IJEIS (Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems)
Not a member yet
300 research outputs found
Sort by
Purwarupa Akuisisi Layar Sentuh Sebagai Sistem Kendali dan Pemantau Suhu Ruangan Menggunakan LCD Mini2440 Berbasis Sistem Operasi Waktu Nyata pada Mikroprosesor Samsung S3C2440
AbstrakSalah satu inovasi terhadap teknologi saat ini adalah dengan mengaplikasikan teknologi layar sentuh. Semakin banyaknya peralatan yang serba digital tersebut, menjadi semakin mudah untuk digunakan oleh siapa saja (user friendly). Purwarupa akuisisi layar sentuh sebagai sistem kendali dan pemantau suhu ruangan menggunakan LCD layar sentuh mini2440 digunakan untuk mempermudah pengguna.Sistem ini menggunakan sensor DS1621 dalam memperoleh data suhu ruangan. Data keluaran dari sensor akan diolah oleh mikroprosesor Samsung S3C2440 yang terdapat pada development board Mini2440. Data keluaran sensor DS1621 akan ditampilkan pada LCD mini2440 untuk dipantau. Digunakan metode interrupt oleh mikroprosesor S3C2440 untuk pengaktifan antarmuka layar sentuh. Sistem dibuat menggunakan sistem operasi waktu nyata uC/OS-II. Sebagai antarmuka pengguna digunakan LCD layar sentuh yang terdapat pada LCD mini2440 berupa gambar uC-GUI. Gambar uC-GUI berupa simbol on-off yang digunakan sebagai kendali kipas motor DC. Penentuan koordinat gambar sebagai kendali dan pemantau suhu dengan menggunakan metode sampling atau proses pengambilan nilai diskrit koordinat ruang (x,y) dengan melewatkan citra melalui grid (celah).Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa purwarupa akuisisi layar sentuh sebagai sistem kendali dan pemantau suhu ruangan menggunakan LCD layar sentuh mini2440 berbasis sistem operasi waktu nyata pada mikroprosesor Samsung S3C2440 dapat menampilkan data suhu sensor pada LCD dan mampu mengendalikan on-off kipas motor DC dalam mempengaruhi suhu ruangan yang diukur. Kata kunci : Suhu, DS1621, Layar Sentuh, Mikroprosesor S3C2440, LCD Mini2440. AbstractThe combination of cutting edge technology with a means of communication has led to the attraction for its users .. One innovation of the technology is to apply the touch-screen technology. Increasing number of all-digital equipment, it becomes increasingly easy to use by anyone (user friendly). The prototype control system and monitors the room temperature using a touch-screen LCD mini2440 used to facilitate the user.The system uses sensors in the DS1621 data obtained at room temperature. Output from the sensor data to be manipulated by the Samsung S3C2440 microprocessor development board available on Mini2440. DS1621 sensor output data will be displayed on the LCD mini2440 to be monitored. Method used to interrupt the microprocessor S3C2440 touchscreen interface activation. The system is made using real-time operating system UC / OS-II. As the user interface used LCD touch screen that there is an image on the LCD mini2440 UC-GUI. UC-GUI image on-off form of symbols that are used as control DC fan motor. The determination of the coordinates of the picture as controls and monitors temperature by using the sampling method or process of taking discrete values of spatial coordinates (x, y) with delayed images through the grid.Based on the results showed that the system controls and monitors the room temperature using a touch-screen LCD mini2440 real time operating system based on Samsung S3C2440 microprocessor can work well for on-off controlling DC fan motors in influencing the temperature of the room. Keywords—Temperature, DS1621, Touch screen, Mikroprosesor S3C2440, LCD, Mini2440, uC/OS-II
Rancang Bangun Quadcopter untuk Pemantauan Kadar Karbon Monoksida di Udara
AbstrakKarbon monoksida yang dihasilkan dari limbah industri merupakan hasil pembakaran tidak sempurna gas alam dan material lain yang mengandung karbon. Karena merupakan gas beracun yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berbahaya, gas ini cukup berbahaya jika terhirup oleh manusia. Oleh karena itu, untuk dapat mencegah hal tersebut, dibutuhkan suatu sistem yang dapat membantu mengetahui kadar gas karbon monoksida hasil buangan limbah industri di udara, yang mana dapat mencapai tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh manusia. Dalam skripsi ini dilakukan penelitian mengenai suatu cara/alternatif untuk membantu mengetahui kadar gas di tempat-tempat yang tidak dapat dijangkau oleh manusiayang diimplementasikan pada quadcopter.Quadcopter merupakan wahana terbang yang bergerak menggunakan empat buah baling-baling. Quadcopter dibuat dengan rangka utama aluminium disertai dengan pengendali utamanya arduino mega. Rangkaian tersebut dilengkapi dengan modul Razor 9 DOF IMU yang didalamnya terdapat sensor accelerometer ADXL345, gyroscope ITG-3200 dan magnetometer HMC5883L untuk menjaga keseimbangan terbangnya. Aktuatornya berupa 4 buah motor brushless yang dikendalikan menggunakan algoritma PID. Quadcopter tersebut dapat dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control. Program antar muka akuisisi data kadar karbon monoksida ini digunakan sebagai Ground Segment, yang mana menampilkan akuisisi data karbon monoksida dan data dari dinamika terbang Quadcopter sendiri dengan menampilkan sudut yaw, pitch, dan roll serta data kecepatan motor. Pada ketinggian ±5 meter, quadcopter masih dapat mengambil sample data kadar gas dengan aman sebelum kestabilan quadcopter terganggu karena pengaruh angin diatas ketinggian 5 meter. Kata kunci— quadcopter, akuisisi, data, karbon monoksida AbstractCarbon monoxide is produced from industrial waste is the result of incomplete combustion of natural gas and other carbon-containing materials. Because it is a poisonous gas that is colorless, odorless, and harmless, the gas is quite dangerous when inhaled by humans. Therefore, in order to prevent that, we need a system that can help determine levels of carbon monoxide a waste product of industrial waste in the air, which can reach places inaccessible by humans. In this thesis research on a way / alternative to help determine levels of gas in places that can not be reached by manusiayang implemented on Quadcopter.Quadcopter flying is a vehicle that moves using four propellers. Quadcopter made with aluminum main frame with the main controller arduino mega. The series is equipped with a 9 DOF Razor IMU module in which there are sensor ADXL345 accelerometer, gyroscope and magnetometer ITG-3200 HMC5883L to balance flight. Aktuatornya be 4 pieces brushless motor is controlled using PID algorithm. Quadcopter can be controlled remotely using the remote control. The program interface data acquisition carbon monoxide levels are used as a Ground Segment, which displays the carbon monoxide data acquisition and data from the dynamic flying Quadcopter themselves by displaying angles yaw, pitch, and roll as well as the motor speed data. At a height of ± 5 meters, Quadcopter can still take the data sample gas levels safely before stability Quadcopter disrupted because of the wind above a height of 5 meters. Keywords— quadcopter, data, acquisition, carbon monoxid
Karakterisasi Sensor Efek Hall UGN3503 Untuk Mengukur Kemiringan
Telah dilakukan penelitian untukmemanfaatkan sensor Efek Hall UGN 3503 sebagaisensor kemiringan. Sensor Efek Hall UGN 3503adalah sensor medan magnet, karena itu perludilakukan penelitian untuk menemukan karakteristiksensor tersebut untuk keperluan pengukurankemiringan.Karakterisasi yang dilakukan yaitu mencaripengaruh jarak sumber medan magnet terhadapsensor serta pengaruh polaritas sumber medanmagnet terhadap tegangan keluaran sensor UGN3503. Berdasarakan data sheet, jika tanpa pengaruhsumber medan magnet maka sensor UGN 3503 akanmenghasilakn keluaran tegangan sebesar setengahdari supply tegangan. Dari hasil penelitiandidapatkan keluaran sensor tidak sama dengansetengah supply tegangan saat tidak ada pengaruhsumber medan magnet, ini disebabkan pengaruhmedan magnet bumi yang tidak bisa diabaikan, daripenelitian juga didapat bahwa sumber medan magnetdengan polaritas negatif menyebabkan keluaransensor semakin kecil dengan jarak semakin dekat, dansebaliknya.Setelah ditemukan karakterisasi sensor UGN 3503kemudian dimplementasikan untuk pengukuran sudutkemiringan bidang, sistem terdiri dari mikrokontrolersebagai prosesor, sensor UGN 3503, serta LCDsebagai penampil. formulasi konversi dari teganganke sudut didapat dengan menggunakan sebuahkonstruksi balok berukuran 10cm x 12cm x 8cm,dimana sensor diletakan disalah satu sisi dan magnetdigantungkan ditengah balok, kemiringan suduttertentu menyebabkan sumber medan magnetmengalami perubahan jarak terhadap sensor yangakan menghasilkan tegangan, dimana tiap kemiringanmenghasilkan tegangan keluaran sensor yang berbeda,karakterisasi ini dijadikan data untuk formulasikonversi. Purwarupa ini dapat mengukur sudutkemiringan dibatasi dari 1 derajat sudut sampai 20derajat sudut
Rancang Bangun Prototipe Sensor Rasa Elektronik Berbasis Membran Selektif Ion
Abstrack— Has successfully implemented aprototype sensor based electronic selectivemembrane. Chemical sensors based on ion selectivemembrane is to use a mixture of dicotyledonousphosphate (DOP) and Trioctyl methyl ammoniumchloride (TOMA), with a composition of 9 and 1.Taste sensor working electrode and referenceelectrode immersed in the sample test solution andconnected with ion meter. So that the signal can becaptured by the ion meter then use a buffer as theinterface becomes a high input impedance low outputimpedance. Measured signal is magnified by theamplifier so that it can be read by the display. Resultsshown by substraction of the signal referenceelectrode with the working electrode signal.The experimental results show DOP-based ionselective membranes and TOMA with a ratio 9 and 1have the ability to perform characterization andanionic response in a sample of five basic tastes ofsour, sweet, bitter, salty and umami and theconcentrations were varied from 0.1 mmol to 100mmol. While the response time is obtained at 4minutes to get stable data with measured values in thesample five basic tastes.Keywords— Ion selective membrane, DOP,TOMA, membran selektif ion, DOP, TOMA, five basictaste, ion meter,buffer, amplifier
Komunikasi Data pada Sistem Instrumentasi Dan Kendali Proses Nitridasi Plasma
Abstract— Nitridasi Plasma merupakan teknologipengerasan lapisan permukaan bahan yang melibatkantemperatur yang sangat tinggi dan tekananyang sangat rendah. Saat ini laboratorium BTAFNBATAN sedang mengembangkan penelitian tentangSistem Instrumentasi Kendali Proses Nitridasi Plasma.Sistem Instrumentasi Kendali Proses NitridasiPlasma ini mengendalikan elemen kendali temperatur,dan elemen kendali tekanan menggunakan Super PLCT10oMD1616+. Proses Nitridasi Plasma membutuhkansuatu sistem untuk memantau jalannya proses danmenyimpan data agar kemudian data tersebut bisadiolah untuk kepentingan lebih lanjut. Sistem inimembutuhkan suatu cara untuk berkomunikasi antaraPLC dengan komputer terminal untuk mencatat danmenyimpan data pada proses nitridasi plasma.Komunikasi data PLC berjalan melalui portRS232 dengan menggunakan protokol multipoint dimanaprotokol ini memiliki format perintah dan tanggapyang lebih lengkap dan membuat transmisi datalebih aman. Aplikasi antarmuka dibuat menggunakanbahasa pemrograman Visual Basic. Sedangkan untukpengelolaan dan penyimpanan data menggunakanMySQL. Data yang diolah adalah data yang berasaldari ADC internal PLC. Data tersebut disimpan sementarapada Data Memory. Aplikasi antarmukamengirimkan string untuk membaca alamat DataMemory secara terus menerus dengan jeda 1 detik.Data yang telah diterima akan ditampilkan dalamtextbox untuk diperlihatkan ke pengguna dan ditampungpada database.Hasil Uji menunjukkan antarmuka mampu menampilkandata dalam numerik maupun grafik, sertamampu menyimpan data tersebut pada database. Kemudiandata yang telah disimpan tersebut mampudiubah ke dalam file Microsoft Excel..Kata Kunci — Komunikasi Data, Port RS232, SuperPLC T100MD1616+, Visual Basic, MySQL
Purwarupa Sistem Otomasi Buka Tutup Tirai Berbasis Light Dependent Resistor
AbstrakGorden merupakan tirai yang digunakan untuk menutup sebuah jendela pada malam hari. Membuka dan menutup tirai adalah salah satu kegiatan yang sering dilakukan didalam kehidupan rumah tangga, dan biasa kita sering lupa menutup tirai pada malam hari saat kita tinggal berpergian dari pagi hingga malam.Purwarupa tirai otomatis dirancang dengan menggunakan beberapa komponen yang terdiri dari: roda penggerak yang digerakkan menggunakan motor dc yang dilengkapi dengan driver motor, sensor cahaya menggunakan Light Dependent Resistor, IC RTC (Real Time Clock) DS1307, dan sistem pengendalian menggunakan mikrokontroler ATMega32.Sistem ini berfungsi untuk mengontrol membuka dan menutup tirai. Pada sistem ini, saklar yang digunakan berupa relai. Relai tersebut berfungsi sebagai pembalik polaritas pada motor. Relai diaktifkan berdasarkan besar kecilnya intensitas cahaya yang didapat dari sensor Light Dependent Resistor. Resistansi LDR akan berubah seiring dengan perubahan intensitas cahaya yang mengenainya atau yang ada disekitarnya. Purwarupa ini juga dapat dijalankan dengan menggunakan pengaturan waktu. Putaran motor dikontrol berdasarkan penerimaan cahaya dari sensor Light Dependent Resistor. Kata kunci— Mikrokontroler, sistem otomasi, light dependent resisitor,sensor cahaya, RTC Abstract Curtains is a curtain that is used to close a window at night. Opening and closing the curtain is one of the activities that are conducted in domestic life, and usually we often forget to close the curtains at night while we are living traveling from morning till night.Prototype automatic curtains designed by using some of the components comprising: a drive wheel driven using dc motors are equipped with driver motor, light sensor using Light Dependent Resistor, IC RTC (Real Time Clock) DS1307, and control system uses microcontroller ATMega32.This system serves to control the opening and closing the curtains. In this system, which used a relay switch. Relay functions as inverting the polarity of the motor. Relay activated by the size of the light intensity obtained from the sensor Light Dependent Resistor. LDR resistance will change with changes in light intensity about it or around it. This prototype can also be run using the time setting. Motor rotation is controlled by the exposure of the sensor Light Dependent Resistor. Keywords— Microcontroller, automation system, resisitor light dependent, light sensor, RT
Klasifikasi Fase Retinopati Diabetes Menggunakan Backpropagation Neural Network
AbstrakRetinopati diabetes (DR) merupakan salah satu komplikasi pada retina yang disebabkan oleh penyakit diabetes. Tingkat keparahan DR dibagi atas empat kelas yakni: normal, non-proliferative diabetic retinopathy (NPDR), proliferative diabetic retinopathy (PDR), dan macular edema (ME). Penelitian ini bertujuan mengembangkan suatu metode yang dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi terhadap fase DR. Data yang digunakan sebanyak 97 citra yang fitur – fiturnya diekstrak menggunakan gray level cooccurence matrix (GLCM). Fitur ciri tersebut adalah maximum probability, correlation, contrast, energy, homogeneity, dan entropy. Fitur – fitur ini dilatih menggunakan jaringan syaraf tiruan backpropagation untuk dilakukan klasifikasi. Kinerja yang dihasilkan dari pendekatan ini adalah sensitivity 100%, specificity 100% dan accuracy 97.73% Kata kunci— fase retinopati diabetes, GLCM, backpropagation neural network Abstract Diabetic retinopathy (DR) is one of the complications on retina caused by diabetes. The aim of this studyis to develop a system that can be used for automatic mass screenings of diabetic retinopathy. Four classes are identified: normal retina, non-proliferative diabetic retinopathy (NPDR), proliferative diabetic retinopathy (PDR), and macular edema (ME). Ninenty-seven retinal fundus images in used in this study. Six different texture features such as maximum probability, correlation, contrast, energy, homogeneity, and entropy were extracted from the digital fundus images using gray level cooccurence matrix (GLCM). These features were fed into a backpropagation neural network classifier for automatic classification. The proposed approach is able to classify with sensitivity 100%, specificity 100% and accuracy 97.73% Keywords— diabetic retinopathy stages, GLCM, backpropagation neural networ
Sistem Pendeteksian Marker pada Analisis Gait Menggunakan Pengolahan Citra Digital
AbstrakAnalisis gait adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kemampuan atau cara bergerak hewan atau manusia. Dalam bidang kedokteran, analisis gait digunakan untuk menentukan penanganan dan terapi bagi pasien rehabilitasi medik. Untuk melakukan analisis gait dibutuhkan laboratorium gait yang dapat mengolah data dari objek yang diamati, tetapi dibutuhkan peralatan khusus untuk mengolah data parameter gait tersebut. Dalam penelitian ini, dibuat suatu alternatif lain dari perekaman paramater gait dengan menggunakan teknologi pengolahan citra digital. Sebuah kamera video digunakan untuk merekam citra objek small gait cycle pada sebuah ruangan dengan pencahayaan yang berasal dari sinar UV. Perekaman citra dilakukan dengan menempatkan marker pada kaki kanan objek untuk pinggul, lutut, dan matakaki sebagai acuan dari parameter gait yang sering diamati.Deteksi blob akan digunakan untuk memisahkan citra marker dengan latar belakangnya. Parameter gait dihitung dengan menggunakan metode euclidean distance. Model yang digunakan adalah citra biner. Dalam pengujian sistem yang dilakukan, kecepatan berjalan objek yang terbaik adalah 0,8 m/s pada sebuah lintasan lurus sejauh 2,35 m. Kamera diposisikan tegak lurus terhadap lintasan objek dengan jarak 3,26 m pada latar belakang hitam dengan daya pencahayaan 80 watt yang berasal dari lampu UV. Kata kunci—Analisis gait, deteksi blob, deteksi marker, euclidean distance Abstract Gait analysis is a study about walking pattern of human or animal. In the field of medicine, gait analysis is used to determine treatment and rehabilitation of medical therapy for patients. To perform gait analysis required a gait laboratory to process the data from the object being observed and the special equipment is needed to process data such gait parameters.In this research, designed an alternative to record gait parameters by using digital image processing technology. A video camera is used to record the image of small gait cycle in a room with lighting from UV rays. Marker placed on certain points of body based on gait parameters that are often observed like hip, knee, and ankle. Blob detection will be used to separate the image of the marker with the background. Gait parameters are calculated using the euclidean distance. The model used is a binary image.Result of this system, the best walking speed object is 0.8 m/s on a straight track 2.35 m length. The camera was positioned perpendicular to the trajectory of objects at a distance 3.26 m on a black background with 80 watts UV lamps lighting. Keywords— Gait analysis, blob detection, marker detection, euclidean distanc
Purwarupa Sistem Pemantau Getaran Jembatan Menggunakan Sensor Accelerometer
Abstrak Telah berhasil dibuat rancangan purwarupa sistem pemantau getaran jembatan menggunakan sensor accelerometer ini terdapat sensor akselerometer MMA7361, board Arduino Uno, dan Modul Radio Frekuensi APC 220. Pada penelitian ini, dibuat simulasi getaran menggunakan purwarupa jembatan peraga dengan beban yang bervariasi sebagai percobaannya.Beban getaran divariasikan sebanyak tiga variasi. Sensor akan mendeteksi perubahan getaran yang ada pada jembatan saat dilalui oleh beban yang menggelinding di atasnya. Sensor akan mengirimkan sinyal analog ke Arduino Uno. Di dalam Arduino, sinyal analog akan diubah menjadi digital. Data tersebut dikirimkan ke ground segment secara wireless menggunakan Radio Frekuensi APC 220. Ground segment berfungsi sebagai pemantau dan penampil getaran yang dideteksi oleh sensor.Microsoft Office Access 2007 digunakan untuk media menyimpan database.Fast Fourier Transform (FFT) digunakan sebagai alat untuk menganalisis data.Data yang dianalisis adalah data percepatan yang tersimpan pada database.Data diambil sebanyak waktu tempuh beban menggelinding melewati purwarupa jembatan pada tiap variasi beban. Hasil dari analisis menunjukkan bahwasannya amplitudo pada tiap variasi accelerometer akan bertambah seiring dengan bertambahnya variasi beban. Kata kunci— ArduinoUno, acceelerometer, FFT AbstractSuccessfully build a prototype of measure vibration on a bridge using accelerometer sensor MMA7361L and board arduino uno and APC 220 modul radio. Prototype on this research will be simulate some kind of vibration data from bridge presented by visual aid with burden who varied as his experiments. There will be three variation of burden vibration at this experiment. Sensor will detect the changes of vibration that existed at bridge moment traverse by the load which rolled on it. Sensor will transmit analog signals to the Arduino Uno. In inside Arduino, signal is analog will converted into digital. Such data sent to ground segment basis wireless using the Radio Frequency APC 220. Ground segment is used to monitor the vibration that detected by sensor. Microsoft Office Access 2007 is used to media store the database. Fast Fourier Transform (FFT) is used as a a tool for analyze the data. The data which analyzed is the data acceleration which stored on database. Data taken as many as a travel time the burden of roll off passing through prototypes were the bridge on each variation the load.Resultsofthe analysisshowedthat thevariation ofthe amplitudeof eachaccelerometerwillincrease alongwith the increase ofload variation. Keywords—Arduino Uno, Accelerometer, FFT
Purwarupa Kendali Lengan Dental Light dengan Isyarat Jari Berbasis Pengolahan Citra Digital
AbstrakDental light atau lampu sorot yang terdapat pada kursi praktik dokter gigi merupakan salah satu bagian penting pada dental chair. Dental light perlu diatur posisinya agar arah cahaya sorot sesuai kebutuhan dokter. Cara biasa untuk mengaturnya adalah dengan digerakkan dengan tangan secara langsung oleh dokter. Cara tersebut dirasakan cukup merepotkan dan mengurangi kesterilan tangan dokter karena harus menyentuh dental light secara langsung. Dalam penelitian ini, masalah tersebut dicoba diselesaikan dengan teknologi pengolahan citra digital. Sebuah webcam digunakan untuk meng-capture citra. Kemudian citra diolah sampai mengenali isyarat jari, untuk kemudian dapat mengendalikan dental light. Pengenalan isyarat jari dalam penelitian ini menggunakan metode pemisahan objek dengan latar belakangnya. Range warna dari sarung tangan dokter dipakai sebagai acuan pengenalan objek tangan. Model warna yang dipakai adalah model HSV.Dari 4 warna sarung tangan yang diuji, warna dengan hasil terbaik adalah warna kuning. Jarak optimal antara webcam dan posisi tangan adalah 55-65 cm. Waktu respon rata-rata dari saat ada isyarat sampai lengan robot bergerak adalah 0,4-0,6 sekon. Dengan hasil penelitian ini diharapkan dokter tidak perlu lagi menyentuh langsung dental light sehingga pemakaiannya lebih mudah dan steril. Kata kunci—dental light, lengan robot, pengolahan citra, range warna Abstract Dental light or head-light that exists on a dental chair, is one of essenstial part of dental chair instruments. Dental light needs an appropriate positioning control to direct the light as needed by the dentist. The common way of controlling dental light is the dentist manually directing the lamp using their hand. In this research, that problem is tried to be solved using digital image processing technology. A webcam is used to capture image, then the image is processed until yield a recognition result for finger gesture and then create an output to contol dental light. Finger gesture recognition is carried out by color filter method. The color range of dentist gloves is used as references to recognize the dentist’s hand. The color model that used in this research is HSV.From 4 colors of dentist gloves that tested, the best color is yellow. The optimum distance between webcam and hand position is 55-65 cm. The average time response from the time that finger gesture appear until the prototype of arm robot moves is 0.4-0.6 second. Keywords—dental light, arm robot, image processing, color rang