the criteria specified. With the ranking process, the assessment will be more precise because it is based on predetermined criteria and weights, so it will get more accurate results for anyone who is categorized as poor. These results can then form the basis for the TPK (Poverty Reduction Team) team of Tamanmartani villages to determine which families are entitled to receive government funding so that the distribution of aid is targeted
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA GURU TERBAIK PADA MIN KEDONDONG MENGGUNAKAN AHP (ANALYTIC HIERARCHY PROCESS)
Dalam proses pengambilan kepu tusan yang melibatkan banyak criteria dan banyak alternative, metode Analytical Hierarchy Procces (AHP) sering digunakan sebagai metode pemecahan permasalahan. Pengambilan keputusan dilakukan dengan memberikan nilai persepsi sebagai pembobot oleh seorang pengambil keputusan atau ahli.Penerapan adalah sebuah kegiatan yang memiliki tiga unsure penting dan mutlak dalam menjalankannya. Guru adalah orang yang mengajar disekolah Dalam perkembangan teknologi pada saat ini setiap orang sering mengalami masalah dalam menyelesaikan pekerjaan, maka dari itu metode AHP dapat mempermudah dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut. Analitycal Hierarchy Procces(AHP) merupakan sebuah kegiatan untuk menemukan dan mengembangkan berbagai alternatif tindakan yang mungkin untuk dilakukan. Penilaian kinerja guru dengan metode Analitycal Hierarchy Procces(AHP) dapat mempermudah pegawai dalam bekerja secara baik dan optimal
LANGKAH – LANGKAH TAKTIS PENGEMBANGAN E-GOVERNMENT UNTUK PEMERINTAHAN DAERAH (PEMDA) KABUPATEN PRINGSEWU
Informasi merupakan suatu komoditi yang  berharga di era globalisasi untuk dikuasai dalam rangka meningkatkan daya saing suatu organisasi. Hal ini terlihat dari berbagai inisiatif penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang muncul dibeberapa Pemda. Tetapi kenyataannya pemanfaatan TIK ini masih belum memberikan dampak yang signifikan bagi produktifitas Pemda. Salah satu penyebabnya yang dominan adalah tidak sinkronnya tujuan kegiatan-kegiatan Pemda dengan tujuan Kegiatan yang di lakukan oleh pemerintah dengan menggunakan Teknologi Informasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat (e-Government) itu sendiri. Tulisan ini membahas langkah-langkah taktis pengembangan e-Government berdasarkan teori dari berbagai instansi yang telah menerapkan e-Government dan akan menghasilkan hasil yang optimal
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN SISWA BARU SMK MA’ARIF 01 KALIREJO LAM-TENG MENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING)
Penerimaan calon siswa baru untuk jenjang pendidikan menengah atas atau menengah kejuruan di kecamatan Kalirejo Lampung Tengah menggunakan sistem tes khususnya di SMKMa’arif 01 Kalirejo, penerimaan siswa baru pada sekolah ini mengisi formulir dan tes tertulis. Penerimaan siswa baru di SMK Ma’arif 01 Kalirejo Lampung Tengah sampai tahun 2014 masihmenggunakan sistem tes tertulis. Dalam proses penerimaan siswa baru, tes tertulis digunakan untuk mengetahui kriteria-kriteria  yang telah ditentukan, untuk mengetahui prestasi non akademik calon siswa tersebut, nilai tes masuk yang telah ditentukan  dan untuk menciptakan lulusan-lulusan yang berkualitas. Sistem pendukung keputusan yang akan dibangun adalah sistem pendukung keputusan penerimaan siswa baru dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting, metode ini juga sering disebut metode penjumlahan berbobot. Sistem pendukung keputusan ini sangat membantu dalam pemilihan siswa baru yang berkualitas agar kedepannya menjadi generasi-generasi pilihan yang tidak diragukan lagi kemampuannya
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENDIAGNOSA GEJALA PENYAKIT DARAH TINGGI MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM)
Dewasa ini penyakit darah tinggi sudah tidaklah asing didalam dunia kedokteran,penyakit ini banyak diderita oleh kalangan orang tua bahkan belakangan penyakit darah tinggi banyak pula diderita oleh para remaja yang kebanyakn tidak menjaga kesehatan sejak dini maupun karna tidak mengetahui gejala dari penyakit darah tinggi tersebut.Sistem penunjang keputusan memberikan nilai tambah pada tekhnologi untuk membantu dalam menangani era informasi yang semakin canggih.Sistem penunjang keputusan ini menghasilkan keluaran berupa kemungkinan penyakit darah tinggi yang diderita berdasarkan gejala yang dirasakan oleh penderita penyakit darah tinggi tersebut.Besarnya nilai kepercayaan tersebut merupakan hasil perhitungan dengan menggunakan metode Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM)
PERANCANGAN APLIKASI PENGOLAHAN DATA PERPUSTAKAAN PADA SDN NEGERI 01 BLAMBANGAN PAGAR DENGAN METODE WATERFALL
SD Negeri 01 Blambangan Pagar adalah Sekolah Dasar yang terletak di Jalan Lintas Sumatera Kecamatan Blambangan Pagar.Sistem pengolahan data perpustakaannya masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku besar sehingga sering menimbulkan masalah mulai dari lamanya waktuyang diperlukan untuk mencatat data-data perpustakaan seperti data anggota, data buku, mencatat transaksi peminjaman dan pengembalian buku.Hal ini menimbulkan terlambatnya pembuatan laporan yang berkaitan dengan lambatnya informasi.Faktor inilah yang mendukung pentingnya penggunaan komputer dalam mengelola data di perpustakaan. Berdasarkan fakta di atas diperlukan suatu perancangan aplikasi di perpustakaan tersebut yang mampu mendukung proses pengolahan data seperti data anggota, data buku, transaksi peminjaman dan pengembalian buku serta pembutan laporannya yaitu dengan membuat aplikasi pengolahan data perpustakaan menggunakan bahasa pemrograman Borland delphi. Â Aplikasi dalam proses peminjaman dan pengembalian buku sehingga dapat meningkatkan minat anggota dalam meminjam bukuserta pembuatan laporan sehingga proses kerja yang dibutuhkan menjadi lebih cepat dan optima
PEMANFAATAN ELECTRONIC GOVERNMENT DALAM PEMBERDAYAAN PEMERINTAH & POTENSI DESA BERBASIS WEB PADA DESA BOGOREJO, KECAMATAN GEDONG TATAAN
Pemanfaatan teknologi saat ini merupakan sesuatu hal yang tidak bisa dihindarkan, karena kebutuhan informasi yang sangat cepat, dan tepat menjadi suatu kebutuhan utama disegala aspek. Salah satu teknologi yang paling berkembang adalah teknologi yang berbasis web yang sering disebut dengan internet. Desa Bogorejo ini merupakan kawasan yang perlu dijawab oleh lembaga pemerintah dalam menjalankan fungsinya didalam suatu kekayaan potensi desa yang bersumber penghasilan seperti perkebunan. Mengenai pemberdayaan potensi desa ini perlu dijalankan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang demikian pesat membuka peluang bagi pengaksesan, pengelolaan sumber informasi dalam volume yang besar serta cepat dan akurat. Penulis melakukan penelitian dengan membangun aplikasi yang bertema “Egovernment Sistem Informasi Pemberdayaan Pemerintahan dan Potensi Desa berbasis Web di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedong tataanâ€. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi Pustaka, Sistem informasi yang akan penulis bangun berbasis web dengan bahasa pemprograman PHP, aplikasi dan database terpusat di server dan dapat diakses langsung dari desa. Hasil dari penyusunan tugas akhir ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa dalam mengetahui kualitas pelayanan website e-Government yang sudah dimplementasikan
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN REKRUTMEN PEGAWAI PADA KOPERASI BEGUWAI SEWU
Proses pengelolaan nilai hasil seleksi pegawai pada Koperasi Beguwai Sewu selama ini masih dilakukan secara manual, sehingga masih banyak membutuhkan tenaga terutama untuk mengkompilasi data nilai hasil seleksi. Oleh sebab itu perlu dikembangkan suatu Sistem Informasi Manajemen Rekruitmen Calon Pegawai Koperasi yang mampu mengelola pendaftaran, penilaian pada setiap tahap proses seleksi dan nilai akhir hasil rekruitmen menjadi lebih baik dan terstruktur. Metode penelitian yang dipakai adalah metode waterfall, yang bertujuan untuk mengembangkan metode kerja yang efektif sesuai dengan tahapan-tahapan yang dibutuhkan. Sistem yang dikembangkan adalah sistem yang dapat mengompilasi nilain akhir dengan mempertimbangkan nilai pada setiap tahap proses seleksi serta berbasis pada konfigurasi pembobotan nilai di setiap tahap seleksi
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PENERIMAAM CALON SISWA BARU PADA SMA MUHAMADIYAH 1 PRINGSEWU DENGAN METODE SAW
yaitu siswa yang dimiliki sekolah tersebut. Untuk memiliki sumber daya siswa yang berkualitas maka diperlukan adanya penyeleksian dalam penerimaan siswa di sebuah sekolah. Begitu pula bagi SMA Muhamadiyah 1 Pringsewu yang merupakan salah satu SMA Muhamadiyah yang terdapat di kota Pringsewu. Selama ini penerimaan siswa baru pada SMA Muhamadiyah 1 Pringsewu hanya mengacu pada nilai rapor SMP, sedangkan nilai test tertulis hanya digunakan sebagai pendukung. Pada kenyataannya cukup banyak calon siswa yang mendaftar pada SMA Muhammadiyah 01 Pringsewu yang memiliki nilai rapor SMP yang tinggi, karena jumlah calon siswa yang mendaftar melebihi kapasitas, maka penyeleksian penerimaan siswa berdasarkan perangkingan nilai rapor SMP, dan test tertulis saja. Dari permasalahan yang ada terkadang ada calon siswa yang tersisihkan karena memperoleh nilai test yang cukup padahal dia memiliki prestasi non akademik, dan kepribadian yang baik. Kriteria selain nilai akademik, dan seperti nilai kepribadian dan non akademik, mestinya dapat dijadikan kriteria juga untuk menentukan siswa yang benar-benar layak diterima. Non akademik merupakan prestasi diluar bidang akademik yang pernah dicapai seorang siswa. Test wawancara merupakan penilaian terhadap kepribadian yang dimiliki calon siswa. Sistem pendukung keputusan ini berfungsi sebagai alat bantu pihak SMA Muhammadiyah 01 Pringsewu dalam mengambilan keputusan pada proses seleksi penerimaan siswa baru. Dengan sistem pendukung keputusan dalam menentukan penerimaan siswa baru dengan menggunakan metode SAW (Simple Aditive Weighting) sehingga dapat memudahkan dalam menentukan calon siswa baru
FUZZY MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING SEBAGAI METODE PENENTUAN PEMUKIMAN KUMUH DI WILAYAH PRINGSEWU
Perumahan dan permukiman juga merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan secara terpadu, terarah, terencana, dan berkesinambungan. Permasalahan yang muncul dari adanya permukiman kumuh dari segi pemerintahan adalah pemerintah dianggap dan dipandang tidak cakap dan tidak peduli dalam  menangani pelayanan terhadap masyarakat. Sementara dampak sosialnya , dimana sebagian masyarakat kumuh adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah dianggap sebagai sumber ketidakteraturan dan ketidakpatuhan terhadap norma-norma sosial. Dengan  ditentukannya permukiman kumuh dapat membantu peran masyarakat maupun pemerintah untuk lebih aktif dalam pemulihan pemukiman sekitar, sehingga masyarakat tidak terjangkit penyakit ataupun terhindar dari bahaya. Sistem pendukung keputusan untuk mengetahui pemukiman kumuh  menggunakan Fuzzy Multiple Attribute Decision Making dengan metode Simple Additive. Penelitian ini dilakukan dengan mencari nilai bobot dari setiap atribut. Dari nilai vektor nilai yang paling kecil ada pada alternatif A2 yang terpilih sebagai desa yang paling kumuh, yang memiliki tingkat paling kumuh diantara alternatif yang lainnya dengan nilai bobot 0,35