E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Not a member yet
611 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Informasi dan Teknologi Komunikasi di Pesantren Mizanul Ulum
Pesantren Mizanul Ulum mempunyai permasalahan dalam kegiatan pendidikan yaitu model pembelajaran yang diberikan guru kepada para santri bersifat konvensional dan belum memanfaatkan teknologi komputer. Pengabdian yang kami lakukan bertujuan agar mitra mendapat pengetahuan tentang manfaat informasi dan teknologi komunikasi dengan cara melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para guru. Sosialisasi dan pelatihan modul pembelajaran terdiri dari pembelajaran Word, Excel, Power Point dan penggunaan Google Forms. Untuk mengetahui hasil dari sosialisasi ini, kami melakukan evaluasi terhadap guru melalui pretest dan posttest dengan jumlah soal sebanyak 30 soal dengan skor maksimal 30. Peserta yang terlibat dalam sosialisasi sebanyak 16 orang guru. Berdasarkan hasil evaluasi diketahui bahwa skor pretest adalah 334 dan skor posttest adalah 414. Rata-rata skor pretest adalah 20,875 dan posttest adalah 25,875 sedangkan skor pretest maksimum adalah 26 dan posttest adalah 28, skor minimum untuk pretest adalah 15 dan posttest adalah 23. Kegiatan sosialisasi yang kami lakukan ini pada Pesantren Mizanul Ulum Sanrobone Kabupaten Takalar mampu meningkatkan pengetahuan para guru
Fasilitasi Pembentukan Unit Pengelola Sampah di Desa Wisata Tinalah Kabupaten Kulon Progo
Pengelola sampah di Desa Wisata Tinalah Kabupaten Kulon Progo belum dikelola secara ramah lingkungan. Praktik pengelolaan sampah yang dilakukan selama ini yaitu dengan penimbunan dan atau langsung dibakar. Daur ulang dan guna ulang belum diterapkan dalam suatu sistem yang tertata. Kunjungan wisatawan dalam jumlah relatif besar di lahan perkemahan sering kali membuat pengelola kewalahan dalam mengatasi sampah yang ditimbulkan. Target luaran utama dari kegiatan PkM yaitu mengubah paradigma pengelolaan sampah secara linear menjadi sirkular dan cara pemilahan serta mengelola sampah dengan benar bagi masyarakat Desa Wisata Tinalah. Fasilitasi kegiatan PkM ini mendapat respon positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan antusiasme peserta dalam memberikan pertanyaan ketika dilaksanakan sosialisasi dan keaktifan peserta dalam praktik pengelolaan sampah yang dilakukan oleh tim fasilitasi. Pelaksanaan kegiatan fasilitasi pengelolaan sampah telah mengubah paradigma warga masyarakat pendukung desa wisata Desa Wisata Tianalah dari pengelolaan sampah secara linear menjadi pengelolaan sampah secara sirkular. Praktik pelatihan yang dilakukan menjadikan warga masyarakat mengetahui pengelolaan sampah secara benar, seperti menghitung timbulan sampah, densitas sampah, dan pemilahan sampah
Dinamika Pola Adaptasi dan Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Sistem Jamban (Konservasi Air)
Kekeringan salah satu masalah di pedesaan, di mana masalah ini berdampak pada produktivitas pertanian dan lainnya, terutama hilangnya pendapatan lokal masyarakat, sehingga banyak masyarakat lokal mengadu nasib ke kota. Sebagaimana diketahui bersama, bahwasanya kekeringan bagian dari adanya dampak perubahan iklim dan penggunaan lahan, di mana berdampak atau menyebabkan hilangnya sumber daya air, yang seharusnya areal pedesaan ini, termasuk ekosistem hutan atau dataran tinggi. Oleh karena itu, tujuan dari studi ini, lebih memahami respon masyarakat lokal dalam menghadapi masalah kekeringan, di samping bagaimana pola adaptasi yang telah dilakukan, sehingga metode yang digunakan dengan melakukan pengamatan langsung dan interview, dengan melakukan FGD, yang di dalamnya terdapat beberapa masyarakat petani dan tokoh masyarakat setempat, kurang lebih 10 orang. Hasil dalam studi ini, menunjukkan bahwa masyarakat lokal terus berupaya secara aktif dan dinamis, satu di antaranya dengan metode tangkap air atau sistem Jamban di sekitarnya, metode ini digunakan untuk menanggapi dampak perubahan iklim dan perubahan penggunaan lahan dalam memperoleh ketersediaan air dalam kehidupannya, di samping digunakan sebagai irigasi untuk lahan pertanian secara kontinu dan berkelanjutan untuk memperoleh hasil produktivitas pertanian yang tinggi. Oleh karena itu, sistem Jamban salah satu solusi alternatif dalam menanggapi dampak perubahan iklim dan penggunaan lahan di pedesaan, dan menjadi satu bentuk paradigma konservasi air dalam menyuplai lahan pertanian, dan lainnya secara baik, hal ini, terutama untuk mengembangkan ekonomi lokal masyarakat dalam mencapai kesejahteraan di pedesaan
Pengembangan Computational Thinking Siswa melalui Tantangan Bebras 2023 di Biro Bebras Universitas Kristen Maranatha
Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Computational Thinking (CT) siswa melalui kegiatan Tantangan Bebras. Tantangan Bebras adalah kegiatan untuk memberi tantangan kepada siswa berupa sekumpulan Bebras task yang harus diselesaikan dalam waktu terbatas. Bebras task mengandung konsep Computational Thinking dan informatika yang dikemas dalam bentuk persoalan yang harus dipecahkan. Tantangan Bebras diadakan oleh Bebras Indonesia setiap tahun pada minggu kedua bulan November dengan melibatkan mitra Biro Bebras di seluruh Indonesia. Biro Bebras Universitas Kristen Maranatha mempersiapkan guru pendamping siswa melalui pelatihan guru agar dapat membimbing siswa dalam berlatih memecahkan Bebras task. Dalam pelatihan, guru diperkenalkan dengan Bebras task melalui kuis yang kemudian dibahas bersama. Guru juga diberi materi pengenalan CT dan aktivitas unplugged. Masa pendaftaran peserta Tantangan Bebras dilakukan setelah pelatihan, pendaftaran dilakukan secara kolektif melalui sekolah. Ada 4 kategori lomba, yaitu SiKecil untuk SD kelas 1-3, Siaga untuk SD kelas 4-6, Penggalang untuk SMP, dan Penegak untuk SMA. Terdapat 54 sekolah yang mendaftarkan siswanya. Menjelang hari Tantangan diadakan technical meeting untuk guru sebagai persiapan untuk mendampingi siswa pada saat uji coba akun dan pada saat tantangan. Peserta yang mengikuti Tantangan melalui Biro Bebras UK Maranatha berjumlah 3429 orang, yang terbanyak adalah kategori Penggalang. Hasil Tantangan menunjukkan kategori Siaga dan SiKecil sudah baik, sedangkan kategori Penggalang dan Penegak perlu mempersiapkan diri lebih baik di tahun mendatang
Pengembangan Augmented Reality Spot Wisata Sejarah melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Wisata Pentingsari
Desa Pentingsari merupakan sebuah desa wisata, di lereng Gunung Merapi Yogyakarta, yang sudah dikenal masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain menawarkan keindahan alam, desa wisata ini juga menawarkan tempat-tempat bersejarah. Permasalahan yang dijumpai di Desa Pentingsari adalah kurangnya penggunaan teknologi digital dalam promosi potensi wisata yang ada. Salah satu teknologi terkini yang menarik untuk digunakan adalah Augmented Reality (AR). Akan tetapi, teknologi ini belum dikenal dengan baik oleh pengelola maupun masyarakat Desa Pentingsari. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengenalkan teknologi AR kepada pengelola wisata dan masyarakat Desa Pentingsari khususnya para pemuda. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini mengombinasikan pengenalan teknologi AR dan pengembangan aplikasi AR. Beberapa tahapan dilakukan, mulai dari identifikasi masalah, survei lokasi spot AR, pengembangan prototipe, pelatihan pengantar teknologi AR dan sosialisasi penerapannya, dan diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Berdasarkan evaluasi, peserta pelatihan sangat antusias, bahkan pengelola sudah mempunyai gagasan baru untuk membuat rute wisata alam berbasis teknologi AR. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM ini berhasil mengenalkan teknologi AR kepada pengelola dan masyarakat Desa Pentingsari
Penyuluhan dan Pelatihan Dasar-Dasar Keselamatan di Atas Kapal kepada Masyarakat Desa Babang untuk Menunjang Keselamatan Pelayaran
Pengabdian Masyarakat Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara kepada masyarakat Desa Babang dilatarbelakangi oleh tanggungjawab pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap dasar-dasar keselamatan saat berada di atas kapal laut, khususnya kapal laut yang mengangkut penumpang dari dan antar pulau yang ada di provinsi Maluku Utara dan sekitarnya. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei tahun 2023. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah tercapainya target program kerja pengabdian masyarakat dan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang diklat dasar keselamatan dan kesigapan bencana di atas kapal. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan dengan pengambilan angket sebagai validasi data kegiatan.. Hasil dan kesimpulan yang didapat adalah 90% masyarakat memahami dasar-dasar keselamatan di atas kapal serta menginginkan kegiatan serupa dilaksanakan kembali
Sosialisasi Penggunaan Pembayaran Digital dengan Bijak bagi UMKM Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor
Pemerintah mendorong Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bertransformasi ke arah digital agar tidak ketinggalan dan dapat menyesuaikan dengan kemajuan. Salah satu dari transformasi tersebut adalah penggunaan pembayaran digital. Pembayaran digital yang dipakai masyarakat Indonesia sangat banyak saat ini seperti OVO, Dana, Gopay, LinkAja, dan lain-lain. Selain itu juga digital banking dari masing-masing Bank yang cukup banyak jumlahnya di Indonesia. Desa Tugu Selatan adalah salah satu desa di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor yang merupakan salah satu tempat wisata di wilayah puncak. Wilayah puncak sangat terkenal dan menjadi destinasi wisata masyarakat sekitar. Data menunjukkan cukup banyak UMKM yang ada di Desa Tugu Selatan, namun apakah semua UMKM sudah menggunakan pembayaran digital dalam transaksi jual beli yang mereka lakukan? Ternyata belum semuanya beralih ke digital. Hal inilah yang akan disosialisasikan oleh tim pengabdian masyarakat. Sosialisasi dilakukan kepada 19 UMKM di Desa Tugu Selatan, khususnya yang berlokasi dekat dengan obyek-obyek wisata di wilayah puncak. Hal ini dilakukan agar UMKM yang belum melek pembayaran digital menjadi melek dan dapat mengaplikasikan penggunaannya dengan bijak ketika bertransaksi
Pelatihan Pembuatan Kuis Interaktif dengan Menggunakan Aplikasi Classpoint bagi Peserta PPG dalam Jabatan Bidang Studi Bahasa Inggris UM-Tapsel
Pada kegiatan ini, para peserta PPG dalam jabatan bidang studi Bahasa Inggris dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Kenyataan yang diperoleh dari kegiatan PPG Dalam Jabatan Bidang studi Bahasa Inggris terdapat masih banyak guru yang jauh akan penggunaan teknologi. Banyaknya aplikasi-aplikasi yang dapat memudahkan para guru dalam menyampaikan materi. Untuk itu, para guru Bahasa Inggris harus menguasai penggunaan aplikasi Classpoint sebagai alat untuk membuat kuis interaktif yang akan dipergunakan di kelas, sehingga tercipta suasana belajar yang asyik. Maka, tim PKM membuat pelatihan kepada para guru peserta PPG dalam jabatan bidang studi Bahasa Inggris dalam pembuatan kuis interaktif dengan menggunakan aplikasi Classpoint secara daring dalam dua tahap. Tahap pertama yaitu dengan memberikan materi, serta petunjuk penggunaan aplikasi Classpoint. Tahap kedua meliputi pendampingan dengan melatih peserta PPG menggunakan aplikasi Classpoint dan membuat kuis interaktif pada aplikasi tersebut. Hasil dari pengabdian ini adalah bertambahnya pengetahuan para peserta PPG dalam penggunaan aplikasi Classpoint dan meningkatnya kreativitas para peserta PPG dalam membuat kuis interaktif melalui aplikasi tersebut. Urgensi dari hasil penelitian ini adalah berupa kesiapan dan kesadaran para guru tentang pentingnya penggunaan teknologi dalam proses belajar dan mengajar, sehingga para guru dapat mencapai hasil belajar siswa yang telah ditentukan
Pendampingan Pemanfaatan Bonggol Jagung Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Desa Ledokdawan Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan
Desa Ledokdawan adalah sebuah desa di Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dengan luas wilayah 1.896,3 hektar dan ketinggian 65 meter di atas permukaan laut. Desa ini memiliki potensi hasil pertanian berupa jagung, namun limbah bonggol jagung yang dihasilkan belum dimanfaatkan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengolahan bonggol jagung menjadi produk bernilai jual tinggi dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan mencakup pelatihan teknik pengolahan bonggol jagung, pengenalan alat modern untuk efisiensi produksi, budidaya jamur dengan media bonggol jagung, serta pelatihan pemasaran online untuk memperluas akses pasar. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah bonggol jagung menjadi kerajinan tangan dan media tanam, penggunaan teknologi modern yang lebih efisien, serta kemampuan memasarkan produk secara digital. Program ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Ledokdawan tetapi juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dalam pengelolaan limbah dan pemberdayaan ekonomi lokal
Penerapan Sistem Informasi Akuntansi berbasis Aplikasi Excel pada Organisasi Non-Profit
Sistem informasi akuntansi adalah kunci utama di dalam menciptakan keputusan strategis organisasi. Sistem ini banyak dikembangkan pada organisasi berbasis laba, namun masih sangat terbatas pada organisasi non-profit. Yayasan sebagai salah satu organisasi non-profit memiliki ketidakpahaman mengenai laporan keuangan terkait pertanggungjawabannya kepada donatur maupun penilaian kinerja mereka. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menerapkan sistem informasi akuntansi pada yayasan sebagai organisasi non-profit. Metode yang digunakan antara lain memodifikasi sistem informasi akuntansi, pelatihan dan pendampingan. Pengabdian ini memberikan beberapa hasil penting antara lain, pertama pengabdian ini menciptakan aplikasi sistem informasi berbasis Excel yang tepat bagi mitra. Kedua, beberapa fitur telah dimodifikasi yaitu chart of account penerima donasi, pendonor, dan piutang masyarakat. Ketiga, melalui pengabdian ini juga semua fitur penciptaan sistem informasi keuangan pada mitra dapat diintegrasikan di dalam satu aplikasi Excel. Mitra telah berhasil membuat laporan keuangan dengan bantuan aplikasi Excel sehingga menunjukkan keberhasilan kegiatan pengabdian ini. Diharapkan pendampingan keberlanjutan tetap diberikan untuk memastikan sistem informasi akuntansi berjalan secara berkelanjutan pada yayasan