E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Penegakan Diagnosa Covid-19 dengan Pemeriksaan Radiografi Toraks
COVID-19 merupakan penyakit pandemi di seluruh dunia. Jumlah kasus baru COVID-19 dari tahun ke tahun sudah semakin berkurang. Namun, kasus COVID-19 masih tetap ada di masyarakat, karena kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit mulai berkurang. Pemeriksaan yang rutin dilakukan dalam menegakkan diagnosis COVID-19 adalah radiografi toraks. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemeriksaan radiografi toraks sebagai pemeriksaan rutin dalam menegakkan penyakit COVID-19. Metode yang digunakan adalah metode pre and post-test design yaitu memberikan penyuluhan tentang penegakan diagnosa COVID-19 dengan pemeriksaan radiografi toraks disertai dengan kuesioner pre dan post penyuluhan. Hasil dari pengabdian masyarakat didapatkan rata-rata nilai pre-test 69 dan rata-rata nilai post-test 83. Kesimpulan pada pengabdian masyarakat didapatkan peningkatan pengetahuan peserta yang dilihat dari nilai post-test bila dibandingkan nilai pre-test
Pembelajaran Daring dengan Green Screen dalam Pengajaran Vocabulary bagi Tutor PAUD Anak Bangsa III Semarang
Pembelajaran di tingkat PAUD memiliki prinsip belajar sambil bermain sehingga perlu ada pemilihan media yang tepat dalam pelaksanaannya. Permasalahan yang muncul adalah kebosanan yang dialami terutama oleh siswa dan orangtua dalam pembelajaran daring. Para siswa menghendaki ingin bertatap muka langsung dengan tutor dan sesama siswa untuk mempermudah interaksi dalam pembelajaran yang hangat. Dengan adanya pembelajaran daring ini, orangtua juga harus lebih intensif mendampingi anak belajar di tengah rutinitas bekerja. Kegiatan pengabdian tentang pembelajaran daring dengan green screen dalam pengajaran vocabulary dilakukan melalui dua tahapan yakni pelatihan dan pendampingan praktek mengajar tutor PAUD Anak Bangsa III Semarang. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini adalah 1) antusiasme tinggi dari para tutor PAUD untuk terus berlatih dan berkreasi menggunakan Green Screen 2) para tutor PAUD sudah memiliki fasilitas berupa smartphone dan aplikasi pengeditan video 3) para tutor PAUD selalu dapat berkonsultasi dan mendapat pantauan serta saran dari tim pengabdian
Desain Tata Bunyi Ruang Ibadah Gereja Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Tata bunyi ruang ibadah yang baik mendukung terciptanya suasana yang diharapkan dalam ruang dan pemahaman informasi yang disampaikan secara audial. Pengondisian bunyi dalam ruang-ruang ibadah Gereja Katolik belum populer dalam proses desain bangunan. Material akustik ruang cenderung mahal. Sebagai bangunan non-komersil, proses desain yang akurat akan membantu mendapatkan hasil sesuai standar dan meminimalkan resiko pemborosan biaya. Tulisan ini memaparkan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan desain akustik pada empat ruang ibadah Gereja Katolik di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk menghasilkan desain yang terukur dari segi standar akustik ruang dan penggunaan biaya bahan bangunan. Selain itu juga untuk memberikan edukasi bagi para pengampu kepentingan dalam Gereja dan proses pembangunan. Metode pendampingan dan bantuan berupa studi simulasi komputer, dan pemaparan serta diskusi antara pendamping dengan Romo Paroki, serta panitia pembangunan. Hasil pendampingan telah diaplikasikan pada tiga dari empat bangunan. Pengguna ruang menunjukkan kepuasan pada hasil perencanaan dan perancangan
Pengembangan Kompetensi Guru SD Negeri Wonosari I pada Masa Pandemic Covid-19 dengan Pelatihan Produksi Video Media Pembelajaran Menggunakan Smartphone
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi guru-guru SD Wonosari 1 dalam membuat video media pembelajaran dengan menggunakan smartphone. Kegiatan pelatihan dilakukan secara luring namun tetap menggunakan protocol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dengan melalui metode ceramah, Tanya jawab dan praktik produksi yang dibimbing langsung oleh para pengajar. Setelah kegiatan pelatihan dilakukan evaluasi kegiatan dengan menyebarkan kusioner kepada peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program PKM berlangsung dengan baik dan lancar. Program ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi para guru untuk dapat meningkatkan motivasi dalam mengembangkan bahan pembelajaran melalui produksi video media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran secara daring, khususnya di masa pandemic Covid-19
Peningkatan Kemampuan Penulisan dan Publikasi Karya Tulis Ilmiah bagi Peserta Didik dan Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Boalemo Provinsi Gorontalo
Menulis karya tulis ilmiah merupakan hal belum menjadi minat bagi peserta didik dan guru. Minimnya literasi dan pengalaman dalam menulis karya tulis ilmiah sehingga dibutuhkan berbagai upaya untuk membudidayakan menulis sebuah karya tulis ilmiah. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan minat dan motivasi menulis karya tulis ilmiah dengan memberikan pelatihan penulisan dan publikasi karya tulis ilmiah bagi peserta didik dan guru. Tujuan dari kegiatan pelatihan penulisan dan publikasi karya tulis ilmiah bagi peserta didik dan guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Boalemo adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis dan publikasi karya tulis ilmiah bagi peserta didik dan guru. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan ini adalah bentuk pelatihan dengan bimbingan teknis (BIMTEK) menggunakan metode ceramah dan pendampingan kepada peserta pelatihan. Berdasarkan hasil dari pengamatan pada saat kegiatan pelatihan berlangsung yaitu peserta pelatihan sangat antusias mendengarkan penjelasan mengenai sistematika penulisan dan publikasi karya tulis ilmiah serta berpartisipasi aktif dalam mengikuti proses pendampingan penulisan dan publikasi karya tulis ilmiah. Kegiatan terlaksana dengan sangat baik dan lancar. Melalui pelatihan penulisan dan publikasi karya tulis ilmiah peserta menjadi memiliki wawasan dan pengetahuan serta pengalaman belajar mengenai sistematika dan prosedur dalam menyusun dan melakukan publikasi karya tulis ilmiah
Optimization of Land Use in Kuripan Village, Ciseeng District, Bogor Regency
Farmers in Kuripan Village cultivate cassava plants. Some farmers plant to get the tubers and others grow to harvest the leaves (oyek). The harvest obtained has not contributed significantly to the income of the farmer's household. For cassava tubers it takes 7 months to harvest while oyek takes a month to harvest. Low prices and market opportunities through middlemen have prevented farmers from relying on their land optimally. As a village assisted by the University of Muhammadiyah Jakarta, the Community Service team provides training to optimized land use by diversifying and regulating cropping patterns to cassava farmers. The targets and outcomes, first, increase the knowledge and skills of farmers to choosing the right plants according to the physical conditions to diversification. Through crop diversification, it will minimize crop failure because more than one type of plant is planted. Second, farmers have skills to design appropriate cropping patterns so the farmers have income continuity throughout the year and loss of soil nutrients at harvest can be minimized so that soil fertility can be save
Pelatihan Beracara Peradilan Hubungan Industrial dan Peradilan HAM Paralegal atau Calon Advokat
Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan yang memenuhi persyaratan dan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Advokat, termuat dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Peran dan fungsinya Advokat secara mandiri untuk memberikan konsultasi hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien dalam berperkara di luar dan di dalam Pengadilan Negeri, baik perkara peradilan industrial maupun peradilan hak asasi manusia. Paralegal adalah bekerja membantu Advokat/Pengacara, sehingga disebut calon Advokat/Pengacara dan untuk menjadi Advokat/Pengacara harus seorang Sarjana Hukum (S1) yang harus ikut Pelatihan atau Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang dilakukan oleh Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia). Metode yang dilaksanakan memberikan presensi, diskusi, pelatihan dan pendampingan serta pemagangan. Berdasarakan kegiatan yang telah dilaksanakan, maka hasil yang didapatkan adalah pengetahuan, pemahaman, kompetensi paralegal atau calon advokat Peradi Kota Semarang mengenai beracara agar menjadi Advokat yang profesional
Penyuluhan dan Pelatihan Produk Rumput Laut Poklahsar Mina Lestari Faiz Desa Jarangan Kabupaten Pasuruan
Pasuruan menjadi salah satu kota pengelolaan komoditi rumput laut karena letak geografisnya yang dekat dengan pesisir pantai sehingga potensi hasil perikanan dapat diandalkan. Salah satu desa yang telah menjadi pengelola komoditi tersebut adalah Desa Jarangan Rejoso. Desa Jarangan Rejoso memiliki salah satu kelompok Poklahsar bernama Mina Lestari Faiz yang telah menghasilkan kerupuk serta makanan ringan yang berbahan dasar rumput laut. Akan tetapi, produk yang dihasilkan masih menggunakan proses penggorengan sederhana dan juga kurang bervariasi dari segi rasa maupun kemasan. Produsen olahan pangan dari rumput laut tersebut juga kurang memiliki pengetahuan tentang bahan aditif pangan, standar mutu produk pangan yang dihasilkan, serta kurang memahami strategi pengemasan dan pemasaran yang tepat. Oleh karena itu, pendampingan dan pelatihan terkait peningkatan kualitas produksi dari sisi pengolahan, pengemasan serta pemasaran perlu dilakukan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang memfasilitasi diskusi pengetahuan serta ilmu kepada kelompok mitra serta monitoring dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari praktik yang memuat materi pengelolaan produk berupa kerupuk rumput laut rasa bawang putih dan daun kelor serta jelly drinkrumput laut. Kegiatan lainnya digunakan untuk diskusi bahan aditif dalam produk makanan serta pelatihan strategi pengemasan dan pemasaran. Perbaikan dari sistem yang telah disosialisasikan membutuhkan proses yang lama sehingga perlu dilakukan pemantauan sehingga proses pengelolaan mulai dari produksi hingga pemasaran dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan
Pelatihan Guru untuk Tantangan Bebras 2022 di Biro Bebras Universitas Kristen Maranatha
Tantangan Bebras merupakan salah satu kegiatan yang memperkenalkan computational thinking dan informatika kepada siswa sekolah. Bebras Indonesia melalui setiap mitra biro Bebras di seluruh Indonesia menyelenggarakan Tantangan Bebras setiap tahunnya yaitu pada minggu kedua bulan November. Biro Bebras Maranatha juga mempersiapkan guru-guru yang berada di bawah naungan Biro Bebras Maranatha dalam kegiatan pelatihan pada 7 Oktober 2022 secara hybrid dan technical meeting pada 28 Oktober 2022. Pelatihan untuk tahun 2022 dimulai dengan kuis soal-soal Bebras yang diambil dari soal-soal dalam Tantangan Bebras tahun-tahun sebelumnya untuk mengukur tingkat pemahaman guru dalam computational thinking. Kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan pembahasan soal kuis melalui diskusi, penyampaian konsep computational thinking, serta pendaftaran dan persiapan siswa untuk Tantangan Bebras 2022. Pada akhir sesi pelatihan, guru-guru peserta mengisi kuesioner untuk mengetahui sejauh mana persiapan yang sudah dilakukan untuk Tantangan Bebras 2022. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara hybrid diikuti oleh 52 guru perwakilan sekolah. Dari 52 guru yang mengikuti kuis, nilai kuis berkisar antara 0 sampai 80 di mana rata-rata nilai adalah 35. Sebanyak 79% dari guru-guru yang mengikuti pelatihan ini sudah pernah mengikuti workshop Bebras di tahun-tahun sebelumnya dan 69% dari total guru tersebut telah memanfaatkan soal Bebras untuk pembelajaran di kelas. Selama proses pembekalan Tantangan Bebras, terdapat tiga tantangan terbesar yang dihadapi yaitu kemampuan berpikir siswa, persiapan guru untuk pembekalan, dan melatih siswa dalam membaca soal
Pelatihan Penggunaan Edpuzzle dalam Pembelajaran di Kelas
Persoalan yang ditemukan di SMA Pertiwi 1 Padang adalah kurangnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran daring. Media pembelajaran yang digunakan secara berulang dalam setiap pembelajaran sehingga menumbuhkan rasa bosan dalam belajar daring. Pembelajaran yang biasanya menggunakan PPT dan dilakukan secara berulang. Hal tersebut memberi dampak pada siswa yang kurang termotivasi dalam membaca materi yang telah diberikan. Oleh karena itu, pembelajaran dengan media variatif perlu dilakukan agar dapat mencegah munculnya rasa bosan dan kurangnya motivasi siswa dalam belajar jarak jauh. Edpuzzle merupakan salah satu media variatif yang dapat digunakan guru dalam menyajikan materi sekaligus dalam menyiapkan soal latihan atau kuis yang tersaji dalam satu video. Edpuzzle memfasilitasi guru dengan beragam video pembelajaran yang dapat digunakan guru tanpa harus menyiapkan video pembelajaran terlebih dahulu. Guru dapat melakukan latihan atau kuis dalam bentuk video yang akan didesain dalam menit kesekian dari video materi yang ada. Guru juga dapat melakukan penilaian sekaligus dengan memberikan pilihan kunci jawaban dari soal yang diberikan pada video yang akan diedit tersebut. Guru dapat meningkatkan wawasan dan skill dalam penggunaan media variatif dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran yang dilaksanakan dapat lebih variatif, efektif, efisien dan menarik sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan tuntas