DIMENSI (Journal of Architecture and Built Environment)
Not a member yet
3762 research outputs found
Sort by
Board Size and Firm Performance: The Moderating Role of Female Representation
This research aims to investigate the commissioner’s number of boards on the Indonesian go-public company’s performance. The disparity in types of gender begs the question of whether the applicability of women’s governance may lead to firm performance. So, the women's presence on that effect as the moderating factor is also examined and analyzed using panel data regression and ordinary least squares in this research. The study's samples are non-financial firms from 2015 until 2019, with 1210 observations. The commissioner's number of boards significantly affects Tobin's q and the market-to-book value ratio as the business performance measurement. Yet, the women’s board of commissioner’s proportion as the moderating factor did not affect the relationship between the commissioner's number of boards and the Indonesian go-public company's performance because of the small number of women on the board. It remains negligible since the dominant gender in the board of commissioners is men in Indonesian non-financial go-public companies, so the women directors may not improve the company’s performance. This study will help various businesses in various sectors by shedding light on the ideal board size for boosting productivity. It also acknowledges the significance of gender diversity on boards so that companies may make educated decisions about their boards' makeup and governance procedures. Given that women make up the minority of CEOs, policymakers will utilize these findings to create rules and directives that support gender diversity on boards and enhance business performance
Decoding Financial Performance: The Role of Leverage and Market Risk in Indonesia's LQ45
This study examines the determinants of financial performance in LQ45 Index companies from 2018–2022. It focuses on factors such as equity multiplier, interest coverage, financial leverage, fixed charge coverage, debt to EBITDA, capitalization ratio, and market risk. Control variables include company age, sales growth, and firm size. Using multiple regression analysis on data from 48 companies, the study finds that interest coverage, fixed charge coverage, market risk, company age, and sales growth positively impact financial performance, while financial leverage, debt to EBITDA, capitalization ratio, and firm size have a negative effect. The equity multiplier shows no significant influence. The findings suggest maintaining high interest and fixed charge coverage ratios and effective risk management to enhance financial performance. Careful management of high debt to EBITDA levels is necessary to prevent negative impacts. Investors should consider these factors when assessing a company's financial health
Perancangan Logo sebagai Bagian dari Brand Identity UMKM “Laris Rest Area” dengan Pendekatan Semiotika
Beriringan dengan program pemerintah yang mendukung berkembangnya jiwa bisnis masyarakat, maka persaingan antar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) semakin kompetitif. Sehingga setiap UMKM perlu membangun identitas kuat dan jelas sebagai pembeda dengan merek lain. Sebagai UMKM di bidang kuliner yang baru saja dirintis, Laris Rest Area tentu memerlukan identitas merek yang mampu mengenalkan, membedakan, dan menanamkan citra pada calon konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan brand identity yang berfokus pada UMKM Laris Rest Area di Karanganyar, Jawa Tengah melalui perancangan logo. Perancangan logo dilakukan menggunakan pendekatan trikotomi bertingkat semiotika Charles Sanders Peirce. Trikotomi bertingkat menjadi sarana untuk menghasilkan strategi visual yang efektif sesuai dengan citra yang ingin disampaikan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif: wawancara, observasi, literatur, dan focus group discussion. Dengan adanya penelitian ini maka dihasilkan logo UMKM Laris Rest Area yang dapat digunakan untuk menyampaikan citra brand yaitu tradisional Jawa, klasik, kebersamaan, hubungan yang erat. Identitas dan diferensiasi yang menonjol membuat UMKM Laris Rest Area menjadi lebih dikenal dan diingat dibanding UMKM lainnya di Mojosongo, Karanganyar yang tidak memiliki logo
Perancangan Board Game Journey of Bengok Craft sebagai Media Promosi dalam Memperkenalkan Proses Bisnis Bengok Craft
Bengok Craft adalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tentang kerajinan eceng gondok di Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Bengok Craft mengalami kesulitan serius di mana tidak adanya media promosi yang mendekatkan calon konsumen atau masyarakat terhadap Bengok Craft. Media yang digunakan sama dengan kompetitor sehingga tidak memiliki nilai lebih dan media yang ada saat ini tidak efektif, masyarakat jarang memperhatikan ketika dijelaskan mengenai proses bisnis Bengok Craft. Dilakukan inovasi media promosi untuk menyelesaikan permasalahan Bengok Craft, melalui media board game. Dengan media board game, Bengok Craft bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi karena board game digunakan sebagai media edukasi menarik yang melibatkan pemain sehingga menimbulkan interaksi antar pemain. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, pendekatan kualitatif, dan strategi linear. Hasil penelitian board game Journey of Bengok Craft bisa menggambarkan proses bisnis dari Bengok Craft secara baik dan menarik bahkan sangat membantu mendekatkan Bengok Craft kepada masyarakat dan calon konsumen secara menyenangkan
Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen di Welabajo Hotel Labuan Bajo
Penelitian ini mengeksplorasi penerapan strategi experiential marketing pada Welabajo Hotel di Labuan Bajo, sebuah budget hotel. Dengan fokus pada industri perhotelan kelas ekonomi, peneliti bertujuan meningkatkan kepuasan konsumen melalui pendekatan ini. Penelitian ini mengukur 4 dari 5 dimensi experiential marketing, yaitu sense, feel, think dan relate. Metode penelitian dengan penyebaran kuesioner pada konsumen Welabajo Hotel dengan menggunakan alat analisis data regresi linier berganda. Sampel yang dilibatkan pada penilitian ini sebanyak 125 responden yang menginap di Welabajo Hotel. Analisis data perilaku konsumen, dan evaluasi dampak strategi experiential marketing terhadap persepsi konsumen terhadap Welabajo Hotel. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa sense, feel, think mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen di Welabajo Hotel. Sedangkan relate mempunyai pengaruh namun tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen Welabajo Hotel. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi industri perhotelan budget tentang potensi penerapan strategi experiential marketing untuk meningkatkan kepuasan konsumen, dalam konteks anggaran yang terbatas. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat membantu hotel-hotel serupa meningkatkan daya saing dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para konsumen
PENGARUH FAKTOR PENDORONG BELANJA ONLINE TERHADAP NIAT PERILAKU KONSUMEN DI KOTA LHOKSEUMAWE DENGAN METODE PEMBAYARAN CASH-ON-DELIVERY SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji berbagai faktor pendorong belanja online dan pengaruhnya terhadap niat perilaku pengguna e-commerce Shopee di Kota Lhokseumawe dan juga menguji metode pembayaran Cash-on-Delivery sebagai mediator untuk meningkatkan niat perilaku konsumen berbelanja online. Faktor pendorong belanja online diidentifikasi berdasarkan model UTAUT2. Hasil empiris menunjukkan bahwa faktor pendorong belanja online memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap metode pembayaran Cash-on-Delivery dan niat perilaku. Sedangkan metode pembayaran Cash-on-Delivery memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap niat perilaku, serta tidak ada pengaruh mediasi yang berarti antara hubungan faktor pendorong belanja online terhadap niat perilaku melalui metode pembayaran Cash-on-Delivery
Dampak Media Sosial Terhadap Budaya Pembentukan Budaya “Alone Together”
Bermedia sosial merupakan salah satu aktifitas yang menunjukkan gaya hidup masyarakat di era digital. Media sosial memberikan manfaat besar bagi para penggunanya dalam hal akses informasi, pemesanan transportasi, pesan instan, bahkan untuk keperluan hiburan. Fenomena yang terjadi adalah perubahan perilaku dan aktifitas pada para pengguna media sosial. Seringkali ditemui kelompok yang sedang mengalami “alone together” atau “sendiri bersama” di tengah keramaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak media sosial terhadap pembentukan budaya “alone together”. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner terhadap 100 orang responden mahasiswa Universitas Garut. Sampel diambil berdasarkan kategori non purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan software IBM SPSS 20.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak yang signifikan dari media sosial terhadap pembentukan budaya alone together dengan besaran koefisien determinasi 67,5%, sedangkan sisanya 32,5% dipengaruhi oleh variabel lainnya
Sikap Generasi Z Tentang Video “3 Bacapres Bicara Gagasan” di Channel Youtube Najwa Shihab
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap generasi Z tentang video “3 bacapres bicara gagasan” di channel youtube Najwa Shihab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dan menggunakan kuesioner sebagai teknik pengumpulan data serta skala likert untuk pengukuran data penelitian. Menurut data dari BPS terdapat 41.416.407 generasi Z dari Jawa Timur berumur 17-26 tahun yang dijadikan populasi penelitian ini. Sampel penelitian ini dihitung menggunakan rumus slovin yang berjumlah 100 responden. Hasil penelitian ini bahwa generasi Z mengetahui, menyukai, dan cenderung mendukung salah satu calon presiden setelah menonton video “3 bacapres bicara gagasan”. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa 100% responden menunjukan sikap yang positif tentang video “3 bacapres bicara gagasan”