MEDIA MATRASAIN (Journal)
Not a member yet
    349 research outputs found

    REKAYASA MATERIAL PLASTIK BANNER UNTUK TEKNOLOGI KULIT BANGUNAN (SECONDARY FACADE)

    Get PDF
    Kulit bangunan merupakan bagian terluar dari sebuah bangunan yang secara terus-menerus berinteraksi dengan kondisi iklim dan cuaca di lingkungan bangunan tersebut berdiri. Konsep secondary skin atau ‘kulit kedua’ pada bangunan tropis menjadi penting jika dikaitkan dengan fungsinya untuk mengurangi paparan langsung dari kulit luar bangunan terhadap kondisi di luar bangunan tersebut. Plastik banner merupakan material limbah bekas dari kegiatan promosi yang potensial untuk dikembangkan. Saat ini penggunaannya masih terbatas dalam wujud yang masih sama dengan material dasarnya. Melalui inovasi dan teknologi, material tertentu dapat memberikan keuntungan, sehingga bahan banner bekas dapat dimanfaatkan lebih lanjut sebagai material penutup untuk pembuatan secondary skin. Teknik pengolahan dipilih yang mudah dan ekonomis serta tidak memerlukan peralatan yang mahal. Penggunaan teknik tekan dingin dan panas dilakukan pada penelitian ini untuk membentuk modul lembaran sebagai bahan dasar kulit bangunan. Selain itu inovasi dalam desain dan bentuk juga merupakan aspek yang terkait dengan pemilihan teknik tekan yang sesuai, sehingga dibutuhkan maket model untuk mempertimbangkan aspek kemudahan pada rancangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelemahan metode dingin dan panas pada pelakuan material. Lembaran modul banner bekas ini akan diaplikasikan pada desain kulit bangunan yang bisa bergerak, sehingga memungkinkan untuk dirancang sebagai ‘kulit kedua’ pada fasad bangunan

    Pedoman Penulisan Naskah

    Get PDF

    MENINGKATKAN KAPABILITAS MASYARAKAT MELALUI PROSES PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR KAMPUNG KOTA DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pertumbuhan daerah kumuh di dunia masih menjadi masalah yang dihadapi oleh banyak negara. Selain itu perkampungan kumuh juga menjadi sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG 2030. Di dalam kawasan kumuh tidak hanya ada penduduk miskin yang termasuk golongan menengah ke bawah, tetapi kualitas lingkungan sekitarnya juga buruk. Seringkali masyarakat luar berpendapat bahwa orang miskin tidak dapat melakukan pembangunan, karena mereka tidak memiliki informasi yang cukup, orang miskin dan tingkat pendidikan mereka rendah. Banyak program pemerintah berusaha mengentaskan kemiskinan dan melaksanakan program pengembangan kampung perkotaan untuk menghilangkan permukiman kumuh. Melalui programprogram ini, diharapkan akan ada peningkatan kemampuan masyarakat terpinggirkan yang tinggal di kampungkampung perkotaan. Artikel ini membahas bagaimana kemampuan kaum miskin dalam hal pembangunan permukiman dapat ditingkatkan melalui proses pengembangan infrastruktur infrastruktur partisipatif secara partisipatif yang diprakarsai oleh pemerintah melalui program pembangunan berkelanjutannya

    Daftar Isi

    Get PDF

    Sekapur Sirih

    Get PDF

    Daftar Isi

    Get PDF

    STRATEGI PENATAAN JALUR PEDESTRIAN PENGHUBUNG ANTAR SPOT WISATA DI KAWASAN PUSAT KOTA MANADO (BENTUK IMPLEMENTASI PENGELOLAAN URBAN TOURISM YANG RAMAH LINGKUNGAN)

    Get PDF
    Pariwisata kota atau urban tourism merupakan salah satu bentuk wisata yang mulai banyak dikembangkan di kota-kota Indonesia, termasuk kota Manado. Dengan obsesi yang hendak menjadikan kota Manado sebagai kota destinasi wisata, berikut ditawarkan suatu bentuk implementasi pengelolaan urban tourism yang ramah lingkungan.  Dari banyak aspek yang berkaitan dengan hal tersebut, pemberdayaan jalur pedestrian penghubung antar spot wisata dikawasan pusat kota merupakan salah satu bentuk implementasi sederhananya. Selain memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas wisatawan, jarak antar spot wisata dikawasan kota yang rata-rata masih dalam jangkauan berjalan kaki merupakan modal dasar dalam memberdayakan dengan menata ulang jalur pedestrian.. Dengan metoda 4C sebagai kriteria dasar “living streets movement “ serta walkability analysis atau analisa kelayakan/kapabilitas suatu jalur pedestrian untuk dilalui; akan dilakukan studi untuk menggali strengths, weaknesses, opportunities, threaths kondisi eksisting jalur pedestrian. Melalui studi ini akan dirumuskan bentuk strategi yang terbagi dalam 4 kelompok yakni: (1) penggunaan strength untuk memanfaatkan peluang; (2) penanggulangan weakness dengan memanfaatkan peluang; (3) penggunaan strength untuk menghindari threats (4) meminimalkan weakness dan menghindari threats. Selanjutnya dengan rumusan strategi yang diperoleh, diharapkan dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan secara spesifik pada penataan sistim pejalan kaki sebagai bentuk implementasi pengelolaan urban tourism yang ramah lingkungan

    Cover

    No full text

    Daftar Isi

    Get PDF

    Back Cover

    No full text

    316

    full texts

    349

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    MEDIA MATRASAIN (Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇