Berkala Arkeologi Sangkhakala
Not a member yet
328 research outputs found
Sort by
GAYA ORNAMENTASI GUNONGAN
Salah satu tinggalan kejayaan Kerajaan Aceh adalah Gunongan. Gunongan memiliki konsep struktur bangunan terbuka yang berada di tengah kompleks Taman Ghairah. Penyebutan Gunongan sebagai Gegunungan Manara Permata dalam Kitab Bustanussalatin sering dihubungkan dengan pengejawantahan konsep Meru dalam Hindu. Dalam konteks ini, permasalahan yang dimunculkan adalah bagaimanakah gaya ornamentasi Gunongan? Adapun tujuan dari penulisan ini berkaitan dengan upaya memahami dan menggambarkan gaya ornamentasi tersebut. Apakah hanya berkaitan dengan unsur pra-Islam, atau juga mengandung unsur Islam. Melalui metode deskriptif-analitis diharapkan akan dapat memahami gagasan masyarakat Aceh pada masa lampau terhadap ornamentasi Gunongan
BENTENG TANAH, TEKNIK PEMBANGUNAN DAN PERALIHAN FUNGSINYA
We had know that there‟re lots of landfort in Sumatera. Theobservation indicated that they have been built since the Hindoo-Buddhist era continued on the Islam era till the colonialism ofNetherland. That landfort represented the different era and alsothe function it self, but the essence of it is as a fort area
KELENTENG CIN BUK KIONG, PULAU RUPAT
Generaly, the Chinese Temple is a place for Chinese people doing their religious activities, e.g. pray God, anchestor, prophet and the soul related with Konfusianism, Taoism and Buddhism. The name of some Chinese Temples use their main god or god's superiority. It's interested in analyzing the architecture of the building of Chinese Temple because of its uniquenes
PENGARUH KRISTEN DALAM UPACARA MANGONGKAL HOLI PADA MASYARAKAT BATAK (SEBUAH TINJAUAN ETNOARKEOLOGI)
“Mangongkal holi” is the megalithic tradition which is one theprocession of funeral rites in Batak community. It‟s the form ofsecondary burial with digging the skeleton and moved it from primaryburial into the secondary ones. Considering that some of the Batakcommunity who held this activity is Christianity, so “mangokal holi” riteswas influenced by this religion
HUTA DI TOMBAK SITUMORANG: Perubahan Kosmologi Pada Masyarakat Batak Toba
Huta merupakan satu kesatuan sosial yang merupakan bentuk sistem kepemilikan tanah yang berbaur dengan sistem kosmologi masyarakat Batak Toba. Huta merupakan elemen tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya sawah/ladang dan hutan (tombak). Sebuah huta dapat merupakan menjadi tanda keberadaan sebuah kelompok masyarakat dan juga penguasa kelompok marga dalam sebuah tatanan kosmologi, sehingga keberadaan huta menjadi sangat penting bagi eksistensi sebuah kelompok marga. Jadi sebuah huta tidak hanya bermakna ekonomi dan sosial juga bermakna religius. Sehingga ketiga elemen tersebut merupakan sebuah simbol makrokosmos dan mikrokosmosnya dapat dilihat pada bangunan rumah adatnya. Mengingat huta itu bagian dari elemen kosmologi, maka keberadaannya terpisah antara elemen sawah dan hutan/tombak. Di Hutan Tele Situmorang, huta berada di tengah hutan (tombak), hal ini sangat berbeda dengan pemahaman konsepsi kosmologi masyarakat Batak Toba. Berkenaan dengan itu, maka tujuan uraian ini adalah untuk memahami keberadaan huta yang berada di tengah hutan/tombak dalam kaitannya dengan kosmologi masyarakat Batak Toba. Metode yang digunakan dalam pengungkapan ini yaitu dengan mendeskripsi tinggalan arkeologis di huta tersebut untuk mengetahui objek sebagai sebuah huta, dengan segenap perangkatnya. Kemudian dilakukan metode etnoarkeologi atas konsepsi yang terkait dengan kosmologi masyarakat Batak Toba untuk dibandingkan dengan masyarakat tradisional lainnya guna memahami konsepsi kosmologi sebuah hunian. Diharapkan dengan metode tersebut dan folklor yang ada pada masyarakat dapat menggambarkan penyebab dari perubahan kosmologi sistem hunian masyarakat Batak Toba pada huta di hutan Tele Situmorang
GAMBAR CADAS DI NGALAU TOMPOK SYOHIAH I DALAM KAITANNYA DENGAN BUDAYA PERTANIAN
Pemaknaan seni gambar cadas di Ngalau Tompok Syohiah I harus disertai konteks bentuk, ruang, dan waktu, serta budaya yang mendukung keberadaannya, meliputi teknologi, religi, atau tradisi masyarakat maupun lingkungan sekitarnya. Tulisan ini bertujuan untuk memaknai gambar cadas yang terdapat di Ngalau Tompok Syohiah I, terutama yang berkaitan dengantradisi atau budaya pertanian masyarakat sekitarnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, guna mengungkapkan berbagai aspek yang terkandung pada objek arkeologis maupun gambar cadas di gua tersebut. Kajian etnografi dimanfaatkan untuk mengetahui tradisi dan folklor yang terkait dengan situs dan objek arkeologisnya, terutama gambar cadas yang berkaitan dengan pertanian dan kepercayaan lokalnya. Secara kontekstual gua dan objek arkeologis seperti gambar cadas, menhir, dan makam semu berkaitan dengan lingkungan dan kegiatan pertaniannya. Demikian juga perilaku orang yang datang ke gua tersebut sangat beragam, tergantung pada tujuan masing-masing. Sebagian orang walaupun sudah memeluk agama Islam, ada yang masih menjalani tradisi lama terutama yang berkaitan dengan kegiatan pertanian
BENTENG INONG B ALEE DAN KOMPLEKS MAKAM LAKSAMANA MALAHAYATI DI KABUPATEN ACEH BESAR, PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
The complex of Laksamana Malahayati’s grave is in Desa Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. As a symbol of respecting and the meaning of her war, its location is in hilltop and protected by wall. It’s winged and unwinged slab gravestone type with longfeet square. In her life, Laksamana Malahayati was known as a brave admiral when marched against Portuguese and Dutch in Malaka Straits. One of her great contribution was when she formed a single troop consists of some widows (known as Inong Balee and Benteng Inong Balee) fight against the imperialism
PEMUKIMAN PENDERITA KUSTA DAN FASILITASNYA DI DESA LAU SIMOMO, KABUPATEN TANAH KARO
Settlement in Lau Simomo, Tanah Karo described the human historyregarding the residential area for lepers. The building of this areasupported the lepers in order to get a reasonably comfortable life. Theother facilities which part of the important things for treatment ofleprosy or character building are hospital and church