Majalah Geografi Indonesia
Not a member yet
    419 research outputs found

    Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga

    No full text
    Fenornena penduduk Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tingkat kepadatan peringkat kedua sesudah DKI Jakarta, mempunyai keadaan denlograji yang balk. Bila dibandingkan dengan propinsi lainnya mempunyai angka-angka kelahiran, kematian dart•erturnbuhan penduduk yang lebih rendah, sedang harapan hidup pendudulaiya lebih tinggi. Namun keadaan sosial ekonominya belum dapat seperti yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengetahui seberapa banyak institusi pemerintah dan rnasyarakat ikut berperan dalam GKBN dan PKS, b) ingin mengetahui prevalensi akseptor KB, alat kontrasepsi yang digunakan, dan pentahapan KS, yang didasarkan data sekunder, wenvancara, dan perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institusi yang banyak berpengaruh terhadap GKBN & PKS, terutama pelayanan KB dari dokter dan bidan, sedang PPKBD dan dasawisma untuk memotivasi dan mengajak menjadi akseptor barn. Prevalensi akseptor KB sudah memenuhi sasaran. Alat kontrasepsi yang digunakan MKE sedikit diatas Non MKE, MKE terutama AKDR dan Non-MKE terutama suntik. Pembangunan KS dalam praktek KB untuk yang tidak membayar terutama KS tahap Pra Sejahtera dan KS-I. Proporsi keluarga Pra-Sejahtera dan KS-I ada penurunan, sebaliknya ada kenaikan. Hal ini menunjukkan keberhasilan pada pembangunan KS. Sebagaimana dengan krisis yang masih berlangsung, maka keberhasilan tersebut menjadi kurang berarti karena harga kontrasepsi menjadi maha

    Perilaku Masyarkat Permukim Kawasan Hutan Lindung di Kabupaten Kulon Progo

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu model pemikiran dasar tentang hubungan kausal antara manusia dengan alam lingkungan. Model yang digunakan adalah pendekatan perilaku (behavioural approaches) dengan dasar teori Persepsi Lingkungan dan Perilaku Masyarakat (enviroment perception and behaviour). Dalam konteks ini diaplikasikan pada perilaku masyarakat pemukim di kawasan hutan dataran rendah berfungsi lindung di dua desa yang berbeda aksesibilitasnya yaitu desa Hargowilis dan desa Sendangsari Kabupaten Kulon Progo. Metode yang dipergunakan adalah metode survei dengan menggunakan sampel responden yang dipilih secara acak sederhana pada masing-masing desa sebanyak 40 orang, atau jumlah total 80 orang sampel responden. Analisis data menggunakan Label frekuensi untuk hal-hal umum dan karakteristik responden, sedangkan pembuktian hipotesis menggunakan analisis korelasi parsial product moment dan koefisien korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur dasar yaitu sistem natal sosio budaya yang didukung oleh unsur pendidikan dan unsur pendorong yang berupa informasi atau penerangan tentang sumberdaya hutan lestari (konservasi) berpengaruh terhadap variasi perilaku masyarakat pada sumberdaya hutan yang bermakna pelestarian atau konservasi di dua desa yang berbeda aksesibilitasnya. Perilaku masyarakat pada desa berakses rendah (Hargowilis) terhadap sumberdaya hutan bermakna pelestarian sangat dipengaruhi oleh faktor kondisi fisik lingkungan yang sulit dan terisolir. Disamping itu juga faktor pendidikan yang rendah serta penerangan yang kurang menyebabkan daya penalaran masyarakat rendah. Sebagai akibatnya masyarakat berperilaku permisif negatif terhadap keselamatan sumbedaya hutan lestari karena nilai sosio budaya masyarakat secara lokal condong berorientasi pada kebersamaan dan solideritas dalam menghadapi keadaan. Sebaliknya di desa Sendangsari yang berakses tinggi karena daya penalarannya lebih balk yang disebabkan oleh faktor pendidikan, dan ditopang oleh peran adat dan religi lokal yang mona unsur keagamaan terdapat di dalamnya ternyata mampu berpengaruh pada masyarakat untuk bersikap don berperilaku positif terhadap sumberdaya hutan yang lestari

    Dampak Hidrologis Pembangunan Waduk Kotapanjang terhadap Kompleks Candi Muara Takus di Riau

    No full text
    Perusahaan Listrik Negara (PLN) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kotopanjang Riau dengan membendung Sungai Kampar di Muara Lahat luas genangan direncanakan 124 km2 pada elevasi 85 meter (dpal). Pembangunan waduk ini memindahkan penduduk sejumlah 4.886 KK dari daerah genangan di samping itu genangan tersebut akan menenggelamkan sebagian dari area situs Candi Muara Takus. Tujuan penelitian ini adalah (1) mempelajari dampak genangan terhadap bangunan candi; (2) mencari alternatif untuk nrenanggulangi dampak yang terjadi. Metode survai, observasi lapangan dan pendugaan geolistrik digunakan dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan diskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada 3 dampak hidrologis terhadap situs muara takus. (1) pada elevasi genangan 85 meter dpal akan menimbulkan air kapiler yang melernbabkan bangunan candi yang dibuat dari batubata. (2) air kapiler akan melembekkan lempung di bawah candi dan dasar candi akan melosok ke dalam tanah lempung (3) pada elevasi muka air waduk antara 83 in dpal dan 80 In dpal tebing sebelah barat yang berupa pasir kerikil dan pragmen batu akan mudah lepas dan longsor

    Errata: Kerangka Aset Rumah Tangga Miskin dalam Peristiwa Banjir Pasang Surut di Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang penghidupan rumah tangga miskin dalam konteks bencana banjir pasang surut di Kota Pekalongan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui aset dan (2) dampak banjir pasang surut terhadap aset. Penelitian ini menggunakan pendekatan descriptive exploratory dan field research yang dibahas secara deskriptif kualitatif dengan menguraikan aset rumah tangga miskin dan dampak banjir pasang surut terhadap aset. Pemanfaatan aset oleh rumah tangga miskin di Kecamatan Pekalongan Utara dilakukan sesuai mata pencaharian yang dimiliki yaitu sektor pertanian dan perikanan serta sektor industri, perdagangan, dan jasa. Sektor pertanian dan perikanan bergantung pada natural asset yaitu laut, sungai, dan lahan, sedangkan sektor industri, perdagangan, dan jasa bergantung pada physical asset yaitu rumah, alat transportasi, dan alat bekerja. Kerusakan kedua aset tersebut akibat bencana banjir pasang surut telah menghambat peningkatan kesejahteraan hidup.  ABSTRACT This study discusses the livelihoods of poor households in the context of tidal flood in Pekalongan City. The purpose of this study was (1) to know the assets and (2) to determine the impact of tidal flood to assets. This study used descriptive exploratory and field research approach which discussed in qualitative descriptive with outline of assets of poor households and the impact of tidal flood to assets. Utilization of assets by poor households in the Pekalongan Utara District done according owned livelihood that is agriculture and fisheries sectors as well as industry, trade, and services. Agriculture and fisheries rely on the natural assets of the sea, river and land, while the industrial sector, trade, and services depend on the physical asset of a house, transportation, and work tools. Damages to the two assets caused by flood tides have prevented an increase in welfare.

    Perkembangan Kualitas Sumberdaya Manusia Indonesia : Antara Harapan dan Kenyataan

    No full text
    Salah satu ciri pokok keadaan penduduk Indonesia adalah jumlah, yang cukup besar dengan laju pertumbuhan masih tinggi. Meskipun telah terjadi penurunan fertilitas dan mortalitas akan tetapi ketika hal ini belum berpengaruh terhadap perubahan struktur penduduk secara menyeluruh. Perubahan struktur dentografi yang ada Baru tramp& jelas pada kelompak untur 0 - 9 tahun. Pada saat mendatang jumlah pendudduk masih cukup besar dengan pertumbuhan penduduk masih tetap tinggi, meskipun tidak setinggi saat ini. Jumlah penduduk yang besar akan menguntungkan bila diikuti dengan kualitas yang memadai. Artinya aspek kualitas penduduk menjadi sangat penting agar jundah yang bcsarjidak menimbulkan nmsalah. Kualitas penduduk dapat dilihat dari berbagai aspek seperti pendidikan, pekerjaan, kesehatan, pendapatan dan pengeluaran. Dililrat dari pendidikan, sebagian besar penduduk masih berpendidikan rendah, kentudian dilihat dari lapangan, Janis dan status pekerjaan, sebagian besar pew-India yang bekerja produktivitasnya midair. Di bidang kesehatait, nu:skip:or tefah berhasil mengatasi berbagai kids pcnyakit yang ada, nannin scgcra muncid Janis pen yakit barer yang lebilt Relit dintasi. Tingkat pendapatan midair dan sebagian besar pcugeluaran untuk kebutuhan balms tnakan. Kualitas sumberdaya manusia Indonesia, dilihat dari indek mutu hidup maupun indek pembangunan manusia relatif masih rendah bila dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara. Terdapat perbedaan yang cukup berarti kualitas sumberdaya manusia menurut propinsi dan tempat tinggal desa-kota. Wilayah dengan jumlah penduduk besar, kepadatan penduduk tinggi dan pertumbuhan penduduk rendah, perkembangan kualitas sumberdaya manusianya relatif lambat. Dilihat menurut lokasi, kualitas sumberdaya Indonesia Bagian Timur jauh lebih rendah dari pada Indonesia Bagian Barat

    Kesempatan Kerja Sektor Informal Di Daerah Perkotaan, Indonesia (Analisis Pertumbuhan dan Peranannya) = Employment Opportunity in Informal Sector in the Urban Areas, Indonesia (The growth and role analysis)

    No full text
    This paper deals with employment opportunities in the urban areas of Indonesia. The informal sector is present in almost every city in this country. The existence of the informal sector is usually associated with the lack of labour absorption capacity of the formal (modern) sector. The informal sector serves as a buffer against the lack of formal employment opportunities and the consequent unemployment. Nearly one third of the working force in Indonesia cities work in the informal sector Those active in this sector usually are in the fully economically productive age brackets. The Informal sector can serve as a buffer power against the employment opportunity and unemployment. This can be seen from the fact that nearly one third of the working labour in cities work at the informal sector. Whereas, those who are engaged in the informal sector are at the fully productive age

    Daftar Isi

    No full text

    Beberapa Teori Dan Aplikasi Rumus Thornthwaite Untuk Menghitung Jumlah Cadangan Sumberdaya Air = Some theories and aplication of the Thornthwaite formula to estimate water resource potential

    No full text
    The aim of this paper is to introduce the aplication of Thornthwaite formula in stimating the potential of water resources in a certain part of Yogyakarta Special Region. By using the climatological data of that area, quantitatively the water resource potential can be immediately calculated and recognized. In this study, Parangtritis and its surroundings, were used as a model. Calculation of the water resource potential results in an average value of the water resource potential of 1,2 - 2 x 106 m3 /12,,n22 /yea

    Cover Depan

    No full text

    Peranan Analisis Regresi Untuk Analisis Wilayah Dan Analisis Geografi = The Role of Regression Analysis in Regional and

    No full text
    Regression analysis is a subset of the major group of multivariate analysis which is well-known in statistical analysis. Geographical analysis in general and regional analysis in particular frequently rely on multivariate analysis to study the interrelationship of spatially distributed variables within a region. Regression analysis is applied to investigate mutual correlations between one dependent variable and one or a set of independent variables. Computation of regression analysis is difficult to carry out by hand and the calculations increase tremendously with the number of variables and investigated cases. With the present availability of micro-computers and complete statistical software packages, regression analysis poses no longer a problem to the investigator. Relieved of computations problems, the investigator may pay his attention now fully to the selection and quality assessment of the variables entered into the analysis

    189

    full texts

    419

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Majalah Geografi Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇