4351 research outputs found
Sort by
Sistem Informasi Pelayanan publik
Tujuan utama otonomi daerah adalah meningkatkan kesejahteraan kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, dan daya saing masyarakat. Agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memperbaiki peningkatan pelayanan publik (masyarakat). Saat ini bentuk pelayanan publik yang perlu diperbaiki oleh pemerintah daerah antara lain adalah Mal pelayanan publik, menyusun standar kepuasan masyarakat, mengoptimalkan pengelolaan pengaduan, melakukan inovasi penyelenggaraan pemerintahan terutama inovasi pelayanan publik, mengevaluasi pelayanan publik yang telah dilaksanakan. menyusun standar pelayanan publik, serta meningkatkan forum konsultasi publik dan meningkatkan pengelolaan sistem informasi pelayanan publik
Teori-teori pembelajaran : Multikultural, humanis, kritis, konstruktivis, reflektivis, dialogis, progresif
Pembelajaran merupakan seni bagi seorang guru. Guru diharuskan memiliki kreativitas yang tinggi dalam mendesain pembelajaran di kelas. Hal ini dikarenakan guru juga harus memahami dan menerapkan teori pembelajaran dalam mewujudkan pembelajaran abad 21. Pembelajaran abad 21 ialah pembelajaran menuntut seorang guru mampu mengembangkan kurikulum pendidikan yaitu mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Guru memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran, karena sebaik apapun kurikulum tanpa didukung kemampuan guru maka semuanya akan sia – sia. Begitupun sebaliknya, jika guru memiliki kompetensi yang cukup baik, maka kurikulum dapat ditopang baik pula
Digital Marketing dan FinTech di Indonesia
Keberhasilan perusahaan dalam menjalankan organisasi tidak lepas dari keberhasilan kinerja tim marketing. Dalam sebuah perusahaan, marketing merupakan salah satu ujung tombak bagi keberlangsungan sebuah perusahaan. Digital Marketing sendiri merupakan sebuah terobosan baru pemasaran menggunakan perangkat elektronik/internet dengan beragam taktik marketing dan media digital dimana marketer dapat berkomunikasi dengan calon konsumen dengan optimal. Dalam digital marketing kita dapat melihat penggabungan faktor psikologis, humanis, antropologi, dan teknologi yang akan menjadi media baru dengan kapasitas besar dan interaktif. Hasil dari era baru berupa interaksi antara produsen, perantara pasar, dan konsumen. Pemasaran melalui teknologi digital saat ini semakin meluas untuk mendukung pelayanan perusahaan dan keterlibatan dari konsumen.Sementara itu, FinTech adalah penggabungan antara jasa keuangan dengan teknologi digital yang akhirnya mengubah model bisnis dari konvensional menjadi lebih moderat. Sistem pembayaran yang dahulu harus dilakukan dengan cara tatap muka dan membawa sejumlah uang kas, kini dapat dilakukan sekejab saja dari jarak jauh dengan mempergunakan kemajuan teknologi finansial yang ada.Kemajuan teknologi di bidang finansial ini memang banyak berdampak dalam dunia usaha, selain menyederhanakan mata rantai, banyak juga dampaknya pada perkembangan digital marketing. Dalam buku ini Penulis membahas korelasi antara perkembangan Fintech dan Digital Marketing di beberapa negara, khususnya di Indonesia
Memahami Konsep Kunci Sosiologi
Sosiologi adalah studi ilmiah tentang masyarakat. Lebih khusus lagi, studi tentang organisasi masyarakat (Zanden, 1988:4). Studi ilmiah berarti kita mempelajari masyarakat dengan metode riset yang memiliki aturan ketat. Sementara istilah organisasi, menurut kamus, adalah sekelompok orang yang bekerja bersama (a group of people who work together). Karena itu, sosiologi bisa dipahami sebagai studi ilmiah tentang sekelompok orang yang bekerja bersama di dalam masyarakat.Buku Memahami Konsep Kunci Sosiologi ini diharapkan menjadi rujukan yang sama antara dosen dan mahasiswa. Kelebihan dari adanya buku ajar, salah satunya adalah terkontrolnya materi yang akan diberikan. Dengan demikian, mahasiswa juga bisa terkontrol kemampuannya memahami konsep-konsep kunci yang diberikan
Takhta Raja-Raja Jawa : Intrik Dalam Kekuasaan
Buku ini seperti sebuah catatan kecil tentang runtuhnya kerajaan-kerajaan di Jawa. Mulai dari Kerajaan Medang hingga Mataram Islam yang pecah menjadi Surakarta dan Yogyakarta. Kisah rebutan, dan perilaku barbar seolah-olah menjadi tabiat raja-raja Jawa pada masa itu. Banyak dari mereka yang mengawini banyak wanita, dan berebut takhta kerajaan. Bagaimanakah para raja-raja Jawa bertakhta dan memerintah? Semuanya dijelaskan dengan runtut di dalam buku in
Tuhan Menyapa Kita
Tulisan yang termuat dalam karya ini adalah salah satu keprihatinan dari seorang warga negara yang sudah berusia di atas 80 tahun seperti saya. Buku ini ingin membangun optimisme di tengah lautan penderitaan rakyat kecil yang belum beruntung, dengan catatan elite politik bangsa ini jangan terus berkubang dalam lumpur dosa dan dusta. Di berbagai kesempatan saya sering mengatakan bahwa yang lumpuh adalah hati nurani dan akal sehat. Tidak ada jalan lain yang terbuka, jika kita benar-benar ingin bangkit secara autentik, kecuali dengan menghidupkan kembali kepekaan hati nurani yang salah satu bentuknya adalah menegakkan hukum secara tegas, adil, tetapi tetap dalam koridor kearifan. Borok bangsa sudah terlalu parah. Oleh sebab itu, apa pun yang bisa kita perbuat harus kita lakukan, tidak boleh diam, sekalipun tampaknya kecil. Buku sederhana ini adalah salah satu bentuk dari pilihan hidup ‘tidak mau diam itu’. Saya masih percaya bahwa orang baik dalam masyarakat Indonesia masih banyak. Inilah yang memberi harapan bagi kemungkinan untuk bangkit itu. Kita jangan sampai kehilangan keberanian untuk berterus terang kepada bangsa ini, asal disampaikan dengan santun, jujur, dan terbuka
Serat Centhini menyingkap Rasa, Menyurat yang Tersirat Jilid 2A
Sejak 2015, edisi bahasa Indonesia Serat Centhini sudah tersedia. Namun, tak sedikit makna di balik teks 12 jilid terjemahan itu yang sulit dipahami. Belum lagi ditemukan ketidaktepatan terjemahan,kadang dipaksakan atau kadang malah dihilangkan. Untuk sekadar ingin tahu isinya tentu pembaca tidak terganggu, tapi untuk memahami makna dan relevansinya dengan keadaan sekarang, pesannya bisa tak sampai.Buku serial Menyingkap Rasa, Menyurat Yang Tersirat ini menyuguh-kan bagian-bagian teks Serat Centhini yang maknanya masih tersembunyi, yang masih menggunakan istilah lokal yang kemungkinan besar sulit dipahami, dan ajaran leluhur yang hanya disebut sepintas dan tidak dijelaskan. Banyak juga metafora atau bahasa perumpamaan yang harus dikupas agar hikmahnya dapat kita ambil sebagai pijakan untuk menapaki kehidupan kini dan masa depan
Geger Sepoy : Sejarah Kelam Perseteruan Inggris dengan Keraton Yogyakarta (1812-1815)
Atas nama Kerabat Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Lilik Suharmaji yang telah menyelesaikan sebuah karya sastra sejarah berjudul Geger Sepoy. Buku ini ditulis dengan detail dan analisis yang tajam sehingga mudah untuk dibaca. Harapan saya dengan adanya buku ini akan lebih bermakna untuk mengetahui dan mempelajari sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada umumnya dan sejarah Yogyakarta pada khususnya. DRS. H. GBPH. Yudaningrat, MM.Putra Sultan Hamengku Buwono IXBuku Geger Sepoy, Sejarah Kelam Perseteruan Inggris dengan Keraton Yogyakarta (1812-1815) ini layak dikaji dan dibaca. Hadirnya buku ini sangat dinanti karena sebagian generasi muda dan masyarakat kurang begitu memahami peristiwa sejarah kelam penyerangan Inggris terhadap Keraton Yogyakarta. Buku ini semakin berbobot karena di dalamnya dikaji awal berdirinya Keraton Yogyakarta dan episode-episode Daendels dalam menguasai kerajaan Jawa (Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta) sebelum Raffles menguasai Tanah Jawa dan menyerang Keraton Yogyakarta. Romo Tirun (KRT. H. Jatiningrat, SH.)Penghageng Tepas Dwarapura (Humas) Keraton Yogyakart
Ekologi Perairan Tropis: Prinsip Dasar Pengelolaan Sumber Daya Hayati Perairan
Buku ini menguraikan secara lengkap materi pendidikan lingkungan mulai dari konsep dasarnya sampai contoh-contoh yang nyata tentang pendidikan lingkungan ( enviromental education), ditingkat internasional, sehingga para pembaca diharapkan banyak mendapat bekal komprehensif untuk mengetahui lebih mendalam tentang pendidikan lingkungan. Selain itu buku ini berisi penjelasan perspektif pendidikan lingkungan termasuk perencanaan dan implementasinya, khususnya di Indonesia. menguraikan secara lengkap tentang pendidikan lingkungan yang merupakan praktik pendidikan di sejumlah negara ( termasuk di Indonesia) juga melampirkan perundang-perundangan yang berlaku dan terkait dengan lingkungan
Pohon-Pohon Sesawi
Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud.Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin ketik, tercerai-berai, penuh coretan, sehingga tidak mudah dibaca. Setelah diketik ulang dan disunting seperlunya oleh orang-orang yang dekat dengan Romo Mangun, KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) menerbitkannya sebagai buku.Membaca novel ini kita menangkap kesan kuat bahwa lewat karyanya ini Romo Mangun ingin merefleksikan perjalanannya sebagai imam dengan romantika dan konflik-konflik batinnya. Ditulis dengan bahasa yang segar, jenaka, dan penuh sindiran khas Romo Mangun