JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Not a member yet
    206 research outputs found

    THE IMPACT OF EMPOWERMENT OF THE HEGINES AND HALAL PRODUCTION PROCESS IN JAYA ABADI MICRO BUSINESS GUNUNGANYAR TAMBAK SURABAYA ON THE IMPROVEMENT OF THE LOCAL ECONOMY

    Full text link
    Surabaya is the second Metropolitan city after Jakarta, of course economic development must not only focus on investment-intensive sectors, but also must encourage the SME and Micro Business sectors because it has significance in employment. Strengthening the local economy becomes important to encourage economic justice as an implication of the growth of SMEs and Micro Enterprises. For this reason, the purpose of this research is to look at the impact of empowering the hegines and halal production processes of the Surabaya is the second Metropolitan city after Jakarta, of course economic development must not only focus on investment-intensive sectors, but also must encourage the SME and Micro Business sectors because it has significance in employment. Strengthening the local economy becomes important to encourage economic justice as an implication of the growth of SMEs and Micro Enterprises. For this reason, the purpose of this research is to look at the impact of empowering the hegines and halal production processes of the Micro Jaya Abadi Gununganyar Tambak Surabaya business on improving the local economy. The method used is descriptive qualitative by comparing before and after production processes before and after from the aspects of hegines and halal while also comparing the potential level of absorption of local labor with before and after approaches as well. The results showed that there were significant differences after assistance was made in understanding the clean and halal production process, where the values are as follows, before with a value of 53 and after the mentoring was carried out at 67.5.While the employement rate increased 50% Keywords: Empowerment – Production of Hegines and Halal – Local Econom

    PKM KELOMPOK USAHA KECIL IKAN ASAP DI KENJERAN KOTA SURABAYA

    Full text link
    Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah memberikan Teknologi tepat guna bagi Usaha Kecil yang bergerak di bidang Ikan Asap Sasaran dari kegiatan Pengabdian ini adalah 2 (dua) orang pemilik usaha di bidang Ikan Asap di daerah kenjeran. Permasalahan yang dihadapi oleh Ukm Ikan Asap adalah Polusi udara yang ditimbulkan dari proses produksi ikan asap yang sangat mengganggu lingkungan daerah wisata, selain itu praktek manajemen usaha juga belum di sentuh dalam melakukan usaha, misalnya memasarkan hasil produksi sehingga banyak pelanggan datang, dan belum ada pembukuan keuangan sehingga masih mencampurkan antara uang usaha dengan uang rumah tangga. Pengusul kegiatan PKM telah sepakat dengan ke-dua mitra untuk melakukan pengadaan teknologi dalam produksi yaitu pembuatan cerobong asap untuk pengasapan ikan dan pengadaan alat pengawet / pendingin ikan supaya tidak cepat busuk disamping itu juga diberikan pelatihan di bidang produksi Ikan asap yang enak dan higienes, serta pelatihan dibidang manajemen usaha, keuangan dan strategi pemasaran.Kata Kunci: Produksi Ikan Asap, TTG, dan Manajemen Usaha

    PSIKOEDUKASI “WAWASAN KEBANGSAAN” UNTUK MENURUNKAN POTENSI RADIKALISME PADA MAHASISWA

    Full text link
    Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan psikoedukasi melalui pelatihan kepada pemuda yang termasuk kedalam kelompok program MBKM Pertukaran Mahasiswa Merdeka, mahasiswa yang terlibat dalam organisasi kemahasiswaan di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan juga para remaja yang menjadi mitra di kegiatan Matching Fund Desa Minggirasari, Kabupaten Blitar. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi dan games dengan maksud dapat mengembangkan wawasan kebangsaan berdasaarkan landasan dasar filosofis pada para mahasiswa dan para remaja. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini menunjukkan ada perbedaan wawasan peningkatan dan kesadaran berbangsa. Pelaksanaan psikoedukasi wawasan kebangsaan dapat efektif meningkatkan pengetahuan peserta, hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dengan uji paired sample T-test diperoleh nilai t sebesar -18,047 dengan taraf signifikan antara hasil taraf signifikasi 0,000 (p<0,01). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pelatihan wawasan kebangsaan. Hal tersebut, menunjukkan bahwa pelatihan wawasan kebeangsaan pada mahasiswa inbond kegiatan modul Nusantara di kampus, anggota Badan Eksekutif Mahasiswa, anggota Dewan Perwakilan Mahasiswa, mahasiswa pertukaran pelajar, serta remaja karang taruna desa Minggirsari, kabupaten Blitar memberikan pengaruh yang bermakna pada pemahaman partisipan.Kata Kunci : MBKM, Wawasan Kebangsaan, Desa Minggirsar

    PROGRAM PENGEMBANGAN PEMASARAN UMKM DI DESA KEDUNGREJO, KECAMATAN JABON MELALUI MEDIA SOSIAL

    Full text link
    Media sosial adalah alat atau sarana yang dapat diakses oleh semua orang tanpa adanya batasan waktu dan jarak selama terdapat jaringan internet. Adanya media sosial yang mempunyai akses luas, mudah, dan cepat hal ini dimanfaatkan oleh para pengusaha kecil UMKM untuk lebih berani mempromosikan produk-produknya sebagai media pemasaran yang efektif dan efisien. Pesatnya perkembangan UMKM membuat pemanfaatan media sosial juga semakin tinggi. Keberadaan UMKM diharapkan mampu memperluas lapangan kerja, mempercepat proses pemerataan ekonomi, peningkatan pendapatan masyarakat, dan mendorong mewujudkan stabilitas nasional. Pemanfaatan media sosial diharapkan mampu menambah jangkauan pemasaran usaha UMKM. Dengan adanya program Kuliah kerja Nyata Tematik diharapkan kegiatan penyuluhan dan pelatihan tentang pengembangan pemasaran UMKM di Desa Kedung Rejo melalui media sosial dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya media sosial dalam mengembangkan bisnis sekaligus mengikuti perkembangan zaman dan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Kata Kunci : UMKM, media sosial, penyuluhan,pelatiha

    PRESERVING TRADITIONAL KNOWLEDGE AND FOLKTALE THROUGH TEXT DOCUMENTATION: A CASE STUDY OF PRESERVING FOLKTALE OF PLUNTURAN VILLAGE PONOROGO

    Full text link
    The maintenance and preservation of Indonesian traditional knowledge and folklore is urgently needed. Traditional knowledge and folktale are cultural heritages that provide intangible wealth for Indonesia. This paper provides a brief analysis of the traditional values transmitted by our folktales and the functions served by local legends and myths in Plunturan society. This paper offers some practical recommendations for collecting our folktales, myths, and legends in the form of text using the currently available digital technology to create the first comprehensive and dynamic Plunturan folktales. This community service focuses on the problems that can arise when documenting folklore and traditional knowledge. what solutions should be done to overcome these problems. The method used in this study is by interviewing the resource person. The results of this study conclude that text documentation needs to be done to preserve folklore and traditional knowledge.Keywords: Traditional knowledge, Folktales, Plunturan, Documentin

    PELATIHAN TWO WAY ANOVA MENGGUNAKAN SOFTWARE R (Studi Kasus Pertumbuhan Panjang Hipokotil Tanaman Kedelai)

    Full text link
    Dosen memiliki kewajiban untuk melaksakan Tri Dharma Perguruan Tinggi UUD 12 Tahun 2012.Berdasarkan UU Guru dan Dosen pasal 20 menjelaskan bahwa Dosen tidak hanya bertugas untukmendidik, juga diharapkan melakukan penelitian. Keterampilan penggunaan software untuk analisissangat dibutuhkan guna melancarkan proses pembuatan penelitian. Pengetahuan metode dan penggunaansoftware terkadang menjadi permasalahan bagi seorang peneliti. Sasaran dari kegiatan ini adalah peneliti,dosen, dan masyarakat umum di luar lingkup Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang diharapkanmampu memahami statistika dan fungsinya dalam analisis data. Oleh karena itu, dosen prodi statistikaUniversitas PGRI Adi Buana melakukan pelatihan secara daring. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahapanyaitu, penjelasan materi (ceramah) , workshop, dan simulasi. Pelaksanaan pelatihan program pengabdianini sudah mampu memberikan dan mengajarkan pengolahan data mentah menjadi data yang memberikanberbagai informasi khususnya pada metode Two Way dan deskriptif yaitu pembuatan boxplot sebagai awaldugaan hasil penelitian. Dengan adanya pelatihan ini sudah merubah keterampilan analisis data bagipeneliti yang semula belum dapat menganalisis data menggunakan open source yaitu shoftware R, saat inisudah dapat mengoprasikan. Pengaruh yang diberikan oleh narasumber terbukti dengan keaktifan pesertadan antusias saat menerima materi dan simulasi.Kata kunci: Two Way Anova, Software R, Panjang Hipokotil, Kedela

    PELATIHAN SANITASI DAN HIGIENIS GUNA PENINGKATAN PROFESIONALITAS CLEANING SERVICE DI UNIVERSITAS CIPUTRA

    Full text link
    Kebersihan sebuah universitas mencerminkan upaya lembaga pendidikan tinggi tersebut untuk menjaga agar kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan baik, karena kebersihan semua sarana dan prasarana sangat mendukung proses pembelajaran  Gedung universitas yang terjaga kebersihannya akan menjadi tempat belajar yang nyaman bagi mahasiswa dan tempat bekerja yang menyenangkan bagi staf dan dosen, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi optimal bagi nusa dan bangsa.  Di Universitas Ciputra, hal tersebut tidak mudah diwujudkan, namun tenaga petugas kebersihan sebagai garda terdepan mengemban tugas untuk melakukan dan menjaga kebersihan, mereka tetap harus dapat melakukan tugas tersebut dengan baik. Berdasarkan wawancara dan observasi, umumnya para petugas kebersihan diberikan pelatihan dasar secara singkat saat bergabung dan selanjutnya bekerja secara langsung di lapangan dengan pengawasan seorang team leader, dan mereka belum memiliki pengetahuan lebih jauh mengenai sanitasi dan higiene lingkungan. Atas dasar hal tersebut maka dilaksanakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sanitasi dan higiene lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja bagi petugas kebersihan di Universitas Ciputra, agar mereka dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik. Pelatihan ini bekerjasama dengan mitra Property Management Universitas Ciputra sebagai penghubung dan pengatur terselenggaranya pelatihan bagi  Cleaning Service di Universitas Ciputra.  Metode yang digunakan adalah model pelatihan kepada para petugas kebersihan dengan mengukur sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pengetahuan sanitasi dan higiene lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja  petugas tenaga kebersihan di lembaga pendidikan tinggi setelah mengikuti pelatihan sebesar 17 persen terutama dalam hal pengetahuan secara teori mengenai sanitasi dan higiene lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja.  Kata kunci: cleaning service, higienis, professionalitas, sanitas, Universitas Ciputra

    PEMBINAAN LITERASI DAN BAHASA SANTUN MELALUI TUJUH PILAR BUDAYA CIANJUR

    Full text link
    Penggunaan bahasa tidak santun telah menimbulkan konflik sosial bahkan sampai masuk ke ranah hukum. Meskipun peristiwa itu terjadi di kalangan remaja dan dewasa, namun menyediakan payung sebelum hujan akan lebih baik. Alasan itulah yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pembinaan literasi dan bahasa santun di Sekolah Dasar Islamic Center Cianjur. Kegiatan ini diawali dengan observasi penggunaan bahasa siswa di luar dan di dalam kelas. Hasil observasi menunjukkan bahwa para siswa masih belum sepenuhnya berbahasa dan berperilaku santun sehingga pembinaan bahasa santun ini mengaitkannya dengan tujuh pilar budaya Cianjur, karena pilar  Ngaos (mengaji/membaca/literasi) dan, Someah (santun) erat kaitannya dengan kajian Program Studi Pendididkan Bahasa dan Sastra Indonesia. Metode simulasi dan bermain peran digunakan dalam kegiatan ini. Hasilnya para siswa dapat menggunakan bahasa Indonesia  santun sehingga menambah pengguna bahasa Indonesia santun, baik di dalam kelas maupun di luar kelas meskipun masih terjadi campur kode, antara bahasa Indonesia dengan bahasa Sunda. Meskipun begitu, penggunaan  bahasa siswa tetap santun

    EMPOWERMENT OF AA MICRO BUSINESS IN DEVELOPING DIVERSICATION OF CAKE PRODUCTS IN SURABAYA

    Full text link
               Since the enactment of the Asean Economic Community (AEC) at the end of 2015 should encourage all economic actors including SMEs and Micro Enterprises to improve themselves in order to improve the quality of production of both goods and services. If it is not done, then Indonesia is a "soft" market for other Asean countries because Indonesia has the largest population (population size) in ASEAN, which is no less than 270 million inhabitants. SMEs and Micro Enterprises, which are the embodiment of people's economic democracy, are devastated when the flow of goods and services so swiftly from various Asean Countries invades the Indonesian market. Realizing that doing empowering SMEs and Micro Enterprises is a necessity and a necessity to be able to find national identity that has comparative advantage and competitive advantage. This activity begins with identifying the existing problems and then finding a solution method, the method used is to provide training and assistance. The results that have been achieved are the existence of AA business capabilities that produce 10 (ten) additional additional new products which include: 1. Sus Fla; 2. Sus Fla Buah; 3. Sus Rogut; 4. Cum-cum; 5. Panada; 6. Layers; 7. Brown sugar steamed buns; 8. Bongko menthuk; 9. Risol mayo; and Sausage solo. In addition, Micro Business "AA" can improve its ability in the field of simple bookkeeping and business management. The existence of these outcomes is an indication of increased business empowerment.Keywords: Empowerment- Product Diversification- Cake

    PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NON PRODUKTIF POKDAKAN ROH KELEM MAKMUR KELURAHAN GUNUNGANYAR TAMBAK, KECAMATAN GUNUNGANYAR KOTA SURABAYA

    Full text link
    Kelurahan Gununganyar Tambak berada Di kawasan timur wilayah kelurahan ini terdapat tambak-tambak yang cukup luas. Cukup banyak pula warga yang menggantungkan sumber penghidupannya dari tambak-tambak ini dengan berprofesi sebagai pengusaha tambak maupun sebagai buruh tambak. Gununganyar Tambak berbatasan langsung dengan laut lepas dan juga dilewati sebuah sungai yang merupakan bagian hilir, terdapat hutan mangrove yang cukup luas di wilayah Gunung Anyar Tambak. Tercatat dalam profil kelurahan bahwa luas hutan mangrove mencapai 47,9 ha. Mangrove ini juga telah dikembangkan menjadi sumber perekonomian masyarakat dengan dijadikan sebagai kawasan pelestarian mangrove sekaligus kawasan ekowisata mangrove.Sumber daya alam yang tergolong kaya dan beragam tersebut belum dapat dioptimalkan sebagai sumber pendapatan utama oleh seluruh masyarakat. Banyak masyarakat yang memilih bekerja di sektor lain terutama pekerjaan yang terdapat di kota seperti buruh pabrik dan lain lain.. Terdapat kesenjangan kesejahteraan yang cukup lebar antara warga yang tergolong kaya dan miskin. Indikator paling jelas yang menunjukkan kesenjangan ini adalah aspek papan atau tempat tinggal.Permasalahan Mitra utama adalah Teknik budidaya Udang Vannamei belum berkembang sesuai harapan  sehingga produktivitasnya masih rendah; Petani tambak  belum memiliki  pengetahuan tentang teknis budidaya Udang Vanamie yang baik dan benar ramah lingkungan berbasis teknologi tepat guna. Solusi masalah yang disepakati untuk diselesaikan dengan melakukan  penguatan  kelompok  dan  masyarakat  Pembudidaya  dengan  kegiatan kapasitas untuk meningkatkan pemberdayaan pembudidaya dan lembaga pendukungnya, Memberikan pelatihan dan memperkenalkan  pengetahuan tentang teknis budidaya Udang Vanamei yang baik dan benar serta ramah lingkungan.Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif aktif secara berkelanjutan antara tim pengusul dengan mitra, sebagai pengendali program Kemitraan Masyarakat berperan aktif melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkala kepada mitra.  Tahap awal menjelaskan dan koordinasi pelaksanaan program selama dijalankan  antara tim pengusul, mitra dan pada tahap ini akan dilakukan penjelasan-penjelasan yang berhubungan dengan pelaksanaan program, Tahap pelaksanaan adalah penyuluhan tentang cara budidaya udang yang baik (CBIB) dan cara persiapan tambak budidaya udang vannamei di pokdakan roh kelem makmur.Kesimpulan dari hasil pengabdian adalah sebagai berikut 1). Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Roh Kelem Makmur perlu melakukan pengolahan tanah tambak secara benar sebelum dilakukan pengisian air sehingga media air tambak sesuai dengan lingkungan udang vannamei. 2). Kunci keberhasilan usaha budidaya udang vannamei secara tradisional perlu pemahaman tentang bagaimana menerapkan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.Keywords:  fishponds, Vannamei, ekstensif, Mutual Cooperation

    189

    full texts

    206

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇