E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Pelatihan untuk Meningkatkan Kemampuan Aparatur Nagari Mengelola Sumber Daya Manusia di Nagari Pungguang Kasiak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan aparatur nagari (desa) dalam mengelola sumber daya manusia yang ada di Nagari Pungguang Kasiak, Lubuk Alung dalam menghadapi perubahan mendadak yang mempengaruhi kehidupan mereka, terutama dari segi ekonomi. Peningkatan kemampuan aparatur nagari dalam program kemitraan masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui pemanfaatan creativity tools, yaitu menggunakan metode brainstorming dan six thinking hats. Kreativitas dapat ditemukan dalam tugas-tugas harian sederhana hingga penemuan-penemuan ilmiah yang inovatif. Aparatur nagari yang masih belum optimal dalam membantu masyarakat untuk menghadapi resesi global dan membuka usaha baru yang berasal dari ide kreatif dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah ada. Selain itu, kemampuan, kemauan dan potensi aparatur nagari serta dampak dan pendekatan tata kelola dan pelaksanaan pembangunan belum dimaksimalkan karena pengelolaan sumber daya manusia masih terbatas. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan menggunakan tiga metode, yaitu metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta praktek. Hasil dari pelatihan yaitu: (1) Aparatur nagari mengetahui pentingnya kreativitas, (2) Aparatur nagari mampu melaksanakan diskusi dengan masyarakat untuk menggali ide-ide kreatif yang bisa dijadikan sebagai program nagari, serta (3) meningkatnya kemampuan aparatur nagari dalam mengelola sumber daya manusia
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah bagi Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Luar Biasa
Menulis karya ilmiah merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan baik bagi kepala sekolah maupun guru. Penulisan karya ilmiah didasari oleh pemahaman konseptual tentang cara berpikir sesuai dengan etika dan kaidah ilmiah. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk membantu kepala sekolah dan guru sekolah luar biasa menuliskan ide/gagasan ke dalam karya ilmiah. Pelatihan ini dikuti oleh 18 peserta; 6 peserta kepala sekolah dan 12 peserta guru. Metode yang digunakan antara lain: (1) pemberian materi tentang karya ilmiah mengenai teori dan contoh-contoh dengan metode ceramah, (2) penugasan kepada peserta untuk menulis karya ilmiah, serta (3) bimbingan dan diskusi mengenai karya ilmiah dengan narasumber. Hasil dari kegiatan ini seluruh peserta bersemangat dan termotivasi untuk mengikuti kegiatan ini. Seluruh peserta mencoba untuk menuangkan ide dalam bentuk tulisan karya ilmiah. 6 peserta dari 18 peserta atau 33% peserta yang hadir dapat menulis karya ilmiah dengan baik. Karya ilmiah tersebut dapat dipublikasikan dan diikutsertakan dalam lomba salah satunya lomba guru dan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional
Upaya Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Penerapan ICT di Sekolah Menengah Atas
Penggunaan sistem informasi dan teknologi yang cepat dirasa cukup penting dalam membantu proses belajar mengajar. Oleh sebab itu, diusulkan penggunaan platform E-Learning untuk membantu guru. Fitur yang diajarkan diarahkan untuk dapat melakukan pemberian materi, tugas, ujian, kuisioner, dan organisasi kegiatan. Para pengajar dilatih mengimplementasikan aplikasi online, seperti google drive, google form, untuk mendukung kegiatan bahan ajar, dengan sasaran guru guru SMA Tuban, Jawa Timur, Indonesia. Peserta merasa terbantu dengan sistem ini dan berencana mengaplikasikan kedalam proses pengajaran. Dari hasil training, para peserta merasa antusias terhadap pelatihan ini, dimana mereka mampu membuat, dan mempraktekkan fitur fitur yang ada di Google untuk membantu pekerjaan mereka. Dari hasil kuisioner tingkat kepuasan, sebanyak 15 dari 17 orang peserta pelatihan merasa terbantu dengan adanya pelatihan ini. Kemudian sebanyak 14 orang peserta juga merasa hasil pelatihan Information and Communication Technology yang diikuti relevan dengan permasalahan dan dapat dijadikan alternatif solusi yang membantu guru dalam proses kegiatan belajar. Peningkatan pemahaman juga dialami oleh peserta workshop sebelum dan setelah bergabung dengan kegiatan sosialisasi. dalam proses pembelajaran, merujuk pada data tingkat pemahaman yang diambil sebelum dan setelah pelatihan
Pencegahan Covid-19 Melalui Pemberian Asuhan Keperawatan Komunitas Daring
Meluasnya penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Indonesia mengakibatkan berbagai upaya pencegahan dilakukan. Fokus upaya pencegahan adalah untuk memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19. Salah satu cara efektif yang dapat dilakukan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Untuk meningkatkan PHBS di masyarakat sebagai upaya pencegahan COVID-19, diperlukan pemberian asuhan keperawatan komunitas secara daring. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk merubah perilaku dan meningkatkan pengetahuan terkait perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan COVID-19. Metode yang digunakan adalah partnership, proses kelompok, dan edukasi online. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas, dan evaluasi asuhan keperawatan komunitas. Hasil yang dicapai selama enam minggu dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat di RW 04 RT 18 Ledok Code Kotabaru, dan adanya perubahan perilaku di masyarakat melalui pemberian asuhan keperawatan komunitas secara daring. Pelaksanaan kegiatan ini mengalami beberapa kendala sehingga direkomendasikan peran tokoh masyarakat untuk menjamin keberlangsungan perubahan PHBS di masyarakat
Program Kemitraan Masyarakat: Desa Baseh Desa Wisata yang Sehat
Desa Baseh Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas merupakan desa wisata baru yang sedang berbenah. Ada beberapa potensi pariwisata yang ada di Desa Baseh antara lain Curug Gomblang, Situs Baturagung dan situs makam Abah Kusuma. Permasalahan di bidang kesehatan yang ada di obyek wisata Desa Baseh antara lain kurang kesadaran masyarakat tentang pentingnya obyek wisata yang bersih dan nyaman dan sarana prasarana kesehatan yang kurang. Sampah yang berserakan, keberadaan lalat dan bau kurang sedap menyebabkan kekurangnyamanan pengunjung obyek wisata.Tujuan kegiatan adalah untuk menjalin kemitraan antara universitas dengan pihak desa terkait dengan pelaksanaan desa wisata yang sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan dan pelatihan, pembentukan kader desa wisata, pendampingan dan membantu melengkapi sarana dan prasarana kesehatan di desa wisata. Kegiatan yang dilakukan meliputi: (1) pendidikan kesehatan bagi kader dan tokoh masyarakat mengenai pentingnya kebersihan dan kenyamanan lokasi wisata, (2) pembentukan kader kesehatan desa wisata, (3) pelatihan hygiene sanitasi bagi penjamah makanan di lokasi wisata, 4) pengadaan sarana dan prasarana yaitu pembuatan bangunan MCK dan tempat sampah, serta (5) penyediaan spanduk dan poster tentang himbauan kebersihan. Hasil kegiatan yaitu meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan kenyaman di lokasi wisata, meningkatnya pengetahuan penjamah makanan mengenai hygiene dan sanitasi dan terpenuhinya sarana dan prasarana kesehatan di lokasi wisata (bangunan MCK, tempat sampah dan spanduk/poster pesan kesehatan) dan terjalinnya kemitraan universitas dengan desa
Pelatihan Kepenyiaran Radio bagi Siswa SMK N 1 Semarang
Dunia kepenyiaran telah berkembang pesat seiring dengan tingkat peradaban manusia dan kemajuan teknologi komunikasi. Radio sebagai salah satu media penyalur informasi dan pembentuk pendapat umum memiliki peran yang sangat strategis. Di era global, terlebih sejak Indonesia memasuki era reformasi dengan kebebasan mengakses dan memperoleh informasi yang semakin terbuka, dunia penyiaran mempunyai potensi besar untuk mempengaruhi masyarakat luas dan menjadi medium informasi tercepat, interaktif dan relatif murah. Dalam perkembangannya, radio menjadi sangat akrab dengan masyarakat karena media radio dapat menjadi media yang komunikatif, edukatif dan menghibur, yang hanya membutuhkan indera pendengaran sehingga dapat didengarkan dimana saja. Perkembangan radio tidak lepas dari kompetensi penyiaran yang salah satunya dilakukan Siswa SMK N 1 Semarang (Jurusan Produksi dan Siaran Program Radio). Tujuan dilakukannya pengabdian yakni untuk meningkatkan kompetensi kepenyiaran bagi siswa SMK N 1 Semarang. diawali dengan penyampaian materi pelatihan kepenyiaran yang diikuti dengan diskusi selanjutnya diikuti dengan praktik langsung di SMK N 1 Semarang. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, pengelola melakukan post-test dan pre-test di awal dan akhir kegiatan ceramah, yang diikuti pengamatan pada saat praktik siaran radio. Setelah kegiatan pengabdian ini, peserta pelatihan, dalam hal ini siswa siswi SMK Negeri 1 Semarang, memiliki pengetahuan dan keterampilan yang kompetitif dalam dunia kepenyiaran
Peningkatan Media Promosi di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pelatihan Internet Marketing pada Industri Mebel di Kabupaten Jepara
Kabupaten Jepara dikenal sebagai kota ukir dengan produk unggulan daerahnya adalah mebel. Persebaran industri ukir dan mebel hampir menyeluruh di daerah Jepara terutama di Kecamatan Tahunan. Hasil mebel Jepara banyak diminati orang Indonesia dan luar negeri karena kualitas dan model yang custom. Oleh sebab itu, pasar industri mebel mengarah ke domestik dan ekspor. Seiring perkembangan teknologi dan revolusi industri 4.0, di Jepara mulai bermunculan penanaman modal asing (PMA) khususnya di bidang mebel, sehingga karyawan industri mebel mulai berkurang dengan penggunaan teknologi. Adanya krisis covid-19 secara global berpengaruh pada perekonomian Indonesia salah satunya industri mebel. Media Online menjadi alternatif media promosi selain media pemasaran dari mulut ke mulut di masa pandemi. Para IKM dituntut bisa menggunakannya untuk keberlangsungan usahanya. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan internet marketing melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Capaian luaran kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan mitra dalam pembuatan akun media sosial dan pembuatan konten, dan peningkatan aset yang semula 18 alat menjadi 20 alat sehingga bisa meningkatkan kapasitas produksi
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif bagi Guru dan Dosen
Perkembangan teknologi informasi kini telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, tidak terkecuali bagi dunia pendidikan. Seorang pendidik, baik guru maupun dosen, dituntut untuk mampu mengikuti dan menerapkan teknologi seiring perkembangan jaman dalam proses belajar mengajar. Penerapan teknologi ini dapat digunakan pada media pembelajaran interaktif, sebagai solusi agar materi yang disampaikan oleh pendidik terlihat lebih menarik. Dengan demikian, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif bagi guru dan dosen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis whiteboard animation sederhana berbantuan aplikasi explee. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 88 peserta yang terdiri dari guru dan dosen di beberapa instansi. Pelatihan dilaksanakan dengan tahapan yaitu 1) persiapan; 2) pemaparan materi; 3) pembuatan media pembelajaran oleh peserta; 4) pengumpulan tugas; dan 5) evaluasi. Hasil tanggapan peserta terhadap kegiatan pelatihan ini adalah positif. Dari kuesioner yang disebarkan ke peserta, sebanyak 69,3% menyatakan bahwa materi pelatihan sudah sangat baik dan berguna bagi peserta
Peningkatan Pemahaman Jurnalisme Musik: Dulu dan Kini
Pengabdian masyarakat ini mengulas masalah produk jurnalisme musik yang dialami Musik Jogja. Jurnalisme musik hanya menjadi semacam "˜papan mading'. Fungsi media dalam jurnalisme musik sekadar menempelkan informasi tanpa memberikan wawasan. Pengabdian dihadirkan dalam bentuk talkshow di instagram milik mitra. Tujuannya untuk memberikan literasi, mengedukasi musisi, penggemar musik, dan penulis musik untuk dapat berperan aktif dalam memahami permasalahan tentang jurnalistik musik. Keberhasilan talkshow terlihat dari semakin banyak akun-akun instagram yang sifatnya "˜media musik' mulai melakukan kerja jurnalisme musik. Pihak-pihak dibalik akun tersebut mulai yang meninggalkan copy paste, meskipun di ranah review musik belum banyak. Acara yang membahas musik secara serius juga bermunculan untuk menjadi medium para penulis baru. Kesimpulannya, jurnalisme musik sama seperti kebanyakan jenis jurnalisme lainnya. Jurnalisme musik selain untuk menyampaikan informasi, juga berfungsi sebagai wahana edukasi. Jurnalisme musik juga memiliki karakter tersendiri dalam penggunaan istilah
Pelatihan Pemasaran Hasil Pertanian dan Perkebunan Lembaga Permasyarakatan Terbuka Kendal Melalui E-Commerce Berbasis Web Content Management System
Permasalahan yang dihadapi mitra adalah: rendahnya harga produk pertanian dan perkebunan, minimnya pengetahuan sistem pemasaran yang dimiliki narapidana, minimnya sarana dan prasarana dalam pengembangan keterampilan berbisnis, kurangnya kepercayaan diri narapidana, karena takut akan tidak terima kembali di tengah-tengah masyarakat pasca bebas dari lembaga permasyarakatan, kurangnya kesiapan dalam perencanaan hidup menghadapi masa akhir tahanan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: memberdayakan narapidana lembaga permasyarakatan terbuka kelas II B Kendal melalui pelatihan e-commerce berbasis web content management system, memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan sistem penjualan produk hasil pertanian dan perkebunan. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pelatihan sistem pemasaran melalui e-commerce berbasis web content management system, yang dilakukan dengan metode workshop dan focus group discussion (FGD) serta pelatihan yang menghasilkan keterampilan. Hasil kegiatan pengabdian dimulai dari pemetaan kebutuhan yang menghasilkan memorandum of agreement (MoA) untuk melakukan kegiatan pembekalan dan pengembangan diri bagi warga binaan dan pegawai atau pengelola lembaga permasyarakatan. Di kegiatan FGD dan workshop dipaparkan tentang diversifikasi bahan pangan dari bahan baku umbi-umbian dan bahan baku hasil pertambangan serta penggunaan media digital untuk pengembangan bisnis serta strategi digital marketing. Di tahap pendampingan pasca workshop, dilakukan pemantauan pengelolaan website dan instragram. Pengabdian ini dikatakan berhasil karena mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan pemasaran warga binaan dan pegawai lapas