4351 research outputs found
Sort by
NYERET BAGI ORANG JAWA (KAJIAN SERAT ERANG-ERANG)
Satu diantara sekian banyak naskah kuna Jawa warisan nenek moyang adalah Serat Erang-Erang karya R. Ng. Wirapustaka. Kata 'Erang-Erang' berarti 'larangan' atau 'peringatan'. Serat Erang-Erang berisi lima belas cerita yang mengisahkan kehidupan para penghisap candu, yang dalam istilah Jawa disebut Nyeret. Candu adalah hasil olahan dari opium( Jawa= Apiyun), yakni getah yang diambil dari buah papaver somniferum. Opium merupakan sumber obat bius yang didalamnya tercakup pula morphine dengan turunannya atau bentukannya yang dinamakan heroin yang pada masa sekarang termasuk dalam golongan narkoba
Pancasila Dalam Perspektif Hukum: pandangan terhadap Ancaman :The Lost Generation"
Upaya untuk menggantikan Pancasila sebagai ideologi negara oleh ideologi atheis atau marcisme dan agama tertentu merupakan ancaman bahaya laten Indonesia. Tak urung, pemerintahan orde lama, orde baru dan orde reformasi 1998 yang seharusnya mengamalkan Pancasila dan UUD 1985 secara murni dan konsekuen juga gagal. Bahkan di era reformasi ini, kata seputar Pancasila, khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa semakin hening diwawancara dalam diskursus publik. Bukan tanpa alasan ketika sebagian masyarakat merasa cemas jiika Pancasila hilang dari ingatan kolektif generasi muda
Sejarah intelektual
Sejarah intelektual sebagai studi tersendiri muncul di Eropa pada awal abad ke-20. Sejarah intelektual lebih menekankan pada pemikiran, ide-ide, atau nilai-nilai yang berpengaruh dalam kehidupan umat manusia dari masa kuno hingga dewasa ini.Sejarah intelektual yang akan dibahas dalam buku ini antara lain: munculnya sejarah intelektual, feodalisme dan ideologi tradisonal, pemikiran modern, ideologi modern, perkembangan ideologi modern, peradaban Barat dan Timur, perkembangan IPTEK dan pengaruhnya. Untuk lebih memperkaya konseptualisasi mengenai sejarah intelektual, dalam buku ini dilampirkan dua tulisan dari pakar sejarah Indonesia, yaitu tulisan Sartono Kartodirdjo dan Kuntowijoyo
Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah
Suatu penulisan sejarah membutuhkan buku pegangan metodologi sejarah, bila penulis ingin mempertanggungjawabkan karyanya secara ilmiah. Hingga kini di Indonesia, kita belum memiliki buku pegangan metodologi sejarah yang ditulis asli dalam bahasa Indonesia. Baru sekarang inilah (1992) pakar sejarah kita, Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo yang sejak tahun 1950-an memelopori studi sejarah Indonesia dengan pemikiran-pemikiran baru, dan sejak tesisnya pada tahun 1966 memelopori penulisan sejarah Indonesia gaya baru, kembali menunjukkan kepeloporannya dengan menulis buku metodologi sejarah dengan judul Pendekatan llmu Sosial dalam Metodologi Sejarah.Yang menonjol dalam buku ini ialah pergeseran penekanan dari kaidah historiografi konvensional dengan titik berat bidang politik, menuju ke historiografi gaya baru dengan pendekatan ilmu-ilmu sosial. Ilmu sejarah tetap merupakan ratu, tetapi kini memperoleh bantuan dari ilmu-ilmu sosial hingga penulisan lebih bernuansa (sosial, ekonomis, antropologis, atau kultural) dan memiliki kedalaman, tidak hanya "datar".Para peminat sejarah, khususnya mereka yang berkecimpung dalam dunia pendidikan jurusan sejarah, para mahasiswa maupun para dosen, perlu memiliki dan mempergunakan buku pegangan ini
Handbook Resolusi Konflik
Buku ini dimaksudkan untuk mereka yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang proses-proses yang terlibat dalam konflik dan pengetahuan mereka tentang bagaimana mengelola konflik secara konstruktif. Ia menyediakan dasar-dasar teoritis yang menyoroti proses-proses psikologis sosial mendasar yang terlibat dalam memahami dan mengelola konflik di semua tingkatan: antar-individu, antar-kelompok, organisasi, dan internasional.Handbook Resolusi Konflik dibagi menjadi beberapa bagian Bab pendahuluan memberikan contoh-contoh konflik nyata dan menunjukan jenis-jenis pertanyaan yang mungkin kita hadapi untuk memahami apa yang sedang terjadi dalam konflik. Ia juga berisi sejarah singkat studi konflik, dari perspektif psikologi sosial, dan mununjukan jenis-jenis pertanyaan yang telah dan sedang ditangani. Bagian Satu sampai Empat menyajikan ide-ide teoritis yang telah dikembangakan (terutama di bidang psiokologi sosial) yang berguna dalam memahami proses konflik serta dalam membantu orang-orang untuk belajar mengelola konflik mereka secara konstruktif. Bagian Lima mendiskusikan konflik-konflik yang sulit: kekerasan, konflik moral, isu agama, hubungan antara hak asasi manusia dan konflik. Bagian Tujuh berkaitan dengan praktek. Yang menyajikan Model Colema-Raider untuk pelatuhan dalam resolusi konflik yang konstruktif, metode baru yang dikembangkan untuk mengelola konflik dalam organisasi, terakhir, Bagian Delapan, melihat ke masa depan: menyajikan kerangka kerja pemikiran mengenai penelitian tentang pelatihan resolusi konflik.Handbook Resolusi Konflik dapat diakses dan berguna untuk berbagai kelompok yang mempunyai kepentingan dalam pengelolaan konflik yang konstruktif: para sarjana dan mahasiswa pascasarjana, serta profesor mereka, dalam sejumlah bidang akademis seperti psikologi, pendidikan, hukum, studi sosial, dan kesehatan
Hukum Lingkungan Perspektif global dan nasional
Salah satu "kunci" keberhasilan pengelolaaan linkungan adalah dilaksanakan dan di tegakkan prisip dasar, asas, tujuan dan norma hukum lingkungan secara baik. Berbagai kasus lingkungan terjadi pada tingkat global maupun nasional, membuktikan lemahnya pemahaman terhadap substansi hukum lingkungan secara komprehensif.Buku ini berisi penjelasan secara komprehensif tentang konsep-konsep lingkungan dan permasalahannya, perkembangan kesadaran dan kebijakan lingkungan, perkembangan hukum lingkungan global dan kebijakan lingkungan, perkembangan hukum lingkungna global dan nasional dan perkembangan peraturan perundang-undangan lingkungan ( dari masa kolonial hingga sekarang). Buku ini juga secara sistematis mengulas konsep, teori , asas dan norma hukum lingkungan yang meliputi aspek hukum administrasi , hukum pidana dan perdata, serta penegakan hukumnya. Tak hanya itu , berbagai kritik dan solusinya baik dari sisi pengaturan maupun penegakan hukumnya juga di ulas secara mendalam
Pengantar Sosiologi Dakwah
Sosiologi dakwah merupakan salah satu matakuliah yang diajarkan di perguruan tinggi negeri maupun swasta, memberikan pemahaman kepada mahasiswa; untuk mengungkap masalah sosial yang terjadi pada masyarakat modern dan tradisional yang terkait dengan masalah dakwah, dan upaya yang dilakukan pelakudakwah dalam memberikan solusi terhadap masalah sosial dengan menggunakan pendekatan Teori Sosiologi dan Al-Quran maupun Hadis.Matakuliah Pengantar Sosiologi Dakwah membuka tabir dan memberikan solusi terhadap masalah sosial yang selama ini membelenggu kehidupan masyarakat. Ada beberapa hal yang dilihat terkait dengan Sosiologi Dakwah di antaranya isu-isu dakwah global dan klasik yang terkait perubahan sosial, konflik, keberagamaan, budaya, ekonomi, politik, kesehatan sosial, kemiskinan, dan teori-teori sosial. Solusi langkah strategi yang dilakukan pelaku dakwah agar masalah sosial dapat teratasi dengan cepat, yakni lewat media yang digunakan, materi yang menzaman, dan pendel<atan persuasifyang menarik.Tujuan utama buku Pengantar Sosiologi Dakwah untuk memberikan solusi terhadap masalah dakwah yang muncul di tengah masyarakat plural, sehingga dalam merealisasikan dakwah para dai (pelaku dakwah), rnadu (objek dakwah), rnaddah (materi dakwah), wasilah (media dakwah), thariqah (metode), dan atsar (efek dakwah) terjadi kombinasi, sehingga dakwah dapat tercapai dengan baik. Sebab arah tujuan dakwah berangkat dari kondisi masyarakat dan hasilnya juga akan memberikan manfaat terhadap kemajuan masyarakat
The Great Disruption: Hakikat manusia dan rekonstitusi tatanan sosial
Sebuah buku penting bagi mereka yang tertarik pada bagaimana lanscape kebudayaan manusia, terutama di Amerika, telah mengalami pergeseran besar selama tiga dekade terakhir dalam struktur sosialnya; kriminalitas berkecamuk, kepercayaan menipis, keluarga berantakan dan individualisme mengalahkan komunitas. Pergeseran besar tersebut disebut Francis Fukuyama The Great Disruption. Telahkah ini mengoyak-ngoyak bangunan masyarakat Amerika sehancur-hancurnya? Fukuyama menjawabnya melalui cermatan dan penggambaran dengan artikulasi yang lugas dan menawarkan pandangan-pandangannya yang unik dan provokatif. Dalam karya brilian nan mendalam tentang analisis moral, sosial dan ekonomi ini, Francis Fukuyama menunjukkan bahwa meskipun tatanan lama telah hancur, saat ini sebuah upaya untuk merumuskan kembali sifat dasar manusia dan tatanan sosial baru tengah berlangsung. The Great Disruption menempa sebuah model baru menuju keniscayaan The Great Reconstruction. Karya ini menjadi bukti lebih lanjut keluasan wawasan dan kecakapan penulisnya.Sebuah cermatan mengesankan atas perubahan sosial dramatis kurun 1900-an. Tidak mengherankan , Francis Fukuyama-lah penulisnya. Dengan begitu elegan, ia memaparkannya untuk kita. Ia mengemukakan banyak pertanyaan yang sangat mungkin merubah agenda debat publik. Sementara kita masih memperbincangkan The End of History, Fukuyama telah kembali mengundang kita menelaah The Great Disruption. Alan Ehrenhalt, The Wall Street JournalBuku ditulis dengan kejernihan yang menggiurkan, dengan referensi literatur yang begitu luas dan variatif. Jelas ini pasti membuat seseorang berpikir dengan cara baru tentang prospek masyarakat pos industri.. -Charles Murray, Commentar