CALYPTRA
Not a member yet
2342 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN ANTARA PHYSICAL APPEARANCE DAN SELF-COMPASSION DENGAN BODY IMAGE SEBAGAI MEDIATOR PADA REMAJA PEREMPUAN
INTISARI Self-compassion merupakan rasa menyayangi diri sendiri dan keinginan untuk memperlakukan diri sendiri dengan baik walaupun memiliki kekurangan. Apabila remaja perempuan memiliki self-compassion yang tinggi maka remaja perempuan akan lebih mudah merasa puas dengan keadaan fisiknya. Beberapa remaja perempuan yang tidak puas dengan keadaan fisiknya cenderung khawatir, sehingga seringkali melakukan evaluasi. Melalui perilaku membandingkan tersebut remaja perempuan dapat melihat dan menentukan standar penampilan fisik yang dimiliki, sehingga remaja perempuan akan memiliki gambaran tubuh atau body image yang baru. Perilaku tersebut dikenal sebagai physical appearance comparison. Physical appearance comparison dapat memunculkan body image negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat body image dapat berperan sebagai mediator pada hubungan antara physical appearance comparison dengan self-compassion pada remaja perempuan. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja perempuan dengan rentang usia 15-18 tahun sebanyak 100 subjek. Alat ukur yang digunakan ialah Physical Appearance Comparison Scale-Revised (PACS-R). Self-compassion Scale, dan Multidimensional Body Self Relation Questionnaire Scale (MBSRQ-AS). Teknis analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi ganda untuk melihat bagaimana hubungan ketiga variabel dengan body image sebagai variabel mediator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan cara penyebaran kuisioner secara klasikal. Hasil dari pengujian statistik diperoleh nilai pengaruh langsung -0,375 lebih besar dari nilai pengaruh tidak langsung, body image tidak berfungsi sebagai mediator. Temuan lainnya adalah physical appearance comparison memiliki hubungan signifikan dengan selfcompassion (p (0,000)<0,05). Semakin rendah physical appearance comparison pada remaja perempuan, semakin tinggi self-compassion yang dimiliki. Physical appearance comparison memiliki hubungan signifikan dengan body image (p (0,000)<0,05). Hasil temuan ini tidak mendukung hipotesis adanya hubungan antara physical appearance comparison, self-compassion, dan body image sebagai mediator.
Kata Kunci: Physical Appearance Comparison (PAC), Self-compassion, Body Image sebagai mediator
PENGARUH BUSINESS RELATIONSHIP FUNCTION TERHADAP RELATIONSHIP QUALITY DAN BUYER PERFORMANCE DI CV. CAHAYA ABADI DI SURABAYA
Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh business relationship function, terhadap relationship quality dan buyer performance di CV. Cahaya Abadi di Surabaya. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software SPSS AMOS 13. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 125 responden yang memenuhi karakteristik populasi yag telah ditentukan dan diperoleh dari penyebaran kuesioner secara offline. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh positif business relationship function terhadap buyer performance, pengaruh positif business relationship function terhadap relationship quality, pengaruh positif relationship quality terhadap buyer performance serta availability of alternative supplier memudahkan hubungan antara business relationship function dan relationship quality.
Kata kunci: Business Relationship Function, Relationship Quality, Buyer's Performance, Availability of Alternative Supplier.
Abstract - The purpose of this research is to understand and analyze the influence of business relationship function toward relationship quality and buyer perforrmance in CV. Cahaya Abadi in Surabaya. Data processing was conducted using software SPSS Amos 13. The sampling technique that used is probability sampling. 125 respondents who qualify the specified characteristics of the population were the total of sample used in this research which distributed by offline quetionaire. The result of the research shows the positive relationship of business relationship function to buyer performance, positive relationship of business relationship to relationship quality, positive relationship relationship to buyer performance and availability of alternative supplier such as relationship between business relation function and relationship quality.
Keywords: Business Relationship Function, Relationship Quality, Buyer's Performance, Availability of Alternative Supplie
PENGARUH E-TAIL BRAND EXPERIENCE TERHADAP E-BRAND TRUST DAN E-BRAND LOYALTY DENGAN MODERASI USIA DI TOKOPEDIA, SURABAYA
Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh e-tail brnad experience terhadap e-brand trust dan e-brand loyalty dengan usia sebagai moderasi di Tokopedia, Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian basic research yang termasuk dalam tipe penelitian kausal. Responden dalam penelitian ini berjumlah 200 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Modeling) dan diolah menggunakan software SPSS versi 20.0 for windows serta AMOS versi 20.0 for Windows untuk pengujian model Pengukuran dan Struktural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa empat dari lima hipotesis terdukung dan berpengaruh secara positif signifkan.
Kata Kunci: E-tail brand experience, e-brand trust, e-brand loyalty, usia
Abstract - This study aims to prove the effect of e-tail brnad experience on e-brand trust and e-brand loyalty with age as moderation in Tokopedia, Surabaya. The type of research used is the type of basic research research that is included in the type of causal research. Respondents in this study amounted to 200 people. Analysis in this research using SEM (Structural Equation Modeling) and processed using software SPSS version 20.0 for windows and AMOS version 20.0 for Windows for testing model of Measurement and Structural. The results of this study indicate that four out of five hypotheses are supported and positively influenced.
Keywords: E-tail brand experience, e-brand trust, e-brand loyalty, ag
DAYA SAING EKSPOR DAN PERKEMBANGAN PANGSA PASAR IKAN TUNA INDONESIA DI PASAR INTERNASIONAL PERIODE 2012-2016
Intisari
Penelitian ini membahas tentang Daya Saing Ekspor dan Perkembangan Pangsa Pasar Ikan Tuna Indonesia di Pasar Internasional Periode 2012-2016. Penelitian ini menggunakan pendakatan deksriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA). Data variabel yang digunakan dalam perhitungan RCA adalah data nilai ekspor ikan tuna Indonesia, total nilai ekspor semua komiditi Indonesia, nilai ekspor dunia dan juga total nilai ekspor semua komoditi dunia selama periode 2012-2016 yang di dapat dari Food and Agriculture Organization (FAO) dan UN COMTRADE. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 2012-2014 jumlah volume ikan tuna mengalami peningkatan, namun pada tahun 2014-2016 mengalami penurunan. Nilai ekspor ikan tuna Indonesia mengalami penurunan setiap tahunnya namun, hasil Indeks RCA ikan tuna Indonesia menunjukkan angka > 1 yang berarti Indonesia mempunyai keunggulan komparatif. Hasil Indeks RCA Indonesia tertinggi terjadi di tahun 2013 sebesar 4,72 nilai pangsa pasar Indonesia tahun 2013 sebesar 4,63%.
Kata Kunci : Indonesian competitiveness, tuna ƒish, revealed comparative advantage
Abstract
This study seeks to understand the competitiveness oƒ the Indonesia tuna ƒish by comparing with other Asian countries. The analysis employed the Revealed Comparative Advantage (RCA) method to examine the Indonesian tuna ƒish export value data in comparison to the total export value oƒ all commodities in Indonesia. The observation took place between 2012 and 2016. The ƒindings indicates that there was an increasing amount oƒ tuna ƒish volume beƒore 2014, ƒollowed by the plumeted amount oƒ export at the ƒollowing years. However, the RCA index remained greater than one, which indicates that the Indonesian tuna still became the major export product. The highest RCA Index occuredd in 2013 with 4.72 ƒor 4,63% oƒ Indonesia’s market share value. This study also discuss some limitations oƒ the applied RCA.
Keywords : Tuna Fish Export, Tuna Fish Production, RCA
PENGARUH SERVICE FAILURE TERHADAP SERVICE RECOVERY, ATTITUDE LOYALTY DAN BEHAVIOR LOYALTY PADA LION AIR
Abstrak Interaksi antara penumpang dengan penyedia jasa yaitu Lion Air dapat menyebabkan terjadinya service failure saat dimana perusahaan tidak memenuhi harapan pelanggan selama pertemuan layanan. Ada berbagai tindakan yang dapat dilakukan oleh penumpang terhadap service failure salah satunya dengan melakukan komplain. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai service failure yang dialami oleh penumpang maskapai penerbangan Lion Air, untuk mencapai penelitian ini digunakan variabel service failure, service recovery, attitude loyalty dan behavior loyalty. Penelitian ini menggunakan sampel berupa responden yang pernah menggunakan layanan jasa Lion Air minimal dua kali dalam setahun terakhir; akan tetapi yang pernah mengalami kegagalan layanan dan yang sudah mendapatkan service recovery dari Lion Air, Minimal Pendidikan responden adalah SMA dan sudah berusia minimal 17tahun. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 150 responden. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh service failure terhadap service recovery, attitude loyalty dan behavior loyalty pada Lion Air.
Kata kunci: Service Failure, Service Recovery, attitude Loyalty, behavior loyalty, Lion Air
Abstract The interaction between passengers and service providers such as Lion Air can cause service failure when the company does not meet customer expectations during service meetings. There are various actions that can be done by passengers to service failure one of them by complaining. This study aims to dig deeper about the service failure experienced by passengers Lion Air airline, to achieve this research used variable service failure, service recovery, attitude loyalty and behavior loyalty. This Study use a sampel of respondents who have used Lion Air services at least twice in the past year; but the service that has received recovery service from Lion Air, minimum education is high school and has been at least 17 years. The number of samples used in this study were 150 respondents. The results of this study indicate the influence of service failure on service recovery, attitude loyalty and behavior loyalty of Lion Air.
Keywords: Service Failure, Service Recovery, attitude Loyalty and behavior loyalty, Lion Ai
PERANCANGAN PRODUK MAINAN MENGGUNAKAN MATERIAL LIMBAH ROTAN
Indonesia merupakan negara penghasil bahan baku rotan terbesar di dunia. Namun demikian, pemanfaatan bahan baku rotan di Indonesia belum digunakan secara maksimal. Dalam dunia furniture biasanya batang rotan merupakan bagian yang paling sering dimanfaatkan karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Batang yang dimanfaatkan adalah batang yang tidak lagi berwarna hijau, melainkan berwarna kuning atau sudah tua. Proses perautan rotan dalam pembuatan furniture menghasilkan limbah rotan dengan jumlah yang tidak sedikit.,limbah rotan terbagi atas limbah perautan dan limbah potongan. apabila limbah tersebut dapat di olah sebagai produk yang mempunyai nilai jual maka rotan tidak hanya untuk furniture Limbah tersebut dapat diolah menjadi sebuah mainan puzzle untuk anak usia 2-7 tahun, permainan puzzle dapat membantu kemampuan spasial,dan kemampuan berbicara.Metode penelitian yang digunakan adalah campuran data yang mencangkup kajian pustaka, wawancara, dan observasi. Wawancara dilakukan dengan Ibu Rumah tangga,Psikolog anak.produsen rotan dan guru TK.Observasi dilakukan untuk mengetahui cara perautan rotan,dan seberapa banyak limbah yang dihasilkan pada saat pembuatan furniture.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahwa limbah rotan dapat di daur ulang menjadi sebuah produk yang memiliki nilai jual tinggi Penelitian ini menghasilkan sebuah mainan puzzle untuk anak usia 2-7 tahun untuk mengembangkan kemampuan spasialnya
Kata kunci: limbah rotan,mainan,puzzle,rotan
Indonesia is the world's largest producer of rattan raw materials. However, the utilization of rattan raw materials in Indonesia has not been used optimally. In the world of furniture , the rattan rod is the most frequently used because it has a high economic value. The rods are stems that are no longer green, but is yellow. The process of making furniture left huge among of rattan waste Rattan waste is divided into waste of waste and scrap waste. Rattan waste can be processed into a puzzle toys for children aged 2-7 years, puzzle games can help spatial ability, and ability to speak. The research method used is a mix of data covering literature review, interviews, and observation. The interview was conducted with housewife, child psychologist,Rattan producer and Kindergarden teacher. Observation was to find out how to rattan bridge, and how much waste produced during furniture manufacture. This research was done to know that rattan waste can be recycled into a product which has a high selling value This research produces a puzzle toy for children aged 2-7 years to develop spatial abilities
Key word: puzzle,rattan waste,rattan,toy
HUBUNGAN ANTARA CITRA DIRI NEGATIF DENGAN KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA PUTRI PERKOTAAN
ABSTRAK Remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Masa transisi tersebut dapat ditandai dengan adanya tuntutan dari lingkungan sosial untuk membentuk diri sesuai dengan citra diri ideal. Jika remaja tidak dapat memenuhi tuntutan sosial maka berdampak munculnya perilaku kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar hubungan citra diri negatif dengan kecemasan sosial. Metode penelitian ini adalah kuantitatif-survey dengan menyebarkan angket kepada responden sebanyak 200 responden. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan incidental sampling. Kriteria responden adalah remaja putri perkotaan dengan usia 11-18 tahun. Hipotesis penelitian diuji dengan teknik spearman correlation. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara citra diri negatif dengan kecemasan sosial (r=0,360; p=0,001). Nilai sumbangan efektif antara citra diri negatif dengan kecemasan sosial adalah 12,2%. Hal ini berarti citra diri negatif memengaruhi kecemasan sosial.
Kata kunci: Kecemasan Sosial, Citra diri negatif.
ABSTRACT Adolescence is a transitional period from childhood to adulthood. The transition period can be characterized by the demands of the social environment to shape itself in accordance with the ideal self-image. If adolescents can not meet social demands then the impact of the emergence of anxiety behavior. The purpose of this study is to find out how much the relationship of negative self-image with social anxiety. This research method is quantitative-survey by spreading the questionnaire to 200 respondents. The sample was chosen using incidental sampling. Criteria of respondents are urban girls with age 11-18 years. The research hypothesis was tested by spearman correlation technique. The results showed a significant positive relationship between negative self-image and social anxiety (r = 0.360; p = 0.001). The effective contribution value between negative self-image and social anxiety is 12.2%. This means a negative self-image affects social anxiety.
Keywords: social anxiety, negative self- imag
STUDI DESKRIPTIF PERSEPSI, MINAT, DAN MOTIVASI MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS SURABAYA TERHADAP PROFESI AKUNTAN PUBLIK
INTISARI: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran dari persepsi, minat dan motivasi mahasiswa terhadap profesi akuntan publik. Jenis penelitian yang digunakan adalah applied research dengan metode pendekatan triangulasi. Teknik pengumpulan data pertama yang dilakukan penulis adalah dengan pendekatan kuantitatif yaitu melalui penyebaran kuisioner dengan metode quota sampling dan yang kedua adalah dengan pendekatan kualitatif yaitu melalui wawancara dengan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan persepsi, minat, dan motivasi antara mahasiswa junior dan senior terhadap profesi akuntansi. Hal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan informasi atau pengetahuan yang diterima oleh mahasiswa junior dan senior. Oleh karena itu dibutuhkan peranan dosen untuk membangun persepsi, minat, dan motivasi mahasiswa terhadap profesi akuntan publik.
Kata Kunci: Persepsi mahasiswa, minat mahasiswa, motivasi mahasiswa, peranan dosen
ABSTRACT: This research aims to find out how the picture of the perception, interest, and motivation of students towards the profession of public accountants.The type of research used is applied research with triangulation approach method. The first data collection technique done by the writer is with quantitative approach that is through the distribution of questionnaires with quota sampling method and the second is with qualitative approach that is through interview with snowball sampling method.The result of the research shows the difference perception, interest, and motivation between junior and senior students toward the profession of public accountants. This is due to differences in information or knowledge received by junior and senior students. Therefore, it takes the role of lecturers to build the perception, interest, and motivation of students to the profession of public accountants.
Keywords: Student perception, student interest, student motivation, lecturer role. 
PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN, DAN PERSEWAAN BARANG DI TOKO "X"
Abstrak – Toko ‘X’ adalah penyedia jasa persewaan alat-alat outdoor yang berada di daerah Gresik. Dari hasil analisis, saat ini terdapat beberapa permasalahan dalam hal administrasi dan pengelolaan data persewaan, pembelian, dan penjualan. Masalah yang dihadapi adalah proses sewa barang yang mengharuskan pelanggan untuk datang langsung ke toko, proses pengiriman barang yang mengharuskan pelanggan mengambil barangnya sendiri ke toko, menanyakan informasi ketersediaan stok barang outdoor yang harus menghubungi pemilik toko atau datang langsung ke toko, sehingga menyulitkan pelanggan. Proses penjualan dan pembelian barang outdoor yang belum tersistem menyulitkan pemilik toko karena tidak dapat memantau stok secara realtime, sehingga sering terjadi kesalahan saat melakukan pencatatan penambahan atau pengurangan stok barang. Pengecekan siapa saja yang sedang melakukan peminjaman barang memakan waktu lama, karena harus memeriksa lampiran nota peminjaman barang. Desain sistem yang dibuat meliputi desain basis data, desain interface baik dari sisi member maupun admin, dan desain proses sistem. Sistem ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan framework Laravel. Setelah dilakukan proses validasi pada sistem yang baru, mulai dari proses sewa, pembayaran, pengembalian, pembelian, penjualan, dan adjustment, sistem yang dibuat sudah memenuhi kebutuhan Toko ‘X’ dalam mengatasi masalah yang berhubungan dengan proses administrasi dan pengelolaan data persewaan, pembelian, dan penjualan. Kesimpulan dari sistem ini adalah, sistem dapat menangani proses sewa, pembayaran, pengembalian, penjualan, pembelian, dan adjustment, sistem dapat mengurangi risiko dari hilangnya nota sewa, karena data telah terkomputerisasi, dan sistem dapat memberikan informasi yang dibutuhkan baik dari sisi member maupun admin secara cepat dan mudah.
Kata kunci: sistem informasi, persewaan, pembelian, penjualan, outdoor
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN BERBASIS BUDAYA ARAB UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DI RESTORAN JUMBO SURABAYA
Abstrak – Restoran Jumbo adalah satu restoran khas Arab karena dimiliki oleh seseorang beretnis Arab di Surabaya. Restoran ini memiliki gaya yang unik dalam kepemimpinannya. Kepemimpinan yang unik dianggap dalam menjadikan kinerja karyawan meningkat pada berjalannya waktu. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan antara gaya kepemimpinan dan sistem kontrol informal untuk meningkatkan kinerja karyawan di restoran Jumbo. Keberadaan sistem kontrol informal ini dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya dan gaya kepemimpinan, kepemimpinan berbasis budaya Arab. Penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan dengan metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini berusaha memberikan rekomendasi untuk meningkatkan kinerja karyawan sehingga diperlukan sistem kontrol informal dan kepemimpinan berbasis budaya Arab yang dapat dilakukan dengan maksimal. Menurut hasil penelitian ini, dalam data yang telah didapat ternyata masih belum bisa menjadi proyek yang bisa menjadi panutan. Karena itu harus efektif kepemimpinan yang harus dilaksanakan oleh pemimpin restoran. Penguasaan pemimpin informal dan kepemimpinan Arab yang terimplementasikan dengan baik, akan dapat meningkatkan kinerja karyawan.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Arab, Cultural Control, Kinerja.
Abstract - Jumbo Restaurant is a typical Arabian restaurant because it is invited by an Arab ethnic person in Surabaya. This restaurant presents a unique style in its leadership. Unique leadership in making employee performance increases over time. This research seeks to describe the leadership and informal control systems to improve employee performance in Jumbo restaurants. The existence of an informal control system carried out by cultural values and leadership styles, Arab cultural-based leadership. The research is applied research with qualitative approach method. This study aims to improve employee performance. The required system and Arabic distribution can be maximized. According to the results of this study, in the data that has been obtained it still can not be a project that can be a role model. Because it has an effective leadership that must be implemented by restaurant leaders. The mastery of informal leaders and wellexecuted Arab leadership will improve employee performance.
Keywords: Leadership, Arabic, Cultural Control, Performanc