CALYPTRA
Not a member yet
2342 research outputs found
Sort by
PEMBUATAN GAME SIMULASI FIRST-PERSON “CAT 88”
Kucing merupakan salah satu hewan peliharaan yang populer. Memelihara kucing bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh anak-anak karena mereka masih belum memiliki pengetahuan dan tenaga yang cukup untuk memelihara hewan sendiri dan dapat berdampak kucing yang dipelihara mati. Berdasarkan kondisi dan permasalahan di atas, munculah suatu ide untuk membuat game simulasi untuk desktop yang dibuat sedemikian rupa sehingga pemain mendapatkan wawasan mengenai cara memelihara kucing yang benar setelah memainkannya. Game simulasi adalah suatu jenis game yang meniru aktivitas-aktivitas kehidupan nyata dengan tujuan melatih pemain, memprediksi atau menganalisis sesuatu. Jenis kamera yang digunakan dalam game simulasi ini adalah kamera first-person. Kamera diletakkan sesuai dengan perspektif karakter pemain, sehingga pandangan pemain terhadap lingkungan sekitarnya terlihat jelas. Game dibuat menggunakan game engine Unity. Setelah melalui beberapa tahap dan proses, game berhasil dibuat dan dicobakan ke anak. Setelah bermain anak diberi pertanyaan mengenai aktivitas apa saja yang perlu dilakukan dalam memelihara kucing. Mayoritas anak berhasil menjawab pertanyaan tersebut dan dapat disimpulkan bahwa anak mendapatkan wawasan mengenai cara memelihara kucing yang benar setelah memainkan game ini
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG HAK ATAS MEREK TERKENAL YANG MEREKNYA DIDAFTARKAN OLEH PIHAK LAIN PADA KELAS BARANG DAN/ ATAU JASA TIDAK SEJENIS
Penelitian hukum terhadap perlindungan hukum bagi pemegang hak atas merek terkenal yang mereknya didaftarkan oleh pihak lain pada kelas barang dan/ atau jasa tidak sejenis perlu dilakukan secara komprehensif guna memperoleh jawaban yang memiliki landasan hukum atas kekosongan hukum yang merupakan dampak yuridis belum diterbitkannya Peraturan Pemerintah sebagaimana telah diamanatkan ketentuan Pasal 6 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. Guna memberikan kepastian hukum tanpa mengesampingkan kedudukan suatu merek sebagai merek terkenal bagi pemegang hak atas merek terkenal yang mereknya dididaftarkan oleh pihak lain pada kelas barang dan/ atau jasa yang berbeda, sekalipun belum diterbitkannya Peraturan Pemerintah sebagaimana telah diamanatkan Pasal 6 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek, maka pemegang hak atas merek terkenal dapat mepergunakan ketentuan Pasal 4 Undang-Undang 15 Tahun 2001 tentang Merek untuk melindungi hak atas merek terkenal miliknya tersebut. Dimana ketentuan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 menentukan bahwa suatu permohonan pendaftaran merek harus berlandaskan pada itikad baik
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK ( TAX PLANNING ) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN ( FIRM VALUE ) PADA PERUSAHAAN SEKTOR NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2013-2015
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh perencanaan pajak (tax planning) terhadap nilai perusahaan (firm value) pada perusahaan sektor non keuangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan ukuran perusahaan, tangability of assets, leverage, firm age dan dividend sebagai variabel control. Nilai perusahaan dalam penelitian ini diukur dengan Tobin’s Q sebagai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2013 sampai dengan 2015. Hasil pengujian Begitu juga dengan variabel tangability of assets, leverage, firm age dan dividend tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sedangkan variabel ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan
RANCANGAN 5S PADA GUDANG TOKO MURAH TOLI-TOLI
Toko Murah merupakan badan usaha yang bergerak di bidang retail yang menjual kebutuhan sehari-hari.Dalam mengelola gudang Toko Murah belum melakukan program penataan dengan tepat yang mengakibatkan kendala seperti lamannya mengambil barang di gudang karena penataan yang berantakan dan tercampur.Selain itu sering ditemukan barang dengan jenis varian lain berserakan ditempat yang tidak semestinya.Kebersihan yang kurang diperhatikan pada gudang Toko Murah menjadikan gudang terlihat berdebu dan kotor. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah pada gudang Toko Murah Toli-Toli dengan merancang program 5S ( Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Rancangan ini bersifat kualitatif dengan metode 5S tahap Seiri (Pemilahan) dirancang dengan memilah barang sesuai kategorinya. Tahap Seiton (Penataan) dirancang dengan cara menentukan dimana barang akan disimpan dan bagaimana barang disimpan. Tahap Seiso(Pembersihan) dilakukan dengan cara penjadwalan pembersihan kepada karyawan. Tahap Seiketsu (Pemantapan) dirancang dengan poster, label, plat, dan tanda kebersihan. Tahap Shitsuke (Pembiasaan) dengan cara memperbaiki komunikasi dengan karyawan. Rancangan yang dibuat diharapkan dapat mengurangi dan mengatasi masalah yang ada pada gudang Toko Murah seperti penataan barang yang berantakan dan tidak sesuai sesuai penyusunannya
STUDI DESKRIPTIF LAKI-LAKI SEBAGAI KORBAN KEKERASAN DALAM MASA PACARAN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan laki-laki yang menjadi korban kekerasan dalam pacaran dengan lingkup kekerasan yang sering dialami partisipan, penyebab, pemaknaan kekerasan bagi laki-laki, konflik resolusi dan alasan mereka bertahan dalam hubungannya. Partisipan berjumlah 48 orang, dipilih dengan menggunakan incidental sampling, mengisi kuesioner secara online.Kekerasan yang dialami laki-laki masih tergolong jarang tetapi dari 5 jenis kekerasan,kekerasan emosional verbal dan kekerasan dalam bentuk relasi agresi yang paling sering diakui.Penyebab terjadinya kekerasan yang menonjol adalah perbedaan pendapatdan cemburu. Partisipan memaknai kekerasan yang mereka alami sebagai ekspresi cinta dari pasangan.Namun, pada mereka yang sering mengalami setidaknya satu jenis kekerasan, 65,2% menyadari perlakuan tersebut merupakan upaya pasangan untuk mengontrol dirinya. Pada pemilihan konflik resolusi, partisipan yang mengaku sering mengalami kekerasan tidak memiliki kekhasan tersendiri, berbeda dengan partisipan yang mengaku tidak sering mengalami kekerasan. Mereka memiliki kecenderungan untuk memilih konflik resolusi accommodating, collaborating dan compromising. Kekerasan tidak seharusnya terjadi dalam suatu relasi intim. Kekerasan yang terjadi dalam pacaran memiliki kecenderungan sebagai kondisi kekerasan yang resiprokal, korban tidak hanya mengalami tetapi juga berperan sebagai pelaku
IMPLEMENTASI WSAN DALAM SISTEM MANAJEMEN ENERGI PADA LAMPU JALAN
Pada project ini, dibuat suatu sistem penerangan lampu jalan yang dapat mengontrol, dan memonitor lampu jalan melalui website secara jarak jauh. Pada proses monitor, selain berguna untuk memonitor kinerja sensor, juga berguna untuk memberikan pemberitahuan sistem emergency ke website. Dalam Project ini dibagi menjadi 2 bagian utama, yaitu layer atas dan layer bawah. Pada layer atas merupakan pembuatan dari database serta website, sedangkan pada layer bawah merupakan media utama dalam proses kontrol dan monitor yang dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu master node system dan router node system. Router node system hanya berfungsi untuk memonitor dan mengontrol lampu jalan, solar PV modul dan baterai, master node system memiliki fungsi yang sama dengan router node system, namun memiliki beberapa fitur tambahan antara lain mengirim data ke database dalam webserver, serta membaca data di website. Router node system dan master node system menggunakan mikrokontroler. Sistem komunikasi antar node system, menggunakan topologi mesh melalui modul komunikasi SZ05-ADV berbasis Zigbee. Data yang terdapat pada master node system dikirim ke database melalui modul SIM900 GSM GPRS. Data yang dikirim tersebut disimpan di database dalam webserver kemudian diolah dan ditampilkan ke dalam website. Topologi komunikasi mesh ini telah diuji secara pengujian jarak dengan dan tanpa penghalang, sehingga didapatkan hasil dari pengujian jarak komunikasi antar node system tanpa adanya penghalang (LOS) dapat berkomunikasi hingga jarak 100 meter, sedangkan pada pengujian jarak komunikasi antar node system dengan penghalang gedung, antar node system dapat berkomunikasi secara reliable pada jarak ≤ 50 meter. Selain itu, dari hasil pengujian, user dapat mengontrol lampu jalan dengan mode “on”, “off”, dan “auto” melalui website. Pada pengujian topologi mesh, antar node system masih dapat berkomunikasi dengan baik walaupun salah satu node system dimatikan
PEMBUATAN CERITA DIGITAL SINGA DAN TIKUS UNTUK ANAK-ANAK
Penanaman ajaran yang baik dan nilai moral kepada anak sebaiknya dilakukan sejak masa kanak-kanak dimana mereka sangat mudah terpengaruh oleh hal baik maupun buruk yang ada disekitarnya. Cerita merupakan media yang ideal bagi orang tua dan guru dalam menyampaikan nilai moral kepada anak karena selain menghibur cerita juga dapat mendidik anak untuk berpikir kritis, menunjukan sebuah pemecahan masalah dan membentuk daya imajinasi, karena itu dibuatlah flash Cerita Digital Singa dan Tikus untuk Anak-Anak yang dapat mempermudah menyampaikan nilai moral kepada anak
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI VOLUME EKSPOR KAKAO INDONESIA PERIODE 2006-2015
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model stastistik untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi Volume Ekspor Kakao Indonesia berdasarkan data tahunan dari Volume Ekspor kakao Indonesia, Harga Domestik Kakao, Harga Internasional Kakao, dan Nilai Tukar Rupiah terhadap US dengan variabel terikat yaitu Volume Ekspor Kakao Indonesia. Data yang digunakan diperoleh dari website resmi Badan Pusat Statistik Indonesia, Pusat data dan Informasi Pertanian, dan Direktorat Jendral Perkebunan. Penelitian ini mengacu pada penelitian yang telah di lakukan sebelumnya di berbagai negara termasuk negara di Asia. Berdasarkan hasil uji empiris yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel Harga Domestik Kakao mempunyai pengaruh yang dominan dalam mempengaruhi Volume Ekspor Kakao Indonesia. Harga Domestik kakao Indonesia dan Nilai Tukar Rupiah terhadap US$ berpengaruh negatif signifikan terhadap Volume Ekspor kakao Indonesia
PENERAPAN PERSONNEL DAN CULTURAL CONTROL DALAM MENGATASI TURNOVER KARYAWAN PADA CV "X" DI SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara penerapan nilai dalam sistem pengendalian manajemen yaitu personnel dan cultural control untuk mengatasi turnover karyawan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan personnel dan cultural control dalam badan usaha dan menganalisis peranannya terhadap turnover karyawan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah applied research dengan metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini berusaha memberikan rekomendasi dalam mengatasi turnover karyawan dalam badan usaha dengan penerapan personnel dan cultural control yang terdapat pada badan usaha. Hasil penelitian menemukan adanya personnel dan cultural control yang perlu diatasi pada CV "X" di Surabaya , karena lemahnya sistem pengendalian manajemen dan adanya motivational problem yang terjadi dalam badan usaha
KAJIAN PENGETAHUAN APOTEKER TERKAIT FARMAKOTERAPI DAN KETERAMPILAN PEMBERIAN INFORMASI PENGGUNAAN INSULIN DI BEBERAPA APOTEK DI WILAYAH SURABAYA
Diabetes adalah salah satu emergensi kesehatan dunia terbesar dari abad ke-21. Terapi insulin membutuhkan pengertian dan koordinasi dari penderita itu sendiri dan perawat atau orang yang bertanggung jawab untuk merawat penderita diabetes. Kesalahan terapi insulin cukup sering ditemukan dan menjadi masalah klinis yang penting. Jenis kesalahan tersebut antara lain disebabkan keterbatasan dalam hal keterampilan (skill-based), cara atau protokol (rulebased), dan pengetahuan (knowledge-based) dalam hal penggunaan insulin. Pengetahuan dari tenaga kesehatan untuk meminimalkan nyeri terkait penyuntikan insulin ternyata sangat rendah sedangkan nyeri yang disebabkan karena penyuntikan insulin memiliki relevansi yang besar sebagai faktor utama yang menyebabkan ketidakpatuhan terhadap insulin dan lebih lanjut dapat mempengaruhi kualitas hidup dari pasien.Karena semakin banyak masalah yang ditimbulkan terkait insulin maka dilakukan kajian di Indonesia terkait pengetahuan farmakoterapi insulin dan keterampilan pemberian informasi penggunaan insulin. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental (observasional) menggunakan metode survei dengan rancangan analisis deskriptif. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian pada 30 Apoteker, menunjukkan bahwa 65% Apoteker memiliki pengetahuan terkait farmakoterapi insulin yang cukup baik, sedangkan 96,67% apoteker memiliki keterampilan yang baik dalam memberi informasi penggunaan insulin dan 70% Apoteker melakukan dengan benar terkait tempat penyimpan insulin sebelum digunakan serta 93,33% melakukan dengan benar tempat penyimpan insulin setelah digunakan