AKSIOMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Not a member yet
228 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK PENALARAN SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penalaran siswa SMP dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari perbedaan gender dan tingkat kemampuan matematika. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka prosedur penelitian ini sebagai berikut: (1) tahap pertama dengan kegiatan antara lain mengkaji teori-teori tentang penalaran, masalah dan pemecahan masalah, materi geometri SMP dan gender; menentukan lokasi penelitian; merancang dan menvalidasi instrumen penelitian; (2) tahap ke dua dengan kegiatan yakni menentukan subjek penelitian, melaksanakan wawancara berbasis tugas, melakukan validasi data dan menganalisis karakteristik penalaran subjek. Subjek penelitian ini terdiri dari enam siswa SMP kelas VIII dan dikelompokan dalam tiga kelompok berdasarkan kemampuan matematika yaitu kelompok subjek berkemampuan tinggi, kelompok subjek berkemampuan sedang dan kelompok subjek berkemampuan rendah. Tiap kelompok terdiri dari dua subjek yakni seorang subjek laki-laki dan seorang subjek perempuan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Palu provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada umumnya subjek laki-laki memiliki kemampuan penalaran lebih baik dibandingkan subjek perempuan. Subjek laki-laki lebih mampu mengenal dan memahami konsep-konsep geometri yang digunakan untuk memecahkan masalah yang diberikan, dibandingkan subjek perempuan. Subjek laki-laki lebih kritis dan lebih kreatif dalam membangun ide-ide untuk memecahkan masalah yang diberikan dibandingkan subjek perempuan.
Kata-kata kunci: karakteristik penalaran, masalah geometri dan gende
PENERAPAN TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VA SD AL-KHAIRAAT 1 PALU PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN BERBEDA PENYEBUT
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan Teori Bruner yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VA SD Al-Khairaat 1 Palu pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berbeda penyebut.Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas VA SD Al-Khairat 1 Palu terdapat peningkatan yang cukup signifikan dari tes awal ke tindakan siklus I serta ke tindakan siklus II.Setelah diterapkan teori Bruner melalui 3 tahap, yaitu: (1) enaktif, (2) ikonik dan (3) simbolik.
Kata Kunci: Penerapan teori Bruner; Hasil Belajar, Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Beda Penyebut
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENENTUKAN AKAR-AKAR RASIONAL SUKUBANYAK DI KELAS XI IPA SMA GKST IMANUEL PALU
Abstrak: Tujuan Penelitian ini untuk memperoleh deskripsi pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran langsung dalam upaya menigkatkan hasil belajar siswa pada materi menentukan akar-akar rasional sukubanyak di kelas XI IPA SMA GKST Imanuel Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas XI IPA SMA GKST Imanuel Palu maka pembelajaran menggunakan model pembelajaran langsung dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menentukan akar-akar rasional sukubanyak, yaitu: (1) fase orientasi, (2) fase presentase/demonstrasi, (3) fase latihan terstruktur, (4) fase latihan terbimbing, (5) fase latihan mandiri.
Kata kunci: Model Pembelajaran Langsung, Hasil Belajar, Akar-akar Rasional Sukubanyak
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SMK BERBASIS SOFTWARE GEOMETERS SKETCHPAD DENGAN PENDEKATAN ETHNOMATHEMATIC
Abstrak: Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah “Bagaimana proses pengembangkan bahan ajar Matematika SMK Berbasis Software Geometers Sketchpad dengan pendekatan matematika realistik yang teruji valid?”. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Perangkat yang dikembangkan adalah bahan ajar Matematika SMK Berbasis Software Geometers Sketchpad dengan pendekatan Ethnomathematic. Model pengembangan bahan ajar yang digunakan adalah dengan memodifikasi model 4-D. Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa pengembangan bahan ajar Matematika SMK dengan model 4-D telah sesuai dengan pendekatan Ethnomathematic. Selain itu, bahan ajar telah memenuhi kriteria/valid, yaitu validator ahli materi dengan skor rata-rata 77,50 dan validator ahli media komputer dengan skor rata-rata 82,66. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi guru-guru untuk menjadikan alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran Matematika SMK sesuai kurikulum 2013.
Kata Kunci: Ethnomathematic, Geometers Sketchpad, Matematika SM
PROFIL TEKNIK GURU MENGAJARKAN SIFAT-SIFAT KUBUS, BALOK, TABUNG, DAN BOLA PADA SISWA KELAS IV TUNANETRA DI SDLB ABCD MUHAMMADIYAH PALU
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang profil teknik guru mengajarkan sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola pada siswa kelas IV tunanetra di SDLB ABCD Muhammadiyah Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh hasil penelitian, digunakan empat teknik pengumpulan data, yaitu rekaman video, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengajarkan sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola, guru menerapkan tiga teknik pembelajaran yang terdiri dari; (1) teknik analogi, yaitu guru mengajarkan sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola dengan menggunakan alat peraga berupa model bangun ruang dari masing-masing bangun ruang yang akan diajarkan. Guru mengajarkan titik sudut kubus dan balok dengan menganalogikan titik sudut sebagai bentuk yang runcing dan rusuk sebagai garis. (2) teknik aturan, yaitu terlebih dahulu guru menyampaikan sifat-sifat kubus, balok, tabung, dan bola, kemudian diucapkan kembali oleh siswa sesuai dengan yang telah disampaikan oleh guru. (3) teknik keterlibatan, yaitu guru melibatkan semua siswa untuk ikut meraba alat peraga dari masing-masing bangun ruang yang diajarkan, dan ikut membilang banyak titik sudut, sisi, dan rusuk pada alat peraga kubus dan balok.
Kata kunci: profil, tunanetra, sifat-sifat kubus, balok, tabung, bola
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATERI LUAS DAERAH SEGITIGA DI KELAS VII MTs NEGERI PALU SELATAN
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif yang dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi luas daerah segitiga. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Desain penelitan mengacu pada desain penelitian Kemmis and Mc Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi luas daerah segitiga di Kelas VII MTs Negeri Palu Selatan, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran kooperatif, yaitu: 1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, 2) penyajian informasi, 3) pengorganisasian kelompok, 4) membimbing kelompok belajar dan bekerja, 5) evaluasi, dan 6) pemberian penghargaan.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif; Pemahaman; dan Luas daerah segitig
PENERAPAN PEMBELAJARAN PEMODELAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK SISWA KELAS VIII SMP
Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana aktivitas belajar siswa selama pembelajaran pemodelan matematika menggunakan pendekatan konstruktivisme dan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah siswa setelah mengikuti pembelajaran pemodelan matematika menggunakan pendekatan konstruktivisme di kelas VIII SMP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 5 Palembang tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 36 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, video rekaman, dan wawancara. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan pemodelan matematika menggunakan pendekatan konstruktivisme berkategori baik dengan rata-rata sebesar 71,30 dan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diperoleh sebesar 74,54 juga berkategori baik.
Kata-kata kunci: pemodelan matematika, konstruktivism
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII SMPN 9 PALU
Abstrak: Masalah pada penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pertidaksamaan linear satu variabel. Hal ini disebabkan antara lain siswa kurang terlibat aktif baik untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti ataupun menjawab pertanyaan dari guru, kebanyakkan siswa segan atau malu-malu bertanya pada guru, mereka cenderung lebih senang bertanya pada temannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIA SMPN 9 Palu pada pertidaksamaan linear satu variabel. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa, maka peneliti menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam proses pembelajaran. Adapun fase-fase pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT, yaitu (1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, (2) menyajikan informasi, (3) penomoran, (4) mengajukan pertanyaan/permasalahan, (5) berpikir bersama, (6) menjawab (evaluasi), dan (7) memberikan penghargaan.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together; Hasil Belajar; Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKALIAN BENTUK ALJABAR DI SMP ALKHAIRAAT 1 PALU
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran langsung yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada perkalian bentuk aljabar. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini mengacuh pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yakni perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran langsung yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian bentuk aljabar adalah, dengan mengikuti fase-fase model pembelajaran langsung, yakni: (1) guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) guru membahas kembali materi prasyarat dan menyajikan materi kepada seluruh siswa mengenai materi melalui media papan tulis dengan menggunakan metode demonstrasi, (3) guru membimbing pelatihan dengan membentuk kelompok belajar dan membagikan LKS, (4) guru mengecek pemahaman siswa dengan meminta siswa untuk mempresentasikan hasil pekerjaan kelompok mereka didepan kelas, dan (5) guru memberikan soal latihan kepada siswa yang dikerjakan secara individu tanpa dibimbing oleh guru.
Kata kunci: Pembelajaran Langsung; Hasil Belajar; Perkalian Bentuk Aljaba
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME LIMAS DI SMP NEGERI 19 PALU
Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh deskripsi penerapan metode penemuan terbimbing berbantuan alat peraga yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume limas di Kelas VIII SMP Negeri 19 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing berbantuan alat peraga yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume limas mengikuti langkah-langkah yaitu (1) perumusan masalah, (2) pemrosesan data, (3) penyusunan dugaan sementara (konjektur), (4) pemeriksaan dugaan sementara (konjektur), (5) penarikan kesimpulan, (6) penerapan konsep.
Kata Kunci: Penemuan Terbimbing; Hasil Belajar; Luas Permukaan dan Volume Lima