445 research outputs found
Sort by
Hasil Turnitin Artikel "Tradisi Ulama Transformatif Minangkabau Dalam Membangun Pendidikan Karakteristik Berbasis Responsif Teologis Dan Kontribusinya Terhadap Penguatan Moralitas"
Minangkabau is one of the ethnic groups in Indonesia where local social context strongly influenced by social designs built by scholars as one of the local elite, as scholars here plays a big build community through the code of conduct characteristic of a responsive approach to theological education
Diseminasi dan Kontestasi Ideologi Keagamaan dalam Pendidikan di Yogyakarta, Minangkabau dan Aceh Serambi Mekah
Pendidikan Islam merupakan satu subsistem dari sistem pendidikan nasional di Indonesia. Pendidikan Islam kaitannya dengan isu ideologi keagamaan sudah menjadi diskusi hangat para akademisi sejak tahun 2000-an sampai saat ini, baik di negara Barat, juga negara Islam sendiri termasuk negara demokrasi Indonesia
Pendidikan_Islam:_Sejarah,_Peran_dan_Kontribusi_dalam_Sistem_Pendidikan_Nasional
Saat ini bangsa Indonesia dilanda krisis total yang menerpa seluruh aspek kehidupan masyarakat dan berbangsa. Krisis yang bermula dari krisis moneter ekonomi, kemudian berkembang menjadi krisis politik, hukum, kebudayaan dan akhirnya menjadi krisis kepercayaan. Krisis yang menyeluruh tersebut pada
hakikatnya merupakan refleksi krisis kebudayaan karena berkaitan dengan rapuhnya kaidah-kaidah etik dan moral dari bangsa Indonesia. Krisis kebudayaan juga merupakan krisis pendidikan. Bukankah kebudayaan itu merupakan jaringan yang di bentuk dan membentuk pribadi-pribadi masyarakat Indonesia ? Oleh karena itu, sudah pada waktunya apabila ditinjau kembali paradigma-paradigma yang telah mendasari krisis bangsa Indonesia dengan penerapan sistem pendidikan nasional
Hasil Turnitin Artikel "Memperkuat Ukhwah Wathaniyah Melalui Pendidikan Multi Kultural Untuk Merawat Nasionalisme Ditengah Keanekaragaman"
Indonesia negara multi etnis, budaya dan agama. Kondisi ini telah menjadikan Indonesia dalam keberagaman yang mempengaruhi dinamika dan implikasi kehidupan bangsa ke dalam dampak positif dan negatif
Hasil Turnitin Buku "Komunikasi Antarpribadi: Teori dan Praktik"
Dalam ilmu komunikasi, salah satu ranah kajian ialah komunikasi antarpribadi. Komunikasi jenis ini mengandaikan interaksi pribadi-pribadi dengan beragam tujuan dan latar belakang. Hubungan antarpribadi umumnya ditandai pada lingkup terbatas, akrab, terjadi kontak langsung, ada umpan balik langsung, dan lain sebagainya. Pada keseharian, ranah kajian ini merambah dalam interaksi sosial pergaulan maupun profesionalitas profesi. Banyak profesi yang sebenarnya memerlukan kepandaian dan kecakapan komunikasi intrapribadi. Untuk inilah, pentingnya bagi setiap orang dengan beragam latar belakang ilmu untuk memahami sekaligus mengaplikasikan pengetahuan tentang komunikasi intrapribadi. Para konselor, psikolog, guru, dan profesi-profesi yang berkaitan dengan hubungan masyarakat membutuhkan pengetahuan dan kecakapan komunikasi intrapribadi. Namun tidak hanya itu, setiap orang sebenarnya butuh tahu dan paham tentang apa dan bagaimana komunikasi intrapribadi demi terwujudnya interaksi antarsesama yang efektif dan harmonis
Filsafat Ketuhanan, Studi Relasi Tuhan dan Manusia
Buku Filsafat Ketuhanan ini merupakan salah satu alat pembelajaran yang disiapkan untuk mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin. Mata Kuliah Filsafat Ketuhanan diberikan pada semester IV setelah mahasiswa Aqidah Filsafat Islam mengikuti beberapa mata kuliah pra-syarat di antaranya; ilmu kalam dan mata kuliah teologi modern
Solusi Masalah Ekonomi Makro perspektif Syariah
Dalam kontek pembangunan ekonomi, kemiskinan merupakan problem krusial bagi pemerintah dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat. Beragam kebijakan dan program yang dijalankan oleh pemerintah untuk tujuan mengurangi angka kemiskinan. Kebijakan dan program tersebut ada
yang berhasil dalam mengurangi angka kemiskinan namun ada
pula yang melahirkan kemiskinan baru.
Bentuk-bentuk bertahan hidup (survival) dan keluar (exit)
dari kemiskinan yang dilakukan oleh orang miskin dan rumah
tangga miskin dapat diadopsi sebagai instrumen untuk program pengentasan kemiskinan. Dari berbagai hasil penelitian
terungkap bahwa dalam bertahan hidup atau keluar dari kemiskinan di tempuh beberapa cara. Menurut Qialun Ye (2006), menyebutkan; pertama; pergi ke daerah lain (migration). kedua,
intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian (agricultural intensification and divercification), ketiga, mengaktifkan dan memperluas usaha bidang pertanian (argricultural intensification and
diversification), keempat, menjalin kontrak kerja pertanian
dengan pihak swasta maupun pemerintah (contract farming) dan
kelima, bekerja di luar bidang pertanian (off-farm employment in
rural area