4351 research outputs found
Sort by
Metodologi penelitian sosial disertai aplikasi SPSS for Windows
Pada penerbitan buku ini, penulis mencoba untuk memberikan deskripsi mengenai pengaruh positivistik terhadap proses penelitian didalam studi ilmu-ilmu sosial, seperti ilmu komunikasi, ilmu Administrasi Negara, Ilmu Politik, Antropologi dan Sosiologi. Secara garis besar buku ini membahas keberadaan metodologi penelitian sosial yang disesuaikan dengan perkembangannya saat ini, seperti analisis hipotesis deduktif sebagai trendsetter di banyak penelitian sosial, kaitan antara aplikasi statistik terhadap penelitian sosial dalam penarikan analisis dan interpretasi hasil penelitian, termasuk uji hipotesis dan menjelaskan langkah dan prosedur yang harus ditempuh mengenai aplikasi SPSS For Windows. SPSS for Windows merupakan salah satu piranti lunak (software) yang paling popular digunakan oleh para peneliti. Piranti ini relative mudah untuk digunakan, utamanya untuk mengolah data statistika deskriptif dalam lingkungan grafis. Penggunaan menu deskriptif dari SPSS for Windows dan tampilan kotak dialog, adalah salah satu kemudahan yang menuntun peneliti di dalam proses pengolahan data. Buku ini mencoba menguraikan berbagai rancangan percobaan penelitian dalam Ilmu-ilmu Sosial, dengan harapan pada tahap lanjut seorang peneliti dapat menyusun analisis dan interpretasi data untuk dikembangkan menjadi generalisasi empiris. Pada sisi lain penulisan buku ini mencoba mengkombinasikan antara pengetahuan Metode Penelitian Sosial, Statistika, dan aplikasi SPSS For Window
Lahan Gambut : Pengembangan, Konservasi, dan Perubahan Iklim
Masalah gambut mendapatkan perhatian serius seiring dengan semakin kuatnya isu perubahan iklim dan pemanasan global. Lahan gambut sebuah ekosistem alami bernilai tinggi karena mempunyai keanekaragaman hayati, sebagai pengatur iklim, dan tempat bergantungnya hidup jutaan penduduk. Pembukaan lahan gambut, pengatusan berlebih, dan kebakaran yang sering terjadi dinilai sebagai penyumbang emisi gas rumah kaca, seperti CO2, CH4, dan N2O yang menjadi “bom waktu†bagi lingkungan dalam 50-100 tahun mendatang. Komitmen Indonesia pada dunia secara sukarela merencanakan penurunan 26% dan sampai 41% emisi gas rumah kacanya dengan bantuan negara lain sampai pada tahun 2020, di antaranya 9,5-13% dari lahan gambut memerlukan rencana dan program aksi.Namun di sisi lain, dorongan pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian dan perkebunan semakin pesat seiring dengan kondisi nasional dan lingkungan strategis. Kondisi “lapar tanah†akhir-akhir ini semakin dirasakan karena konversi lahan, kebutuhan pangan dan energi untuk penduduk yang lebih seperempat milyar. Dorongan kuat dari investor dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan gambut yang lama tidur untuk perkebunan sawit bagi pemerintah daerah dipandang merupakan peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah dan masyarakat yang sebagian besar tergolong miskin. Rangkaian pengembangan lahan gambut di Kalimantan, Sumatra, dan Sulawesi memberikan pembelajaran sangat baik. Pemanfaatan gambut dimulai sejak program kolonisasi tahun 1930-an, program transmigrasi pada tahun 1970 1995-an, Proyek PLG Sejuta Hektar pada tahun 1995-1999 di Kalimantan Tengah dilanjutkan Percepatan Rehabilitasi dan Revitalisasi kawasan PLG Sejuta Hektar pada tahun 2007-2011 memberikan banyak catatan penting tentang gambut. Pengembangan lahan gambut memerlukan basis saintifik dan teknologi yang mumpuni dan sejatinya mengikuti kaidah-kaidah “pengelolaan lahan gambut berkelanjutanâ€. Pemahaman tentang perilaku lahan gambut dan perubahan-perubahan pascareklamasi serta pemanfaatan kearifan lokal sebagai sumber informasi empirik merupakan kunci utama dalam menyiasati kendala dan meraih keberhasilan pengusahaan lahan gambut yang berkelanjutan
Sanggar Seni Tradisi Sebagai Wahana Pewarisan Budaya Lokal Padepokan Tjipta Boedaja Tutup Ngisor Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang
Padepokan Tjipta Boedaja di Dusun Tutup Ngisor merupakan salah satu oase masyarakat untuk mempelajarai kesenian tradisional. Sebagai sebuah lembaga kesenian tradisional, tidak mudah menjaga keberlangsungan lembaga di tengah terpaan berbagai macam faktor dari luar maupun rong-rongan berbagai faktor dari dalam. Tjipta Boedaja nyatanya berhasil meminimalisir berbagai macam faktor itu berbekal nilai-nilai yang dipegang teguh secara inovasi yang dilakukan oleh penerusnya.Tulisan yang disusun dari data primer maupun sekunder ini bertujuan untuk mendiskripsikan 'kekuatan-kekuatan' padepokan Tjipta Boedaja sebagai sebuah lembaga kesenian tradisional. Deskripsi-deskripsi dalam tulisan ini mencoba meneropong nilai-nilai yang terkandung dalam aspek-aspek kelembagaan, pendanaan, mekanisme keanggotaan, model transmisi nilai, jejaring, inovasi dan penembangan, dan pementasan.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor historis cukup berpengaruh terhadap kuatnya eksistensi padepokan. Secara kelembagagaan padepokan Tjipta Boedaja memiliki kekuatan dalam hal pengaturan dan pengelolaan pendanaan, mekanisme keanggotaan, kejelasan model tranmisi nilai, jejaring, inovasi, dan pengembangan, dan pementasan
Reformasi dan Jatuhnya Soeharto
Runtuhnya kekuasaan Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998 merupakan klimaks gerakan reformasi yang dipicu krisis ekonomi yang berkembang menjadi krisis multidimensi. Namun kini, setelah berjalan 14 tahun, apa yang dijanjikan gerakan perubahan itu belum juga sepenuhnya terwujud. Bermacam bentuk kolusi, korupsi, nepotisme, masih berlangsung di mana-mana, seperti sediakala.Ke manakah mereka yang dulu dengan lantang memekikkan reformasi? Juga, apakah yang disuarakan saat itu adalah reformasi dalam arti sesungguhnya? Atau, kata itu sejatinya hanyalah â€jargon†yang digunakan sebagai bagian dari bahasa politik para petualang politik?Dalam bukunya ini pakar komunikasi Basuki Agus Suparno berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, dan pertanyaan-pertanyaan lain soal gerakan reformasi yang nyatanya tak banyak membawa perubahan. Secara khusus ia memaparkan adanya pertarungan kepentingan yang terwujud dalam penggunaan bahasa politik dari aktor-aktor politik yang mengatasnamakan reformasi
Pembangunan Wilayah:Persepektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan
Makna pembangunan yang pernah dipikirkan Adam Smith dan Keynes kala itu tentu berbeda dengan mainstream ekonomi kesejahteraannya Amartya Sen yang menekankan perlunya pembangunan yang inheren dengan kebebasan berpolitik di dalam demokrasi. Dewasa ini, makna pembangunan lebih bersifat komprehensif dan holistik serta cenderung merujuk pada kualitas, seperti tampak dalam buku ini bahwa pembangunan wilayah yang dimaksud bukan hanya dalam arti fisik geografis semata, namun mencakup juga integrasi dari aspek-aspek sosial dan lingkungan. Juga, di dalamnya, dimasukan konsep-konsep perlindungan sosial ekonomi, efisiensi mekanisme pasar, dan perbaikan sistem kelembagaan. Seberapapun canggihnya perencanaan pembangunan tanpa dukungan dan pertisipasi masyarakat, keberhasilan pembangunan hanya imajinasi belaka. Buku ini menarik untuik dibaca, karena di dalamnya memuat kasusu Indonesia
Sistem Administrasi dan Manajmen Sumber Daya Manusi Sektor Publik Dalam Perspektif Otonomi Daerah
Sejak diberlakukannya kebijakan otonomi daerah (desentralisasi), banyak terjadi perubahan dalam administrasi dan manajemen kepegawaian, dan perubahan ini membawa implikasi yang sangat luas bagi pelaksanaan tugas aparatur di daerah. Perubahan yang sangat mendasar adalah kewenangan yang diberikan pemerintah kepada kepala daerah (gubernur, bupati/walikota) yang sangat besar berkenaan dengan pengelolaan kepegawaian di daerah, mulai dari pengangkatan, promosi dalam jabatan, kenaikan pangkat, hingga kepada pemberhentian pegawai. Kewenangan yang besar tersebut diharapkan akan membantu kelancaran keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah, karena sumber daya manusia aparatur (PNS) di daerah merupakan ujung tombak dalam implementasi kebijakan otonomi daerah. Namun demikian kenyataan menunjukkan bahwa setelah lebih dari satu dasawarsa pelaksanaan otonomi daerah, banyak terjadi penyalahgunaan wewenang oleh kepala daerah, diantaranya adalah pengangkatan tenaga honorer yang terkesan asal-asalan (tidak memiliki standar dan kompetensi), pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan promosi jabatan yang banyak terimplikasi pada praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dan pengangkatan pejabat yang tidak memiliki kualifikasi dan kompetensi (seringkali hanya didasarkan pada keterlibatan seseorang dalam tim sukses pemilihan kepala daerah)
Proses Perencanaan Wilayah dan Kota
Isi buku ini merupakan pendokumentasian penulis dari bahan-bahan kuiah yang selama ini disamaikan di kelas Program Studi PWK Universitas Gajah Mada. Penjabaran materi buku ini dimulai dari pengertian apa itu proses perencanaan wilayah dan kota hingga proses penyusunan rencana partisipatori. Buku ini juga dilengkapi dengan indeks dan ilustrasi yang dapat mempermudah pembaca dalam mencari kata dalam bacaan, serta adanya ilustrasi juga memudahkan pembaca untuk memahami setiap paragraf
Menyimak :Keterampilan Berkomunikasi yang terabaikan
Kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu faktor yang paling menentukan keberhasilan kita. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi yaitu dengan meningkatkan kemampuan menyimak. Menyimak merupakan keterampilan untuk memperhatikan dan memahami pikiran, ide serta emosi orang lain secara lebih akurat. Pentingnya peranan menyimak bukan saja karena ia bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi, tetapi juga karena ia menempati ruang paling besar dalam aktivitas komunikasi. 50% aktivitas komunikasi didominasi oleh menyimak. Orang yang memiliki kemampuan menyimak secara aktif akan lebih siap menghadapi situasi apa pun dibandingkan dengan orang yang tidak memilikinya. Keterampilan dalam menyimak akan membuat kita menyadari sepenuhnya keberadaan diri kita dan orang lain. Buku ini selain memperkaya cakrawala pengetahuan kita bahwa ternyata keterampilan berkomunikasi itu tidak hanya mencakup keterampilan menyampaikan pesan, tetapi juga meliputi keterampilan menerima pesan. Buku ini mengetengahkan pentingnya menyimak dan memberikan tips praktis serta teknik yang dapat membantu kita menyimak secara aktif dan efektif