CALYPTRA
Not a member yet
2342 research outputs found
Sort by
TINJUAN YURIDIS PENERAPAN LARANGAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA SERANG NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG PENCEGAHAN, PEMBERANTASAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT MASYARAKAT
Abstract—Human rights are a set of rights that are inherent in the nature and existence of humans as creatures of God Almighty and are His gifts that must be respected, upheld and protected by the state, law, government and everyone for the sa ke of honor and protection of human dignity. as stated in Article 1 point 1 of Law Number 39 of 1999 concerning Human Rights. Human rights cover a wide range of rights, such as civil rights, political rights, economic rights and socio-cultural rights. Human rights must be protected by everyone, the law, the state and the government. So in carrying out all its authority, the government must pay attention to human rights because it has become its responsibility to promote, uphold, and protect human rights. The government has the authority to form regulations, but not a few of the policies formed miss an important element, namely human rights. This journal specifically discusses matters related to economic rights contained in the regional regulation of Serang No. 2 of 2010 concerning Prevention, Eradication and Management of Community Diseases. The research method used is normative legal research using the statute approach and conceptual approach and analyzing by deduction. The results of this study indicate that the regional regulations impede the economic rights of food vendors in exercising their rights to improve their standard of living. Based on Law Number 15 of 2019 Concerning Amendments to Law Number 12 of 2011 concerning Formation of Legislation, article 6 paragraph (1) states that one of the contents of Legislative Regulations must reflect the principle of humanity, that is, e very Content Material Laws and regulations must reflect the protection and respect for human rights and the dignity of every citizen and resident of Indonesia in a proportionate manner. If laws and regulations are found that do not reflect human rights, it i s necessary to review these regulations.
Keywords: human rihts, local government regulation
Abstrak—Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan seta perlindungan harkat dan martabat manusia sebagaimana dikatakan dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Hak asasi manusia melingkupi berbagai macam seperti hak sipil, hak politik, hak ekonomi dan hak sosial budaya. Hak asasi manusia harus dilindungi setiap orang, hukum, negara maupun pemerintah. Maka dalam menjalankan segala kewenangannya, pemerintah harus memperhatikan hak asasi manusia karena telah menjadi tanggung jawabnya untuk memajukan, menegakkan, serta melindungi hak asasi manusia. Pemerintah memiliki kewenangan membentuk peraturan, akan tetapi tidak sedikit dari kebijakan yang dibentuk melewatkan unsur penting yakni hak asasi manusia. Dalam jurnal ini membahas khusus hal terkait hak ekonomi yang terdapat pada peraturan daerah Kota Serang No. 2 Tahun 2010 Tentang Pencegahan, Pemberantasan Dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan statute approach dan conceptual approach serta menganalisis dengan cara deduksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peraturan daerah tersebut menghalangi hak ekonomi pedagang makanan dalam melaksanakan hak meningkatkan taraf hidupnya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, pasal 6 ayat (1) menyatakan bahwa salah satu materi muatan Peraturan Perundang-undangan harus mencerminkan asas kemanusiaan, yaitu setiap Materi Muatan Peraturan Perundang-undangan harus mencerminkan pelindungan dan penghormatan hak asasi manusia serta harkat dan martabat setiap warga negara dan penduduk Indonesia secara proporsional. Apabila didapati peraturan perundang-undnagan yang tidak mencerminkan hak asasi manusia, maka perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap peraturan tersebut.
Kata kunci: hak asasi manusia, peraturan daera
PEMBERATAN SANKSI PIDANA DAN PIDANA TAMBAHAN BAGI PELAKU KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK TIRI
Abstract—Domestic violence is all forms of threats, harassment and violence between two people who are bound my a marriage relationship or other family members, for example children. Children are the younger generation as a national asset that continues the ideals of the nation’s struggle. Sexual violence is any activity that is forcibly carried out by an adult or by a child against another child. This sexual violence occurred in Paringin where a stepfather sexually assaulted his own stepdaughter. In this case, based on the Paringin District Court Decision Number 48/Pid.B/2019/PN.Prn stated that the perpetrator was subject to Article 46 of the PKDRT Law and then AB was sentenced to imprisonment for 12 (twelve) years. This study is intented to analyze the weighting of criminal sanctions and additional punishment for perpetrators who commit sexual violence against stepchildren. The research method used is normative juridicial method, namely by conducting a literature study. The result of the research is that AB’s act of commiting sexual violence against his own stepdaughter has violated the provisions of Article 81 Paragraph (3) of the Child Protection Law.
Keywords: sexual abuse, child protection, criminal sanctions, additional penalty, domestic violence
Abstrak—Kekerasan dalam rumah tangga adalah segala bentuk ancaman, pelecehan, dan kekerasan antara dua orang yang terikat dalam hubungan perkawinan atau anggota keluarga lainnya, misalnya anak. Anak merupakan generasi muda sebagai aset bangsa yang meneruskan cita-cita perjuangan bangsa. Kekerasan seksual adalah setiap kegiatan berupa kegiatan seksual yang dilakukan secara paksa oleh orang dewasa terhadap orang seorang anak atau oleh seorang anak terhadap anak lainnya. Kekerasan seksual ini terjadi di Paringin dimana seorang ayah tiri melakukan kekerasan seksual terhadap anak tirinya sendiri. Dalam hal ini, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Paringin Nomor 48/Pid.B/2019/PN.Prn menyatakan bahwa pelaku dikenakan Pasal 46 UU PKDRT dan kemudian AB diijatuhi hukuman pidana penjara selama 12 (dua belas) tahun. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis pemberatan sanksi pidana dan pidana tambahan bagi pelaku yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif, yaitu dengan cara melakukan studi kepustakaan. Hasil penelitian adalah bahwa tindakan AB yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri telah melanggar ketentuan pasal 81 Ayat (3) UU Perlindungan Anak.
Kata kunci: kekerasan seksual, perlindungan anak, sanksi pidana, pidana tambahan, kekerasan dalam rumah tangg
PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG DAN SISTEM MANAJEMEN GUDANG DI BONCHEL PETSHOP SURABAYA
Abstract — Bonchel Petshop is a company engaged in the sale of pet supplies from food, snacks, medicine, cages to accessories. In the Bonchel Petshop business, it does not only sell pet equipment, but also has grooming and lodging and mating services, especially for cats. The layout of the Bonchel Petshop warehouse is still messy because incoming goods from suppliers to the warehouse are still randomly placed in the warehouse. The location for the placement of incoming goods is not placed according to the category. This probl em makes the time for taking orders by warehouse staff to be ineffective and ineffective. Data collection for this study was carried out by conducting interviews and historical data from the Bonchel Petshop warehouse. The method used in placing goods on shelves uses the classed-based storage method in which goods are placed according to the category of goods. The purpose of using this method is to increase the effectiveness and efficiency of time in searching for goods by warehouse staff. Data processing is done by ABC analysis to determine the level of frequency of incoming and outgoing goods to the warehouse. Category A ranking has a frequency requirement of 80% for the frequency of goods taking, B-rank category has a 15% proportion requirement and C ranking category has a 5% percentage requirement for goods in and out. Category ranking A is obtained by a wide rack of 26 m2. Rank B has a shelf area of 6 m2 and category C rank has a shelf area of 4 m2. From the results of these calculations, Bonchel Petshop requires adding shelves to 8 racks and 5 pallets to store products in the warehouse based on warehouse stock data for 6 months. Adding shelves and reducing pallets results in the aisle on the 1st floor being 29.6 m2 and the 2nd floor being 25.35 m2. Data collection was carried out by observing for three days at the Bonchel Petshop and obtaining an average proportion of search time savings in the tourist layout design of 25% from the initial layout.
Keywords: warehouse layout, abc analysis
Abstrak—Bonchel Petshop merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan perlengkapan hewan peliharaan dari makanan, snack, obat, kandang hingga aksesoris. Dalam bisnis Bonchel Petshop tidak hanya menjual perlengkapan hewan peliharaan namun memiliki jasa grooming dan tempat penginapan maupun kawin khususnya untuk kucing. Tata letak gudang Bonchel Petshop masih berantakan dikarenakan penempatan barang masuk dari supplier ke gudang masih ditempatkan secara acak di gudang. Lokasi penempatan barang yang masuk tidak ditempatkan sesuai kategori. Masalah tersebut membuat waktu picking order oleh staf gudang menjadi tidak efesien dan efektif. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan melakukan wawancara dan data histor y dari gudang Bonchel Petshop. Metode yang digunakan dalam penempatan barang di rak menggunakan metode classed-based storage yang mana barang diletakkan sesuai dengan kategori barang. Tujuan penggunaan metode tersebut untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu dalam pencarian barang oleh staf gudang. Pengolahan data dilakukan dengan analisis ABC untuk mengetahui tingkat frekuensi keluar masuk barang ke gudang. Kategori ranking A memiliki ketentuan presentase frekuensi pengambilan barang sebesar 80%, kategori ranking B memiliki ketentuan persentase sebesar 15 % dan untuk kategori ranking C memiliki ketentuan presentase frekuensi keluar masuk barang sebesar 5%. Kategori ranking A didapatkan luas rak sebesar 26 m2. Ranking B memiliki luas rak sebesar 6 m 2 dan kategori ranking C didapatkan luas rak sebesar 4 m2. Dari hasil perhitungan tersebut Bonchel Petshop membutuhkan penambahan rak menjadi 8 rak dan 5 pallet untuk menyimpan produk yang ada di gudang berdasarkan data stok gudang selama 6 bulan. Adanya penambahan rak dan pengurangan pallet maka di dapatkan aisle lantai 1 menjadi 29,6 m2 dan lantai 2 menjadi 25,35 m2. Pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan pengamatan selama tiga hari di Bonchel Petshop dan mendapatkan persentase rata -rata penghematan waktu pencarian pada rancangan layout usulan sebesar 25% dari layout awal.
Kata kunci: tata letak, analisis ab
PEMBUATAN EFEKTIF MIKROORGANISME (EM) BERBASIS BUAH‐BUAHAN DAN SAYUR‐SAYURAN DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU
Abstract—Tofu liquid waste consists of proteins, carbohydrates, fats, H2S, CO2, CH4 and NH3 which endanger the life of aquatic biota. Tofu liquid waste has high BOD, COD, and ammonia and acidic pH exceeding standards. The high content of BOD and COD causes organisms to die due to lack of oxygen. Tofu waste processing can be done by adding microorganisms to degrade organic matter so that standards can be met. Microorganisms that are able to degrade tofu liquid waste belong to lactic acid bacteria and are found in fruits and vegetables. Microorganisms created inmixed cultures containing various kinds of microorganisms are called effective microorganisms (EM). EM is made by mixing fruits and vegetables with sugar and coconut water which are fermented for 8 days. EM was mixed with waste at volume of 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml and incubated for 5 days. Parameters such as BOD, COD, ammonia, and pH were measured before and after incubation for 5 days. The number of coliform was also counted before and after incubation with TPC method. The results showed that addition volume of 25 ml of EM was the best because it lowered the value of BOD, ammonia, pH by 60.44%; 94.939%; 1.13% but increased the COD value by 1.13%.
Keywords: tofu liquid waste, effective microorganism, quality standard
Abstrak—Limbah cair tahu terdiri atas protein, karbohidrat, lemak, H2S, CO2, CH4 dan NH3 yang membahayakan kehidupan biota perairan. Limbah cair tahu memiliki nilai BOD, COD, dan amonia yang tinggi dan pH asam melebihi standar baku mutu. Kandungan BOD dan COD yang tinggi mengakibatkan kematian organisme karena kekurangan oksigen Pengolahan limbah tahu dapat dilakukan dengan menambahkan mikroorganisme untuk mendegradasi bahan organik agar standar baku mutu dapat terpenuhi. Mikroorganisme yang mampu mendegradasi limbah cair tahu tergolong dalam bakteri asam laktat dan berada di buah‐buahan dan sayur‐sayuran. Mikroorganisme dibuat dalam kultur campuran berisi berbagai macam mikroorganisme yang disebut efektif mikroorganisme (EM). EM dibuat dengan mencampurkan buah dan sayur dengan gula pasir dan air kelapa dimana selanjutnya difermentasi selama 8 hari. EM dicampurkan dengan limbah pada volume 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml dan diinkubasi selama 5 hari. Parameter berupa BOD, COD, amonia, dan pH diukur sebelum diinkubasi dan setelah diinkubasi setelah 5 hari. Jumlah bakteri yang tumbuh juga dihitung sebelum dan sesudah inkubasi dengan metode ALT. Hasil menunjukkan bahwa volume penambahan EM 25 ml adalah yang terbaik karena menurunkan nilai BOD, amonia, pH sebesar 60.44 % ; 94.939 % ; 1.13 % namun meningkatkan nilai COD sebesar 1.13 %.
Kata kunci: limbah cair tahu, efektif mikroorganisme, baku mut
APLIKASI ANDROID DETEKSI SUPIR MENGANTUK PADA PENGENDARA MOBIL BERBASIS FACE RECOGNITION
Abstract—Humans have always developed technology to make life easier. One of the technological developments made is land transportation. In the development of land transportation is also accompanied by an increase in the accident rate of drivers due to drowsiness. This drowsiness detection system is made using an Android-based smartphone where this technology is almost used in various walks of life so that it can help to provide direct warnings to drivers who are drowsy. The system uses Haar-Cascade Classifier to detect faces and eyes and utilizes the training model to determine whether the person is sleepy or not. System development using Android Studio with Java and Python programming languages. Based on system testing on 9 different faces with 120 frame samples per face, with 40 cm in distance, and an angle of 20⁰, the accuracy result is 85% during the day with a light intensity of 725 lux.
Keywords: drowsiness detection, android, haar-cascade classifier
Abstrak— Manusia selalu mengembangkan teknologi untuk mempermudah hidupnya. Salah satu perkembangan teknologi yang dibuat adalah transportasi darat. Dalam perkembangan transportasi darat ini juga ditemani dengan bertambahnya tingkat kecelakaan para pengemudi akibat mengantuk. Sistem pendeteksi kantuk ini dibuat dengan menggunakan smartphone berbasis Android dimana teknologi ini hampir digunakan diberbagai lapisan masyarakat sehingga dapat membantu untuk memberikan peringatan secara langsung pada pengemudi yang sedang mengantuk. Sistem yang dibuat menggunakan Haar-Cascade Classifier untuk mendeteksi wajah dan juga mata dan memanfaatkan model hasil pelatihan untuk menentukan apakah orang tersebut sedang mengantuk atau tidak. Pembuatan sistem dengan menggunakan Android Studio dengan bahasa pemrograman Java dan Python. Berdasarkan pengujian sistem pada 9 wajah berbeda dengan 120 sampel frame per wajah, jarak 40 cm, dan sudut 20⁰ mendapatkan hasil akurasi sebesar 85% pada siang hari dengan intensitas cahaya sebesar 725 lux.
Kata kunci: deteksi kantuk, android, haar-cascade classifie
DAYA SAING EKSPOR BIJI KAKAO ANTARA INDONESIA DAN NIGERIA PERIODE 2009-2019
Abstract—This study discusses the Comparison of Cocoa Bean Export Competitiveness between Indonesia and Nigeria for the 2009 – 2019 Period. This research uses a quantitative descriptive approach using the Revealed Comparative Advantage (RCA) method. The variable data used in the RCA calculation is data on the export value of a country's cocoa beans, the total export value of all commodities of a country, the export value of a country and the total export value of all world commodities during the period 2009 – 2019 obtained from Trademap and UN COMTRADE. This study aims to identify and analyze countries that have a higher competitiveness between Indonesia and Nigeria for the period 2009 – 2019. The findings from this study indicate that Nigeria has higher competitiveness in cocoa bean exports when compared to Indonesia, and both countries have potential to compete in international markets.
Keywords: competitiveness, export of cocoa beans, rca, international trade.
Abstrak—Penelitian ini membahas tentang Perbandingan Daya Saing Ekspor Biji Kakao antara Indonesia dan Nigeria Periode 2009 – 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA). Data variabel yang digunakan dalam perhitungan RCA adalah data nilai ekspor biji kakao suatu negara, total nilai ekspor semua komoditas suatu negara, nilai ekspor suatu negara dan total nilai ekspor semua komoditas dunia selama periode 2009 – 2019 yang didapat dari Trademap dan UN COMTRADE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis negara yang memiliki Daya Saing lebih tinggi antara Indonesia dan Nigeria periode 2009 – 2019. Hasil temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Nigeria memiliki daya saing yang lebih tinggi dalam ekspor biji kakao jika dibandingkan dengan Indonesia, dan kedua negara memiliki potensi untuk dapat bersaing di pasar internasional.
Kata Kunci: daya saing, ekspor biji kakao, rca, perdagangan internasional
TANGGUNG GUGAT PIHAK YANG MENGGANDAKAN DAN MEMPUBLIKASI LAGU “AKAD” TANPA IZIN PENCIPTA
Abstract— Songs or music are forms of creation that are protected by Law Number 28 of 2014 concerning Copyright. Songs or music are works in the field of art that can be enjoyed by the general public through various media, one of which is YouTube and song-streaming activities. Songs or music are produced by creators based on inspiration, thoughts, abilities, imagination, and skills or expertise which are then realized in a real or concrete form and are original. A songwriter or music has a copyright, copyright is an exclusive right that arises automatically when the creation is realized in a real or concrete form. Song or music copyright consists of moral rights and economic rights and is a form of protection and appreciation for the creators of songs or music. However, irresponsible parties often violate the copyright of a songwriter or music, resulting in the creator experiencing losses. Like the song "Akad" which was composed by MID as the vocalist of PT Band and announced through the PT Band Youtube account then, it was covered by HD, changed, published to Youtube, and sold to digital song/music service providers, namely Spotify without permission from MID. This study aims to find out who is responsible for the losses suffered by MID for the act of publishing and selling the song "Akad" without permission from MID as the creator.
Keywords: copyright, creator, liability, song or music
Abstrak— Lagu atau musik adalah salah satu bentuk ciptaan yang dilindungi oleh Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Lagu atau musik merupakan karya di bidang seni yang dapat dinikmati oleh khalayak umum melalui berbagai macam media salah satunya melalui Youtube dan kegiatan streaming lagu. Lagu atau musik dihasilkan oleh pencipta berdasarkan inspirasi, pikiran, kemampuan, imajinasi dan keterampilan atau keahlian yang kemudian, diwujudkan dalam bentuk yang nyata atau konkret dan bersifat orisinil. Seorang pencipta lagu atau musik memiliki hak cipta, hak cipta adalah hak eksklusif yang timbul secara otomatis apabila ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata atau konkret. Hak cipta lagu atau musik terdiri dari hak moral dan hak ekonomi dan merupakan suatu bentuk perlindungan dan penghargaan kepada pencipta lagu atau musik. Namun, seringkali hak cipta seorang pencipta lagu atau musik dilanggar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan pencipta mengalami kerugian. Seperti halnya lagu “Akad” yang diciptakan oleh MID sebagai vokali Band PT dan diumumkan melalui akun Youtube Band PT kemudian, dinyanyikan ulang (cover) oleh HD, diubah, dipublikasi ke Youtube dan digandakan kepada pihak penyedia layanan lagu/musik digital yaitu Spotify tanpa izin dari MID. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah HD bertanggung gugat atas kerugian yang dialami oleh MID atas perbuatan mempublikasi dan menggandakan lagu “Akad” tanpa izin dari MID sebagai pencipta.
Kata kunci: hak cipta, lagu atau music, pencipta, tanggung guga
PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PENCARIAN RUMAH KONTRAKAN DENGAN METODE ANALYTICAL HEIRARCHY PROCESS (AHP)
Abstract— Many factors are taken into consideration in choosing a rented house which is one of the problems that must be faced by tenants. Factors for choosing a house based on price are accompanied by the location of the rented house and then the facilities offered, such as the number of rooms, land area, number of bathrooms, electricity, clean water, land and building area and so on. To overcome the existing problems, we need a decision support system that can assist tenants in finding a rented house by considering the desired factors. From the results of the questionnaire, it was found that the tenants were dissatisfied with the search results because the recommendations that appeared varied, making it confusing to choose. Then tenants find it difficult to choose a house because there are too many alternatives offered. Meanwhile, the owner is dissatisfied with the application used in advertising because if you want his house to appear at the top of the search, you have to pay more. Therefore the author will create a decision support system that can recommend rented houses based on the criteria that tenants want. The system created uses the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. The AHP method is used because AHP can provide an appropriate solution in making a multi-criteria decision and the decision can be accounted for.
Keywords: ahp, house, rent, system, support, decision
Abstrak— Banyak faktor menjadi pertimbangan dalam memilih sebuah rumah kontrakan adalah salah satu masalah ynag harus dihadapi oleh penyewa. Faktor-faktor pemilihan rumah berdasarkan harga diiringi dengan lokasi rumah kontrakan kemudian fasilitas yang ditawarkan seperti jumlah kamar, luas tanah, jumlah kamar mandi, daya listrik, air bersih, luas tanah dan bangunan dan sebagainya. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, diperlukan sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat membantu penyewa dalam mencari rumah kontrakan dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang diinginkan. Dari hasil kuesioner yang didapat bahwa penyewa tidak puas dengan hasil pencarian karena rekomendasi yang dimunculkan beraneka ragam sehingga membuat bingung untuk memilih. Kemudian penyewa merasa kesulitan memilih rumah karena terlalu banyak alternatif yang ditawarkan. Sedangkan dari pemilik merasa tidak puas dengan aplikasi yang digunakan dalam beriklan karena jika ingin rumahnya muncul ke pencarian paling atas maka harus membayar lebih. Oleh karena itu penulis akan membuat sistem pendukung keputusan yang dapat merekomendasikan rumah kontrakan berdasarkan kriteria yang diinginkan penyewa. Sistem yang dibuat menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Metode AHP digunakan karena AHP dapat memberi sebuah solusi yang tepat dalam mengambil sebuah keputusan multi kriteria dan keputusannya dapat dipertanggung jawabkan.
Kata kunci: ahp, rumah, kontrakan, sistem, pendukung, keputusa
DINAMIKA KEMAMPUAN ADAPTASI AKADEMIK MAHASISWI ANGKATAN 2019 UBAYA PADA MASA PANDEMI
Abstrak—Adaptasi adalah penyesuaian diri yang dilakukan makhluk hidup untuk bertahan hidup di lingkungan baru. Namun, pada penelitian kali ini akan berfokus kepada mahasiswa 2019 yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Surabaya. Metode yang digunakan oleh peneliti yaitu pengumpulan data dengan menggunakan metode kualitatif dengan paradigma descriptive phenomenology, penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara. Partisipan penelitian menggunakan 5 mahasiswi angkatan 2019. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses mahasiswa beradaptasi selama masa pandemi. hasil Implikasi dalam penelitian ini adalah adaptasi yang dilakukan oleh partisipan berbeda-beda. perubahan yang dilakukan oleh partisipan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. faktor-faktor tersebut yang mempengaruhi keberhasilan partisipan dalam melakukan adaptasi di masa pandemi dan pembelajaran online. pada masa pandemi ini memiliki dampak positif dan negatif yang ditemukan seperti dampak positif dengan mendapatkan waktu quality time lebih banyak dengan keluarga, memiliki waktu yang efisien, dan dalam belajar online belajar fitur-fitur baru. sedangkan dampak negatif dari adanya pandemi yaitu menurunnya ekonomi, kurang konsentrasi karena suasana rumah yang tidak kondusif, cepat bosan, mengatur waktu dalam penggunaan laptop dan handphone untuk mengurangi dampak fisik. Maka dari itu, perubahan ini pun berpengaruh kuat dengan perasaan yang dimiliki oleh partisipan. Perubahan pada masa pandemi berkaitan dengan perasaan, dimana pada masa ini lah partisipan merasa lebih cepat bosan, jenuh, stres, mood yang naik turun karena pada masa pandemi partisipan tidak bisa melakukan kegiatan yang dilakukan pada saat sebelum pandemi.
Kata kunci: kemampuan adaptasi, study from home, online learning, pandemi
Abstract -Adaptation is the ability of living beings to adjust to a new environment. However, this research will focus on 2019 students who are currently studying at the University of Surabaya. This study aims to find out how the process of students adapting to academics during the pandemic. This research method uses a qualitative approach with a descriptive phenomenology paradigm by means of observation and interviews. The research participants used 5 female students from the class of 2019. The purpose of this study was to find out how the process of students adapting during the pandemic. The results of this study imply that the adaptations carried out by the participants are different. internal and external factors influence the changes made by participants. These factors affect the success of participants in adapting to the pandemic and online learning. During this pandemic, positive and negative impacts were found, such as positive impacts by getting more quality time with family, having efficient time, and learning new features. While the negative effects of the pandemic are the economic downturn, lack of concentration due to a non-conducive home atmosphere, easily get bored, and managing time using laptops and cellphones to reduce physical impacts. Therefore, this change also has a strong effect on the feelings held by the participants. Changes during the pandemic are related to feelings, where at this time participants feel bored, saturated, stressed, mood swings up and down because during the pandemic the participants could not do the activities they did before the pandemic.
Keywords: adaptability, study from home, online learning, pandemi
CONTENT ANALYSIS APLIKASI NILAI SDGS PADA CSR DI PT. ANGKASA PURA I
Abstract—This study aims to analyze the application of the values of the 2030 Sustainable Development Goals (SDGs 2030) to the CSR program in the Indonesian aviation industry implemented by PT Angkasa Pura I and how relevant it is to the GRI standard used by the company as a standard for preparing sustainability reports. This research makes PT Angkasa Pura I as an object considering that the company is a state-owned company that manages the main airports in various regions in Indonesia. This research uses a qualitative content analysis method which analyzes sustainability reporting from 2019-2021 which is published annually by the company on its official website. This study found results where the CSR programs carried out by companies had SDGs value applications that varied quite a lot depending on the field and type of program. The values applied are also disclosed by the company through its sustainability report. This study also found the relevance of the GRI standards used by companies with the SDGs values applied by companies, especially the GRI 203 standard. The company also disclosed this relevance through its sustainability report.
Keywords: CSR, SDGs 2030, GRI, aviation industry
Abstrak—Penelitian ini berusaha untuk menganalisis aplikasi nilai-nilai Sustainable Development Goals 2030 (SDGs 2030) pada program CSR di industri penerbangan Indonesia yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I dan bagaimana relevansinya terhadap standar GRI yang digunakan perusahaan sebagai standar penyusunan laporan keberlanjutan. Penelitian ini menjadikan PT Angkasa Pura I sebagai objek mengingat perusahaan tersebut adalah perusahaan milik negara yang mengelola bandar udara utama di berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif content analysis yang menganalisa laporan keberlanjutan (sustainability reporting) dari tahun 2019-2021 yang dipublikasikan setiap tahunnya oleh perusahaan di website resminya. Penelitian ini menemukan hasil dimana program CSR yang dilakukan perusahaan memiliki aplikasi nilai SDGs yang cukup bervariasi tergantung dari bidang dan jenis program. Nilai-nilai yang diaplikasikan juga diungkapkan oleh perusahaan melalui laporan keberlanjutannya. Penelitian ini juga menemukan adanya relevansi standar GRI yang digunakan perusahaan dengan nilai SDGs yang diaplikasikan perusahaan, terutama standar GRI 203. Relevansi tersebut juga diungkapkan perusahaan melalui laporan keberlanjutannya.
Kata kunci: CSR, SDGs 2030, GRI, industri penerbanga