445 research outputs found
Sort by
Peer Review: Fundamentalisme and Modernisme in-Between in Search of Religious Moderatism in Indonesia
Peer Review Jurnal Ilmiah: Penculikan Anak (Antara Realitas dan Responsif Normatifnya Menurut Pidana Islam)
Posisi Pemerintah dan masyarakat di Tata Kelola Zakat
Berlarutnya kepastian pengukuhan dan pelantikan Pengurus badan Amil Zakat nasional Daerah Sumatera Barat periode tahun 2020-2025 telah menimbulkan berbagai spekulasi opini publik
ADMINISTRASI SERVER BERBASIS LINUX #1
Pada Awalnya linux adalah nama kernel atau jantung system operasi computer yang dibuat pertama kali oleh Linus Torvalds pada 1991. Linus mengizinkan siapa saja menggunakan, mempelajari cara kerjanya, dan mendistribusikan Linux, dengan lisensi GNU GPL (General Public License) atau lebih terkenal dengan istilah Free Software.
Saat ini, nama Linux tidak hanya digunakan untuk menyebut kernel, namun juga system operasi yang lengkap. Bahkan Linux juga digunakan untuk menyebut distribusi (gabungan system operasi dan berbagai aplikasi) atau distro Linux. Contoh distro Linux: BlankOn, CentOS, Debian, Fedora, Gentoo, Mandriva, Mint, Nusantara, openSUSE, RedHat, Slackware, Ubuntu, Xandros, dan lain-lain
Protection of Women from Cultural, Physical, and Sexual Violence in West Sumatra, Indonesia
Violence against women is one of the most horrifying global issues that threaten human life in Indonesia and other numerous part of the world. Currently, Indonesia is in a state of emergency concerning violence against women. The current study discusses the development of the protection of women from structural and cultural threats, and explores the delays toward the protection of women from such threats of violence. A library research was employed by collecting literature on the issues of violence against women. The study showed that there were various local and global factors ranging from economic, cultural, political, and structural factors that trigger the extraordinary numbers of violence against women. The results also demonstrate that the main effort to protect women from cultural and structural violence is by strengthening the role of women in the culture and the society
Retired Soldiers and the Support Conflict of the 2014 Presidential Election
The involvement of the purnawirawan TNI (Indonesian retired soldiers) in politics does not always fully facilitate civil and military relation in Indonesia. The findings of this study suggest that the participation of retired soldiers in Indonesian politics has led to conflicts of interest among themselves and established a strong relation between them and the civilian government. The retired soldiers hold strategic governmental positions such as the Minister, Chief of Presidential Staff, Board of State-Owned Enterprise Directors. Such relation is formed as a part of the political negotiation by the retired soldiers and the civilian government within the Indonesian political dynamics, especially at the 2014 presidential election
Fundamentalisme Agama Politik Kekuasaan Islam Radikal di Sumatera
Ini adalah buku tentang fundamentalisme, radikalisme, dan politik kekuasaan. Buku ini sangat menarik dibaca, kenapa tidak? Kedua penulis terlihat mengetahui arah pergerakan perkembangan paham fundamentalisme, khususnya perkembangan kelompok radikalisme agama dari ruang global ke ruang nasional dan lokal di Indonesia. Penulis mengungkapkan sejarah fundamentalisme agama dan dikaitkan dengan politik kekuasaan. Sejumlah pengertian tentang fundamentalisme disajikan dalam buku ini, ter utama di halaman 710. Hal yang menjadikan buku ini fokus ada lah konsentrasi kajian kepada fenomena radikalisme di Sumatera. Peneliti mencoba mengkajinya melalui riset mendalam pada sejumlah subjek penelitian utama yakni Ormasormas Islam. Radikalisme sebagai bentuk kekerasan dari sekolompok orang yang mengingingkan suatu ajaran atau aturan ditegakkan. Faktanya, radikalisme sering dan hampir identik dengan gerakan keras dalam agama. Namun penulis memiliki pendapat lain bahwa radikalisme merupakan gerakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang dirugikan oleh fenomena sosiopolitik dan sosiohistoris. Ini adalah gejala sosial politik ketimbang gejala keagamaan meskipun dengan mengibarkan panjipanji keagamaan. Sementara, penulis menguatkan konsep lain dalam kaitannya dengan dua konsep sebelunya yaitu politik kekuasaan. Secara teoretis, kedua penulis lebih mengacu kepada pendapat Machiavelli untuk memahami konsep ini. Salah satu dari lima pengertian dari Machiavelli adalah politik kekuasaan berarti agama dijadikan sebagai alat kekuasaan (halaman 26)