Nadwa
Not a member yet
193 research outputs found
Sort by
Peningkatan Mutu Madrasah melalui Modal Sosial
This paper attempts to examine the important role of social capital in the meninges-forces madrasah education quality. Madrasah as national education subsystem has a heavy burden in carrying out the mandate of the law. The biggest problem is the activity of improving the quality of education that is determined by the achievement of the ultimate goal of education effectively and more efficiently. That goal is the realization of academic ability, moral and social. Structure and values of the communities around it is actually a social capital that should be used by the madrassa to improve the quality of education. Social capital is a means of achieving national education goals. AbstrakTulisan ini mencoba mengkaji peran penting modal sosial dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah. Madrasah sebagai subsistem pendidikan nasional memiliki beban yang berat dalam mengemban amanat undang-undang. Problem terbesar adalah kegiatan meningkatkan mutu pendidikan yang ditentukan oleh ketercapaian tujuan akhir pendidikan secara efektif dan lebih efisien. Tujuan itu adalah terwujudnya kemampuan akademik, moral dan sosial. Struktur dan nilainilai yang dimiliki masyarakat sekitar sebenarnya merupakan modal sosial yang seharusnya dimanfaatkan oleh madrasah untuk meningkatkan mutu pendidikannya. Modal sosial ini menjadi sarana mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pendidikan Life Skills Berbasis Budaya Nilai-nilai Islami dalam Pembelajaran
This article explains about life skills education which has role to confirm human function as Allah’s servant and as khalifah in this world. Life skills can help stu-dents to overcome life problems. These skills include the science aspect, mentali-ty, and vocational skills which are related to students’ moral development in order to face the problems in their life. The function of life related to Islamic culture is not only as the skill of work but also widely include the skill for doing the duties as an Allah’s servant and khalifah. The development of curriculum based on life skills must be internalized in formal school learning. This idea is based on the view point that education is for the meaning of life and not for look-ing job. AbstrakArtikel ini membahas tentang pendidikan life skills yang berperan untuk men-gonfirmasi fungsi kemanusiaan manusia sebagai hamba Allah dan sebagai kha-lifah di muka bumi. Life skills sebagai keterampilan hidup dapat membantu pe-serta didik untuk mengatasi berbagai masalah kehidupan. Keterampilan ini meli-puti aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan kejuruan yang berhubungan dengan perkembangan moral siswa yang mereka hadapi sebagai tuntutan dan tantangan dalam kehidupannya. Fungsi keterampilan hidup terkait dengan nilai-nilai budaya Islam tidak hanya dipahami sebagai keterampilan untuk bekerja tetapi juga mencakup kemampuan untuk melakukan tugas-tugas sebagai hamba dan khalifah Allah secara luas. Pengembangan kurikulum berbasis Life skills harus diinternalisasikan dalam pembelajaran sekolah formal. Ide ini didasarkan pada sudut pandang bahwa pendidikan adalah untuk kehidupan yang bermakna dan bukan hanya semata-mata mencari pekerjaan
Relevansi Kewibawaan dan Kewiyataan dengan Hasil Belajar Siswa
This paper elaborates student echivement based on authority, education, and quality of students’ learning. The study shows that the relationship between authority, education, and quality of students’ learning activity toward learning result in middle school category is bigger than high or low school category. The quality of students’ learning activity is oppointed by authority and education implemented by the teachers in learning process. The authority, education, and quality of students’ learning have relation significantly to the student echivement. The relationship of authority, education, and quality of students’ learning is definitly difference in predicting their echivement. Trough authority and education in learning process, the student’s echivement can be increased. Abstrak Makalah ini mengkaji hasil belajar yang didasarkan pada kewibawaan dan kewiyataan. Kajian ini menunjukkan bahwa hubungan kewibawaan, kewiyataan dan mutu belajar terhadap hasil belajar siswa pada sekolah kategori sedang itu lebih besar daripada sekolah kategori tinggi dan rendah. Tinggi rendahnya mutu kegiatan belajar siswa ditentukan oleh faktor kewibawaan dan kewiyataan yang diimplementasikan oleh guru dalam proses pembelajaran. Kewibawaan, kewiyataan dan mutu kegiatan belajar siswa berhubungan secara signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hubungan kewibawaan, kewiyataan dan mutu kegiatan belajar siswa berbeda secara nyata dalam memprediksi hasil belajar siswa. Melalui kewibawaan dan kewiyataan dalam proses pembelajaran siswa dapat ditingkatkan hasil belajarnya