Yogyakarta State University

library.fis.uny.ac.id
Not a member yet
    4351 research outputs found

    Natural Disasters (Ninth Edition)

    No full text
    Natural Disasters, 9th edition, updates text, tables and figures; adds new photos; places more emphasis on processes and less on case histories. Chapter 1 now includes a brief section on disease pandemics. Chapter 13 on floods is rewritten. A brief, new Chapter 16 pulls together coastal processes and adds rip currents and tidal bores. Chapter 18 on mass extinctions (Great Dyings) is updated and available for inclusion in the textbook. Significant events added include the 2011 Japan earthquake and tsunami; the record-setting 2011 U.S. tornado year; and the felony conviction of seven Italian scientists for not giving better prediction of the L'Aquila earthquake. The book retains its focus on Earth's natural processes and the disasters that occur when the Earth concentrates its energy and releases it, causing death and destruction

    Menelusuri Figur Bertopi Dalam Relief Candi Zaman Majapahit : Pandangan Baru terhadap Fungsi Religius Candi-Candi Periode Jawa Timur Abad Ke-14 dan ke-15

    No full text
    Buku ini memuat hasil penelitian penggambaran figur laki-laki bertopi di relief candi-candi Jawa zaman Majapahit (sekitar 1300-1500 M). Penulis menelusuri apa yang disebutnya sebagai figur bertopi di banyak candi dan memperoleh hasil yang mengejutkan tentang makna dan fungsinya. Figur bertopi -- yang menampilkan rakyat biasa, pelayan, prajurit, bangsawan, dan terutama Pangeran Panji, pahlawan dari cerita Panji Jawa Timur -- adalah tokoh yang unik dalam menggambarkan cerita lokal. Figur bertopi merupakan contoh yang menonjol dari kreatifitas zaman Majapahit dalam konsep baru terhadap seni, sastra, dan agama, yang lepas dari pengaruh India.Lebih dari itu, arti simbolis figur bertopi membawa pada tahapan yang hanya diketahui sedikit orang: peziarah yang mengikuti penggambaran figur bertopi dan Panji di candi-candi sedang dituntun menuju dokrin Tantra dalam agama Hindu-Buddha. Melalui penjelasan yang termuat dalam figur bertopi, pembaca buku mendapatkan pengertian baru akan fungsi religius di candi-candi di Jawa Timur. Penelitian tentang figur bertopi dan simbolismenya memberikan sumbangan luar biasa dalam memahami keunikan kebudayaan Majapahit.Buku ini ditujukan kepada para ahli seni rupa, arkeolog, filolog, dan sejarawan yang berminat pada Indonesia di masa lampau, khususnya zaman klasik. Namun kalangan luas pun akan memperoleh banyak manfaat dari buku ini, terutama sejak meningkatnya minat pada kearifan lokal Jawa Timur

    Geopolitik dan geostrategi: Keamanan dan kedaulatan laut

    No full text
    Menjelaskan tentang dinamika mensinergikan 17 pemangku kepentingan yang mempunyai tugas di bidang keamanan dan keselamatan laut sesuai dengan amanat Perpres No.81 tahun 2005 tentang Pembentukan Bakorkamla. Bakorkamla beserta semua pemangku kepentingan akan bersinergi sesuai dengan peran, tugas, dan fungsinya. Dijelaskan mengenai implementasi kesadaran dan pemahaman geopolitik dan geostrategi di bidang kemaritiman agar mampu menghadapi atau pun mencegah ancaman dari aspek laut

    Corporate Social Responsibility

    No full text
    Buku ini membahas secara filolofis teoreritis, dan pemecahan secara praktis tentang peran penting social responsibility bagi perusahaan, lingkungan dan masyarakat. Pada bagian awal, dibahas tentang fakta empiris dampak negatif industrilisasi terhdap lingkungan dan masyarakat. Disitu dijelaskan, betapa besar biaya sosial yang harus ditanggung masyarakat akibat dampak negatif industri, sementara masyarakat adalah pihak yang tidak memanfaat potensi tersebut. Sementara, dalam perspektif perusahaan, buku ini juga membahas tentang makna dibalik pelaksanaan tangungjawab sosial bagi perusahaan. Praktik tangungjawab sosial bagi perusahaan memiliki manfaat untuk meningkat sosial maupun ekonomi, seperti meningkatnya apresiasi dan legitimasi stakeholder, meningkatkan kepercayaan terhadap produk perusahaan dan sejenisnya. Hal itu, merupakan strategi perusahaan dalam meningkatkan nilai di mata stakehokder. Pada bagian tengah buku, dibahas kerangka konseptual dan teoretis, yang membahas secara detail bagaimana secara logis social responsibility penting dilakukan perusahaan. Bagian ini, memberikan rangka berpikir analisis dan argumentatif keuntungan dan kerugian, basis etis perusahaan dalam melaksanakan tangungjawab sosial. Uraian teoretis praktik tangungjawab sosial tersebut memberikan rangka prediksi dalam rangka mengkonsruksi strategi dan melaksanakan tangungjawab sosial dimasa depan. Bagian akhir buku ini membahas tetang strategi dan pelaksanaan berikut pendekatan yang dapat digunakan atau diacu oleh perusahaan dalam menjalankan tanggungjawab sosial. Disamping itu, untuk menjamin kualitas dan grade pelaksanaan tanggungjawab perusahaan. buku ini membahas tentang teknik pengukuran kinerja tanggungjawab sosial yang didasarkan pada �NH Approach�. NH Approach merupakan tawaran pendekatan baru yang dapat digunkan untuk menentukan kinerja sosal perusahaan. Disampung itu, pada bagian ini juga dibahas tentang mekaninsme pertaggungjawab pratik tanggungjawab sosial yang telah dilakukan perusahaan, yaitu akuntansi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, dengan mengacu pada Panduan Akuntansi PKBL dan Standar Akuntansi Berterima Umum

    Pendidikan Keluarga, teoritis dan praktis

    No full text

    Pokok-Pokok Klimatologi

    No full text
    Pokok-pokok pembicaraan dalam menelaah klimatologi bertalian erat dengan berbagai kejadian pola kehidupan manusia, seperti kegiatan sosial penduduk, cara orang memenuhi kebutuhan primernya, seluk-beluk adat istiadat serta tabiat suatu bangsa. Demikian pula yang menyangkut kesehatan manusia. Maka dari itulah sejak zaman dahulu manusia senantiasa menyelaraskan kehidupannya dengan klimat, dan juga alamnya.Klimatologi merupakan salah satu bagian penting dalam ilmu geografi. Buku Pokok-pokok Klimatologi ini memuat penjelasan-penjelasan penting tentang klasifikasi klimatologi menurut para ahli, faktor-faktor penyusun iklim, dan bagaimana klimatologi dapat memengaruhi bumi dan kehidupan di dalamnya. Selain itu dalam buku ini dijelaskan bagaimana faktor di luar bumi memengaruhi ikiim

    Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran Sejak Nusantara Sampai Indonesia

    No full text
    Kebhinekaan telah manjadi keniscayaan bangsa Indonesia sejak dulu kala. Keberagaman etnis, suku, ras, dan agama menjadi kekayaan tersendiri bagi negeri dengan ribuan pulau yang tersebar dari Sabang sampai Merauke ini.Dalam konteks perjalanan bangsa, tiap etnis yang ada di Nusantara juga turut berperan penting dalam pencapaian kemerdekaan seperti sekarang ini. Etnis Tionghoa merupakan salah satu etnis yang banyak menduduki berbagai daerah di Tanah Air. Sejak dahulu, etnis Tionghoa sudah berkontribusi bagi bangsa, tanpa terkecuali ketika masa-masa penjajahan bangsa kolonial.Buku berjudul Tionghoa dalam Sejarah Kemiliteran yang ditulis oleh Iwan Santosa ini menjadi rekam jejak perjalanan para pahlawan bangsa dari etnis Tionghoa. Peran etnis Tionghoa dalam perjalanan bangsa dikisahkan dengan menarik, mulai dari masa kerajaan Nusantara sampai menjadi sebuah negara bernama Indonesia.Contoh pahlawan dari etnis Tionghoa yang berjasa bagi Tanah Air, diantaranya adalah Laksamana Muda John Lie (1911-1988). Dikisahkan bahwa Laksamana Muda John Lie kerap kali berkontribusi dalam memasok atau menyelundupkan senjata dalam perjuangan melawan bangsa penjajah ketika itu.  Karena kegigihannya itu, John Lie sempat mendapat julukan “Hantu Selat Malaka,†karena rute yang biasa ia lalui adalah di Selat Malaka. Pada tahun 2009, presiden Susilo Bambang Yudhoyono menganugerahi beliau dengan gelar Pahlawan Nasional, yang sekaligus menjadikannya pahlawan pertama dari etnis Tionghoa.Selain John Lie, masih banyak etnis Tionghoa yang memegang peranan penting dan strategis dalam kemiliteran Tanah Air. Diantaranya Iskandar Kamil (Liem Key Ho) mantan kepala badan pembinaan hukum (1998), Teddy Yusuf (Him Tek Ji) komandan resort militer 131 Manado (1995), Teguh Santosa (Tan Tiong Hiem) mantan wakil asisten perencanaan Kasad (1993-1995) dan masih banyak yang lain. Nama-nama tersebut memiliki andil yang besar melalui peran masing-masing dalam kemiliteran.Pahlawan bangsa tetaplah pahlawan yang harus dihormati, dari etnis mana pun ia berasal. Ketika seseorang sudah mendedikasikan jiwa, raga, bahkan nyawanya dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa, maka saat itu ia telah memiliki nasionalisme dalam dada yang patut diapresiasi dan tentu dihormati. Dengan hadirnya buku ini, maka semakin mempertegas peranan atau sumbangsih etnis Tionghoa dalam perjalanan bangsa yang selama ini banyak direduksi sebagai sebuah rekam sejarah, terlebih pada masa-masa Orde Baru.Bagi etnis Tionghoa yang sekarang hidup dan tinggal di Indonesa sendiri, buku ini dapat menjadi motivasi untuk lebih berperan aktif dalam pembangunan menuju kemajuan bangsa, tanpa terkecuali dalam kemiliteran. Karena sejarah telah mencatat bahwa etnis Tionghoa merupakan bagian penting dalam perjalanan kemiliteran Tanah Air

    Konflik Peralihan Nusantara: Liga Raja-raja Hingga Kolonial

    No full text
    Melalui pecahan-pecahan situs maupun berbagai catatan yang berhasil dan semakin banyak diketemukan tentang Nusantara sekurang-kurangnya cukup apabila hanya untuk membuktikan adanya tamadun yang setanding dengan keemasanPersia, Cina, Romawi, hingga kebesaran Abassiyah dan Turki Osmani. Pada masanya dulu, leluhur orang Nusantara adalah suatu masyarakat dengan pencapaian budaya amat mengagumkan. Dan, oleh karena itu mustahil apabila kerajaan-kerajaan di Nusantara dulu hanya menjadi penonton yang pasif menyaksikan pentas persaingan berbagai imperium dan emporium bangsa-bangsa di sekelilingnya.Semenjak Jalur Sutra--yang melalui darat--ditinggalkan, Nusantara secara langung menjadi kunci pertemuan dagang dari daerah-daerah di Mediterania, Teluk Persia, Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan. Hal ini dimungkinkan karena Nusantara memang sudah sejak lama menjadi pemasok utama bagi kebutuhan pasar rempah-rempah yang amat dibutuhkan dunia. Di pelabuhan-pelabuhan milik Sriwijaya, Sunda, Pasai, Majapahit, hingga Malaka, Aceh, Banten dan Makassar, pelaut-pelaut dari berbagai benua datang dan berlomba-lomba mempertunjukkan reputasinya

    Dinamika Kampung Kota Prawirotaman dalam Perspektif Sejarah dan Budaya

    No full text
    Penelitian dengan judul Dinamika Kampung Kota Prawirotaman Dalam Perspektif Sejarah dan Budaya ini menyatakan bahwa keberadaan kampung merupakan bagian dari tata ruang kota. Wajah sebuah kota akan ditentukan oleh karakter kampung-kampung yang mengelilinginya. Untuk itu melihat ke dalamnya akan diperoleh sebuah gambaran mendalam tentang karakter sebuah kampung. Penelitian ini dilakukan pada sebuah kampung yang bernama Prawirotaman. Pengumpulan data dengan metode kualitatif, pengamatan, dan studi pustaka. Hasil penelitian dikemas dalam bentuk pelukisan secara deskriptif-kualitatif yaitu menggambarkan realitas kampung yang diteliti dalam fase-fase perkembangan dan aspek-aspek yang membingkainya. Fase-fase perkembangan dilihat dari tahun kemunculan kampung tersebut yang diperkirakan sesudah tahun 1900-an sampai sekarang. Penelitian ini berusaha menelusuri sejarah keberadaan kampung tersebut, mengungkap aktivitas warganya, dan mengidentifikasi aspek-aspek yang mendukung keberadaan kampung tersebut. Kampung Prawirotaman memiliki sejarah panjang yang tidak bisa dilepaskan dari Kraton Yogyakarta. Dinamika Kampung Prawirotaman dimulai dari label sebagai kampung batik, yang berubah dan berkembang sebagai kampung hotel seperti sekarang ini. Peran Trah Prawiratama sangat dominan dalam memberi warna hidup dan kehidupan warga Kampung Prawirotaman. Namun dalam perjalanan sejarahnya hilangnya batik dari Kampung Prawirotaman telah hilang pula simbol penanda Kampung Prawirotaman sebagai kampung batik

    Pengembangan Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar

    No full text
    Proses pembelajaran pendidikan IPS di jenjang persekolahan selama ini, sebagian besar, masih bersifat konvensional, belum banyak yang melakukan pembelajaran dengan menerapkan model-model pembelajaran yang bersifat kontekstual. Model pembelajaran kontekstual ditandai dengan adanya orientasi pada kebutuhan dan minat anak, memperhatikan masalah-masalah sosial, lebih mengedepankan keterampilan berpikir dari pada ingatan atau hafalan, keterampilan inkuiri atau menyelidiki, meneliti dan menyelesaikan masalah, pembelajaran kooperatif, serta pembelajaran yang berbasis pemanfaatan lingkungan alam sekitar atau sains teknologi dan masyarakat. Guru masih banyak menggunakan model pembelajaran konvensional, kurang mengikutsertakan peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru tidak mengembangkan berbagai pendekatan modern yang mampu mengembangkan wawasan berpikir dan penyelesaian masalah yang memungkinkan peserta didik dapat belajar lebih aktif, giat, dan menyenangkan.Atas dasar itulah penulis dalam buku ini berusaha menyajikan model-model pembelajaran IPS di Sekolah Dasar yang dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan bagi para guru, mulai dari model pembelajaran simulasi, pendekatan berbasis masalah, model pembelajaran kooperatif, pendekatan pembelajaran kontekstual, model inkuiri, sampai model pembelajaran terpadu. Semuanya disajikan secara detail berikut contoh dan implementasinya. Oleh karena itu, buku ini sangat penting dan bermanfaat bagi para guru, mahasiswa, serta para pemerhati dan praktisi pendidikan, terutama pendidikan di jenjang Sekolah Dasar

    0

    full texts

    4,351

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    library.fis.uny.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇