4351 research outputs found
Sort by
Dasar-dasar ilmu hukum administrasi negara
Buku ini berupaya untuk menguraikan dasar-dasar ilmu hukum administrasi negara dan mencari jawaban yang substansial bagi tegaknya materi hukum administrasi dalam negara hukum modern demokratis yang hadir dalam masyarakat
Strategi pembelajaran geografi
Buku ini memuat berbagai macam pengertian tentang pengajaran dan strategi yang dapat digunakan oleh para pendidik maupun calon pendidik dlam mengajarkan geografi kepada siswa. Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan ajar maupun panduan yang mumpuni
Media relations: Sarana membangun reputasi organisasi
Keberhasilan media relations adalah bagaimana memahami profesi wartawan, cara kerja media, kepentingan media dan masyarakat serta kemampuan praktisi public relations dalam menulis, menyajikan isu dengan nilai berita yang tinggi
Menjadi guru yang efektif: Bagaimana mencapai pengembangan baru melalui membaca dan menulis
Buku ini meletakkan tantangan terpenting dalam decade ini, tidak hanya bagi pendidik, tetapi juga setiap warga. Apakah kita akan memilih memasuki “era efektivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya†atau akankah kita menyerah pada suara sirene yang mengutarakan ancaman yang sama? Kita tahu bagaimana menciptakan perkembangan dalam pencapaian dan keadilan dalam pendidikan. Hal yang menjadi pertanyaan hanyalah apakah kita memiliki keberanian politis dan pribadi untuk melakukannya. Dengan mengombinasikan hasil penelitian yang menarik dan bukti nasional yang berlimpah, kata-kata Mike Schmoker akan mengagetkan dan memprovokasi setiap pendidik, pemimpin, staf pengembangan, orang tua, dan pembuat kebijakan. Kita semua berbagi tanggung jawab untuk keberadaan kita hari ini, dan kita harus mencamkan peringatan dari Schomker dan visinya akan masa depan yang mendorong
Pengantar filsafat geografi
Filsafat, paradigma dan metodologi saling terkait erat. Filsafat memikirkan hakikat suatu ilmu sebagai suatu keseluruhan, termasuk cakupan dan sifat kajian, pendekatan dan sasarannya serta cara-cara yang seharusnya dipakai. Paradigma yang berakar pada filsafat dan pendekatan ilmu merupakan hasil pengembangan paham atau pandangan dasar tertentu yang memberi corak tersendiri dalam praktek operasional ilmu yang bersangkutan. Metodologi memikirkan dan mempertimbangkan cara kerja dan cara penjelasan suatu ilmu. Cara-cara kerja yang dikembangkan tak akan lepas dari kaitannya dengan filsafat yang mendasarinya serta paradigma yang memberi corak tersendiri dalam pengembangan ilmu yang bersangkutan.Geografi sebagai disiplin (ilmu) berkepentingan untuk memberi penjelasan dan prediksi. Dalam proses penjelasan filsafat berperan menilai secara kritis tujuan penjelasan dan bagaimana tujuan itu dapat dicapai. Teori dipakai untuk memberi dasar-dasar penjelasan. Sebagai contoh: teori-teori keruangan seperti teori tempat yang sentrai dan teori lokasi merupakan dasar-dasar bagi penjelasan mengenai distribusi keruangan, interaksi keruangan, dan organisasi keruangan
Filsafat moral Jawa Seh Amongrogo dalam Serat Centini (Sumbangannya bagi pendidikan karakter)
Buku ini merupakan hasil penelitian disertasi yang berjudul Filsafat Moral dalam Serat Centhini melalui Tokoh Seh Amongraga, Sumbangan bagi Pendidkan Karakter, setelah melalui pertimbangan dan penyesuaian isi, dalam buku ini judulnya disesuaikan menjadi Filsafat Moral Jawa Seh Amongraga dalam Serat Centhini, Sumbangannya bagi Pendidikan Karakter. Penulis merasa gampang ketika memutuskan untuk mengambil objek material Serat Cethini sebagai kajian penelitian, karena Serat Centhini merupakan karya besar pada sastra jawa baru dan telah di kenal oleh masyarakat luas dalam dan luar negeri. Nama besar dalam Serat Centhini menyebabkan kegamangan penulis, jangan-jangan hasil kajian dalm disertai ini tenggelam dalam kebesaran Serat Centhini. Penulis berkeyakinan, sekecil apapun kajian dalam disertai ini pasti ada manfaatnya
Psikologi Komunikasi
Ruang lingkup materi isi buku ini adalah tentang perspektif psikologi terhadap komunikasi. Jika psikologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari proses mental dan perilaku manusia, maka komunikasi sebenarnya adalah salah satu bentuk perilaku itu, yaitu perilaku dalam memproses dan memaknai simbol/pesan.Secara lebih detil di dalam buku ini dibahas tentang karakteristik manusia menurut psikologi, faktor-faktor (yang mempengaruhi) perilaku manusia, psikologi dalam sistem komunikasi intrapersonal, psikologi dalam sistem komunikasi interpersonal, psikologi dalam sistem komunikasi kelompok, psikologi komunikator, psikologi pesan, motivasi dan komunikasi, faktor-faktor reaksi khalayak pada media massa, efek kognitif dan afektif media massa, karakteristik saluran komunikasi, dan karakteristik khalayak.Manfaat yang diperoleh setelah membaca materi/isi buku ini adalah, bahwa jika suatu saat pesan-pesan yang kita sampaikan kepada seseorang dimaknai berbeda dari apa yang kita maksudkan, maka kita segera mengerti ada “masalah” dengan psikologi orang tersebut. Dengan perkataan lain, komunikasi tidak berlangsung tidak efektif karena ada “masalah” dengan psikologi, baik pada diri komunikator maupun komunikan, atau pada kedua belah pihak. Oleh karena itu, hikmah/pelajarannya adalah, pahami dulu psikologi baru kemudian Anda berkomunikasi
Collecting and interpreting qualitative materials
This book is the third of three paperback volumes taken from The SAGE Handbook of Qualitative Research, Fourth Edition. It introduces the researcher to basic methods of gathering, analyzing and interpreting qualitative empirical materials. Part 1 moves from narrative inquiry, to critical arts-based inquiry, to oral history, observations, visual methodologies, and autoethnographic methods. It then takes up analysis methods, including computer-assisted methodologies, focus groups, as well as strategies for analyzing talk and text. The chapters in Part II discuss evidence, interpretive adequacy, forms of representation, post-qualitative inquiry, the new information technologies and research, the politics of evidence, writing, and evaluation practices
Sosiologi Sastra : Studi, Teori, dan Intepretasi
Dewasa ini banyak sekali karya-karya akademis yang bersinggungan dengan sosiologi sastra. Namun perlu kita ketahui bahwasannya dalam menyelami—sosiologi sastra yang dapat dikatakan sebagai anak kandung dari fenomena maupun noumena sosial budaya—diperlukan suatu pemahaman yang utuh, sehingga tugas sastra sebagai salah satu “poros dinamika sosial budaya” dapat ditunaikan.Atas dasar itulah buku Sosiologi Sastra ini kami terbitkan, dan mungkin akan “berseteru” dengan buku-buku lain dengan tema serupa. Namun tentu saja buku Sosiologi Sastra ini memiliki ciri khas dan menawarkan pembahasan yang lebih mendalam. Sehingga dengan buku ini diharapkan pemahaman pembaca akan studi sosiologi sastra lebih komprehensif