Jurnal Kalibrasi
Not a member yet
82 research outputs found
Sort by
Analisis Usaha Pengembangan Tembakau Mole Cigasti
Perusahaan tembakau mole cigasti saat ini hanya bisa memproduksi sebanyak 9.6ton/tahun atau kurang dari 1% dari jumlah kebutuhan nasional sebanyak 300.000 ton/tahun. Maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis usaha dalam upaya mengembangkan perusahaan tembakau mole cigasti dengan memilih berbagai skenario skenario yang dibuat berdasarkan target perusahaan dengan total produksi lebih dari 20 Ton. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019, data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer yang diambil dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada pihak perusahaan dan pihak petani tembakau mole cigasti di Desa Sukakarya Kecamatan Banyuresmi. Operasional Model yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan analisis ekonomi teknik, analisis kelayakan investasi. Hasil penelitian dari berbagai skenario menunjukan bahwa skenario 3 alternatif A dengan resiko yang mungkin terjadi, skenario 3 alternatif A membutuhkan bahan baku sebanyak 192 ton/musim. Skenario 3 alternatif A menghasilkan nilai NPV Rp Rp698,000,000 dengan investasi sebesar Rp.1.150.000.000, hasil tersebut menunjukan bahwa skenario tersebut sangat layak dan menguntungkan untuk dijalankan perusahaan
Pemilihan Rute Distribusi Produk Endog Lewo dengan Menggunakan Metode Saving Matrix
Model algoritma VRP verhicle routing problem yang di gunakan dalam yaitu metoda saving matrix digunakan untuk meminimumkan jarak, waktu dan ongkos pendistribusian dengan mempertimbangkan kendala kendala untuk solusi permasalahan rute kendaraan. dan kemudian dilakukan pengujian mengunakan metode TSP travelling salesman problem dengan dilakukan perbandingan antara pemilihan rute yang dihasilkan. hasil perhitungan rute disrtibusi dengan logika algoritma saving menunjukan jumlah rute yang memaksimalkan keterbatasan alat angkut menghasilkan jarak yang ditempuh 613,3 km dengan biaya sebesar Rp 7.992.080/ bulan selisiah yang dihasilkan dari rute yang digunkan saat ini sejauh 11,4 km sedangkan biaya transportasi berkurang sebesar Rp 3.076.712/bulan dengan hasil perhitungan, dapat disimpulkan bahwa perhitungan rute distribusi dengan logika algoritma VRP dengan metode saving lebih hemat dibandingkan rute distribusi saat ini
Pengaruh Celebrity Endorser dan Persepsi Kualitas Melalui Citra Merek Terhadap Loyalitas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh celebrityIendorser dan persepsi kualitas terhadap loyalitas melalui citra merek pada kerudung Rabbani di Kab.Garut dengan menggunakan metode Purposive Sampling dengan 100 orang responden kerudung Rabbani di Kab.Garut.Alat analisis yang digunakan yaitu analisis jalur (pathIanalysis).Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukan celebrityIendorser, persepsi kualitas dan citra merek berpengaruh secara simultan terhadap loyalitas.Adapun pengujian secara individual celebrity endorser berpengaruh signifikan terhadap citra merek.persepsi kualitas tidak berpengaruh signifikan terhadap celebrityendorser.Celebrity endorser terhadap loyalitas berpengaruh signifikan.Persepsi kualitas berpengaruh signifikan terhadap loyalitas dan citra merek berpengaruh terhadap loyalitas.CitraImerek tidak berpengaruh sebagai variabel intervening terhadap celebrity endorser dan persepsiIkualitas terhadap loyalitas
Identifikasi Faktor-Faktor Kunci Keberhasilan Pola Kemitraan Inti Plasma
Konsep pola kemitraan adalah salah satu konsep upaya untuk mengatasi permasalahan perubahan paradigma bisnis yang telah berubah dari berorientasi pada pasar menjadi berorientasi pada konsumen, Namun masih banyaknya pola kemitraan inti plasma yang belum maksimal dan berkesinambungan maka perlu adanya penelitian mengenai identifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan pola kemitran inti plasma. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan faktor-faktor kunci keberhasilan seperti apa yang bisa menciptakan kesinambungan proses kemitraan inti plasma. Responden dalam penelitian ini adalah peternak yang bermitra dengan PT. RMB dan Karyawan PT. RMB dengan jumlah total 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode pedekatan kualitatif berbasis wawancara, survey dan diskusi kelompok. Hasil penelitian ada 7 CSF yang mewakili 5 Faktor yang menjadi faktor kunci keberhasilan yaitu komunikasi, kerjasama, kepercayaan, komitmen, hubungan nilai
Analisis Lean Manufacturing Pada Aktivitas Proses Produksi di PT. Mandala Logam Utama
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) yang ada pada aktivitas proses produksi. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan konsep Lean Manufactuirng, tools yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM), Waste Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionaire (WAQ), Value Stream Analysis Tools (VALSAT), waste dengan persentase terbesar direkomendasikan diperbaiki sesuai tools yang terpilih di VALSAT. Setelah hasil analisa dengan VALSAT langkah selanjutnya adalah analisa dengan TOC (theory of Constraints) sebagai alat analisa pendukung. Dari hasil penelitian ini diperoleh waste yaitu waiting yang menyebabkan overproduction pada stasiun kerja proses pendinginan, setelah terdapat hasil analisa dengan VALSAT dan TOC maka dapat ditentukan usulan perbaikan yaitu dengan membuat gudang pendinginan khusus yang dilengkapi alat pendingin seperti AC (air conditioner) ataupun kipas angin, hal tersebut akan membantu perusahaan mengurangi waste pada aktivitas proses produksi
Pengaruh Ekuitas Merek Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah Di Kabupaten Garut
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekuitas merek yang diukur melalui kesadaran merek, asosiasi merek, presepsi kualitas, loyalitas merek dan sikap merek baik secara bersama-sama maupun secara parsial terhadapikeputusanipembelianiproduk Wardah di Kab. Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan jenis rumusan masalah bersifat kausal. Teknik pengumpulan dataiyangidigunakan yaitu melalui penyebaran kuesioner. Kemudian untuk teknik pengambilan sampel menggunakan metode non- probabilty sampling jenis purposive sampling karena peneliti melakukan penelitian hanya tertuju pada konsumen yang menggunakan produk Wardah di Kab.Garut, denganijumlahisampel 100 responden. Regresi linear berganda dan uji hipotesis sebagai analisis data yang digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekuitas merek yang diukur melalui kesadaran merek, asosiasi merek, presepsi kualitas, loyalitas merek dan sikap merek berpengaruh positif signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap keputusan pembelian. Kemudian secara parsial loyalitas merek dan sikapimerek yang berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan kesadaran merek, asosiasi merekidan presepsi kualitas tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dimensi yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian produk Wardah yaitu loyalitas merek.
 
Pengendalian Kualitas Produksi Dengan Menggunakan Metode Six Sigma
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis produk cacat yang paling dominan, faktor-faktor yang menyebabkan produk menjadi cacat serta mengetahui jenis kecacatan yang paling dominan pada proses produksi sehingga dapat dilakukan pengendalian kualitas dengan memberikan usulan perbaikan mengenai cara untuk mereduksi kegagalan pada proses produksi OutSool. Pendekatan masalah yang digunakan yaitu menggunakan metode Six Sigma dengan melalui lima tahapan analisis yaitu Define, Measure, Analyse, Improve, dan Control (DMAIC). Hasil penelitian menunjukan teridentifikasi 3 jenis kecacatan yang terjadi pada proses produksi OutSool yaitu produk reject, cacat ketebalan dan cacat scrapt. Berdasarkan metode borda di dapatkan faktor penyebab yang paling berpengaruh dalam terjadinya kecacatan di sebabkan oleh faktor dari mesin dan faktor dari manusia. Sehingga dapat dilakukan prioritas penyebab kecacatan dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). FMEA berfungsi untuk menentukan nilai RPN (Risk Priority Number) berdasarkan terjadinya kecacatan, pengaruh dari kecacatan dan tingkat terdeteksinya kecacatan. Dari hasil akar permasalahan tersebut dapat ditentukan usulan perbaikan dan pengendalian agar dapat membantu perusahaan untuk mengurangi resiko kecacatan proses produksi
Pendekatan Lean Service dengan Metode Value Stream Mapping Untuk Meminimasi Waste di Logistic J&T Express
Masalah dalam penelitian ini adalah penyebab keterlambatan barang pada perusahaan jasa XYZ, mengidentifikasi dan menganalisa waste perusahaan jasa XYZ. Dalam tujuan penelitian ini mengetahui gambaran aktivitas logistic dan bagaimana mengidentifikasi menganalisa penyebab keterlamabatan pengiriman barang, mengidentifikasi waste pada proses kerja dan mengusulkan upaya perbaikan inbound dan outbound pada perusahaan jasa XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan lean service dengan metode value stream mapping,
borda, 5 whys, fish bone. Hasil yang didapat dalam metode value stream mapping waste tertinggi pada proses quality control dalam kegiatan cross check. Berdasarkan hasil analisis kegiatan cross check harus dihilangkan kerena banyak kegiatan berulang. Hasil metode borda rangking tertinggi proses check in kemudian dilakukan 5 whys analisis kemudian dilakukan analisis menggunakan fish bone untuk menganalisis indikator permasalahan, dan didapat hasil perbaiakan dalam people, methode, environment, material
Analisa Keputusan Pemilihan Jasa Ekspedisi dengan Metode AHP dan Borda
Tujuan dalam penelitian ini yaitu menghasilkan kriteria-kriteria jasa ekspedisi dan urutan jasa ekspedisi yang terbaik dalam pengiriman produk. Masalah yang sering terjadi keterlambatan produk yang dikirim melalui jasa ekspedisi ataupun keluhan dari konsumen produk yang diterima cacat. Penelitian ini menggunakan metode AHP dalam menentukan kriteria kemudian dibuatkan sebuah hirarki keputusan. Sedangkan metode Borda digunakan untuk menentukan urutan alternatif jasa eskpedisi. Hasil yang didapat bahwa kriteria Responsivitas memiliki bobot yang tinggi kemudian dengan metode Borda menghasilkan urutan alternatif jasa ekspedisi yang akan dipilih. Berdasarkan hasil perhitungan bahwa alternatif C menjadi rekomendasi jasa ekpedisi yang terbaik untuk dipilih
Analisis Kapasitas Produksi di PT XYZ
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah produk yang harus di produksi untuk periode berikutnya dan mengetahui kapasitas produksi perusahaan. Pendekatan masalah yang digunakan yaitu menggunakan Material Requirement Planning (MRP) dengan metode perencanaan agregat, jadwal induk produksi dan Rought Cut Capacity Planning (RCCP). Hasil penelitian menunjukan bahwa pada stasiun 1 dan stasiun 2 adanya perubahan pada kapasitas produksi. Untuk stasiun 1 kapasitas produksi masih belum mencukupi, sedangakan pada stasiun 2 kapasitas produksi berlebih sehingga akan mengakibatkan terjadinya waktu pekerja yang menganggur. Untuk mengefisiensikan waktu dan biaya, maka dari itu dilakukan perpindahan pekerja dari stasiun 2 dipindahkan ke stasiun 1