CALYPTRA
Not a member yet
2342 research outputs found
Sort by
PENGARUH ATTACHMENT TO SOCIAL MEDIA DAN ATTITUDE TOWARD SOCIAL MEDIA TERHADAP C2C ADVOCACY DAN C2B SUPPORTIVE BEHAVIOR BAGI PENGGUNA MEDIA SOSIAL LINE DI SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Attachment to Social Media dan Attitude toward Social Media terhadap C2C advocacy dan C2B Supportive behavior bagi pengguna media sosial Line di Surabaya. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan SPPS 16.0 dan Lisrel 8.70. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Jumlah Sampel yaang digunakan 331 responden yang telah memenuhi karakteristik populasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa Attachment to Social Media berpengaruh positif terhadap C2C advocacy dan C2B Supportive behavior. Sedangkan, Attitude toward Social Media tidak berpengaruh terhadap C2C advocacy dan C2B Supportive behavior
UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI SERTA PERBAIKAN PENJADWALAN PRODUKSI PADA BAGIAN PEWARNAAN BENANG DI PT. BINTANG APOLLO SURABAYA
Bintang Apollo merupakan pabrik benang rayon untuk berbagai permintaan pasar dengan sistem produksi berdasarkan pesanan warna dari customer (job order). Permasalahan terletak pada bagian pewarnaan benang (bottleneck). Bottleneck ini menyebabkan keterlambatan pemenuhan pesanan dan lost sales pada bulan tertentu. Upaya penyelesaian masalah adalah melalui perbaikan metode dan sistem kerja serta penjadwalan produksi. Pengukuran kerja menggunakan Stopwatch Time Study dan dilakukan sebanyak 30 kali untuk dihitung waktu standarnya. Waktu standar untuk sekali proses pewarnaan adalah 6552,34 detik/pack. Waktu standar tersebut digunakan untuk menghitung kapasitas produksi per bulan, yaitu 1547,15 kg/bulan (1 pack=1,6 kg). Perbaikan metode kerja dilakukan dengan mengefisien dan mengefektifkan beberapa proses agar waktu standar berkurang. Perbaikan metode kerja ini menghasilkan peningkatan kapasitas produksi per bulan menjadi 1887,42 kg/bulan atau sebesar 21,8%. Usulan sistem kerja dengan membagi pekerja pada stasiun kerja justru mengakibatkan kapasitas berkurang menjadi 1587,04 kg/bulan. Perbaikan penjadwalan dilakukan dengan metode penjadwalan EDD yang dikombinasikan dengan FCFS, dari yang semula FCFS. Metode penjadwalan awal pada bulan Juni 2016 terdapat keterlambatan pesanan sebesar 15% serta lost sales sebesar 13,04%. Perbaikan penjadwalan yang dikombinasikan dengan metode kerja usulan dapat menyelesaikan permasalahan di PT. Bintang Apollo berupa keterlambatan dan lost sales seluruhnya dapat teratasi (keterlambatan 0%, lost sales 0%)
PENGARUH COUNTERFEIT PRONENESS TERHADAP COUNTERFEIT PURCHASE INTENTION PAKAIAN TIRUAN DI SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Counterfeit Proneness terhadap Counterfeit Purchase Intention. Penelitian ini juga meneliti dan mengetahui hubungan Ethical Judgements terhadap Counterfeit Purchase Intention di wilayah Surabaya. Objek yang diambil adalah pakaian tiruan di Surabaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah 200 responden yang berdomisili Surabaya dan pernah membeli dan juga menggunakan pakaian tiruan dalam 1 tahun terakhir. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah non probability sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melalui pengujian secara statistik. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan Analysis of Moment Structure (AMOS 21). Hasil penelitian ini sesuai dengan hipotesis, kecuali hubungan subjective norms terhadap counterfeit purchase intention yang terbukti tidak signifikan. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan ethical judgements yang berhubungan positif terhadap counterfeit purchase intention
PEMBUATAN APLIKASI PEMBELAJARAN TENTANG PROSEDUR KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM KIMIA UNTUK SISWA SMA
Prosedur keselamatan kerja di Laboratorium Kimia merupakan materi yang penting untuk diketahui siswa SMA, karena dalam bekerja di Laboratorium tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Akan tetapi, siswa SMA kurang mendapatkan materi tersebut. Dengan demikian dibutuhkan aplikasi pembelajaran yang membahas prosedur keselamatan kerja di Laboratorium Kimia secara keseluruhan. Dasar teori yang digunakan untuk membuat aplikasi ini adalah teori tentang prosedur keselamatan kerja di Laboratorium Kimia, teori peralatan di laboratorium kimia, teori pembelajaran multimedia, teori media pembelajaran, dan teori gaya belajar anak. Analisis yang dilakukan adalah melakukan wawancara dengan guru kimia SMA, melakukan penyebaran kuesioner untuk siswa SMA, menganalisis media yang ada, analisis permasalahan, dan menganalisis kebutuhan sistem. Setelah tahap analisis dilakukan, maka tahap selanjutnya adalah melakukan desain untuk pembuatan aplikasi. Desain yang dibuat meliputi desain user interface, desain karakter dan sebagainya. Desain tersebut lalu diimplementasikan dengan menggunakan software Adobe Illustrator, Adobe After Effect, Adobe Audition, dan Adobe Flash. Setelah tahap implementasi selesai dilakukan, maka dilakukan proses uji coba dan evaluasi. Uji coba verifikasi untuk memastikan bahwa aplikasi bebas error. Setelah itu dilakukan uji coba validasi kepada guru kimia SMA dan siswa SMA. Hasil yang diperoleh pada saat melakukan uji coba validasi yaitu aplikasi pembelajaran yang telah dibuat dapat membantu siswa untuk memahami dan memperoleh pengetahuan tentang prosedur keselamatan kerja di Laboratorium Kimia. 
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DAN SUB KONTRAK PADA PERUSAHAAN GARMEN ‘X’
Garmen “X” adalah salah satu perusahaan garmen di Surabaya berskala Home Industry. Selain melakukan penjualan garmen dan pembelian bahan baku, Garmen “X” juga melakukan kerjasama dengan beberapa konsumen. Saat ini sistem yang sedang berjalan belum ditangani oleh sebuah sistem informasi berbasis komputer, sehingga untuk menjalankan proses produksi dan pencatatan kontrak kerjasama masih dilakukan secara manual dengan penyimpanan dokumen oleh pemilik secara paper-based yang menyebabkan rawan terjadinya kesalahan dan kehilangan dokumen. Untuk mengatasi kelemahan yang ada, maka dibuat sebuah program aplikasi sistem informasi produksi dan sub kontrak berbasis komputer, antara lain melakukan proses penjualan produk garmen, pembelian bahan baku, penjadwalan satu kali produksi, dan pencatatan data kontrak kerjasama dengan konsumen kontrak. Desain sistem yang dibuat berdasarkan analisis yang telah dilakukan adalah desain data bisa menggunakan ER Diagram dan mapping sebagai alat bantu pemodelan, desain proses bisa menggunakan Data Flow Diagram (DFD) sebagai alat bantu pemodelan dan desain antar muka. Hasil implementasi dari desain sistem yang telah dibuat terdiri dari implementasi data dan implementasi proses. Selain itu, dilakukan juga proses verifikasi dan validasi untuk memastikan program aplikasi tersebut dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga dapat disimpulkan sistem informasi berbasis komputer yang telah dibuat dapat membantu kelancaran kegiatan produksi dan sub kontrak pada Garmen “X”.  
COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS PEMBERIAN EDUKASI MELALUI HOME CARE PADA PASIEN ASMA RAWAT JALAN
Pemberian edukasi asma secara Home Care dapat meminimalkan gejala kronis, eksaserbasi serta dapat mencapai hasil pengobatan yang maksimal dengan menggunakan biaya yang seoptimal mungkin. Penelitian ini bertujuan untuk. Penelitian ini bertujuan untuk dapat meminimalkan gejala mengetahui apakah pemberian edukasi secara Home Care pada pasien asma cost-effective. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian asma rawat jalan di Rumah Sakit Paru Jember dengan usia 18-60 tahun selama Randomizd Controlled Trial. Partisipan penelitian adalah 60 pasien periode Februari-Juni 2016 yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Kelompok uji mendapatkan edukasi secara Home Care. Kelompok kontrol tidak mendapatkan edukasi. Pengetahuan asma diukur dengan Asthma General Knowledge Questionaire (AGKQ), kontrol asma diukur denganAsthma Control Test(ACT), fungsi paru diukur dengan Peak Flow Meter,Cost-Effectiveness Analysis(CEA) dihitung sebagai rasio biaya dengan outcome. Nilai AGKQ partisipan asma pada kelompok uji sesudah diberikan edukasi (22,63 ± 3,419) berbeda signifikan dibandingkan kelompok control (19,57 ± 3,12). Nilai ACT partisipan asma pada kelompok uji sesudah diberikan dukasi (21,77 ± 2,24) berbeda signifikan dibandingkan kelompok kontrol (17,40 ± 2,77). Nilai PEF partisipan asma pada kelompok uji sesudah diberikan edukasi (283,67 ± 95,89) berbeda signifikan dibandingkan kelompok kontrol (216,33 ± 64,57). Nilai ACER (PEF) pada kelompok uji = Rp 1.998,86; sedangkan pada kelompok kontrol = Rp 3.084,66. Nilai ACER (ACT) pada kelompok uji = Rp 28.714,34; sedangkan pada kelompok kontrol = Rp 56.860,19. Kesimpulan dari penelitian ini, pemberian edukasi secara Home Care terjadi peningkatan pengetahuan asma, kontrol asma,nilai PEF, dan biaya yang lebihcost-effective. 
HUBUNGAN KEYAKINAN DIRI MENGELOLA KONFLIK KERJA-KELUARGA, DUKUNGAN REKAN KERJA, DAN DUKUNGAN KELUARGA BESAR DENGAN PENGAYAAN KERJA-KELUARGA
Penelitian ini bertujuan menguji hubungan keyakinan diri mengelola konflik kerja-keluarga, dukungan rekan kerja,dan dukungan keluarga besar dengan pengayaan kerja-keluarga. Bagi perempuan yang bekerja, bekerja dapat memiliki efek positif bagi keluarga, demikian sebaliknya efek positif dalam keluarga memiliki pekerjaan yang baik.. Faktor yang memengaruhi pengayaan kerja-keluarga adalah keyakinan diri mengelola konflik, dukungan rekan kerja, dan dukungan keluarga besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan kuesioner pada 199 karyawati yang bekerja pada pabrik garmen di Sukoharjo. Alat ukur yang digunakan adalah angket social support milik Project 3535. Alat ukur pengayaan kerja-keluarga dan work family conflict self-efficacy (Hennessy, 2007) diadaptasi oleh Artiawati (2012) dan Andhini (2016). Hasil yang didapatkan, antara lain: (1) ada hubungan yang signifikan antara keyakinan diri mengelola konflik kerja-keluarga, dukungan rekan kerja, dan dukungan keluarga besar dengan pengayaan kerja-keluarga. (f = 20.042; p < 0.01). (2) keyakinan diri mengelola konflik kerja-keluarga berperan paling kuat memengaruhi pengayaan kerja-keluarga (p < 0.01; r parsial= 0.225). Dukungan rekan kerja memiliki peran terkuat kedua yang memengaruhi pengayaan kerja-keluarga (p < 0.01; r parsial= 0.214). Ketiga, dukungan keluarga besar memiliki peran yang paling rendah memengaruhi pengayaan kerja-keluarga ( p < 0.01; r parsial= 0.208). Terkait dukungan sosial dan keyakinan diri, ada beberapa saran demi peningkatan pengayaan kerja keluarga. Partisipan perlu menjalin dukungan emosional dari rekan kerja dan keluarga besar, perusahaan perlu membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar, sedangkan penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode in depth interview, untuk mengatasi permasalahan kesulitan partisipan dalam membaca kuisioner yang relatif panjang.  
PENGARUH BRIEF COUNSELING TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT DAN KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD ULIN BANJARMASIN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh brief counseling terhadap kepatuhandan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan di depo farmasi BPJS RSUD Ulin Banjarmasin.Penelitian ini dilakukan dengan rancangan randomised controlled trialdengan pengambilan data pasien diabetes melitus selama periode Juni-September 2016 secara prospektif. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi sejumlah 62 pasien diabetes melitus dibagi menjadi dua kelompok yaitu 31 pasien (50%) yang mendapatkan pelayanan pemberian informasi standar dan brief counseling sebagai kelompok intervensi dan 31 pasien (50%) yang hanya mendapatkan pelayanan pemberian informasi obat standar dari rumah sakit sebagai kelompok kontrol. Kriteria eksklusi adalah pasien dengan kondisi buta, tuli, dan tidak kooperatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian kuesioner kepatuhan Morisky Modification Adherence Scale (MMAS). Data kadar gula darah puasa diambil dari rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sampel pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol tidak berbeda signifikan. Skor kepatuhan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi pada pre dan post study berbeda signifikan. Skor kepatuhan kelompok kontrol dan intervensi pada pre study tidak berbeda signifikan. Pada middle dan post study, skor kepatuhan antara kelompok kontrol dan intervensi berbeda signifikan. Kadar gula darah puasa kelompok kontrol pada pre dan post study tidak berbeda signifikan. Kadar gula darah kelompok intervensi pada pre dan post study berbeda signifikan. Kadar gula darah puasa kelompok kontrol dan intervensi pada pre study tidak berbeda signifikan. Pada post study, kadar gula darah puasa antara kelompok kontrol dan intervensi berbeda signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intervensi brief counselingoleh farmasis pada pasien diabetes melitus tipe II rawat jalan dapat meningkatkan kepatuhan minum obat dan menurunkan kadar gula darah.  
ANALISIS DAN RANCANGAN REVENUE CYCLE BERBASIS INTERNET OF THINGS DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PADA ALFAMIDI TENGGILIS DI SURABAYA
Saat ini sebagian besar kegiatan operasional setiap badan usaha telah menggunakan sistem akuntansi. Hal ini dikarenakan penerapan sistem memudahkan badan usaha dalam mengumpulkan informasi, memastikan bahwa operasional perusahaan telah berjalan sesuai prosedur, dan membantu dalam pengambilan keputusan. Perkembangan teknologi telah membawa sistem ke dalam dunia baru yang disebut Internet of things yang tentunya memerlukan penyesuaian terhadap sistem yang sudah ada. Akan tetapi dalam praktiknya penerapan sistem ini belum sepenuhnya optimal. Di dalam operasionalnya toko Alfamidi Tenggillis masih memiliki permasalahan – permasalahan. Temuan peneliti terkait masalah tersebut antara lain masalah harga yang berbeda antara kasir, barang di rak yang kosong, jumlah antrian yang panjang di jam tertentu, barang hilang, dan perangkapan tugas. Untuk itu diperlukan sebuah analisis dan rancangan sistem yang sekiranya dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rancangan sistem khususnya pada revenue cycle berbasis IoT dalam meningkatkan Efektivitas Alfamidi Tenggilis di Surabaya. Teknik yang digunakan dalam merancang rekomendasi dalam penelitian ini adalah prototype low-fidelity. Adapun beberapa rekomendasi yang diberikan di dalam penelitian ini yakni smartshelves, smart price tag, T-cash, hybridcheckout duo US, dan tambahan job desc
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN SEDIAAN PADA PRODUK PRINTER DI GALAXY COMPUTER MENGGUNAKAN METODE EOQ
Berdasarkan pengamatan dapat diketahui bahwa masalah yang sedang dihadapi oleh Galaxy Computer adalah proses pembelian produk dan pengendalian sediaan produknya masih sering mengalami kesalahan dalam memperkirakan jumlah barang masuk dan barang keluar. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengendalian sediaan barangdagang di Galaxy Computer dengan menerapkan Metode Economic Order Quantity. Metode pengumpulan data penelitian ini, berupa wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan dan metode pengolahan data menggunakan metode EOQ, dan biaya sediaan. Hasil dari perhitungan EOQ untuk produk dagang perlengkapan komputer berupa printer menghasilkan jumlah pembelian yang optimal dan ekonomis. Selain itu, jumlah pembelian optimal dan juga frekuensi pemesanan, ada perhitungan lain yaitu penghitungan reorder point dan interval pemesanan