JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Not a member yet
157 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Data Transaksi untuk Dasar membangun Strategi berdasarkan Karakteristik Pelanggan dengan Algoritma K-Means Clustering dan Model RFM
Every time there is a transaction process carried out by a customer, that process adds to the data collection in a database. This study uses transaction data to determine customer segmentation and build a strategy based on customer characteristics with the RFM and K-Means model approach. K-Means Clustering is an algorithm that can produce a visual cluster model with the Rapidminer application version 9.9, using the RFM attribute to represent the number of customers from each cluster. The transaction data for the last three years, 2017, 2018, and 2019 with 4,332 transactions, were then managed based on the RFM model resulting in 1898 customers. Furthermore, a cluster analysis carries out using the K-Means algorithm with 319 customers in cluster 1, 314 customers in cluster 2, 316 customers in cluster 3, 317 customers in cluster 4, 315 customers in cluster 5, and 317 customers in cluster 6. The company can use the results of this study to determine customer characteristics and as a consideration for making a new strategy.Setiap waktu terdapat proses transaksi yang dilakukan oleh pelanggan, proses tersebut menambah koleksi data pada sebuah database. Pada penelitian ini dengan melakukan pemanfaatan data transaksi untuk mengetahui segmentasi pelanggan dan membangun strategi berdasarkan karakteristik pelanggan dengan pendekatan model RFM dan K-Means. K-Means Clustering adalah sebuah algoritma yang dapat menghasilkan suatu model cluster visual dengan aplikasi Rapidminer versi 9.9, dengan menggunakan atribut RFM berfungsi untuk mewakili jumlah pelanggan dari setiap cluster. Dari data transaksi 3 tahun terakhir 2017, 2018, dan 2019 dengan jumlah 4.332 transaksi yang kemudian diolah berdasarkan model RFM menghasilkan 1898 pelanggan. Selanjutnya dilakukan analisis cluster dengan menggunakan algoritma K-Means dengan hasil cluster 1 memliki 319 pelanggan, cluster 2 memiliki 314 pelanggan, cluster 3 memiliki 316 pelanggan, cluster 4 memiliki 317 pelanggan, cluster 5 memiliki 315 pelanggan, dan cluster 6 memiliki 317 pelanggan. Dari hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mengetahui karakteristik pelanggan dan sebagai bahan pertimbangan membuat suatu strategi baru
Pengenalan Pola Fonem Vokal menggunakan Short Time Fourier Transform (STFT) dan Fitur Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC)
Phonemes are the building blocks of every oral language. Every utterance is composed of one or more phonemes. To improve the accuracy of acoustic models, the researchers attempted to identify the pattern of vowel phonemes in bahasa Indonesia using STFT and MFCC features. This paper analyzes 398 audio files gathered from 51 participants and explores the difference of phonemes a, i, u, e,o. Using SVM and Neural Network, the features are classified and tested. The result gave 93.8% accuracy using SVM with radial based kernel
 Fonem adalah bagian yang menyusun semua bahasa lisan. Setiap kata dan kalimat yang diutarakan terdiri dari satu fonem atau lebih. Untuk meningkatkan akurasi dari model akustik, peneliti mencoba mengidentifikasi pola fonem vokal dalam bahasa Indonesia menggunakan STFT dan Fitur MFCC. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis data dari 398 file suara yang bersumber dari 51 orang partisipan dan mengeksplorasi perbedaan pola dari fonem vokal a,i,u,e,o. Dengan menggunakan SVM dan JST, fitur tersebut diklasifikasikan dan diuji. Hasil pengujian memberikan akurasi 93,8% menggunakan SVM dengan kernel radial
Analisis Sentimen dan Emosi Vaksin Sinovac pada Twitter menggunakan Naïve Bayes dan Valence Shifter
The Sinovac vaccine is among the Covid-19 news in the world in early 2021. That information has led to public responses between the pros and cons. Through Twitter media, the public responds to the issue of the Sinovac; therefore, their opinions on Twitter can analyze to count the percentage of sentiment and emotion towards the Sinovac. This analysis hopes to provide a wise and objective reference, although the pros and cons information is still emerging. This study uses Rstudio for sentiment analysis through Twitter opinion classification using Naïve Bayes and the Valence Shifter Lexicon method to analyze emotions, also using the Naïve Bayes. The Data is 2000 English-language Twitter comments limited to the latest and most popular tweet based on the Sinovac keyword since February 1, 2021, from all Twitter users worldwide. The results showed that Naïve Bayes recognized 1433 (71.65%) positive sentiments, 403 (20.15%) negative sentiments, and 164 (8.2%) neutral sentiments. Meanwhile, Valence Shifter Lexicon recognized 903 (45.15%) positive sentiment, 437 (21.85%) negative sentiment, and 660 (33%) neutral sentiments. The Naïve Bayes also succeeded in recognizing emotions with the highest number 1727 (86.35%) mixed emotions and 141 (7.05%) joy emotion.Vaksin Sinovac termasuk dalam berita tentang Covid-19 di dunia sejak awal tahun 2021. Informasi jenis vaksin ini memunculkan berbagai tanggapan publik yang tidak luput dari pro dan kontra. Melalui media sosial Twitter, masyarakat dunia juga menanggapi persoalan vaksin Sinovac sehingga kumpulan opini pada Twitter tersebut dapat dianalisis untuk mengetahui persentase sentimen dan emosi terhadap vaksin Sinovac. Dengan analisis sentimen dan emosi ini diharapkan dapat memberikan referensi yang bijak dan objektif meskipun informasi pro dan kontra masih beredar. Penelitian ini menggunakan aplikasi Rstudio untuk analisis sentimen melalui klasifikasi opini Twitter dengan metode Naïve Bayes dan Valence Shifter Lexicon. Untuk analisis emosi menggunakan klasifikasi dengan metode Naïve Bayes. Data penelitian merupakan kumpulan komentar Twitter berbahasa Inggris sebatas 2000 data terbaru dan terpopuler berdasarkan keyword Sinovac sejak 1 Februari 2021 dari seluruh pengguna Twitter di dunia. Hasil penelitian menunjukkan Naïve Bayes mengenali sebanyak 1433 (71,65%) sentimen positif, 403 (20,15%) sentimen negatif, dan 164 (8,2%) sentimen netral. Sedangkan Valence Shifter Lexicon mengenali sebanyak 903 (45,15%) sentimen positif, 437 (21,85%) sentimen negatif, dan sentimen netral sebesar 660 (33%). Metode Naïve Bayes juga berhasil mengenali emosi dengan jumlah terbanyak yakni emosi campuran (mixed) 1727(86,35%) dan emosi joy (gembira) sebanyak 141 (7,05%)
Implementasi Skyline Query pada Sistem Rekomendasi Pemilihan Tempat Kuliner di Kota Depok, Bogor, dan Tangerang
In recent years, creative economic businesses in the form of culinary stalls have sprung up in various regions in Indonesia. A digital platform application for recommendations for picking regional superior culinary tours is likely to be highly beneficial to tourists in selecting the desired culinary location based on their tastes. There are three aspects as standards for culinary enterprises: product aspects, service aspects, and management aspects; these aspects can be a reference in one's preferences in choosing or determining a rating from a culinary business. This study uses the skyline query method to implement recommendations for selecting places to eat based on tourist preferences on four aspects of criteria: food, atmosphere, service, and health. The survey results through questionnaires from 169 respondents from Depok, Bogor, and Tangerang obtained 85.63% of respondents choosing places to eat based on service aspects, 77.42% health aspects, 73.99% atmosphere aspects, and 67.82% food aspects. The results of implementing the skyline query algorithm on a MySQL relational database system and a web-based application prototype obtained 100% of the functional applications running well.Usaha ekomomi kreatif berupa warung kuliner dalam beberapa tahun ini marak bermunculan di berbagai daerah di Indonesia. Adanya aplikasi platform digital untuk rekomendasi pemilihan tempat kuliner unggulan daerah diharapkan akan menjadi sangat membantu wisatawan dalam memilih tempat kuliner yang diinginkan sesuai dengan preferensi yang dimiliki. Terdapat tiga aspek sebagai standar dari usaha kuliner yaitu aspek produk, aspek pelayanan dan aspek pengelolaan, aspek ini dapat menjadi acuan dalam preferensi seseorang dalam memilih atau menentukan rating dari sebuah usaha kuliner. Penelitian ini menggunakan metode skyline query untuk implementasi rekomendasi pemilihan tempat makan berdasarkan preferensi wisatawan pada empat aspek kriteria: makanan, suasana, layanan dan kesehatan. Hasil survey melalui kuesioner dari 169 responden yang berasal dari kota Depok, Bogor dan Tanggerang didapat 85,63% responden memilih tempat makan berdasarkan aspek layanan, 77,42% aspek kesehatan, 73,99% aspek suasana, dan 67,82% aspek makanan. Hasil implementasi algoritma skyline query pada sistem database relasional MySQL dan prototype aplikasi berbasis web didapat 100% fungsional aplikasi berjalan dengan baik
Pengembangan Aplikasi Virtual Tour sebagai Media Pengenalan Lingkungan Kampus PENS berbasis Website
The introduction of the New Student Campus Life (PKKMB) activity at The Electronics Engineering Polytechnic of Surabaya (EEPIS) is limited in its implementation due to the never-ending Covid-19 pandemic. All activities involving large numbers of people must carry out online to avoid the spread of the Covid-19 virus. With this policy, an application that can describe the campus life environment online is needed, so digital virtual reality media makes, namely Virtual Tour. The user interfaces in this application design using the Balsamiq application so that the resulting display is more attractive and interactive. A virtual tour application created using multi panoramic images, where 360º panoramic images taken using a 360 camera taken at several campus locations—making a virtual tour application using the 3DVista application. The application development method used in this research is Multimedia Development Life Cycle (MDLC). From the test results of the website-based virtual tour application created, this application can display the environment and facilities owned by the EEPIS campus and can run according to its functionality, and can use by students to recognize the campus environment.Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di lingkungan Kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dibatasi pelaksanaanya, karena adanya pandemi Covid-19 yang tak berkesudahan. Saat ini seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang wajib dilakukan secara daring untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Dengan adanya kebijakan tersebut maka dibutuhan sebuah aplikasi yang dapat menggambarkan lingkungan kehidupan kampus secara online, maka dibuatlah media digital virtual reality yaitu Virtual Tour. User interface pada aplikasi ini dirancang menggunakan aplikasi balsamiq, sehingga tampilan yang dihasilkan lebih menarik dan interaktif. Aplikasi virtual tour yang dibuat menggunakan multi image panorama 360º, dimana pengambilan gambar panorama 360º menggunakan kamera 360 yang diambil dibeberapa titik lokasi kampus. Pembuatan aplikasi virtual tour menggunakan aplikasi 3DVista. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multimedia Develompent Life Cycle (MDLC). Dari hasil pengujian aplikasi virtual tour berbasis website yang dibuat, aplikasi ini dapat menampilkan lingkungan dan fasilitas yang dimiliki kampus PENS serta dapat berjalan sesuai dengan fungsionalitasnya dan dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengenali lingkungan kampus
Pengukuran Tingkat Kesiapan Implementasi E-Learning di Politeknik Negeri Jakarta
Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) is anticipated to be an Asia-Class Polytechnic. The strategic issue of PNJ development to be transformed into an Asia-Class Polytechnic is the implementation of “Digital Transformation†for learning and servicing. One of the forms of this digital transformation is e-learning. The success of e-learning is influenced by how much the institution has prepared to utilize information technology in the learning process. This research uses an action research design with a questionnaire instrument based on an established model. Aydin and Tasci Model, adapted for an educational institution, is utilized for the preparedness evaluation. The measurement scale used in the model is a Likert scale (1-5). Aydin and Tasci divided the scale into four assessment intervals, which is not ready, needs much work (index 1-2,59); not ready, needs some work (index 2,6-3,39); ready, but needs a few improvements (index 3,4-4,19); ready go ahead (index 4,2-5). The result with a score of 4,16 indicates that PNJ is ready to implement e-learning with slight improvement, which is related to self-development and innovation.Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di tahun 2024 akan menjadi Politeknik kelas Asia. Isu strategis pengembangan PNJ menuju Politeknik kelas Asia adalah melaksanakan “Digital Transformation†untuk pembelajaran dan pelayanan. Salah satu bentuk transformasi digital yang diimplementasikan adalah e-learning. Keberhasilan implementasi e-learning dipengaruhi oleh kesiapan perguruan tinggi memanfaatkan teknologi informasi tersebut dalam pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian action research yang menggunakan instrumen kuesioner berdasarkan model yang telah ditetapkan. Penilaian kesiapan penelitian ini menggunakan model Aydin dan Tasci yang disesuaikan untuk institusi pendidikan. Skala pengukuran yang digunakan pada model tersebut adalah skala likert (1-5). Aydin dan Tasci kemudian membagi skala tersebut menjadi 4 interval penilaian, yaitu tidak siap, membutuhkan banyak peningkatan (indeks 1-2,59); tidak siap, membutuhkan sedikit peningkatan (indeks 2,6-3,39); siap, membutuhkan sedikit peningkatan (indeks 3,4-4,19); siap, penerapan e-learning dapat dilanjutkan (indeks 4,2-5). Skor hasil penilaian kesiapan implementasi e-learning di PNJ adalah sebesar 4,16 yang menunjukkan bahwa PNJ sudah siap mengimplementasikan Âe-learning dengan sedikit peningkatan yang harus dilakukan, yaitu terkait dengan faktor pengembangan diri (self-development) dan inovasi (innovation)
Implementasi Penghitung Laju Respirasi pada Sistem Polisomnografi menggunakan Mikrofon dan Arduino Nano
Sleep apnea is a severe sleep disorder leading to severe threats such as heart attacks, strokes, diabetes, kidney failure, hypertension, etc. Not only is the diagnosis of sleep apnea a challenging measure, but it also requires a high cost of equipment, the limitations of available tools, and becomes a complicated diagnosis operated personally at home. Using the microphone embedded in the Arduino Nano, a system to measure the respiratory rate develops as a minor part of the sleep apnea diagnostic system using polysomnography. A filtering system is attached to eliminate noise and environmental consequences around the observation site. This prototype evaluates by comparing the output value with the manual calculation of the respiratory rate. Of the trials executed, the achieved system accuracy in counting the respiratory rate is above 93%, meaning that this prototype system is ideal as a method of measuring the respiratory rate.Sleep Apnea merupakan kelainan ketika tidur yang memiliki berbagai dampak berbahaya bagi kesehatan serta dapat mengancam keselamatan seperti serangan jantung, stroke, diabetes, gagal ginjal, hipertensi dan sebagainya. Diagnosa sleep apnea menjadi tantangan di dunia medis, selain karena biaya peralatan yang mahal, keterbatasan alat yang ada, diagnosanya cukup rumit untuk dilakukan secara personal oleh masyarakat awam di rumah masing-masing. Dengan menggunakan mikrofon yang terdapat pada Arduino Nano, dirancanglah suatu sistem pengukuran laju pernapasan sebagai bagian kecil dari sistem diagnosa sleep apnea menggunakan polisomnografi. Pada sistem ini, sistem penapisan berlapis diimplementasikan untuk mengeliminasi derau akibat lingkungan sekitar tempat observasi. Purwarupa ini diuji dengan membandingkan nilai luarannya dengan perhitungan laju pernapasan secara manual. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan, hasil akurasi yang dicapai bernilai diatas 93%, yang berarti purwarupa sistem cukup ideal untuk digunakan sebagai metode pengukuran laju pernapasan
Memanfaatkan Digital Marketing bagi Usaha Rumahan Sayuran Hidroponik dengan E-Commerce sebagai Media Promosi
This research aims to take advantage of marketing strategies with digital marketing using e-commerce as a promotional medium where currently the cultivation of vegetables and fruit developed in the world of agribusiness makes farmers compete with each other and cultivate in the agricultural sector, one of which is the hydroponic planting method. Therefore, automatically the selling power of the vegetables itself also has a competitive edge. The difficulty and the added lack of promotional and sales media at Hydroponic Gardens is the background for making information systems on Hydroponic Gardens, so that by utilizing digital marketing it can increase promotional media and increase sales results. The research method used is FAST while the application program was developed using PHP and the database used was MySQL and the script was developed with Sublime Text. The purpose of this research is to utilize e-communication and build a system in order to facilitate promotion and sales as well as make it easier for owners to be able to view transactions and sales reports. So that the management of all existing data can be monitored through the system with an easier process.Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan strategi digital marketing menggunakan e-commerce sebagai sarana promosi dimana budidaya sayur dan buah saat ini sedang dikembangkan dan dibudidayakan di industri. Alat-alat pertanian berlomba-lomba bagi petani untuk menanam di ladang - ladang kebun sayur. Salah satu metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model FAST dan memanfaatkan digital marketing e-commerce pada sayuran hidroponik. Oleh karena itu daya tarik setiap sayuran mempengaruhi penjualan dengan menggunakan strategi digital marketing dengan e-commerce. Sulitnya dan minimnya penjualan materi iklan di sentra atau bidang hidroponik menjadi dasar dibangunnya sistem informasi hidroponik yang dapat memanfaatkan digital marketing untuk meningkatkan periklanan promosi dan meningkatkan kinerja penjualan. Metode pencarian yang digunakan adalah model FAST, aplikasi dikembangkan menggunakan PHP, database yang digunakan MySQL, dan script dikembangkan menggunakan Sublime Text. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan e-commerce untuk membuat sistem yang memberikan kemudahan promosi dan penjualan, sehingga memudahkan pemilik kebun atau pemilik usaha rumahan ini untuk melihat laporan transaksi dan penjualan lebih mudah. Dengan demikian, semua pengelolaan data yang ada dapat dipantau melalui sistem sebagai proses yang lebih sederhana
Buku Tamu Perpustakan Berbasis Website Dengan Metode Agile (Perpustakaan Badan Pusat Statistik Kabupaten Brebes)
The design of the library guestbook dashboard system at BPS assists in processing visitor data on the processing staff by providing an information system in the form of a website in the processing section. Visitors fill out their bio by the guidelines by utilizing the website on the device. This website makes with a hypertext preprocessor (PHP) programming language that uses databases as a data processing medium. PHP uses MYSQL as a database. The method used to make a website is agile. In this study, data collection conducts by interviewing the BPS sources of Brebes Regency. In this study, researchers found problems in recording guest data of the BREBES Regency BPS library using stationery. Agile methods can do in the creation of this website with results by the requests of BPS staff of Brebes Regency for the creation of a guest book website of the LIBRARY bps Brebes regency has been tested using black box testing methods through google meet media and testing directly with participants of 7 processing staff. From the results of black box testing, 100% of respondents answered that all functional aspects of the BPS library guest book website system developed can function by the design and needs of the system.Perancangan sistem dashbord buku tamu perpustakan pada BPS adalah membantu dalam pengolahan data pengunjung pada staf pengolahan, dengan menyediakan suatu sistem informasi berupa website yang ada pada bagian pengolahan. Pengunjung cukup mengisi biodata diri sesuai dengan panduan dengan memanfaatkan website yang ada pada perangkat, website ini dibuat dengan bahasa pemograman Hypertext Preprocessor (PHP). PHP adalah bahasa pemograman yang menggunakan database sebagai media pengolahan data. PHP yang digunakan berbasis MYSQL sebagai database. Metode yang digunakan untuk membuat wesbite adalah metode agile. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada narasumber BPS Kabupaten Brebes dan dalam penelitian ini peneliti menemukan masalah dalam pencatatan data tamu perpustakaan BPS Kabupaten Brebes masih menggunakan alat tulis. Metode agile dapat dilakukan dalam pembuatan website ini dengan hasil sesuai dengan permintaan dari staf BPS Kabupaten Brebes untuk itu pembuatan website buku tamu perpustakaan BPS Kabupaten Brebes telah dilakukan pengujian menggunakan metode black box testing melalui media google meet dan pengujian langsung dengan partisipan sejumlah 7 orang staf pengolahan. Dari hasil pengujian black box testing, 100% responden menjawab bahwa seluruh aspek fungsional pada sistem website buku tamu perpustakaan BPS yang dikembangkan dapat berfungsi sesuai dengan perancangan dan kebutuhan sistem
Pemanfaatan Google Sheets dan Google Form untuk Layanan Administrasi Mahasiswa Menggunakan Konsep Electronic Service Quality
The COVID-19 pandemic has impacted higher education activities, including the student administration service process at the Nurul Fikri STT Terpadu BAAK. The problem faced is that the process of submitting letter requirements is still manual. As a result of this manual submission, students who need letters cannot come face-to-face to campus. Of course, this will impact BAAK's performance in serving the administrative needs of students. Because of this, this article then provides a solution in the form of using Google Sheets and Google Forms for the student administration submission process. Google Sheets and Google Forms are choices because they are cloud-based storage systems and can use by anyone without being limited by place and time. This study used electronic Service Quality (E-SQ) and User Acceptance Test (UAT) as the test and questionnaires as a data collection tool. The dimensions used in E-SQ are efficiency, fulfillment, and system availability. The study results obtained two categories, namely the results of processing student data and BAAK staff data. The percentage of student results is as follows. The efficiency dimension is 86%. Fulfillment is 82.5%, and the system available is 82.5%. The percentage of results of BAAK staff is as follows. Efficiency is 86.67%, fulfillment is 90%, and the system available is 100%.Pandemi COVID-19 berdampak pada aktivitas pendidikan perguruan tinggi, termasuk proses pelayanan administrasi Mahasiswa di BAAK STT Terpadu Nurul Fikri. Masalah yang dihadapi adalah proses pengajuan kebutuhan surat masih dilakukan manual. Akibat dari pengajuan manual ini, mahasiswa yang membutuhkan surat tidak dapat datang secara tatap muka ke kampus. Tentunya hal ini akan berdampak pada kinerja BAAK dalam melayani kebutuhan administrasi mahasiswa. Karena hal itu artikel ini kemudian memberikan solusi berupa pemanfaatan Google Sheets dan Google Form untuk proses pengajuan administrasi Mahasiswa. Google Sheets dan Google Form menjadi pilihan karena sistem penyimpanan berbasis Cloud dan dapat digunakan oleh siapa pun tanpa terbatas tempat dan waktu. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah electronic Service Quality (E-SQ) dan User Acceptance Test (UAT) sebagai pengujiannya serta kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Dimensi yang dipakai dalam E-SQ adalah efficiency, fulfilment dan system available. Hasil penelitian didapatkan 2 kategori, yaitu hasil pengolahan data mahasiswa dan data staf BAAK. Persentase hasil mahasiswa sebagai berikut, dimensi efficiency sebesar 86%, fulfilment sebesar 82,5% dan system available sebesar 82,5%. Persentase hasil staf BAAK sebagai berikut, efficiency sebesar 86,67%, fulfilment sebesar 90% dan system available 100%