E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Penyuluhan Pemanfaatan Media untuk Penguatan Sinergitas Penanggulangan Kemiskinan Daerah
Pemanfaatan media Sosial oleh pemerintah daerah perlu dikuatkan di era tata kelola pemerintahan berbasis digital. Salah satu aspek penting adalah penguatan ketrampilan birokat menuliskan pesan dalam media sosial yang bersifat soft message, sehingga menarik untuk publik. Karakter birokrasi terbiasa formal, kaku, terbiasa dengan bentuk kalimat perintah, dan struktural. Sebaliknya media sosial memiliki karakter egaliter, persuasif, provokatif. Dua hal yang berbeda karakter ini dituntut menyatu di era industri 4.0. Solusi untuk meningkatkan efektivitas komunikasi publik di era 4.0 adalah meningkatkan ketrampilan pemerintah beradaptasi dengan karakter media sosial. Oleh karena itu PKM ini merancang penyuluhan kepada OPD di Kota Magelang supaya memanfaatkan media sosial dengan optimal untuk kebijakan penanggullangan kemiskinan. Metode PKM menggunakan prinsip transfer pengetahuan dan ketrampilan dari tim PKM kepada aparatur pemerintah kota Magelang. Metode dilakukan memenuhi aspek KAP (kognitif, dafektif, psikomotorik), dengan bentuk (a) diseminasi informasi; (b) Pelatihan; (c) Pendampingan; (d) Monitoring dan evaluasi. Hasilnya aparatur pemerintah kota mendapatkan pengetahuan tentang: (a) prinsip-prinsip budaya mendengar melalui posting isu kemiskinan di media sosial; (b) prinsip-prinsip budaya melayani dalam menanggapi komentar masyarakat dan menyelesaikan permasalahan masyarakat, terutama atas suara dari kelompok rentan yang cenderung voiceless. Kegiatan ini melembagakan model "New media governance", yaitu pemanfaatan media sosial untuk mendukung implementasi kebijakan penanggulangan kemiskinan berdasarkan asas kemitraan, pemberdayaan masyarakat, evidence based, integratif, dan keberlanjutan
Internalisasi Nilai Karakter Islam pada Siswa Kelas 1 MIN Timor Tengah Utara Melalui Gerakan Literasi Sekolah
Internalisasi nilai-nilai Islam merupakan kegiatan menanamkan nilai-nilai Islam kepada siswa yang bersumber dari Al-Quran dan Hadist. Hal tersebut penting bagi siswa agar dapat dijadikan bekal dan menjadi benteng yang kuat dalam menjaga akidahnya agar tidak terjerumus ke dalam pemikiran yang sesat, liberal, hingga radikal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan nilai karakter Islam kepada siswa kelas 1 Madrasah Ibtidayah Negeri (MIN) Timor Tengah Utara melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Kegiatan tersebut berupa pembacaan cerita kepada siswa tentang kisah nabi, rasul, dan para sahabat yang sarat akan nilai-nilai Islam yakni akidah, ibadah, dan akhlak. Adapun langkah-langkah kegiatan terdiri dari tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan, kegiatan yang dilakukan yakni observasi kelas, telaah pustaka, dan prabaca. Tahap pelaksanaan berisi kegiatan apersepsi, kegiatan inti, dan refleksi. Selama kegiatan, siswa mampu memahami setiap cerita dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerita dengan baik. Namun, terdapat beberapa kendala yang dirasakan ketika kegiatan berlangsung. Kendala pertama yakni terdapat beberapa siswa yang sulit fokus hingga akhir cerita. Kendala kedua ialah tidak adanya proyektor yang disediakan oleh sekolah
Edukasi Adopsi Standar Mutu Berbasis Indikasi Geografis pada Petani Kopi di Kabupaten Temanggung
Persaingan pasar dalam agribisnis kopi robusta semakin ketat. Karakteristik mutu kopi yang khas, unik dan tampil beda yang terindikasi karena pengaruh faktor geografis dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing. Indikasi Geografis (IG) memiliki peranan penting untuk menarik minat konsumen dengan cara memberikan nilai tambah dan keunikan pada komoditas kopi. Namun, adopsi IG oleh petani kopi relatif rendah, demikian halnya adopsi IG oleh petani kelompok MPIG Kopi Robusta Kabupaten Temanggung. Edukasi mengenai manfaat, proses, kendala dalam adopsi IG diperlukan untuk memotivasi petani kopi dalam adopsi IG. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi petani kopi dalam adopsi standar mutu berbasis IG melalui edukasi IG. Metode yang digunakan antara lain pelatihan, studi banding dan pendampingan adopsi IG. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa petani telah memahami manfaat dan kendala serta tahapan proses panen dan pasca panen berbasis IG. Melalui studi banding ke P4S Semarang, petani kopi juga termotivasi mengadopsi IG. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh tim dan pemerintah mendorong petani semakin antusias dalam mengadopsi IG
Pemanfaatan E-Book Interaktif bagi Siswa SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan Kabupaten Magelang
Kegiatan pengabdian ini mempunyai tujuan jangka panjang untuk mewujudkan siswa SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan yang memiliki pengetahuan dan kreativitas pada bidang komputer khususnya untuk aplikasi pembuatan e-book sebagai sarana media pembelajaran. Tujuan jangka pendek dengan mengedukasi siswa dalam menggunakan tools pada aplikasi pembuatan e-book, sehingga diharapkan siswa dapat merancang dan mengembangkan keterampilan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pendampingan secara komprehensif kepada siswa SMK Muhammadiyah 2 Mertoyudan melalui sosialisasi aplikasi pembuatan e-book yang interaktif, penggunaan aplikasi, pembuatan modul penggunaan aplikasi yang digunakan untuk panduan pengoperasian aplikasi tersebut, sehingga membantu siswa dalam praktik pembuatan desain dan siswa diharapkan dapat membuat e-book pada pelajaran tertentu. Hasil dari pengabdian ini dapat mengembangkan bakat kreativitas siswa melalui media pembelajaran e-book interaktif yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui konsep-konsep yang dijelaskan dengan menggunakan variasi konten. Pelatihan ini menghasilkan 15 e-book untuk 15 mata pelajaran siswa SMK, yang bisa dimanfaatkan siswa dan guru sebagai media belajar mengajar
Studi Mengenai Kejahatan dan Keamanan Internet bagi Guru dan Siswa SMK Muhammadiyah Bulakamba
SMK Muhammadiyah Bulakamba merupakan sekolah menengah kejuruan yang ada di wilayah kecamatan Bulakamba, kabupaten Brebes. Hasil survey yang dilakukan, bahwa hampir semua guru, karyawan, dan siswa (99%) menggunakan internet untuk keperluan pembelajaran, kegiatan sosial, hobi dan lainnya pada saat di dalam maupun diluar sekolah. Dengan penggunaan internet yang maksimal maka potensi terhadap kejahatan internet juga sangat tinggi. Kejahatan internet sangat penting diketahui oleh penggunanya, demikian pula bagi guru, karyawan, dan siswa SMK Muhammadiyah Bulakamba. Ini dikarenakan kejahatan internet dapat menyebabkan akibat yang fatal, seperti: hilangnya data, pemalsuan akun, perusakan data dan lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah pembelajaran bagi guru dan siswa SMK Muhammadiyah Bulakamba mengenai kejahatan dan keamanan internet. Metode yang dilaksanakan yakni dengan memberikan presentasi, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, maka hasil yang didapatkan adalah pengetahuan, pemahaman, kompetensi guru dan siswa SMK Muhammadiyah Bulakamba mengenai kejahatan dan keamanan internet semakin meningkat
Cegah Stunting Sejak Dini dengan Makanan Bergizi untuk Ibu Hamil
Stunting merupakan suatu kondisi yang sangat umum terjadi pada seorang anak dengan kekurangan gizi dikarenakan jumlah makronutrien dan mikronutrien tidak cukup memadai.Indonesia menempati peringkat kelima dunia untuk jumlah anak dengan kondisi stunting.Usaha dini yang dapat dilakukan untuk melakukan pencegahan stunting bisa dilakukan sejak masa kehamilan.Prinsipnya adalah meningkatkan asupan gizi ibu hamil dengan memastikan selama kehamilan ibu mengkonsumsi makanan yang bergizi dan berkualitas baik, oleh karena itu, dibutuhkan suatu penyuluhan untuk meningkatkan wawasan ibu hamil terkait kebutuhan gizi yang baik selama kehamilan dan menambah keterampilan ibu hamil dalam mengelola makanan yang kaya akan gizi. Target khusus pada kegiatan masyarakat ini adalah ibu hamil dan kader kelurahan. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini adalah ceramah/penyuluhan, demonstrasi cara membuat makanan bergizi untuk ibu hamil, dan evaluasi dengan teknik food recall. Hasil akhir pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatnya pemahaman kader dan ibu hamil terkait gizi yang dibutuhkan selama masa kehamilan, serta kemampuan mempraktikkan mengolah makanan yang kaya akan kandungan gizi
Pelatihan Pembuatan Multimedia Interaktif sebagai Alternatif Media Pembelajaran
Peningkatan kompetensi guru telah menjadi agenda pemerinta secara nasional dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Perkembangan TIK dalam pembelajaran menjadi agenda pemerintah dalam mengembangkan kompetensi guru secara nasional. Universitas PGRI Palembang merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang menghasilkan sarjana pendidikan yang tersebar di seluruh Sumatera Selatan dan sekitarnya. Sebagai kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui peningkatan kemampuan pengembangan dan penerapan TIK dalam pembelajaran dosen program studi pendidikan fisika melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan guru dalam menggunakan TIK dalam pembelajaran. Metode pelatihan yang digunakan adalah pemaparan materi, pendampingan pembuatan multimedia dengan ispring dan evaluasi. Peserta pelatihan adalah semua guru SMA N 1 Padamaran Kecamatan OKI. Setelah kegiatan guru diberi kuisioner tentang tanggapan guru terhadap penerapan TIK dalam pembelajaran. Instrumen tanggapan guru bebentuk skala liekert. Hasil tanggapan guru terhadap penerapan TIK dalam pembelajaran adalah positif
Penggunaan Software Cabri Geometri II D untuk Materi Bidang Datar di SMP Negeri 11 Depok
Seiring perkembangan teknologi dalam bidang pendidikan, guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran harus mampu berinovasi. Salah satunya, dengan menggunakan multimedia dalam pembelajaran. Sudah saatnya para guru meninggalkan media konvensional dan beralih menggunakan software atau aplikasi dalam pembelajaran. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memerlukan media untuk menjelaskan materi tertentu pada para siswa. Namun faktanya, masih banyak guru matematika yang masih menggunakan media pembelajaran konvensional. SMP Negeri 11 Depok merupakan sekolah yang sudah memiliki fasilitas pembelajaran yang lengkap, tetapi guru matematikanya belum memanfaatkan fasilitas itu secara optimal. Tim pelaksana pengabdian masyarakat membantu guru matematika di SMP Negeri 11 Depok untuk memanfaatkan fasilitas sekolah melalui pelatihan penggunaan software Cabri Geometri II D dalam materi bidang datar. Tujuan pelaksanaan pelatihan ini untuk membantu guru menjelaskan materi bidang datar secara efektif. Metode pelaksanaan berupa pelatihan, pendampingan, dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan dengan mempresentasikan materi dan praktik langsung oleh para guru dalam penggunaan software Cabri Geometri II D pada materi bangun datar. Pelatihan dilaksanakan dalam 2 sesi. Sesi pertama menjelaskan materi dan latihan, sesi kedua membahas soal-soal materi bangun datar menggunakan Cabri Geometri II D
Pelatihan Produksi Acara Televisi pada SMK Negeri 1 Semarang
Era globalisasi saat ini, menuntut adanya ketersediaan sumber daya manusia yang terampil dan cekatan dalam segala bidang, termasuk di antaranya bidang komunikasi. Untuk menjawab tantangan ini. salah satu sekolah kejuruan di kota Semarang, yaitu SMK Negeri 1 Semarang, jurusan Produksi dan Siaran Program Televisi. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dalam bidang pertelevisian, memerlukan pemahaman teoritis dan teknis melalui praktik langsung dalam laboratorium audiovisual, terkait dengan produksi acara televisi. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan Siswa SMK Negeri 1 Semarang pengetahuan, keterampilan dan pengalaman terkait produksi acara televisi, diawali dengan penyampaian materi dasar produksi acara televisi dan presenting yang diikuti dengan diskusi di dalam kelas, selanjutnya diikuti dengan praktik langsung produksi acara televisi di laboratorium produksi televisi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, pengelola melakukan posttest dan pretest di awal dan akhir kegiatan ceramah, yang diikuti pengamatan pada saat praktik produksi acara televisi. Setelah kegiatan pengabdian ini, peserta pelatihan, dalam hal ini siswa siswi SMK Negeri 1 Semarang, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk melakukan produksi acara televisi, mulai dari membuat konsep hingga produksi acara televisi
Budidaya Buah dengan Memanfaatkan Lahan Pematang Tambak di Desa Sawohan untuk Meningkatkan Kesejahteraan Warga
KKM-PPM (Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat) di desa Sawoan kecamatan Buduran bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai buruh tambak. Berbeda dengan pematang tambak yang ada di desa lain, pematang tambak di desa Sawohan lebarnya 4-8 meter. Pematang tambak tersebut dapat dimanfaatkan untuk budidaya buah-buahan. Buah mentimun emas dan buah blewah dipilih untuk dibudidayakan karena jenis buat tersebut bisa bertahan di daerah panas dan lebih baik hasilnya apabila disiram dengan air asin. Salah satu keuntungan membudidayakan mentimun emas dan blewah di pematang tambak adalah permukaan pematang tambak yang miring sangat menguntungkan sebagai aliran air hujan karena buah mentimun emas dan blewah merupakan jenis buah-buahan yang tidak tahan dengan air hujan. Untuk memberikan ketahanan mentimun emas dan blewah terhadap cuaca ekstrim di tambak dibuat green house sebagai percobaan. Sistem pengairan yang digunakan bersumber dari air sungai dengan tujuan untuk meringankan petani. Metode pelaksanaan KKN-PPM ini dimulai dengan mengundang petani berpengalaman untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa. Selanjutnya pelaksanaan dan praktek tanam di tambak serta memberikan pendidikan kepada warga desa dengan melalui sosialisasi dan seminar. Kemudian warga desa dimotivasi untuk dapat mempraktekkan budidaya buah-buahan di pematang tambak. Melalui kegiatan ini kesejahteraan masyarakat desa Sawohan kecamatan Buduran kabupaten Sidoarjo dapat ditingkatkan. Dari kegiatan KKN-PPM ini diperoleh model dan sistem budidaya buah-buahan di pematang tambak, keahlian warga tambak untuk budidaya buah-buahan pada pematang tambak, dan produk berupa buah-buahan yang bisa secara berkala dihasilkan oleh warga