445 research outputs found
Sort by
The Depth of Outreach in Rural Banks: An Empirical Analysis in West Sumatera Indonesia
The purpose of this study is to analyze the determinants of the depth of outreach in Rural Banks in Indonesia,
which includes profitability, regulation, competition, socio economic culture and religiosity. The study also
investigates the trade-off between financial performance and social performance in rural banks and compare
the depth of outreach between the Rural Banks and Islamic Rural Banks. This study proved that the depth of
outreach is influenced by: (1) Regulation, shown by CAR, (2) Socio-economic, especially commitment to keep
increasing the percentage of low-educated clients and percentage of women as clients, (3) Organizational culture,
especially for aspects such as: Attention to detail, Team Orientation, Aggressiveness and stability, and (4) Local
culture, covering aspects: non-traditional guarantees, local people as marketing personnel and credit advisory.
The results also showed that there is a trade-off between social and financial performance in Rural Banks and
proved that there is no difference in the depth of outreach between Rural Bank and Islamic Rural Bank
Harmoni Kosmos, Relasi Wahyu dan Akal Tentang Alam
Inti dari paradigma sains Islam ini dapat digambar dengan konsep tauhid, khilafah, dan ibadah. Konsep tauhid menggariskan adanya peranan Tuhan sebagai wujud transeden di balik fenomena alamiah. Praktis kegiatan ilmiahpun diarahkan untuk meneguhkan keberadaan Tuhan dan mengakui-Nya sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta. sementara itu konsep khilafah menunjuk kemampuan manusia sebagai makhluk paling sempurna sekaligus menegaskan bahwa manusia sebagai bagian integral dari alam semesta.
manusia disebutkan dalam al-Qur'an sebagai memiliki kemampuan dan kekuatan observasi, eksplorasi alam dan mengolah kekayaan alam untuk kepentingan hajat hidup kemanusiaan.
Buku ini mencoba memberi pijakan rasional tentang kosmos sebagai sebuah harmoni yang indah
Culture-Oriented Credit Management in Rural Bank as the Driving Factor in Creating Financial Inclusion (Survey in Rural Banks in West Sumatera Province)
Artikel ini menunjukkan bukti empiris tentang penerapan budaya lokal dalam pengelolaan kredit di BPR.
Makalah ini merupakan hasil survei di tiga kabupaten di Provinsi Sumatera Barat yang dipilih secara
purposif. Area pengambilan sampel meliputi Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota dan
kabupaten Tanah Datar. Alasan memilih ketiga kabupaten tersebut sebagai daerah penelitian adalah
karena kesamaan kondisi sosio-demografi dan sebagian besar BPR berada di wilayah ini. Ada 38 BPR
yang dijadikan unit analisis dalam penelitian ini. Studi ini menunjukkan bahwa keluasan jangkauan
bervariasi sesuai dengan jenis budaya lokal yang diterapkan dalam manajemen kredit. Beberapa
kebijakan meliputi 1) produk berbasis budaya lokal dan layanan berbasis budaya lokal, 2) Keterlibatan
pemimpin adat atau agama, 3) Jaminan Non-Tradisional, 4) Memprioritaskan masyarakat lokal sebagai
tenaga pemasaran dan 5) Layanan Pendampinan Kredit. Selanjutnya, studi ini merekomendasikan
beberapa kebijakan yang telah terbukti mampu memperluas jangkauan dan menciptakan inklusi
keuangan di daerah pedesaan, mencakup keterlibatan tokoh adat / agama sebagai mediator,
memprioritaskan masyarakat lokal sebagai tenaga pemasaran dan Layanan Pendampingan kredit
ASPEK-ASPEK AL-KADZIB MENURUT AL-QUR‘AN (STUDI TAFSIR TEMATIK)
Al-Quran adalah pedoman hidup bagi seluruh umat manusia, di dalamnya berisi segala hal yg dibutuhkan oleh manusia, al-quran membahas dan menjelaskan segala sesuatu, diantaranya tentang persoalan kazib dalam al-quran. Penelitian ini bertujuan untuk menngetahui dan mendeskripsiakn beberapa aspek al-kazaib yg terdapat dalam al-quran. Berdasarkan hasil penelitian, aspek-aspek kazib dalam al-quran ada lima macam, yaitu sombong, melakukan tipu daya, dengki, bodoh dan takut. Oleh sebab itu, sebagai umat Islam, hendaklah dijauhi sifat yg tercela ini, karema orang yg sering melakukan al-kazib, maka dia nanti akan ditempatkan di dalam api neraka
Analisis Ekonomi Efek Permenristekdikti No.20 Tahun 2017
Dewasa ini diskusi hangat terjadi di kalangan insan akademik – dosen - pasca keluarnya Permenristekdikti No 20 Tahun 2017 tentang Tunjangan Profesi Dosen. Hulu persoalan adalah Pasal 4, 8 dan 14 yang menyebutkan, Dosen yang memiliki jabatan akademik Lektor Kepala harus menghasilkan paling sedikit 3 (tiga) karya ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi atau paling sedikit 1 (satu) karya ilmiah dalam jurnal internasionaldalam kurun waktu 3 (tiga) tahu
Mempercepat Ekonomi Syariah di Ranah Minang
BPD di daerah ini menjadi (konversi) bank syariah. Di Inggris, Tiongkok dan Manila ekonomi syariah tumbuh dan bahkan di Amerika bank syariah, La Riba Bank eksis. Dua negara terakhir notabene bukan pemilik masyarakat Islam mayoritas dan bukan pula kenal dengan syara’ serta bukan pula dipimpin oleh seorang muslim. Namun, ekonomi syariah tumbuh dan berkembang
UUS Bank Nagari, Spin-off Lah
Agenda tersebut adalah penentuan apakah Bank Nagari akan konversi menjadi Bank Nagari Syariah atau spin-off menjadikan semua Unit Usaha Syariah (UUS) yang dimiliki sekarang ini menjadi Bank Umum Syariah (BUS) lepas dari ketiak induknya atau bak baniah kalua dari pasemaian
Menulis Artikel Hasil Penelitian
Hasil penelitian tidak memiliki nilai akademik jika hanya berhenti pada dan dimuat dalam laporan penelitian. Hasil yang diperoleh harus dipublikasi agar temuan yang ada didalamnya diseminasi secara luas dan memberi pengaruh pada atmospir akademik.
Tulisan berikut berikut hadir untuk memberikan penjelasan ringkas dan lebih bersifat teknis hal-hal yang perlu dipersiapkan dan dilakukan agar hasil penelitian kita ditulis dalam bentuk artikel penelitian dan dipublikasikan pada jurnal bereputasi
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING ABILITY THROUGH SIMULATION
The purpose of this research is to solve the students’ problem in studying speaking English in classroom. It was found that the students have lack of ability in speaking English in the classroom. The problems were assumed derive from uninteresting techniques and monotonous activities done by the teacher when teaching and learning process was going on. To solve the problems above the teacher taught the students speaking through simulation. Because by using simulation the teacher could create various activities that given to the students. It could attract the students’ attention and interest when studying in the classroom and increase students’ speaking ability. This research was action research. The participants of this research were all of the students in Informatika Komputer B (IK.B) at Dynasty Computer Solok. The instruments to collect data were speaking test through interview and field note. Based on those instruments, it was found that studying speaking through simulation could increase students’ speaking ability. Shortly, the students’ speaking ability increased when they studied by using simulatio
BETWEEN GRAMMAR TEACHING AND AFFECTION
Grammar teaching is frequently identical with cognitive approach and other
adjectives like monotonous, boring, memorizing and irritating as commented
by students. For this article, the writer proposes a humanistic teaching in
which students are encouraged to make use of their own lives and feelings in
the classroom. It concerns about affective variable designed in grammar
activities to make students feel good and remember happy times whilst at the
same time practicing grammar items. Students might be asked to make
sentences with was and were about their favorite things, for example When I
was a child my favorite activity was sleeping in the mosque with friends of
TPA for didikan subuh or when I was a child my favorite relative was my
uncle. By this way, teachers are suggested to be sensitive to the students’
affective factors and their positive emotions in a learner-centered setting to
stimulate enjoyment and relaxation. The decision to use humanistic style
activities will depend on how comfortable teachers and students are about
working with real lives and feelings