4351 research outputs found
Sort by
Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013
Kebijakan perubaham kurikulum merupakan politik pendidikan yang berkaitan dengan kepentingan berbagai pihak, bahkan dalam pelaksanaannya seringkali dipolitisasi untuk kepentingan kekuasaan. Di sekolah: guru, kepala sekolah, pengawas dan peserta didik sangat berkepentingan, dan akan terkena dampaknya secara langsung dari setiap perubahan kurikulum, termasuk Kurikulum 2013.Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam dari berbagai pihak yang berkepentingan dengan Kurikulum 2013, sehingga dalam implementasinya tidak terjadi kesalahpamahan, dan kesalahan dalam menafsirkan ide-ide baru yang dikembangkan. Pemahaman tersebut dapat dimiliki dan digali dalam buku ini
THE GOOD LAWYER
Written by an expert on legal ethics, The Good Lawyer encourage you to develop a sense of social and moral responsibility as thr foundation of better legal practice, and is an invaluable reference for students considering a law degree, or a career in law, and for new lawyers seeking more insight into the moral dimensions of their profession
Metodelogi Penelitian Geografi ; Ragam Prespektif dan Prosedur Penelitian
Khusus untuk tenaga pendidik, baik itu guru maupun dosen, bahkan pengawas dan widyaiswara, keterampilan riset menjadi kebutuhan mendasar. Demi kepentingan karier dan profesinya, mereka membutuhkan pengetahuan, pengalaman sekaligus keterampilan riset yang tepat. Oleh karena itu, buku ini akan sanagat bermanfaat baik untuk tenaga pendidik, peserta didik maupun widyaiswara dan pengawas, khususnya dalam penguatan kompetensi riset.Wacana yang disajikan dalam buku ini berbeda dengan buku sejenis lainnya. Dalam wacana-wacana awal, disajikan ragam perspektif dalam kajian geografi seperti perspektif filsafat, perspektif feminism, pendekatan ethnografi, teori sistem, pendekatan teori kritis, teori makro geografi, geografi perilaku, sampai geografi posmodernis. Ini adalah pembeda pokok dari buku metodologi penelitian sejenis yang sudah ada saat ini. Penyajian mengenai ragam perspektif ini dimaksudkan untuk memperkaya sudut pandang geografi dalam memahami fenomena geografi. Selanjutnya paparan mengenai kunci-kunci pemahaman prosedur penelitian, dikemukakan mengenai perumusan masalah, pengumpulan data, teknik sampel dan visualisasi data. Di bagian terakhir, memberikan pandangan praktis mengenai pengalaman bimbingan karya ilmiah. Untuk menggenapkan paparan teoritik dan perspektif-perspektif penelitian sebelumnya, wacana ini dilampiri dengan Panduan Singkat PTK diharapkan dapat membantu para guru khususnya, dalam melakukan PTK
Sosiologi Seni: Pengantar dan Model Studi Seni
Sosiologi seni merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru dan langka dalam konteks sosiologi umum. Studi tentang sosiologi seni berusaha memahami hubungan antarindividu (aktor/pelaku, pencipta, dan pendukung seni) dan kelompok individu; baik yang terlibat secara spesifik dalam aktivitas seni maupun masyarakat di luar aktivitas seni yang kemudian memengaruhi aktivitas seni dalam konteks sosio-kulturalnya.Buku Sosiologi Seni ini berupaya menjelaskan teori-teori mengenai proses kreativitas seni dalam masyarakat dan sekaligus dalam hubungannya struktur sosial, politik, ekonomi, hukum, agama, dan sosiokultural. Dengan demikian seni dalam perspektif sosiologi menjadi relatif kompleks
Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik ; Konsep, Teori dan Isu / Edisi 3
Suatu pemetaan dimensi-dimensi strategis administrasi publik termasuk informasi tentang core competencies? yang harus diperhatikan dalam administrasi publik. Kompetensi-kompetensi tersebut seharusnya menjadi dasar bagi penyusun kurikulum akademik. Kemampuan dalam menyusun suatu kebijakan publik, merancang struktur organisasi publik, menerapkan prinsip-prinsip manajemen piblik, menggunakan moral dan etika yang tepat, mengenal dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi lingkungan dan mempertanggungjawabkan kinerja yang dicapai, merupakan core competencies? administrasi publik.Saling hubungan antara dimensi-dimensi strategis, memberi pesan penting bahwa masalah yang timbul dalam satu dimensi dapat ditelusuri penyebabnya dari dimensi-dimensi lain, dimana dimensi-dimensi lain juga saling berpengaruh satu sama lain. Keruwetan hubungan antara dimensi-dimensi administrasi publik menempatkan disiplin administrasi publik sebagai disiplin yang kompleks teorinya, dan karenanya membutuhkan seni tersendiri dalam penerapannya. Sejarah administrasi public tela menggambarkan kompleksitas tersebut sebagaimana dipaparkan dalam buku ini, dan kini dengan perkembangan jaman yang demikian cepat, administrasi publik telah menjelma menjadi ilmu sosial yang rumit, tidak saja untuk dipelajari, diteliti dan dikembangkan,tetapi juga untuk diterapkan dalam organisasi public
Filsafat, Teori & Ilmu Hukum : Pemikiran Menuju Masyarakat yang Berkeadilan dan Bermartabat
Hukum ada pada setiap masyarakat di mana pun di muka bumi ini. Primitif atau modern suatu masyarakat pasti mempunyai hukum. Oleh : karena itu, keberadaan (eksistensi) hukum sifatnya universal. Hukum tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat, keduanya mempunyai hubungan timbal balik. Memahami ilmu hukum secara utuh berarti memahami ketiga lapisan hukum yaitu: ilmu hukum dogmatik, teori hukum, dan filsafat hukum. Filsafat hukum dalam pengembangan hukum di Indonesia haruslah menjadi meta dari semua teori dan ilmu hukum, sehingga ilmu hukum tidak lepas dari rel keadilan sesuai nilai-nilai luhur dari falsafah bangsa, yakni Pancasila. Pancasila haruslah benar-benar dipergunakan sebagai sumber hukum utama di Indonesia. Dalam rangka pembangunan dan perkembangan hukum di Indonesia dan banyaknya problem hukum yang ada, maka seyogianya ahli-ahli hukum di Indonesia kembali menggali dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai sumber hukum utama yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa, dan dapat menjadi sumber hukum filosofis, sumber hukum historis, dan sumber hukum sosiologis, untuk menuju masyarakat yang berkeadilan dan bermartabat
Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu
Buku berjudul “Pengelolaan Sumberdaya Air Terpadu†berisikan 6 (enam) chapter terkait pengelolaan sumberdaya air terpadu. Chapter pertama berjudul “Paradigma Pengelolaan Sumberdaya Airâ€, merupakan chapter yang memayungi chapter-chapter berikutnya, yaitu Pengolahan Data Hujan, Metode Analisis dan Potensi Air Permukaan, Metode Analisis dan Potensi Airtanah, Kualitas Air, dan Kebutuhan Air.Air tawar di bumi hanya memiliki persentase sebesar 2,5% yang terdistribusi sebagai air sungai, air danau, airtanah, dan lainnya. Di samping itu, ketersediaan air bersifat dinamis dari waktu ke waktu, dengan kuantitas yang berbeda-beda antardaerah yang satu dengan daerah yang lain, sehingga sangat diperlukan pengelolaan air agar kuantitas dan kualitas tetap terjaga. Chapter 1 (satu) membahas mengenai paradigma pengelolaan sumberdaya air telah bergeser dari air sebagai benda sosial menjadi air sebagai benda ekonomi yang memiliki fungsi sosial.Hujan merupakan salah satu komponen penting dalam mempelajari siklus hidrologi. Jatuhnya air di permukaan bumi akan mengawali berbagai macam proses, seperti erosi, sedimentasi, intersepsi, overlandflow, runoff dan berbagai proses lain yang mengikutinya. Mempelajari hujan akan bersinggungan dengan tata cara dalam memperoleh data hujan yang baik. Data hujan yang baik dapat diperoleh dengan memperhatikan komponen alat dan metode yang tepat untuk menentukan jaringan stasiun hujan. Chapter 2 (dua) buku ini akan menjelaskan mengenai jenis-jenis intrumen pencatat hujan, pencatatan data hujan, penentuan jaringan stasiun hujan, distribusi spasial hujan, keterkaitan hujan dengan lingkungan, pemanenan air hujan untuk berbagai keperluan dan beberapa penelitian terkait alisis data hujan untuk identifikasi anomali atau perubahan cuaca dan iklim. Lebih lanjut bagian hujan yang menjadi air permukaan, akan dibahas pada chapter 3 (tiga) mengenai berbagai komponen yang membentuk air permukaan, posisinya dalam siklus hidrologi. Berbagai cara perhitungan debit dijelaskan di sini termasuk debit rancangan dan debit andalan. Selain itu, masalah dan tantangan dalam pengelolaan air permukaan juga disinggung pada chapter ini. Chapter 4 (empat) membahas mengenai bagian hujan yang menjadi air tanah, jenis-jenis akuifer, potensi, pengelolaan, dan tantangan dalam pengelolaan air tanah.Terkait bahasan pada chapter sebelumnya, maka akan muncul bahasan mengenai pentingnya kualitas dan isu kebutuhan air yang dalam buku ini dibahas pada chapter 5 dan chapter 6. Chapter kelima berjudul Kualitas Air. Kualitas air dikemas dengan bahasan dari sudut pandang yang berbeda. Chapter ini membahas tentang kualitas air dalam konteks pengelolaan sumberdaya air. Selain itu, di dalamnya dibahas pula faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas air dari sudut pandang geografi. Chapter ini juga dilengkapi dengan gambaran karakteristik kualitas air perairan alami, peruntukan air secara kualitas, serta permasalahan kualitas air yang terjadi di Indonesia.Bagian chapter keenam membahas tentang kebutuhan air. Pengelolaan sumberdaya air terpadu tidak terlepas dari pertimbangan besarnya pemanfaatan air di suatu wilayah. Kebutuhan air dibedakan berdasarkan jenis pemanfaatannya antara lain kebutuhan air untuk domestik, industri, pertanian, perikanan, dan peternakan. Besarnya kebutuhan air masing-masing pemanfaatan dipengaruhi oleh perkembangan industri dan teknologi. Perubahan besarnya kebutuhan air penting diketahui untuk perencanaan pemenuhan kebutuhan airnya, sehingga proyeksi kebutuhan air dilakukan. Proyeksi kebutuhan air yang berbasis spasial bermanfaat untuk menunjang pemenuhan kebutuhan air di suatu wilayah. Maka, pengelolaan sumberdaya air terpadu dapat dilakukan dengan tepat
Geologi dan Geomorfologi Indonesia
Gugusan kepulauan Indonesia merupakan bagian permukaan bumi yang paling ruwet. Sejak permulaan sejarahnya, tenaga endogen sangat aktif di daerah ini. Oleh sebab itu, kepualuan Indonesia merupakan obyek ekstrim yang menarik perhatian geolog untuk mempelajari tektogenesis dalam hubungannya dengan gejala-gejala endogen seperti pergeseran litosfer, aktivitas vulkanisme, gempa bumi, dan penyimpangan keseimbangan isostatik. Bahkan Cloos dalam bukunya yang berjudul Einfuhrung in die Geologie tahun 1936 telah menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu daerah penting di planet bumi untuk mempelajari evolusi geologis yang fundamental (Bemmelen, 1970:4). Menurut Stauffer selama satu abad kurang lebih 1.000 ahli geologi telah mengunjungi Indonesia.Pemahaman dan kajian tentang kondisi geologis dan geomorfologis Indonesia serta daerah atau kawasan tertentu memberikan pengetahuan akan arti potensi dan kendala-kendala yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Buku yang ada pada genggaman Anda ini mengungkapkan tentang kondisi geologis Indonesia baik secara umum maupun secara terpilih daerah tertentu yang dianggap penting bagi mahasiswa untuk kajian tertentu seperti kegiatan kuliah kerja lapangan