Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Not a member yet
    445 research outputs found

    Uji Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.)Terhadap Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa

    Get PDF
    Latar Belakang: Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapatseseorang dalam waktu 72 jam sejak masuk rumah sakit, sering terkaitdengan pemasangan alat-alat medis yang invasif di Instalasi PerawatanIntensif. Pseudomonas aeruginosa merupakan penyabab infeksinosokomial dengan persentase terbesar. Penelitian Mangga bacang(Mangifera foetida L.)menunjukkan bahwa spesies ini mengandungsenyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui aktivitas antibakteri infusa daunmangga bacang (Mangifera foetida L.)terhadap pertumbuhanPseudomonas aeruginosa.. Metodologi: Skrining fitokimia menggunakanmetode uji tabung. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusicakram Kirby-Bauer dengan konsentrasi 50%, 25%, 12,5%, 6,25%,3,125% dan 1,5625%. Daun Mangifera foetida L. diekstraksi denganmetode infundasi menggunakan pelarut akuades steril. Kontrol positifyang digunakan adalah seftazidime 30 µg/disk sedangkan kontrol negatifyang digunakan akuades steril. Hasil: Metabolit sekunder yangterkandung dalam infusa daun Mangifera foetida L. yaitu fenol, saponin,alkaloid, flavonoid, tanin dan triterpenoid. Infusa daun Mangifera foetida L.tidak membentuk zona hambat terhadap pertumbuhan Pseudomonasaeuruginosa. Kesimpulan: Infusa daun mangga bacang (Mangiferafoetida L.) tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhanPseudomonas aeruginosa.Kata Kunci: Antibakteri, Infusa Daun Mangifera foetida L., Pseudomonasaeruginos

    UBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KONTAMINASI TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTHS PADA KUKU DAN TANGAN SISWA SDN 07 MEMPAWAH HILIR KABUPATEN PONTIANAK

    Get PDF
    Background: Soil Transmitted Helminths infection is one of the healthproblems with high prevalence in tropic and subtropic countries especiallyIndonesia. Children from primary schooling age have the higest prevalenceof infection, because awareness in keeping hygiene is still low. Objective :this study aims to determine the relationship of personal hygiene with SoilTransmitted Helminths contamination of STH egg on student’s nail and handin SDN 07 Mempawah Hilir, Kabupaten Pontianak. Method: The study wasa analitic observational study with cross sectional design. The study wasconducted in SDN 07 Mempawah Hilir, Kabupaten Pontianak from March2014 until September 2014. Fourty four students grade 1 to 6 wereparticipated in this study. The subjects were chosen by using stratifiedrandom sampling method. Questionnaire was used to evaluate the level ofpersonal hygiene and laboratory test  used stoll method modification todetermined Soil Transmitted Helminths contamination in nail and handcaress of  student. Result. There were 29,5% students infested by STH  intheir hand and their nail, among them were 15,8 % male students and 11,7 %female students. STH contamination most occurred is 11,34% in 6-8  yearsold students. STH species that caused the contamination were Ascarislumbricoides (61,50%), Trichuris trichiura (15,4%), hookworm (23,1%).Fisher’s exact test show p=0,001(p<0,005) with coefesien contingency 0,484.It’s mean personal hygiene has a significant relationship to the STH eggcontamination on student’s nail and hand in SDN 07 Mempawah Hilir,Kabupaten Pontianak. Conclusion: There has correlation between pesonalhygiene with Soil Transmitted Helminths contamination on student’s nail andhand in SDN 07 Mempawah Hilir, Kabupaten Pontianak.Key words: Soil transmitted helminths, Personal Hygiene, nail and hand’scontaminationNote:1)Medical School, Faculty of Medicine, Tanjungpura University, WestKalimantan.email: [email protected])Departement of of Community Medicine, Faculty of Medicine,Tanjungpura University, West   Kalimantan.3)Departement of Parasitology, Faculty of Medicine, TanjungpuraUniversity, West   Kalimantan

    UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.)TERHADAP Shigella flexneri SECARA IN VITRO

    Get PDF
    Diarrhea remains cause of health problem in developingcountries such as Indonesia because the mortality rate keep increasing.Diarrhea could be more serious when it becomes bloody diarrhea or alsoknown as shigellosis. Soursop (Annona muricata L.) has been used bymost of Indonesian people to treat many diseases. The society of Kutai inKalimantan choosed soursop leaves to treat diarrhea. Objective: The aimof this study was to investigate the antibacterial activity of ethanol extractsof soursop leaves against Shigella flexneri, determined the secondarymetabolite compounds, and determined the minimum inhibitoryconcentration (MIC) of ethanol extracts of soursop leaves to inhibit thegrowth of Shigella flexneri. Method: Soursop leaves was extracted bymaceration method using 70% ethanol. Chemical compounds of thisextract were determined by phytochemical screening. Antibacterial activitytest was determined by Kirby-Bauer Disc Diffusion method. This studyused various concentration consist of 500 mg/mL, 600 mg/mL, 700mg/mL, 800 mg/mL, 900 mg/mL, and 1000 mg/mL. Ciprofloxacin 5 µg/diskwas used as positive control while negative control used DMSO 10%.Result: Based on phytochemical screening, ethanol extracts of soursopleaves contained alkaloids, phenols, flavonoids, saponins, tannins, andtriterpenoids. Ethanol extracts of soursop leaves didn’t showedantibacterial activity against the growth of Shigella flexneri. Conclusion:Ethanol extracts of soursop leaves didn’t has antibacterial activity againstShigella flexneri.Keywords: Antibacterial, Ethanol extracts of soursop leaves, Shigellaflexneri1)Medical School, Faculty of Medicine, Tanjungpura University,Pontianak, West Kalimantan.2)Departement of Biology Pharmacy, Departement of Pharmacy, Facultyof Medicine, Tanjungpura University, Pontianak, West Kalimantan.3)Departement of Dermatovenerology, Medical School, Faculty ofMedicine, Tanjungpura University, Pontianak, West Kalimantan

    HUBUNGAN ANTARA RIWAYAT CEDERA KEPALA TERHADAP KEJADIAN EPILEPSI BANGKITAN UMUM DI POLIKLINIK SARAF RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOKTER SOEDARSO PONTIANAK

    Get PDF
    Latar belakang: Epilepsi merupakan munculnya kejang tanpa provokasipaling tidak dua kali dengan jarak antara kedua kejang kurang dari atauselama 24 jam. WHO menyebutkan cedera kepala merupakan faktor resikopaling sering terjadinya epilepsi di kemudian hari dengan persentasesebanyak 92% dibandingkan penyakit lainnya seperti infeksi sistem sarafpusat, tumor, dan kelainan kongenital. Tujuan: Mengetahui hubunganantara riwayat cedera kepala terhadap kejadian epilepsi bangkitan umumdi Poliklinik Saraf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter SoedarsoPontianak. Metode: Jenis penelitian ini merupakan studi analitik denganpendekatan kasus-kontrol. Sampel penelitian adalah pasien yang berobatdi Poliklinik Saraf RSUD Dokter Soedarso selama proses pengambilan databerlangsung dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Totalsampel sebanyak 70 responden. Pengumpulan data menggunakankuesioner dan data rekam medik pasien dengan metode consecutivesampling. Analisis data dengan teknik Chi-square. Hasil: Pada respondenkasus terdapat sebanyak 22,9% responden dengan usia 20-24 tahun,sebanyak 54,3% responden berjenis kelamin perempuan, dan sebanyak91,4% responden memiliki riwayat cedera kepala. Terdapat hubunganbermakna antara riwayat cedera kepala dan epilepsi di Poliklinik SarafRSUD Dokter Soedarso Pontianak (p=0,000) dengan nilai Odds Ratio (OR)sebesar 16,000. Kesimpulan: Riwayat cedera kepala berhubungan secarabermakna terhadap kejadian epilepsi bangkitan umum di Poliklinik SarafRSUD Dokter Soedarso Pontianak.Kata kunci: Epilepsi, cedera kepala

    PENGARUH SUHU TUBUH SAAT MASUK RUMAH SAKIT TERHADAP KEJADIAN MORTALITAS PADA PASIEN STROKE PERDARAHAN INTRASEREBRAL DI RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang. Stroke menduduki peringkat ketiga sebagai penyebabkematian (mortalitas) di dunia setelah penyakit jantung dan kanker. Strokeperdarahan intraserebral terjadi hampir 13% dari semua kejadian stroke,menghasilkan gangguan yang lebih luas, lebih fatal, dan melumpuhkan.Peningkatan suhu tubuh merupakan komplikasi yang umum terjadi dan secara independen terkait dengan keluaran (outcome) yang buruktermasuk kejadian mortalitas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh suhu tubuh saat masuk rumah sakit terhadapkejadian mortalitas pada pasien stroke perdarahan intraserebral di RSUDdr. Soedarso Pontianak. Metodologi. Penelitian ini merupakan studianalitik dengan desain kohort retrospektif. Data penelitian diperoleh darirekam medis pasien. Sampel pada penelitian ini berjumlah 108 sampel,dibagi menjadi dua kelompok yakni 54 sampel merupakan pasien strokeperdarahan intraserebral dengan suhu tubuh saat masuk rumah sakit >37,2°C dan 54 sampel yang suhu tubuh saat masuk rumah sakit ≤ 37,2°C.Variabel yang diteliti adalah suhu tubuh  saat masuk rumah sakit dankejadian mortalitas. Hasil. Analisis data uji chi-square menunjukkan hasilbahwa peningkatan suhu tubuh saat masuk rumah sakit berpengaruhsignifikan terhadap kejadian mortalitas (p 37,2°C saat masuk rumah sakit berpengaruh terhadap kejadianmortalitas pada pasien stroke perdarahan intraserebral di RSUD dr.Soedarso Pontianak. Kata kunci: Stroke perdarahan intraserebral, suhu tubuh saat masukrumah sakit, kejadian mortalita

    HUBUNGAN DERAJAT ASMA PERSISTEN DAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA DINILAI DENGAN ASTHMA QUALITY OF LIFE QUESTIONNAIRE (AQLQ) DI POLI PARU RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2014

    Get PDF
    Latar Belakang: Asma merupakan masalah kesehatan yang serius di dunia. Asma mempunyai dampak negatif pada kualitas hiduppenderitanya. Asma persisten sedang sampai berat mengakibatkan penurunan kualitas hidup penderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan derajat asma persisten dan kualitas hidup pasien asma di Poli Paru RSUD dr. Soedarso Pontianak. Metodologi:Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian di lakukan di Poli Paru RSUD dr.Soedarso Pontianak dari bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015. Datadi kumpulkan dari 34 pasien asma. Penelitian ini menggunakan AsthmaQuality of Life Questionnaire (AQLQ). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Pasien asma pada penelitian ini lebih banyakmenunjukkan kualitas hidup buruk. Pasien asma persisten ringan kualitas hidupnya lebih baik dibandingkan asma persisten sedang dan asmapersisten berat. Terdapat hubungan yang bermakna antara derajat asmapersisten dan kualitas hidup pasien asma dengan nilai P=0,033 (p<0,05).Kesimpulan: Derajat asma persisten mempengaruhi kualitas hiduppenderita asma yang berobat di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata Kunci. Derajat asma persisten, kualitas hidup, Asthma Quality of LifeQuestionnaire (AQLQ

    EFEK SALEP KOMBINASI EKSTRAK DAUN BANGUN-BANGUN (Coleus amboinicus L.) DAN EKSTRAK HERBA PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA EKSISI PADA TIKUS HIPERGLIKEMIA YANG DIINDUKSI ALOKSAN

    Get PDF
    Latar Belakang: tujuan penyembuhan ulkus diabetes adalah untukmempercepat proses penutupan luka dengan menstimulasi faktor-faktorpertumbuhan. Kandungan senyawa aktif daun bangun-bangun (Coleusamboinicus L.) dan herba pegagan (Centella asiatica (L.) Urban) diketahuimemiliki aktivitas penyembuhan luka yang baik. Tujuan: mengetahuiefektivitas sediaan salep kombinasi ekstrak dibandingkan dengan salepekstrak tunggal dan salep komersil melalui pengamatan penyembuhanluka. Metode: penelitian eksperimental Rancang Acak Lengkap (RAL)dengan posttest only group design. Sebanyak 25 ekor tikus dibagi kedalam 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol positif (salep komersil SanoskinMelladerm Plus®), kontrol negatif (salep plasebo), dosis I (salep pegagan1,5%), dosis II (salep bangun-bangun 5%), dan dosis III (salep kombinasipegagan 1,5% dan bangun-bangun 5%). Tikus diinduksi hiperglikemiadengan aloksan monohidrat sebelum pemberian perlakuan. Pengamatanluka dilakukan selama 7 hari dan dinyatakan dengan persentasepenyembuhan luka (%). Data dianalisis menggunakan uji One-way Anovayang dilanjutkan dengan uji Post-Hoc LSD. Hasil: Hasil analisa ujiefektivitas salep menunjukkan perbedaan bermakna rerata persentasepenyembuhan luka pada hari ke-7 antara kontrol negatif dengan kelompokdosis I, II dan III (p<0,05). Rerata persentase penyembuhan luka padakelompok dosis I lebih tinggi dibanding kelompok dosis III (p=0,033).Kesimpulan: salep pegagan 1,5% memberikan efek penyembuhan lukayang lebih baik dibandingkan salep kombinasi pegagan 1,5% dan bangunbangun5%dankelompokperlakuanlainnya.Katakunci: Centella asiatica (L.) Urban, Coleus amboinicus L.,penyembuhan luka, salep kombinasi ekstrak, tikus hiperglikemi

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PICTORIAL HEALTH WARNING (PHW) PADA KEMASAN ROKOK DENGAN MOTIVASI BERHENTI MEROKOK PADA SISWA SMA SANTUN PONTIANAK

    Get PDF
    Latar Belakang: Indonesia merupakan satu-satunya negara di Asia yangbelum meratifikasi dan menandatangani Framework Convention on TobaccoControl (FCTC). Dalam upaya mengurangi konsumsi rokok, Pemerintahmengeluarkan peraturan tentang rokok yaitu PP No.109 Tahun 2012 yangmewajibkan produsen rokok mencantumkan PHW pada kemasan rokok. SMASantun Pontianak merupakan salah satu SMA Swasta di Kota Pontianakdengan akreditasi B dari BAN-SM. Studi pendahuluan yang dilakukan penelitidi SMA Santun Untan didapatkan banyak siswa merokok di lingkungansekolah yang seharusnya merupakan kawasan tanpa rokok (KTR) sesuaiPerda Kota Pontianak Nomor 10 Tahun 2010. Tujuan: Mengetahui hubungantingkat pengetahuan dan sikap tentang PHW pada kemasan rokok denganmotivasi berhenti merokok pada siswa SMA Santun Pontianak. Metode:Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.Penelitian ini dilakukan selama bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015.Subjek penelitian adalah siswa SMA Santun Untan Pontianak sebanyak 45orang responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data diolahmenggunakan SPSS versi 20 dengan uji Kolmogorov-Smirnov. Hasil:Responden penelitian berada pada rentang usia 15 hingga 19 tahun denganjumlah paling banyak pada usia 17 tahun (51,11%). Semua respondenberjenis kelamin laki-laki. Dari 45 responden, sebanyak 91,11% merupakanperokok ringan, 6,67% merupakan perokok sedang, dan 2,22% merupakanperokok berat. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa secarastatistik tidak terdapat hubungan antara pengetahuan siswa tentang PHWdengan motivasi berhenti merokok (p=0,759) dan terdapat hubungan antarasikap siswa terhadap PHW dengan motivasi berhenti merokok (p=0,047).Kesimpulan: Sikap siswa terhadap PHW memiliki hubungan bermaknasecara statistik dengan motivasi berhenti merokok.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Pictorial Health Warning, Rokok

    KARAKTERISTIK PENDERITA KUSTA DENGAN KECACATAN DERAJAT 2 DI RS KUSTA ALVERNO SINGKAWANG TAHUN 2010-2013

    Get PDF
    Background: Leprosy has been a health problem because of the grade 2disabilities. According to the data from Ministry of Health of Indonesia in2011, there were 2 052 cases of grade 2 leprosy in Indonesia. Objective:to describe the characteristics of leprosy patients with grade 2 disabilitiesat Alverno Leprosy Hospital Singkawang in 2010-2013. Method: It was adescriptive study with cross sectional approach. Result: There were 23samples and most of them were found to be at the age of 15-60 years old(100%), male (83%), graduated from primary school (48%), worked asfarmer/fisherman (75%), MB type (65%), had history of type 1 reaction(61%), had neuritis history (83%), had disability on feet (49%), complied tothe treatment (83%), the disability was found at the diagnosis (48%), andhad the symptoms for more than 1 year (91%). Conclusion: Most of theleprosy patients with grade 2 disabilities were found to be at the productiveage (15-60 years), male, worked as farmer/fisherman, graduated fromprimary school, MB type, had disability on feet, the disability was found atthe diagnosis, had history of type 1 reaction and neuritis, complied to thetreatment and had the symptoms for more than 1 year.Keyword: Leprosy, characteristics, second grade disabilities, Alverno LeprosyHospita

    DESCRIPTIONS OF FLUID INTAKE AND HYDRATION STATUS IN PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA MULIA DHARMA KUBU RAYA REGENCY

    Get PDF
    Background: Dehydration has been linked with high morbidity andmortality. During aging process, many physiological changes put theelderly at greater risk of dehydration. Decreasing sensation of thirsty cancaused low fluid consumption in elderly and they may be purposely restrictthe consumption in manner to lower frequency of urination. Maintaininghydration is essential for elderly health. Objective: The purpose of thisresearch was to determine distribution of fluid intake and hydration statusin elderly who lived in Panti Sosial Tresna Werdha Mulia Dharma KubuRaya Regency. Method: This research was descriptive study with crosssectional approach. Data were collected from 41 elderly people aged 6079years old. Data were recruited with consecutive sampling technique.This research was implemented in Panti Sosial Tresna Werdha MuliaDharma Kubu Raya on February 2014. Fluid intake was measured by foodfrequence quesioner (FFQ) and hydration status was detected by urinchart. Result: There were 65,4% elderly with inadequate fluid intake and61% elderly had dehydration, among them were 34,1% male and 26,8%female with dehydration, dehydration occurred in 4,9% elderly withmalnutrition, 29,3% in elderly with risk of malnutrion and 26,8% in elderlywith normal status nutrition. Conclusion: Inadequate fluids intake canevoke dehydration in elderly. It makes fluid consumption should beseriously noted, hydration status can be monitored by using urin chart.Keywords: fluid, dehydration, elderly1) Medical School, Faculty of Medicine, Tanjungpura University Pontianak, West Kalimantan2) Department of Community Medicine, Family and Public Health, Medical School, Faculty of Medicine, Tanjungpura UniversityPontianak, West Kalimantan 3) Department of Parasitology, Faculty of Medicine, TanjungpuraUniversity Pontianak, West Kalimanta

    426

    full texts

    445

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇