Jurnal Elektro
Not a member yet
140 research outputs found
Sort by
EVALUASI KINERJA ZONE ROUTING PROTOCOL PADA MOBILE AD-HOC NETWORK
Mobile Ad hoc Network (MANET) merupakan jaringan wireless yang bersifat dinamis, karena setiap node bergerak secara bebas, sehingga topologi jaringan seringkali berubah tanpa dapat diprediksi. Kondisi topologi yang berubah-ubah akan mempengaruhi kinerja protokol routing pada MANET. Salah satu permasalahan terbesar dalam MANET adalah bagaimana membuat protokol routing yang efektif pada kondisi topologi apapun. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah routing pada MANET dapat digunakan protokol routing hybrid yang merupakan gabungan antara protokol routing proactive dan reactive. Salah satu protokol routing hybrid adalah Zone Routing Protocol (ZRP). ZRP terdiri dari empat subprotokol yaitu Intrazone Routing Protocol (IARP) yang bekerja sama dengan Neighbour Discovery Protocol (NDP) yang mengontrol node tetangga dalam zona lokal dan Interzone Routing Protocol (IERP) yang bekerja sama dengan Bordercast Resolution Protocol (BRP) dalam melakukan pencarian rute menuju node yang tidak berada pada node lokal. Dalam penelitian ini, dilakukan evaluasi terhadap kinerja dari protokol routing ZRP pada MANET dengan pendekatan simulasi menggunakan Network Simulator 2 (NS-2). Skenario yang digunakan dalam simulasi adalah membuat skenario jalur putus, variasi jumlah node, jumlah koneksi, dan kecepatan node sumber. Indikator kinerja yang dievaluasi adalah waktu tempuh satu paket dan throughput pada koneksi utama. Dari serangkaian simulasi yang dilakukan, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa IERP akan mencari jalur satu kali dan bila jalur utama putus, dan ada jalur alternatif, maka jalur alternatif yang akan digunakan. Sedangkan untuk rute yang berada di dalam zona routing dapat dengan cepat tersedia karena IARP melakukan pembaruan rute secara periodic. Penambahan jumlah node dan koneksi mengakibatkan waktu tempuh satu paket menjadi bertambah dan throughput menjadi berkurang. Kata kunci: MANET, protokol routing ZRP, NS-2, waktu tempuh satu paket, throughpu
ANALISIS CONTRAST LIMITED ADAPTIVE HISTOGRAM EQUALIZATION (CLAHE) DAN REGION GROWING DALAM DETEKSI GEJALA KANKER PAYUDARA PADA CITRA MAMMOGRAM
Kanker payudara merupakan penyakit yang banyak diderita oleh wanita. Kanker payudara adalah pertumbuhan secara tidak terkontrol pada jaringan payudara. Mammografi merupakan salah satu cara pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X dosis rendah dengan mendeteksi kanker payudara yang hasilnya berbentuk citra. Bentuk citra tersebut disebut mammogram. Terkadang terdapat beberapa mammogram yang berwarna gelap sehingga sulit untuk dilakukan diagnosis. Untuk itu dibutuhkan teknik perbaikan kualitas citra yang dapat memunculkan bagian-bagian yang tidak terlihat. Teknik yang biasa digunakan adalah histogram equalization (HE). Namun terdapat beberapa bagian yang masih gelap karena HE meningkatkan kekontrasan pada citra secara global. Adaptive histogram equalization (AHE) merupakan teknik yang dapat mengatasi kekurangan HE dengan melakukan peningkatan kekontrasan pada area lokal. Namun peningkatan kekontrasan kadang terjadi secara berlebihan. Dengan menggunakan contrast limited adaptive histogram equalization (CLAHE), peningkatan kontras yang berlebihan pada AHE dapat diatasi dengan pemberian nilai batas pada histogram. Pada penelitian ini, dibangun sistem identifikasi tumor yang terdiri dari image enhancement dengan CLAHE, ekstraksi ciri, klasifikasi dan segmentasi tumor dengan region growing. Dalam sistem ini, CLAHE mampu meningkatkan akurasi klasifikasi hingga 100%. Pengujian pada region growing dilakukan dengan penilaian terhadap hasil ROI oleh seorang ahli medis. Kata kunci: kanker payudara, mammogram, CLAHE, region growin
Tensimeter Digital Berbasis Mikrokontroler dengan Tampilan Klasifikasi dan Anjuran
Pembuatan tensimeter digital ini bertujuan untuk merancang suatu alat pengukur tekanan darah otomatis yang dapat memberikan klasifikasi dan anjuran pada hasil pengukuran, sehingga dapat digunakan oleh orang awam yang tidak memiliki keahlian dalam bidang kesehatan. Metode tensimeter digital yang digunakan untuk menentukan tekanan darah adalah metode osilometrik. Keunikan osilometrik adalah karakteristik spesifik pada manset penekan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi nilai tekanan darah. Sinyal osilometrik dideteksi dengan menggunakan sensor tekanan. Sensor yang digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah MPX5050GP. Dengan hasil yang didapatkan dari sensor tekanan, mikrokontroler akan memproses hasil tersebut dan kemudian menampilkannya pada LCD beserta klasifikasi dan anjuran. Dari hasil pengujian tensimeter digital menunjukkan hasil yang tidak jauh berbeda dengan tensimeter digital yang sudah ada di pasaran.
Estimasi Posisi dengan Metoda Active Beacon menggunakan Pemancar Zigbee
Makalah ini membahas mengenai pengukuran posisi wahana gerak mandiri menggunakan metode active beacon dan odometri. Untuk metode active beacon digunakan pemancar zigbee sebagai penanda aktif sedangkan untuk metode odometri menggunakan rotary encoder dengan resolusi 360 lubang/putaran. Penelitian dilakukan secara simulasi dengan parameter-parameter dari hasil realisasi pengukuran pemancar zigbee dan spesifikasi wahana gerak mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengukuran posisi menggunakan nilai RSSI zigbee tidak memperoleh hasil yang baik karena rentang nilai RSSI zigbee yang kecil yaitu dari -23dB sampai -92dB dibandingkan dengan rentang jarak jangkauan pemancar yang bisa mencapai 100
A Preliminary Study on Kinematics Model of A Bipedal Robot
This paper presents a simulation of motion of a bipedal robot and a comparison between the result of simulation and the actual robot. The hip and the knee are modeled as one degree of freedom (DOF) hinge respectively. The traction or gait is modeled as nonlinear joint alternating between one DOF pin joint and losing contact modes during the motion of the robot. The motion is modeled as a plane motion and the equation of motion is developed using the Lagrangian method. Besides torque, the jerk and impacts during the motion are observed and analyzed in the simulation. A spread sheet analysis is also performed to confirm and verify the result of simulation. In the actual robot, a PID control system is used. Various values of PID gains are set for the experiments, and the resulting behavior of the robot is observed
Polarisasi Melingkar Antena Mikrostrip Persegi Panjang dengan Pencatuan Ganda Secara Langsung Menggunakan Transformator λ/4
WiMAX adalah teknologi tanpa kabel yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. Peraturan dan ketentuan WiMAX diatur dalam standar IEEE 802.16 dan WiMAX Forum menetapkan 2 band frekuensi utama pada certification profile untuk Fixed WiMAX, yaitu band 3.5 GHz dan 5.8 GHz, sementara untuk Mobile WiMAX ditetapkan 4 band frekuensi, yaitu band 2.3 GHz, 2.5 GHz, 3.3 GHz dan 3.5 GHz. Sedangkan alokasi frekuensi untuk WiMAX di Indonesia adalah pada frekuensi 2.3 GHz dan frekuensi 3.3 GHz berdasarkan ketetapan keputusan Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Indonesia. Pada penelitian ini dirancang antena mikrostrip berbentuk persegi panjang dengan polarisasi melingkar yang dicatu menggunakan pencatuan ganda menggunakan transformator λ/4 untuk diaplikasikan pada teknologi WiMAX yang bekerja pada frekuensi 2.3 GHz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena dapat bekerja pada frekuensi 2.3 GHz dengan return loss sebesar -37,48 dB dan VSWR 1,027. Bandwidth yang dihasilkan adalah 576 MHz atau sekitar 25,04% dan hasil pengukuran pola radiasi didapatkan nilai Half Power BeamWidth (HPBW) sebesar 50o.
Sistem Penyeleksi dan Pengelompokan Produk Berdasarkan Warna Berbasis Programmable Logic Controller
Menghadapi persaingan dalam dunia usaha mendorong produsen seperti bluetooth speaker untuk membuat produknya dengan berbagai warna yang menarik. Untuk mengelompokan hasil produk sesuai warnanya dibutuhkan suatu sistem yang dapat memilah berdasarkan warna produk. Sistem ini dirancang dengan menggunakan programmable logic controller sebagai unit pengontrol,sistem pneumatik sebagai penggerak dan sensor warna serta mikrokontroler untuk mengolah keluaran sensor warna. Ada tiga warna produk yang dikelompokan yaitu warna merah, biru dan hijau. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan sistem dapat memisahkan dan mengelompokan barang berdasarkan warna produk
ANALISIS KINERJA SPHERE DECODING PADA SISTEM MULTIPLE INPUT MULTIPLE OUTPUT
Sistem multiple input multiple output (MIMO) memiliki keunggulan, karena dapat meningkatkan kapasitas kanal dengan mengirimkan sinyal informasi secara bersamaan. Namun dibutuhkan metode khusus untuk dapat mendeteksi sinyal informasi yang diterima. Salah satu metode yang memiliki kompleksitas rendah adalah metode Sphere Decoder (SD). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja metode SD dalam mendeteksi sinyal informasi. Simulasi menggunakan program MATLAB 2013a dengan bantuan Communication Systems Toolbox. Modulasi yang digunakan adalah 16-QAM pada 2 (dua) antena pemancar dan 2 (dua) antena penerima. Hasil simulasi menunjukkan nilai Bit Error Rate (BER) metode SD pada sistem MIMO yang sangat kecil, yaitu sudah mencapai nilai 10-3 saat Eb/No sebesar 16 dB. Perubahan nilai Eb/No juga mempengaruhi BER yang semakin kecil seiring dengan bertambahnya nilai Eb/No.
Pengenalan Ekspresi Wajah menggunakan Wavelet Gabor dan Backpropagatuin
Dalam satu dekade terakhir, sistem pengenalan ekspresi wajah telah menjadi topik menarik dalam dunia penelitian. Semakin terjangkaunya harga teknologi yang mendukung penelitian tersebut, membuat sistem pengenalan wajah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya dalam dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengenali ekspresi wajah menggunakan wavelet Gabor dan Backpropagation, untuk membantu konselor dalam melakukan konseling kepada mahasiswa, khususnya dalam permasalahan non akademik, serta menguji tingkat akurasi jaringan backpropagation dalam melakukan klasifikasi ekspresi wajah seseorang. Vektor masukan bagi jaringan diperoleh melalui transformasi wavelet Gabor, dan inisialisasi bobot menggunakan metode Nguyen Widrow. Beberapa fungsi yang digunakan seperti sigmoid biner untuk aktivasi bobot, fungsi gradient descent untuk pelatihan jaringan, dan fungsi learngd untuk perubahan bobot dengan laju pembelajaran sebesar 0,05. Arsitektur jaringan menggunakan dua lapisan tersembunyi serta tiga node untuk lapisan output. Nilai Mean Square Error (MSE) sebesar 0,001. Jaringan dilatih menggunakan 70 data yang terdiri dari 10 orang dan setiap orang mempunyai tujuh ekspresi. Pengujian dilakukan menggunakan data lain yang terdiri dari lima orang. Ukuran citra untuk pelatihan dan pengujian mempunyai ukuran 16x16 piksel. Berdasarkan hasil pengujian, sistem memberikan unjuk kerja sebesar sebesar 85,71% dalam pengklasifikasian ekspresi wajah. Untuk pengembangan lebih lanjut, sistem dapat diintegrasikan dengan media perekam, sehingga ekspresi wajah dapat langsung dikenali melalui capture video.
Rancang Bangun Sistem Administrasi Rumah Sakit menggunakan smart card
Pada sebagian rumah sakit, belum dilakukan komputerisasi data pasien. Dengan komputerisasi data pasien, maka pencarian data pasien untuk kedatangan yang berikutnya dapat lebih mudah. Penggunaan smart card pada dapat mempermudah dan mempercepat pembacaan data pasien. Pada penelitian ini, dilakukan rancang bangun perangkat lunak sistem administrasi rumah sakit menggunakan alat bantu smart card. Perangkat lunak dibangun menggunakan bahasa pemrograman C#, basisdata SQL server, dan smart card. Aplikasi terdiri dari 8 (delapan) bagian yaitu, modul pendaftaran, modul pengobatan rawat jalan, modul pemeriksaan ruangan rawat inap, modul pembelian obat di apotek, modul pendaftaran laboratorium, modul pendaftaran radiologi, modul pembayaran kasir, dan modul administrator rumah sakit. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kedelapan modul dari aplikasi ini telah berjalan dan pembacaan data pasien dapat dilakukan berdasarkan data pada smart card