Jurnal Akuatika
Not a member yet
    66 research outputs found

    PERBAIKAN KUALITAS LIMBAH CAIR PETERNAKAN SAPI PERAH OLEH SPIRULINA SP.

    Full text link
    Pemanfaatan bioakuatik untuk mengurangi kandungan limbah organik saat ini telah berkembang pesat. Limbah cair dari kegiatan peternakan sapi perah diketahui kaya akan kandungan organik dan nilai COD dan BOD nya tinggi. Telah dilakukan penelitian mengenai kelayakan mikrolaga Spirulina sp. dalam pengolahan limbah cair dari peternakan sapi perah. Evaluasi dilakukan melalui metode eksperimen di rumah kaca (closed system) terhadap parameter populasiSpirulina sp., nilai pH, COD, BOD dan NO3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikroalga Spirulina sp. mampu menurunkan nilai BOD, COD dan NO3 sampai dengan 93,0 %, 92,5 % dan 54,79% dan meningkatkan nilai pH sampai netral

    PENGARUH PENGKOMPOSISIAN DAN PENYIMPANAN DINGIN TERHADAP PERUBAHAN KARAKTERISTIK SURIMI IKAN PARI (Trygon sp.) DAN IKAN KEMBUNG (Rastrelliger sp.)

    Full text link
    High fat content in dark fleshed fish can affect on gel forming ability and high content of urea inelasmobranchii can arise ammonia odors in surimi product.Since surimi is an intermediate product, therefore storage of surimi in chill or frozen condition is usually performed. This experiment was carried out to study the effects of leaching, compositioning and chill storaging of stingray, mackerel and both combination surimi on the changes of physicochemical and microbiological properties. Three times leaching of minced-stingray could reduce the urea contents up to 95% and increased salt soluble protein (SSP) content 7.28%. Two times leaching of minced-mackerel could increase SSP content 8.24%. Surimi compositioning of stingray and mackerel in proportion 75%:25% gave the highest gel strength value 267.01 g cm. During 9 days chill storaging of surimi, the values of TVBN, and numbers of total microbes increased significantly. In opposite, the values of gel strength, WHC, whiteness, and SSP of surimi decreased continuously with the increasing time of chill storaging. Those indicated that physico-chemical and microbiologycal characteristics changes of surimi still occurred during 9 days of chill storaging

    KOMPOSISI ASAM LEMAK IKAN TONGKOL, LAYUR, DAN TENGGIRI DARI PAMEUNGPEUK, GARUT

    Full text link
    Asam lemak ikan laut telah menarik banyak perhatian karena peranannya dalam mencegah berbagai penyakit. Sifat tersebut berkaitan dengan asam lemak tak jenuh majemuk ω-3. Sampai saat ini, belum ada data yang lengkap mengenai komposisi asam lemak dalam  ikan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan komposisi asam lemak dari ikan layur, tenggiri dan tongkol dari Pameungpeuk, Garut. Sampel ikan disimpan dalam kontak pendingin, kemudian dikeringkan pada suhu 50oC selama 48 jam. Kandungan lipid dari sampel yang sudah dikeringkan diekstraksi dengan  metode Soxhlet menggunakan n-heksan sebagai pengekstrak. Lipid yang diperoleh kemudian diderivatisasi menggunakan metanol dengan asam klorida sebagai katalis. Ester yang dihasilkan kemudian dianalsis menggunakan kromatografi gas-spektroskopi massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komposisi asam lemak dari ketiga sampel ikan yang telah ditentukan berbeda-beda. Hal ini tergantung pada spesies, makanan yang tersedia, dan faktor lain.  Komposisi asam lemak tak jenuh paling tinggi terdapat pada ikan layur, sedangkan asam lemak jenuh paling banyak terdapat pada ikan tongkol.Kadar EPA tertinggi terdapat pada ikan layur, meskipun persentase asam lemak ini paling rendah jika dibandingkan persentase asam lemak yang sama pada ikan lai

    FAKTOR PENENTU KEUNTUNGAN DAN PENGUKURAN SKALA USAHA BUDIDAYA IKAN KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) DI KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG

    Full text link
    Dewasa ini usaha budidaya ikan kerapu bebek dalam keramba jaring apung semakin berkembang serta menunjukkan peranannya dalam perekonomian, antara lain sebagai komoditas penyumbang devisa. Kajian ini bertujuan untuk menelaah faktor-faktor penentu keuntungan usaha budidaya ikan kerapu dalam keramba jaring apung, tingkat keuntungan maksimum jangka pendek dan kondisi skala usaha. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kabupaten Pesawaran, Lampung sejak September hingga Desember 2010. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja di Perairan Runggung, Desa Punduh Pidada, Kecamatan Padang Cermin, Pesawaran dan responden pembudidaya ikan dipilih menggunakan metoda sensus.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama benih ikan, pakan ikan, tenaga kerja manusia, luas areal dan modal investasi merupakan faktor penentu yang berpengaruh nyata terhadap tingkat keuntungan yang diterima pembudidaya ikan. Usaha budidaya ikan kerapu bebek di lokasi penelitian belum memberikan tingkat keuntungan maksimum dan berada pada kondisi skala usaha dengan kenaikan hasil yang tetap.  Strategi pengembangan usaha budidaya kerapu di Propinsi Lampung disarankan untuk dilakukan melalui cara ekstensifikasi usaha

    TINGKAH LAKU INDUK BETINA SELAMA PROSES PENGERAMAN TELUR DAN PERKEMBANGAN LARVA LOBSTER PASIR (Panulirus homarus Linneaus, 1785)

    Full text link
    This study aims to determine the behavior of female brooodstock on sipny lobsters when incubating their eggs until they hatch and the larvaldevelopment. Reared of the female broodstock and hatch eggs made at the aquarium. Observation of broodstock behavior during egg incubation with visualization in the form of photos and video. Eggs that have hatched transferred to larval rearing container and given a feed Chaetocerossp, Tetraselmissp and Artemiasalina. Observation of larval development  by using a microscope and visualized in the form of photographs.Broodstock  behavior during lay eggs are always bent and telson body covering eggs, and when the eggs begin to hatch pereiopod always shaken. Filosoma larval growth stage I to the next level, marked by the addition of setae on the pereiopodThe 1st and 2nd pereiopod, where from 5 pairs at the level I to 6 pairs at level II. At level III, increased to 7 pairs of setae, and there are 3 pairs of setae on the pereiopod the 3rd and 4th pereiopod began to grow. Filosoma larval development is only to a level III, with a time of maintenance in the laboratory for 27 days

    PENGARUH JENIS DAN WAKTU PEMBERIAN PAKAN TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP DAN PERTUMBUHAN KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) DALAM KARAMBA JARING APUNG DI BALAI BUDIDAYA LAUT LAMPUNG

    Full text link
    Penelitian mengenai pengaruh jenis pakan dan waktu pemberian pakan terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) dalam karamba jaring apung, telah dilaksanakan di Teluk Hanura, Balai Budidaya Laut (BBL) Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian yang berbeda yaitu pelet, kombinasi pelet dan ikan rucah dengan waktu pemberian yang berbeda dan ikan rucah yang diberikan sebanyak 5% dari bobot biomassa. Ikan kerapu macan yang digunakan berukuran 15-16 cm dengan berat 90-100 g sebanyak 3200 ekor. Penelitian ini dilaksanakan dalam 12 karamba jaring apung yang berukuran (3m x 3m x 3.5m) dan setiap karamba jaring apung di tebar 220 ekor. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan pelet menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang paling rendah yaitu 76,67% dibandingkan dengan pemberian ikan rucah dan kombinasi antara pelet dan ikan rucah. Pemberian pelet pagi hari dan ikan rucah sore hari dengan pemberian ikan rucah pagi hari dan pelet sore hari, jugga pemberian ikan rucah saja menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang sama. Pertumbuhan mutlak tertinggi dihasilkan oleh pemberian ikan rucah pagi hari dan pelet sore hari yaitu 173,97 g, sedangkan dengan pemberian pakan yang berbeda menghasilkan laju pertumbuhan harian yang sama

    63

    full texts

    66

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Akuatika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇