FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
Not a member yet
97 research outputs found
Sort by
Perancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Batik Berbasis Nilai Kearifan Lokal di Sekolah Menengah Kejuruan
Masalah dalam penelitian ini adalah pada RPP mata pelajaran batik di SMK belum menyentuh materi kearifan lokal, serta menggunakan kurikulum KTSP. Pelaksanaan kurikulum 2013 mencerminkan pendekatan saintifik dengan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Perancangan skenario pembelajaran batik berbasis nilai kearifan lokal memerlukan hasil validasi para ahli. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran batik berbasis nilai kearifan lokal yang dibidik melalui motif batik modern khas Cimahi dan motif batik klasik Kasumedangan. Pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran menggunakan pembelajaran saintifik. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Research and Development (RD) dengan mengadopsi tahap-tahap RD yang dikembangkan oleh Plomp. Tahap RD yang dilakukan pada penelitian ini melalui tahap investigasi, tahap desain, tahap realisasi, dan tahap evaluasi produk. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan expert judgment. Pelaksanaan expert judgment dilakukan kepada tujuh orang validator ahli, yang terdiri dari tiga orang ahli pembelajaran dalam hal ini adalah guru, satu orang ahli kurikulum pembelajaran batik dalam hal ini adalah dosen Seni Rupa, dan tiga orang tokoh batik di Jawa Barat. Rekomendasi yang dapat disampaikan melalui rancangan pelaksanaan pembelajaran batik berbasis kearifan lokal ini dapat digunakan dan dikembangkan pada peaksanaan praktik batik di Sekolah Menengah Kejuruan
Perbedaan Kemandirian Remaja Berdasarkan Status Pekerjaan Ibu
This research aims to understand the difference in the autonomy of adolescent having the working mother and non working mother on a student XI is social class in high school land 103 east jakarta. Research is conducted during the 12 months since january to december 201 Research method used is a method of survey with comparative approach .The population in this research is a student XI route social class in high school land of 103 east jakarta. The sample collection technique used is non probability sampling with saturated sampling techniques. The sample is a total of 116 students consisting of 32 students male having a working mother , 28 a female student who has mom worked , 26 students male having a mother does not work and 30 female students having mother does not work . The aspect of the autonomy of views based on emotional autonomy , the autonomy of mannerisms and autonomy of the value of. The results show normality test data the autonomy of adolescent boys and women who possess the mother worked and autonomy of adolescent boys and women who possess the mother does not work berdistribusi normal and homogeneity test data showed berdistribusi homogeneous. The results of testing the hypothesis of statistics using anova one direction obtained Fhitung = 19 the first mistake 0.05 so that we can conclude that there were differences autonomy of adolescent having the work and not working. Especially the manner of differences of treatment that causes the autonomy of the mother parents especially between men and women is different. Adolescent boys autonomy more given the opportunity in the development is given the exercise of independence as given the opportunity and freedom of running their activities without relying on parents especially mothers , but not in spite of supervision that parents especially mothers with adolescent boys develop good along with increasing autonomy the ability and experience that he got various
Penerapan Media Lembar Balik Untuk Peningkatan Pemahaman Nilai Kearifan Lokal Batik Cimahi Pada Peserta Didik Di Sekolah Menengah Seni Rupa Kota Bandung
Penelitian ini beranjak dari permasalahan pembelajaran batik yang cenderung kurang memotivasi peserta didik dalam belajar sehingga timbul sikap pasif dan bosan dengan cara belajar yang kurang bervariarif. Sehingga perlu dicarikan solusi lain baik dari metodologi pembelajaran. Penerapan media lembar balik diharapkan menjadi solusi untuk membantu pembelajaran di kelas. Media lembar balik memiliki banyak keuntungan karena media ini dapat digunakan secara praktis, dimana guru tinggal membolak-balikkan kertas yang telah dirancang sedemikian rupa tanpa perlu menunggu optimalisasi kefokussan dalam gambar yang disajikan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan media lembar balik serta hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI Tekstil Sekolah Menengah Seni Rupa Kota Bandung sebanyak 21 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, peserta didik dan alat penilaian kinerja peserta didik. Hasil yang diperoleh siklus I mengacu pada pembelajaran menggunakan media lembar balik. Penempatan media yang kurang tepat serta ruangan kelas yang terang tidak adanya penutup jendela. Pesan yang disampaikan melalui media lembar balik kurang jelas terlihat. Pada siklus II mengalami peningkatan guru sudah melakukan pembelajaran yang mengacu pada pendekatan saintifik dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Pembelajaran siklus II dibuat dua kelompok belajar. Penempatan media berada ditengah-tengah kelompok. Setiap kelompok yang tidak terlihat dapat mendekati media lembar balik dengan kelompoknya sehingga merata peserta didik dapat melihat materi yang disajikan dalam media lembar balik. Selain itu guru pun dapat mengelola kelas dengan baik ketika pembelajaran berlangsung. Peserta didik sangat antusias belajar menggunakan media lembar balik karena pembelajaran dengan dibagi dua kelompok belajar. Rekomendasi yang dapat disampaikan melalui penelitian ini bahwa media lembar balik sangat cocok digunakan dalam kelas, ukuran media yang disesuaikan dengan jumlah peserta didik
Pelaksanaan Program Pendampingan Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Karitas Cimahi
Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana kesesuaian program pendampingan dengan pelaksanaan pendampingan lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Karitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh data mengenai pelaksanaan pendampingan lansia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan sampel total sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan daftar checklist, pedoman observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan pendampingan yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari, kesesuaian program pendampingan dengan pelaksanaan program pendampingan, dan tugas serta tanggung jawab pengurus secara umum telah terlaksana dengan baik. Rekomendasi dari hasil penelitian ini diharapkan pendamping lebih meningkatkan tugas dan tanggung jawabnya dalam merawat dan menjaga kesehatan serta kebutuhan lansia secara efektif dan efesien
Penguasaan Pengetahuan Pembuatan Batik Tulis Pada Peserta Didik SMKN 14 Bandung
Masalah dalam penelitian ini yaitu penguasaan pengetahuan pembuatan batik tulis pada peserta didik masih harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperoleh data mengenai penguasaan pengetahuan pembuatan batik tulis pada peserta didik DPK Tekstil SMKN 14 Bandung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel total peserta didik DPK Tekstil 1 dan DPK Tekstil 2 yang mengikuti mata pelajaran pembuatan batik tulis sebanyak 62 peserta didik. Hasil penelitian berkaitan dengan aspek penguasaan pengetahuan batik tulis berada pada kategori tinggi, aspek pemahaman alat, bahan dan motif batik tulis berada pada kategori tinggi. Aspek penerapan berada pada kategori cukup. Secara keseluruhan penguasaan pengetahuan batik tulis pada peserta didik SMK berada pada kategori tinggi. Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar peserta didik meningkatkan penguasaan pengetahuan pembuatan batik tulis pada peserta didik SMKN 14 Bandung, sehingga lebih siap menghadapi uji kompetensi dan dunia Industri
Analisis Relevansi Program Dan Pelaksanaan Pelayanan Lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung
Penelitian ini menggali bagaimana relevansi program dan pelaksanaan pelayanan lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang relevansi program dan pelaksanaan pelayanan lansia di Balai Perlindungan Sosial Tresna Werdha Ciparay Bandung yang meliputi: Program pelayanan lansia, pelaksanaan program pelayanan lansia, relevansi antara program dan pelaksanaan pelayanan lansia, serta tingkat relevansi antara program dan pelaksanaan pelayanan lansia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah program pelayanan lansia dan lansia yang berjumlah 45 orang serta satu orang pekerja sosial. Hasil penelitian meliputi program pelayanan lansia yang ada di Balai dikelompokkan menjadi enam bagian yaitu pemenuhan kebutuhan pokok, pemenuhan kebutuhan aksesbilitas sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan kesehatan, pemenuhan kebutuhan fisik, sosial, mental dan spiritual, program pemberdayaan dan program perlindungan. Pelaksanaan program pelayanan lansia untuk pemenuhan kebutuhan pokok sebagian besar telah dilaksanakan. Pemenuhan kebutuhan aksesbilitas sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan fisik, sosial, mental dan spiritual lebih dari setengahnya sudah dilaksanakan. Pemenuhan program pemberdayaan sebagian kecil telah dilaksanakan dan untuk program perlindungan telah dilaksanakan seluruhnya. Relevansi antara program dan pelaksanaan pelayanan lansia berada pada tigkat sangat relevan yaitu program pemenuhan kebutuhan pokok, pemenuhan kebutuhan aksesbilitas sarana dan prasarana, pemenuhan kebutuhan kesehatan, pemenuhan kebutuhan fisik, sosial, mental dan spiritual, program perlindungan dan pada tingkat relevan yaitu program pemberdayaan; tingkat relevansi antara program dan pelaksanaan pelayanan lansia. Tingkat tersebut capaian relevansi berada pada kategori tinggi sekali. Rekomendasi dalam penelitian ini yaitu pada program pemenuhan kebutuhan kesehatan dimana pemberian vitamin dan suplemen makanan dilakukan secara rutin kepada lansia oleh perawat sehingga kesehatan lansia terjaga, program pemberdayaan yang meliputi kesenian dan keterampilan yang ditawarkan kepada lansia harus sudah melalui analisis kebutuhan dari para lansia, program kebutuhan aksesbilitas sarana dan prasarana meliputi penambahan jumlah alat bantu jalan sesuai dengan jumlah lansia yang membutuhkan
Persepsi Warga Belajar Tentang Pelaksanaan Pelatihan Perawatan Lansia di PT Graha Ayu Karsa Bandung
Pelaksanaan pelatihan perawatan lansia di PT Graha Ayu Karsa bandung bertujuan membantu mewujudkan Calon Tenaga Kerja Indonesia menjadi tenaga pembantu lansia yang terampil, produktif dan kompeten dalam bidang merawat lansia dirumah tangga, serta berdaya saing tinggi sesuai dengan jabatan merawat lansia diluar Negeri. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi persepsi warga belajar tentang pelaksanaan pelatihan perawatan lansia di PT Graha Ayu Karsa Bandung yang meliputi: Tujuan pelatihan perawatan lansia, materi pelatihan perawatan lansia, pengalaman belajar dalam kegiatan pelatihan, sarana belajar dalam kegiatan pelatihan dan keberhasilan pelatihan warga belajar. Metode yang dgunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah warga belajar pelatihan perawatan lansia angkatan 2013 yang berjumlah 45 orang. Sampel yang digunakan adalah sampel total yaitu keseluruhan poulasi yang berjumlah 45 orang. Hasil penelitian meliputi tujuan, materi, pengalaman belajar, sarana belajar dan keberhasilan pelatihan pada umumnya berada pada kriteria sangat baik. Penulis merekomendasikan kepada lembaga pelatihan PT Graha Ayu Karsa Bandung supaya menampung persepsi warga belajar untuk membantu memecahkan solusi yang dirasakan oleh warga belajar. Persepsi warga belajar berkaitan dengan pelaksanaan pelatihan diharapkan menjadi acuan instruktur sebagai perbaikan dalam penguasaan pengelolaan kelas dan peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengkaji lebih dalam lagi mengenai pelaksanaan pelatihan perawatan lansia di PT Graha Ayu Karsa Bandung dalam meninjau aspek-aspek terkait dengan lebih nyata dalam pengimplementasianya
Kemampuan Mahasiswa dalam Pelaksanaan Workshop Manajemen Sumber Daya Keluarga Berbasis Project Based Learning
Kemampuan mahasiswa dalam tahap perencanaan, pelaksanaan dan menyusun laporan akhir sebagai evaluasi dalam pelaksanaan WMSDK masih belum optimal. Kemampuan tersebut ditandai dengan pemilihan topik yang masih belum menggambarkan permasalahan yang ada di lapangan. Selain itu juga mahasiswa belum optimal dalam pelaksanaan kolaborasi seperti kurangnya kerja sama dalam kelompok dan saling berbagi ide dalam kelompok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam pelaksanaan Workshop Manajemen Sumber Daya Keluarga berbasis project based learning pada mahasiswa Prodi PKK angkatan 2011, khususnya pada pokok pembahasan tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode penelitian ini yaitu metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan test kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pada tahap perencanaan proyek berada pada kategori rendah, kemampuan mahasiswa dalam tahap pelaksanaan proyek berada pada kategori tinggi, dan kemampuan mahasiswa dalam tahap evaluasi proyek berada pada kategori sedang. Rekomendasi ditujukan pada mahasiswa Prodi PKK, hendaknya mahasiswa yang mengikuti mata kuliah WMSDK dapat meningkatkan kemampuan pada pelaksanaan WMSDK mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi sehingga dapat menghasilkan produk akhir yang maksimal, dengan cara menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh anggota kelompok, mengetahui keadaan dan kebutuhan di lapangan, mahasiswa harus memiliki inovasi baru dalam pembuatan proyek WMSDK yang berbeda
Kontribusi Hasil Belajar Room Section Terhadap Kompetensi Praktek Kerja Industri di Hotel
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya tuntutan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang harus sesuai dengan kompetensi di dunia kerja. Proses pembelajaran di sekolah dengan pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) merupakan satu kesatuan yang saling mendukung dan link and match. Oleh karena itu, pembelajaran Room Section diharapkan dapat menunjang kelancaran prakerin, terutama dalam mengerjakan pekerjaan di Room Division Hotel sebagai tempat melaksanakan prakerin bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : 1) Hasil belajar peserta didik yang berkaitan dengan penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan room section; 2) Kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel berdasarkan unjuk kerja; 3) Kontribusi hasil belajar Room Section terhadap kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel; dan 4) Besarnya kontribusi hasil belajar Room Section terhadap kompetensi peserta didik dalam pelaksanaan prakerin di hotel. Penelitian ini menggunakan metode statistik inferensial. Populasi berjumlah 30 peserta didik kelas XI Program Keahlian Akimodasi Perhotelan SMK Negeri 15 Bandung yang telah melaksanakan prakerin di room division hotel dan menggunakan sampel total. Instrumen yang digunakan yaitu tes untuk variabel X (hasil belajar room section) dan studi dokumentasi untuk variabel Y (kompetensi prakerin di hotel). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar room section pada peserta didik termasuk dalam kriteria cukup, kompetensi prakerin di hotel termasuk dalam kriteria tinggi, dan hasil belajar room section memberikan kontribusi yang rendah terhadap kompetensi prakerin di hotel, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Simpulam penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar room section memberikan sumbangan/kontribusi yang positif dan signifikan terhadap kompetensi prakerin di hotel
Analisis Kemampuan Mahasiswa Dalam Penyajian Produk Workshop MSDK Berbasis Project based learning
Rumusan masalah penelitian ini yaitu “Seberapa besar kemampuan penyajian produk mahasiswa Prodi PKK FPTK UPI angkatan 2011 pada mata kuliah Workshop MSDK berbasis project based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kemampuan penyajian produk mahasiswa Prodi PKK FPTK UPI angkatan 2011 pada mata kuliah Workshop MSDK berbasis project based learning dalam seminar Workshop MSDK. Metode yang digunakan deskriptif yaitu suatu metode penelitian yang ditunjukan untuk menggambarkan mengenai kemampuan mahasiswa dalam penyajian produk pada Mata Kuliah Workshop MSDK berbasis project based learning. Teknik penggumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes kinerja, kinerja yang dimaksud adalah kemampuan penyajian produk sebagai hasil proyek Workshop MSDK berbasis project based learning. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan mahasiswa dalam penyajian produk Workshop MSDK berbasis project based learning berada pada kategori tinggi pada lima kelompok, kategori sedang pada dua kelompok dan kategori rendah pada satu kelompok. Rekomendasi diajukan pada mahasiswa Prodi PKK FPTK UPI angkatan 2011, agar dapat lebih mengasah dan meningkatkan kemampuan penyajian atau presentasi dengan cara membiasakan berani berbicara di depan umum dan banyak menggali ilmu atau informasi dengan membaca buku, koran, majalah maupun internet