Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
Not a member yet
    93 research outputs found

    Analisis Lirik Lagu dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Gaya Bahasa serta Puisi di Sekolah Dasar

    No full text
    This paper describes how the lyrics can be positioned as a poetry which can be applied by teachers in schools as a learning media of Indonesian language. The lyrics are sung poetry. This statement is the foundation that teachers can make the lyrics of famous songs as teaching material of language style and poetry in school. In this paper taken an example lyrics to a song called "Sahabat" by Peterpan. When we position the lyrics into a poetry, then the content contained therein can also be assessed using the approach in studying poetry such as searching for and analyzing the meaning of language style.Karya tulis ini menjelaskan bagaimana lirik lagu dapat diposisikan sebagai puisi yang selanjutnya dapat diterapkan oleh guru di sekolah sebagai media pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Lirik adalah puisi yang dinyanyikan, pernyataan itulah yang menjadi landasan bahwa guru dapat menjadikan lirik lagu-lagu terkenal sebagai bahan pembelajaran gaya bahasa dan puisi di sekolah. Dalam karya tulis ini diambil contoh lirik lagu berjudul "sahabat” karya grup musik Peterpan. Ketika kita memposisikan lirik tersebut menjadi sebuah puisi, maka konten yang terkandung di dalamnya dapat pula dikaji menggunakan pendekatan dalam mengkaji puisi seperti mencari gaya bahasa dan menganalisis makna

    Literasi Guru Sekolah Dasar terkait Asesmen

    Full text link
    Descriptive study about assessment literacy of primary school teachers conducted to determine the extent to which literacy assessment of elementary school teachers in Bengkulu. Surveys carried out on primary school teachers (n = 28) derived from 22 primary schools from five districts as the city of Bengkulu. Respondents were asked to complete the four questions are closed and five open questions regarding the level of assessment literacy, main purposes of assessment and use of various assessment techniques, the need for further training and recommends ways to improve the literacy assessment in higher education and on teaching practices (PPL). The teachers varying levels of literacy. Summative purpose still dominates as the purpose of assessment in learning, little is done for purposes of the opinion formative assessment (development) and diagnostics. They prefer using the technique of personal communication assessment and selection tests (limited respondents), but if there are training techniques in future assessments of their choosing assessment techniques of observation.Penelitian deskriptif tentang literasi asesmen guru sekolah dasar dilakukan untuk mengetahui sejauh mana literasi asesmen dari guru-guru sekolah dasar di Bengkulu. Survei dilakukan terhadap guru sekolah dasar (n = 28) yang berasal dari 22 sekolah dasar dari 5 kecamatan se-kota bengkulu. Responden diminta melengkapi 4 pertanyaan tertutup dan 5 pertanyaan terbuka berkenaan dengan tingkat literasi asesmen, tujuan utama dari asesmen dan pemanfaatan berbagai teknik asesmen, kebutuhan akan pelatihan lanjutan dan cara-cara yang disarankannya untuk meningkatkan literasi asesmen di perguruan tinggi dan pada praktek keguruan (PPL). Guru-guru memiliki tingkat literasi yang bervariasi. Namun, tujuan sumatif masih mendominasi sebagai bentuk persepsi mereka tentang tujuan asesmen dalam pembelajaran dan sedikit yang berpendapat asesmen dilakukan untuk keperluan formatif (pengembangan) ataupun diagnostik. Guru-guru dalam sampel ini lebih menyukai menggunakan teknik asesmen komunikasi personal dan tes pilihan (responden terbatas), namun bila ada pelatihan teknik asesmen di masa mendatang mereka memilih teknik asesmen observasi

    Implementasi Pendekatan Ilmiah Dalam Pengajaran Menulis

    Full text link
    This study aimed to investigate how an English teacher to apply a scientific approach according to the curriculum in 2013 for teaching writing on descriptive text. This study is a qualitative research. The subject in this study is an English teacher and junior high school students. The research data in this study is the behavior and statements of teachers and students during the learning process. The research data were collected through the techniques of observation, interviews, and documentation. Results from the study showed that English teachers have implemented learning experience in a scientific approach: to observe, ask, exploration, associate and communicate. Students' response to the application of a scientific approach is effective in observing phase, exploration, and communicate. While students in the response phase and associates ask is they cannot learn well because of the lack of creativity of teachers.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi bagaimana seorang guru Bahasa Inggris menerapkan pendekatan ilmiah dalam kurikulum 2013 untuk pengajaran menulis teks desriptif. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru bahasa Inggris and siswa SMP. Data penelitian dalam penelitian ini adalah perilaku dan pernyataan guru dan murid selama proses belajar mengajar. Data penelitian tersebut dikumpulkan melalui teknik pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa guru bahasa Inggris telah menerapkan pengalaman belajar dalam pendekatan ilmiah yaitu mengamati, menanya, mengekslporasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Respon siswa terhadap penerapan pendekatan ilmiah adalah efektif dalam fase mengamati, mengekslporasi, dan mengkomunikasikan. Sedangkan respon siswa dalam fase menanya dan mengasosiasi cenderung tidak dapat maksimal karena kurangnya kreatifitas guru

    76

    full texts

    93

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇