445 research outputs found
Sort by
Hasil Peer-Review Buku "Sosiologi Pendidikan Ke Indonesiaan"
Sosiologi Pendidikan Ke Indonesiaa
Mewujudkan kelas kreatif dan harmoni
Kelas merupakan suatu tenpat yang terdiri dari sekelompok
orang yang belajar bersama dan mendapatkan pengajaran dari guru,
maka di dalamnya terdapat orang-orang yang melakukan kegiatan
belajar dengan karakteristik mereka masing-masing yang bebeda
satu dengan yang lainnya.
Perbedaan tersebut perlu dipahami guru, agar mudah dalam
melakukan pengelolaan kelas secara efektif
Menumbuhkembangkan sosial anak melalui model pembelajaran berbasis konstruktivistik
Belajar merupakan perubahan tingkah laku individu, baik
yang bersifat kognitif, afektif maupun psikomotor, sehingga peserta
didik dapat mengetahui dari yang tidak diketahui, mampu
melakukan dari apa yang tidak mampu untuk melakukannya .Proses
belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan
lingkungan. Oleh karena itu, belajar dapat terjadi kapan saja dan
dimana saja
Pengentasan kemiskinan dalam pandangan Islam
Penanggulangan kemiskinan selama ini masih berupaya
mengurangi kemiskinan pada masyarakat yang sudah miskin, masih
belum ada program yang bersifat menghentikan kemiskinan baru,
maka sangat penting sebuah bentuk upaya menanggulangi
kemiskinan pertama secara kuratif dengan cara mengentaskan
masyarakat yang sudah miskin, kedua secara preventif dengan cara
menghentikan timbulnya masyarakat yang akan miskin atau akan
muncul miskin-miskin baru
51 Theme Word Search Enjoy the Puzzle
Buku ini merupakan hasil pelatihan Satu Guru Satu Buku (Sagusabu) yang diadakan oleh Ikatan Penggiat Literasi Kota Padang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Padang.
Sebagai pimpinan pada satuan pendidikan MTsN 3 Limapuluh Kota, saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada penulis yang telah meluangkan waktu, pikiran, dan tenaganya dalam peningkatan profesionalisme guru.
Untuk pertama kalinya beberapa orang guru di MTsN 3 Limapuluh Kota berhasil menyusun naskah menjadi sebuah buku. Menuangkan ilmu yang dimilikinya ke dalam
sebuah kertas yang akhirnya dicetak menjadi sebuah buku.
Saya berharap penulis dapat terus memacu semangat menulis dalam dirinya dan dapat terus berkarya, menuangkan ide‐ide kreatif dan inovatif. Semangat terus dalam berkarya
dan bekerja. Gapai semua asa, raih cita‐cita, hingga terwujud menjadi nyat
Mutiara Takdir
Buku Mutiara Takdir berisi tentang perjalanan hidup
selama saya bertugas di SDN 04 Labuah Gunuang Kecamatan
Lareh Sago Halaban. Bermacam suka duka yang saya alami
selama bertugas di sana. Semua itu saya tuangkan dalam
buku in
Hasil Turnitin Artikel "Keterlibatan Perempuan dalam Kepemimpinan Publik Dendun Kepri"
The trend of the women participation on public leadership shows its limitation in number, even in the modern time, the comparison on the number is still imbalance for many years. This condition mirrors to the number who participate in politic such as parliamentary
MICROTEACHING: MODEL TADALURING
Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi peran guru
semakin dirasakan. Guru memiliki posisi sentral dalam pencapaian
tujuan pembelajaran. Kompleksitas profesi guru mengharuskan penguasaan
berbagai kempetensi dan keterampilan, salah satu adalah
keterampilan dasar mengajar (basic skill) yang termasuk kedalam
wilayah kompetensi pedagogik. Menyadari akan kompleksitas profesi
guru, perkembangan teknologi informasi dan tuntutan profesi
guru masa depan, maka pihak LPTK sebagai sebuah lembaga yang
menghasilkan tenaga guru profesional perlu berbenah diri
sehubungan dengan rendahnya mutu dan kreatifitas guru hari ini.
Salah satu upaya dini yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan
calon guru profesinal melalui pembelajaran Microteaching sebagai
bekal dasar yang akan dikembangkan melalui pengalaman.
Pembelajaran Microteaching di berbagai perguruan tinggi saat
ini pada umumnya mengadopsi model Standford yang dikembangkan
oleh Dwight Allen pada tahun 1963. Seiring dengan perkembangan
ilmu dan teknologi informasi dan komunikasi (ICT), memungkinkan
untuk dikembangkan sesuai dengan kondisi kekinian
untuk menyelesaikan sejumlah persoalan dalam pembelajaran
Microteaching. Ketersediaan fasilitas laboratorium Microteaching di
berbagai perguruan tinggi (LPTK) kadang kala tidak memadai. Hal
ini juga meyebabkan timbulnya sejumlah persoalan teknis dalam
pelaksanaan pembelajaran Microteaching.
Menyikapi sejumlah persoalan dalam pembelajaran Microteaching,
salah satu solusi yang penulis tawarkan adalah pemanfaatan
model pembelajaran Microteaching Tadaluring atau Tadaluring
Microteaching Learning Model (TMLM) yang telah dikembangkan
melalui proses penelitian Research and Developmant (R& D) serta
proses adopsi perkembangkan teknologi informasi dan komunikasi
(ICT) kedalam system pembelajarannya. Model yang penulis
kembangkan telah teruji validitas, efektifitas dan praktikalitasnya dalam proses penelitian. Namun demikian penulis menyadari bahwa
model Tadaluring dapat diterapkan dengan baik apabila kondisikondisi
prasyaratnya terpenuhi seperti ketersediaan sarana prasarana
ICT yang mamadai dan kemampuan dosen pembimbing dan
mahasiswa dalam mengoprasikannya.
Melalui penerapan model pembelajaran Microteaching Tadaluring
diharapkan mampu mengatasi sejumlah persoalan dalam
pembelajaran Microteaching hari ini dan mewujudkan tujuan
pembelajaran dengan efektif