JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Not a member yet
    206 research outputs found

    Peningkatan Kesadaran Sosial Pencegahan Penyebaran Covid-19 Melalui Pelatihan Apresiasi dan Menulis Cerpen Bertema Pandemi Covid-19 di FTBM Kab. Karawang

    Full text link
    Pada masa pandemi Covid-19, masih banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan suatu media yang dapat menumbuhkan empati masyarakat terhadap kasus Covid-19, salah satunya yaitu melalui karya sastra. Sastra dapat membawa perubahan terhadap kesadaran sosial bagi masyarakat, salah satunya memberikan penyadaran, bahwa seseorang tidak bisa bertindak egois memikirkan keselamatannya sendiri. Peneliti mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa pelatihan apresiasi dan menulis cerpen bertema pandemi Covid-19 melalui pelatihan apresiasi dan menulis cerpen sebagai salah satu karya sastra. Dalam hal ini, peneliti bermitra dengan FTBM Kab. Karawang dan peserta pelatihan berasal dari relawan FTBM di Kab. Karawang. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring. Pada kegiatan pelatihan apresiasi dan menulis kerangka cerpen dilaksanakan secara luring di Kampung Budaya, Karawang. Hal ini dilakukan karena terdapat relawan FTBM yang masih belum memahami cara mengapresiasi karya sastra. Kemudian kegiatan dilanjutkan melalui konsultasi dan revisi dilaksanakan secara daring melalui media Group Chat Whatsapp. Hasil dari pelatihan ini yaitu buku digital karya peserta tentang pandemi Covid-19

    PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM KEGIATAN PENGOLAHAN SAMPAH DI LINGKUNGAN RW 3 TAMBAK SARIOSO KOTA SURABAYA

    Full text link
    Isu berkaitan sampah kerap kali didengar terutama di Indonesia, dimana sampah menjadi tantangan yang dihadapi setiap harinya oleh masyarakat. Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab dinas kebersihan semata, tetapi harus dilakukan oleh setiap individu di tengah masyarakat. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, volume sampah nasional pada tahun 2021 telah mencapai 21,88 juta ton, sedangkan Kota Surabaya sendiri menghasilkan sekitar 1,585 ton sampah pada tahun tersebut. Dalam upaya mengatasi permasalahan ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya telah menginisiasi program Kampung Zero Waste (KZW) dengan tujuan membantu masyarakat dalam mengelola sampah. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui program Zero Waste di Kampung RW 03 Tambak Pokak, Kelurahan Tambak Sarioso, Kota Surabaya. Metode yang digunakan penulis meliputi survei lokasi, survei terhadap warga setempat, dan penyuluhan kepada warga mengenai prinsip-prinsip pengelolaan sampah yang benar. Diharapkan, melalui gerakan ini, kesadaran masyarakat akan semakin meningkat sehingga dapat mengurangi penggunaan sampah sekali pakai.   Kata kunci: Sampah; Pengelolaan; Masyaraka

    Re-Packaging, E-Commerce, UMKM PENINGKATAN OMSET MELALUI RE-PACKAGING DAN E-COMMERCE PADA UMKM SUPER FRESH DESA RANDUPITU: Applied Enterpreneur

    No full text
    UMKM Super Fresh di Desa Randupitu menghadapi tantangan dalam meningkatkan omset usahanya, termasuk kurangnya diferensiasi produk, distribusi yang terbatas, dan minimnya kehadiran online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam meningkatkan omset usaha UMKM Super Fresh melalui re-packaging produk dan penjualan e-commerce. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, survei, analisis data, dan pengembangan produk. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi re-packaging berhasil meningkatkan daya tarik produk, sementara penjualan e-commerce memperluas jangkauan pasar secara online. Terlihat tren kenaikan omset usaha yang stabil dari bulan ke bulan, mencerminkan keberhasilan strategi yang diterapkan. Kesimpulannya, strategi ini membantu UMKM Super Fresh mencapai pertumbuhan yang signifikan. Rekomendasi termasuk terus meningkatkan inovasi produk, mengoptimalkan penggunaan platform e-commerce, dan memperkuat kolaborasi dan jaringan dengan pihak terkait. Kata kunci: UMKM, Super Fresh, re-packaging, penjualan e-commerce, omset usaha

    Peningkatan Kualitas dan Promosi Produk Produksi Kriya SLB Paedagogia Maospati – Kabupaten Magetan

    Full text link
    Kualitas dalam proses produksi terkait dengan hasil. Hasil produk yang berkualitas menunjukan keseriusan dalam produksi. Indikator keseriusan tersebut dapat dilihat dari factor Sumber Daya Manusia (SDM) seperti: 1) Kemampuan; 2) Ketekunan; 3) Kesabaran; 4) Ketelitian. Sedangkan ditinjau dari factor benda produksi seperti: 1) Alat/mesin; 2) Bahan Baku utama; 3) Bahan Baku Pendukung.  Kualitas tersebut sesungguhnya merupakan penilaian orang terhadap hasil yang telah dikerjakan. Kepuasan orang relative terhadap kualitas, namun kesepahaman dalam pendapat menunjukan kualitas.  Kualitas produk yang baik akan memudahkan produsen untuk mempromosikan produknya. Hal ini terkait factor internal produsen yang percaya diri menunjukan kemampuan untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Produsen merasa hamper tidak ada celaan terhadap produknya, meskipun ada hanya bersifat non teknis. Artinya hanya terjadi kesalahan kecil yang tidak terlalu prinsip. Menghilangkan kesalahan produksi memang sulit.  Hal ini juga di alami oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) universitas Katolik Darma Cendika yang melakukan kegiatan pengabdian kepada siswa SLB Paedagigia Maospati – Kabupaten Magetan.  SLB tersebut telah memiliki bengkel kerja untuk keterampilan Kriya (kerajinan dari kayu). Siswa telah mampu memproduksi produk meja dan kursi teras yang berbahan baku triplek. Proses Produksi menggunakan teknik laminasi untuk membentuk lengkungan (bending)pada triplek tersebut. Produk meja dan kursi tersebut membutuhkan peningkatan kualitas produk dan promosi agar dikenal oleh masysrakat.  Pada tahap ini, Tim PkM focus pada peningkatan kualitas produk melalui factor (SDM) dengan melakukan: 1) Meningkatkan kemampuan keterampilan siswa. Hal ini dilakukan dengan membimbing siswa mengurangi kesalahan dan meneruskan pekerjaan yang benar; 2) Ketekunan, kecenderungan difabel kurang tekun dalam mengerjakan pekerjaan. Peningkatan ketekunan dilakukan dengan mengajak siswa bersama-sama Tim PkM menyelesaikan pekerjaan; 3) Kesabaran, waktu pekerjaan yang lama, akan membuat siswa bosan. Tim PkM mengatasi dengan membagi pekerjaan untuk beberapa siswa sehingga masing-masing akan menyelesaikan pekerjaan dalam waktu yang singkat; 4) Ketelitian, sulit bagi difabel untuk mencapai hal tersebut karena keterbatasan. melalui kolaborasi dengan non difabel, siswa mengerjakan pekerjaan setelah itu dikoreksi dan disempurnakan oleh non difabel yaitu Guru, Pendamping dan Tim PkM.  Sedangkan promosi difocuskan pada pengenalan produk melalui media social online yang ada seperti Facebook, Youtube, Tiktok.  Sedangkan secara offline dipromosikan dengan mengikuti pameran. Pengabdian kepada Masyarakat ini telah menumbuhkan percaya diri siswa untuk mempromosikan hasil produknya

    Pembuatan dan Pendampingan Aplikasi Pembelajaran anak-anak Sekolah Dasar di desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto

    No full text
    Pada era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Perkembangan teknologi memberikan dampak yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Dalam konteks pendidikan dasar, aplikasi berbasis android dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD). Aplikasi pembelajaran untuk siswa-siswi SD memanfaatkan teknologi digital sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan kualitas belajar anak di desa Kepuharum, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Aplikasi pendidikan memiliki potensi untuk membantu anak dalam memahami konsep-konsep yang sulit, meningkatkan keterlibatan, dan memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan

    PENGEMBANGAN KOMUNITAS KAMPUNG “LAKSANA INDAH JAYA” DENGAN USAHA PEMELIHARAAN IKAN LELE SISTEM AKUAPONIK MENUJU KAMPUNG BEBAS IURAN

    Full text link
    Kompleksnya permasalahan yang dihadapi Paguyuban Laksana Indah Jaya dalam mengelola kampung Laksana Indah Jaya menjadi latar belakang kegiatan pengabdian yang akan diajukan yang terfokus pada masalah pengembangan usaha kampung dengan memanfaatkan potensi yang ada untuk dapat meningkatkan income atau pendapatan kampung. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kampung Laksana Indah Jaya ke depannya menjadi kampung bebas iuran. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan komunitas kampung Laksana Indah Jaya dengen membuat pengembangan usaha pemeliharaan lele sistem akuaponik. usaha pemeliharan lele sistem akuaponik menjadi awal pengembangan unit bisnis kampung sebagai modal pengembangan kampung. Usaha pemeliharaan lele sistem akuaponik ini diwujudkan dengan 2 kolam berisi 4.500 ekor lele dan penanaman sawi daging kangkung sistem akuaponik.Kata-kata kunci: usaha kampung, lele, akuaponi

    PELATIHAN PENETAPAN STRATEGI PRODUCT BRANDING BAGI KELOMPOK UMKM KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL: TRAINING ON DETERMINING PRODUCT BRANDING STRATEGIES FOR MSME GROUP OF MUKTIHARJO KIDUL VILLAGE

    Full text link
    Masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki dan kurangnya pemahaman akan pentingnya strategi produk branding menjadikan usaha yang dijalankan menjadi kurang maksimal.  UMKM hanya fokus untuk membuat dan menjual tanpa memikirkan keberlangsungan usaha mereka untuk jangka panjang. Masalah inkonsistensi produk dan layanan menjadi beberapa hal yang sering dialami oleh para pelaku usaha tersebut. Dampaknya adalah loyalitas konsumen menurun yang diikuti dengan menurunnya omzet penjualan. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pemahaman tentang pentingnya strategi produk branding dan penetapan strategi product branding. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pembinaan dan pelatihan penetapan strategi branding untuk anggota kelompok UMKM. Hasil dan Luaran dari pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Semarang antara lain para pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan untuk memahami pentingnya strategi produk branding dan menetapkan strategi produk branding untuk usaha yang dijalankan. Diharapkan dengan strategi produk branding dapat meningkatkan loyalitas konsumen yang pada akhirnya akan meningkatkan omzet penjualan di Kelurahan Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Semarang

    Pemberdayaan Usaha Mikro Dan Kecil Melalui Penyuluhan Dan Pendampingan Legalitas Usaha Di Desa Bening Kabupaten Mojokerto

    No full text
    Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama setelah pandemi COVID-19. Salah satu bentuk dukungan nyata dari pemerintah adalah melalui diterapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 yang mengenalkan aplikasi OSS (Online Single Submission) untuk mempermudah proses perizinan, khususnya dalam memperoleh Nomor Induk Berusaha. Melalui OSS, proses perizinan menjadi lebih efisien, cepat, dan transparan. Implementasi OSS tidak hanya bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada para pelaku usaha, tetapi juga untuk mendukung percepatan penanaman modal di sektor UMKM. Nomor Induk Berusaha selain sebagai legalitas beruasaha, juga memudahkan untuk memperoleh modal usaha dari dunia perbankan. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup ceramah, diskusi, dan praktek, dengan sasaran kegiatan yang terletak di wilayah desa Bening, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini mendapat respon baik dengan peserta sosialisasi yang hadir dan Nomor Induk Berusaha yang berhasil didaftarkan

    Peningkatan Kemampuan Produksi Kursi Dengan Teknik Laminasi Bagi Siswa SLB Paedagogia Surabaya

    Full text link
    Kesinambungan aktivitas berproduksi bagi siswa SLB sangat diperlukan. Hal ini merupakan suatu yang baik untuk meningkatkan kemampuan siswa agar focus dan mampu melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. SLB Pedagogia Surabaya yang sejak tahun 2022 menjadi binaan dari Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) terus melaksanakan kegiatan produksi kursi dan meja dengan teknik laminasi triplek. Pemberdayaan dan peningkatan kemampuan memproduksi meja dan kursi tersebut terus dilakukan oleh Tim Abdimas UKDC. Saat ini peningkatan kemampuan produksi telah sampai pada pembuatan kursi bersandaran.  Evaluasi dan peningkatan kemampuan kerja perlu dilakukan agar siswa menjadi terampil pada tahapan produksi yang menjadi passion nya. Metode yang digunakan dalam peningkatan kemampuan siswa dilakukan dengan pendekatan humanis yaitu memperhatikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan 7 tahapan proses produksi. Implementasi dari pendekatan tersebut adalah: 1) Transfer pengetahuan melalui guru pendamping siswa; 2) Praktek bersama dengan guru dan siswa; 3) Pembagian porsi kerja yang berbeda.  Dalam pelaksanaan transfer pengetahuan secara lengkap diberikan kepada guru termasuk penggunaan beberapa mesin yang berbahaya. Dalam praktek bersama, siswa tidak diperkenankan menggunakan mesin yang beresiko tinggi. Sedangkan pembagian porsi kerja mengikuti kemampuan siswa pada tahapan produksi yang mampu dikerjakan. Melalui penerapan metode tersebut, mampu menghasilkan kursi bersandaran yang memiliki kesulitan yang lebih dibandingkan kursi dan meja yang dikerjakan pada pelatihan sebelumnya.  Melalui peningkatan kemampuan produksi, siswa SLB mampu meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan produksi kursi bersandaran yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih. Kolaborasi kerja antara guru dan siswa dalam pembagian porsi kerja, mampu meningkatkan kemampuan siswa pada tingkatan yang lebih sulit. Hasil assesmen siswa menunjukan perkembangan yang baik

    Redesain Produk dan Pendampingan UKM Aksesoris Berbahan Dasar Kaos Stoking

    Full text link
    Aksesoris sudah menjadi kebutuhan utama dalam penampilan seseorang. Salah satu UMKM yang memproduksi aksesoris adalah “Setyowati Accessories” yang berlokasi di Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Surabaya. UKM memproduksi bros, gelang, kalung, bunga, dan tempat tissue berbahan dasar kaos stoking, manik-manik dan kain perca. Permasalahan UKM saat ini adalah adanya penurunan omset produksi dan penjualan sejak adanya pandemi covid dan belum bisa bangkit sampai saat ini. Tim PKM ITATS melakukan pendampingan dan bekerja sama dengan UMKM “Setyowati Accessories” untuk meningkatkan produksi dan penjualan UKM. Pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk sehingga omset penjualan meningkat. Metode yang digunakan dalam pendampingan adalah wawancara, diskusi, redesain dan diversifikasi produk, pelatihan/workshop, dan bantuan teknis. Pendampingan terhadap UMKM menghasilkan: 1) peningkatan pengetahuan UMKM mengenai jenis produk dan kemasan baru; 2) peningkatan pengetahuan UMKM mengenai manajemen organisasi; 3) produk baru sebanyak 4 buah bunga jenis baru, yaitu bunga anyelir, lili, sepatu, dan anggrek; 4) kemasan baru sebanyak 3 buah dari prototipe menggunakan aplikasi 2D corelDRAW; 5) terbentuknya struktur organisasi UMKM sehingga pembagian kerja lebih sistematis. Pendampingan mampu meningkatkan omset penjualan UMKM sampai 20%

    189

    full texts

    206

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇