7104 research outputs found
Sort by
Pengaruh Penambahan Coremate Terhadap Kekuatan Tarik Pada Komposit Tipe Sandwich (Coremate Material Effect To Tesile Strenght Of Sandwich Composite)
Material utama yang digunakan sebagai struktur UAV di LAPAN adalah komposit. Komposit dipilih karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya ringan, rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, mechanical properties dapat disesuaikan, dan tahan terhadap fatigue. Diantara komposit yang digunakan yaitu komposit berpenguat serat e-glass mat300 menggunakan inti coremate atau biasa disebut struktur sandwich. Ind coremate digunakan karena material ini memiliki densitas yang rendah dan mampu menambah kekakuan komposit. Untuk keperluan analisa, perlu dilakukan pengujian tarik untuk mengetahui kekuatan tarik dari komposit. Pengujian tank dilakukan menggunakan standar ASTM D3039 yang merupakan standar pengujian tank untuk komposit dengan matriks polimer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin bertambah lapisan coremate pada komposit, maka kekuatan komposit semakin rendah. Data pengujian menunjukkan penambahan dua lapis coremate menurunkan kekuatan tank 10% dan penambahan tiga lapis coremate menurunkan kekuatan tank 43%. Hal ini menunjukkan bahwa inti coremate mampu menambah kekakuan struktur komposit tapi tidak menambah kekuatan struktur. Kata kunci : Komposit, Coremate, Pengujian TankHlm. 249-25
Nilai Kekuatan Tarik Komposit Serat E-Glass Tipe WR185, Matriks Lycal (Tensile Properties WR185 E-Glass Fiber With Matriks Lycal)
Hlm. 280-28
Dinamika Evapotranspirasi Akibat Perubahan Iklim (Evapotranspiration Dynamic In Climate Change )
Hlm.51-5
Peningkatan Implementasi SAKIP Mendorong Percepatan Reformasi Birokrasi di LAPAN
Hlm.57-5
Aplikasi Citra Landsat Untuk Mengetahui Perubahan Penutup Penggunaan Lahan di Hulu DAS Cimanuk
DAS Cimanuk merupakan salah satu DAS kritis yang menjadi salah satu dari 108 DAS prioritas nasional. Salah satu dari berbagai parameter penyebab DAS Cimanuk kritis salah satunya adalah perubahan penutup penggunaan lahan. Perubahan penggunaan dan penutup lahan yang terdapat pada hulu DAS Cimanuk dapat terlihat dengan menggunakan citra Landsat multitemporal tahun 2000 dan 2017. Pengkelasan penutup penggunaan lahan dapat digunakan dengan metode maximum likelihood classification. Penggunaan dan penutup lahan dikelaskan menjadi 5 yaitu vegetasi kerapatan tinggi, vegetasi kerapatan rendah/kebun, lahan terbangun, pertanian lahan kering dan pertanian lahan basah. Berdasarkan hasil pengolahan pertanian lahan kering mengalami peningkatan luas sebesar 9 persen dan pertanian lahan basah mengalami pengurangan luas sebesar 6 persen.Hlm. 36-4
Potensi Data Satelit Radar X-Band dan C-Band Untuk Pemantauan Lahan Sawah Dan Fase Pertumbuhan Padi
Pemantauan pertumbuhan tanaman padi membutuhkan data satelit multi-temporal selama fase pertumbuhannya. Pemanfaatan data satelit radar berpotensi untuk pemantauan pada wilayah tropis dimana pemantauan dengan satelit optis sering memiliki kendala liputan awan yang tinggi. Pada kajian ini membahas beberapa hasil penelitian yang dilakukan LAPAN dan peneliti luar negeri tentang penelitian pemanfaatan data satelit penginderaan jauh Synthetic Aperture Radar (SAR) X-band dan C-band untuk pemetaan lahan sawah dan pemantauan pertumbuhan padi. Hasil kajian menunjukan bahwa data satelit radar dengan pengolahan digital berpotensi untuk klasifikasi lahan sawah dan nilai-nilai radar backscatter data multitemporal dapat dipergunakan untuk pemantauan umur tanaman padi.Hlm. 41-4