Jurnal Kesehatan Medika Saintika
Not a member yet
    301 research outputs found

    HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DENGAN PENAMBAHAN BERAT BADAN INTERDIALISIS PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS

    Get PDF
    Self management yang baik pada pasien penyakit ginjal kronik menjadikan penambahan berat badan interdialisis pada pasien hemodialisis terkontrol dengan baik. Maka dari itu, Self Management penting dilakukan untuk pengelolaan kesehatan dan menangani setiap dampak fisik dan emosional dari penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan self manageament dengan penambahan berat badan interdialisis pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. M Djamil Padang. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuisioner Hemodialysis Self Management Instrument (H-18) dan Lembar observasi penambahan berat badan. Uji statistik yang digunakan adalah uji Anova dengan signifikansi 0,05. Sampel pada penelitian ini sebanyak 81 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa niali p value 0,15, yang berati tidak ada hubungan yang signifikan antara self management dengan penambahan berat badan interdialisis pada pasien hemodialisis di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Untuk peningkatan self management yang baik kedepannya, diharapkan tenaga kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang dapat meningkatkan intervensi self management dan melakukan edukasi untuk menambah pengetahuan pasien sehingga tercapai berat badan yang ideal.

    POTENSI BAL PROBIOTIK DARI IKAN BILIH (Mystacoleucus padangensis) DANAU SINGKARAK DALAM APLIKASI PEMBUATAN SABUN PADAT EKSTRAK LIDAH BUAYA ( Aloe vera)

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi BAL probiotik dari ikan bilih Singkarak(Mystacoleucus padangensis) dalam penggunaan sediaan sabun padat ekstrak Lidah buaya ( Aloe vera)dan pengaruhnya terhadap kualitas fisik sabun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK) dengan 5 perlakuan (konsentrasi BAL) dan 4 kelompok. Variabel yang diamati meliputi total BAL, pH, aktivitas antimikroba, daya busa dan kandungan busa saat BAL ditambahkan ke dalam sabun padatekstrak Lidah buaya ( Aloe vera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan BAL pada variabelyang diamati berpengaruh terhadap formulaekstrak Lidah buaya ( Aloe vera)batangan, memberikan rata-rata luas koloni BAL, pH, aktivitas antimikroba dan. Penambahan BAL 7 ml menunjukkan hasil terbaikdengan jumlah total koloni BAL 20 x 107 CFU/g, pH 6,65, cm dan aktivitas antimikroba pada S. aureus12,59 mm dan E. coli 7,58 mm. Kata kunci: Ikan Bilih , Lactobacillus fermentum, Lidah buaya (Aloe vera), probiotik, sabun pada

    Pentingnya Pola Asuh Terhadap Sibling Rivalry Pada Anak

    Get PDF
    Kepribadian anak terbentuk berdasarkan pola asuh yang didapatkan dari keluaarga dan lingkungan disekitarnya. Meskipun setiap anak memiliki kepribadian unik namun setiap anak memiliki potensi yang sama untuk tumbuh dan berkembang. lingkungan keluarga sangat menentukan proses pembentukan kepribadian dan karakter anak terutama penerapan pola asuh yang diterima anak dan saudaranya. Jika pola asuh serta interaksi antar saudara kurang baik maka akan menimbulkan permasalahan  antar saudara yaitu sibling rivalry yang merupakan persaingan kurang sehat antar saudara kandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara pola asuh yang diterapkan orang tua dengan kejadian sibling rivalry pada anak. Penelitian ini mengggunakan rancangan deksriptif analisitik dengan menggunakan instrumen pola asuh dan sibling rivalry yang dilakukan pada 68 sampel yaitu orang tua yang memiliki anak lebih dari satu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa dari 68 responden, sebagian orang tua 35 (51,5%) menerapkan pola asuh demokratis, kemudian terdapat 19 (27,9%) anak yang mengalami sibling rivalry serta terdapat hubungan antara pola asuh dengan kejadian sibling rivalry. Sehingga peneliri menyarankan agar pola asuh yang diterapkan orang tua hasrus sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangan seorang anak

    FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMILIHAN MAKANAN CEPAT SAJI PADA REMAJA DI SMAN 1 PADANG TAHUN 2022

    Get PDF
    Prevalensi obesitas pada remaja di Provinsi Sumatera Barat sebesar (1,18%). Kabupaten/Kota yang memiliki prevalensi paling tinggi terhadap masalah obesitas adalah Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan dengan prevalensi yang sama yaitu 2,9%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku makanan cepat saji pada remaja di SMAN 1 Padang tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI SMAN 1 Padang yang berjumlah 352 orang dengan jumlah sampel 187 orang. Cara pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan cara wawancara dimulai bulan Agustus-Oktober 2022. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan 95% α = 0,05. Hasil univariat didapatkan bahwa 61,5% siswa memilih makanan siap saji, 56,7% siswa memiliki pengetahuan cukup, 58,3% dukungan keluarga kurang baik dan 37,4% memiliki uang saku kurang. Hasil bivariat dengan uji Chi Square didapatkan nilai p value = 0,036 < α = 0,05 (tingkat pengetahuan), p value = 0,023 < α = 0,05 (dukungan keluarga) dan p value = 0,045 < α = 0,05 (uang saku). Ada hubungan tingkat pengetahuan, dukungan keluarga dan uang saku dengan pemilihan makanan siap saji. Diharapkan pihak sekolah dapat melakukan penyuluhan tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku kesehatan khususnya makanan cepat saji sekali 3 bulan dengan guru Bimbingan Konselin

    KASUS-KASUS PENDING KLAIM DI RUMAH SAKIT

    No full text
     Pending klaim merupakan permasalahan yang krusial dirumah sakit karena menyangkut kebagian keuangan. Pending klaim dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya karena kesalahan dalam pengodean dan ketidaksesuaian dokumen medis pada saat pengajuan klaim dan lainnya. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit X Kota Padang, penelitian dilakukan pada Agustus – November 2022. Populasi yang digunakan yaitu seluruh dokumen klaim rekam medis bulan Januari-Februari tahun 2022 sejumlah 20 dokumen rekam medis. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu keseluruhan dokumen rekam medis yang pending dari Januari – Februari tahun 2022. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan metode observasi langsung dibagian Casemix, kemudian dilakukan pengamatan kepada masing-masing dokumen rekam medis yang pending lengkap dengan dokumen pendukung klaim seperti SEP, hasil pemeriksaan laboratorium. Analisis dilakukan berdasarkan kesesuaian berdasarkan aturan ICD  serta aturan dari pihak pemberi asuransi. Hasil penelitian diperoleh dari 20 kasus pending klaim terdapat diagnosis penyakit dan prosedur dikode secara tidak akurat berdasarkan ICD dan diagnosis yang diajukan tidak sesuai resume medis dan lembar penunjang medis lainnya, serta kriteria penegakan diagnosis  tidak memenuhi standar aspek koding yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan dan  Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS)

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGI OLEH PEMILIK DEPOT AIR MINUM ISI ULANG DI KECAMATAN VII KOTO DAN LUBUK ALUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN

    No full text
    Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan Daerah (UPT Labkesda) Kabupaten Padang Pariaman Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di kabupaten Padang Pariaman berjumlah 172 dan yang melakukan pemeriksaan Laboratorium pada tahun 2022 hanya berjumlah 78 depot (45,3%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap pemilik depot air minum isi ulang dengan keteraturan pemeriksaan kandungan total Coliform di laboratorium. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua pemilik depot air minum isi ulang (DAMIU) di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Kec. Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman tahun berjumlah 46 orang. Sedangkan jumlah sampel ditetapkan dengan cara total populasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022, pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui angket, pengolahan data secara komputerisasi, analisis data deskriptif dilakukan secara univariat dan analisis uji statistik dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 71,7% pemilik depot air minum tidak teratur melakukan pemeriksaan mikrobiologi laboratorium, 65,2% tingkat Pendidikan pemilik depot tergolong rendah, 56,5% pemilik depot air minum  memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, 58,7% pemilik depot air minum memiliki sikap yang negatif. Terdapat hubungan tingkat Pendidikan (p=0,005), pengetahuan (p=0,001) dan sikap (p=0,006) dengan keteraturan pemeriksaan mikrobiologi laboratorium di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dan Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman tahun 2022. Pemilik depot air minum diharapkan dapat meningkatkan motivasinya dalam melakukan keteraturan pemeriksaan mikrobiologi secara berkala dan menjadikan hasil pemeriksaan laboratorium sebagai indikator untuk melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan depot air minum isi ulang

    ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN RADIASI PADA RADIOGRAFER DI INSTALASI RADIOLOGI RSU MAYJEN H.A THALIB KERINCI

    Get PDF
    ABSTRAK             Salah satu kebijakan kepala BAPETEN Nomor 8 Tahun 2011 adalah Penerapan Keselamatan Radiasi Dalam Penggunaan Pesawat Sinar-X  Radiologi. Untuk mengetahui penerapan keselamatan radiasi di instalasi radiologi RSU. Mayjen H.A Thalib Kerinci peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan 10 orang informan. Hasil penelitian : input, kebijakan belum disosialisasikan, SDM belum mencukupi, pelatihan belum dilakukan, sarana belum mencukupi, ketersediaan dana belum mencukupi. Proses, justifikasi terlaksana dengan baik, Optimasi belum dijalankan sesuai panduan, limitasi dosis radiografer belum patuh menggunakan APD, film badge belum dikirim, pemantauan kesehatan belum dilakukan. Output, pelaksanaan keselamatan radiasi  pada radiografer belum sesuai dengan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 8 Tahun 2011. Disarankan dilakukan elaboasi kebijakan, menambah tenaga fisikawan medis, menyelenggarakan pelatihan, menambah APD, membuat anggaran tahunan program keselamatan radiasi dengan rinci, memberikan punishment dan reward penggunaan APD, menyelenggarakan pemantauan kesehatan kepada radiografer dan membentuk unit K3 Rumah Sakit.Kata Kunci : Keselamatan, Radiasi, Radiologi ABSTRACT                One of the policies of the head of the BAPETEN Number 8 of 2011 is the Application of Radiation Safety in the Use of Radiological X-Ray Equipment. To find out the application of radiation safety in the RSU radiology installation. Major General H.A Thalib Kerinci researchers used a qualitative approach with ten informants. Research results: input, policies have not been disseminated, human resources have not been sufficient, training has not been carried out, facilities have not been sufficient, availability of funds has not been sufficient. The process, the justification was carried out well, the optimization had not been carried out according to the guidelines, the radiographer's dose limitation had not complied with using PPR, the film badge had not been sent, health monitoring had not been carried out. Output, the implementation of radiation safety for radiographers is not in accordance with Regulation of the Head of BAPETEN Number 8 of 2011. It is recommended to elaborate the policy, add medical physicists, organize training, add PPR make an annual budget for radiation safety programs in detail, provide punishment and reward the use of PPR, carry out health monitoring to radiographers and form a hospital K3 unit.Keywords: Safety, Radiation, Radiolog

    PENGARUH PEMBERIAN MP-ASI DINI TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 6-18 BULAN DI DESA CINTA KASIH

    Get PDF
    Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI. Pemberian MP-ASI merupakan proses transisi asupan dari susu (ASI) menuju makanan keluarga semi padat secara bertahap, seperti jenis, jumlah, frekuensi, maupun tekstur dan konsistensinya sampai kebutuhan bayi terpenuhi. Capaian indikator persentase bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif sudah memenuhi target tahun 2020, yaitu sebesar 40%. Presentase bayi < 6 bulan yang mendapat ASI Eksklusif di provinsi Jawa Barat mencapai 56,5%. Metode penelitian ini penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Tempat penelitian ini di Desa Cinta Kasih dimulai dari 4 sampai 18 November 2023, Populasi dalam penelitian ini berjumlah 68 responden dengan sampelnya 30 responden. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh pemberian MP-ASI dini dengan tumbuh kembang anak usia 6-18 bulan di Desa Cinta Kasih Tahun 2023 dengan nilai <0.017. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada pengaruh pemberian MP-ASI dini terhadap tumbuh kembang anak usia 6-18 bulan di Desa Cinta Kasih Tahun 2023. Adapun saran tenaga kesehatan diharapkan dari penelitian ini tenaga kesehatan dapat memberikan informasi mengenai MP-ASI kepada seluruh ibu yang  memiliki bayi dengan tepat dengan cara memberikan penyuluhan kepada ibu

    ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR PSIKOSOSIAL DENGAN DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SUMATERA BARAT

    No full text
    Indonesia menempati peringkat empat besar populasi lansia terbanyak didunia. Keberadaan lansia yang semakin meningkat akan mengakibatkan masalah yang muncul seperti kondisi fisik yang menurun, perasan tidak berguna, stres berkepanjangan menyebabkan lansia mengalami deperesi. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui hubungan antara faktor psikososial dengan depresi pada lansia di PSTW Sumatera Barat Tahun 2016. Metode penelitian survey analitik dengan desain cross sectional study, Sampel 109 responden. Tekhnik pengambilan sampel Total Sampling dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Spearman.  Hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara kesepian dengan depresi (p=0,014), kekuatan korelasi lemah(0,235) dan arah yang positif. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan sosial dengan depresi (p=0,039) kekuatan korelasi sedang (0,443) dan arah positif sementara tidak terdapat hubungan yang bermakna antara spiritual dengan depresi (p=0,490) kekuatan korelasi yang kuat(0,67) dan arah yang positif. Oleh sebab itu pihak PSTW perlu mengadakan lagi kegiatan berkelompok,seperti terapi aktivitas kelompok agar sesama lansia saling mengenal dan bisa berbagi cerita.Kata Kunci       : Kesepian, Spiritual, Dukungan Sosial dan Depres

    HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KECEMASAN PADA PASIEN HIV DI PUSKESMAS TEMINDUNG KOTA SAMARINDA

    No full text
    Latar Belakang: Menjalani diagnosis HIV dapat menjadi pengalaman yang menegangkan bagi orang yang hidup dengan HIV. Ketika seseorang terdiagnosa HIV, akan mengalami kondisi kecemasan, rasa bersalah, dan depresi, akibat lebih lanjut bisa berakibat bunuh diri. Mekanisme koping merupakan suatu usaha individu untuk melakukan atau mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima meskipun dalam situasi mengancam. Tujuan: untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kecemasan. Metode: penelitian ini berjenis deskriftif analitik, teknik pengambilan sampel Consecutive Sampling dengan populasi sebanyak 131 dan hasil hitung sampel didapatkan jumlah sampel sebanyak 100 responden menggunakan kuesioner mekanisme koping The Brief Cove dan kuesioner kecemasan ZAS dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Hasil: Dari hasil uji bivariat chi square didapatkan cont correction asymp sign (2-sided) adalah sebesar 0,045 atau < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien HIV di Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan kecemasan pada pasien HIV di Puskesmas Temindung Kota Samarinda. Kata Kunci: Mekanisme Koping, Kecemasan, Cemas, HIV, Puskesmas 1,2Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarind

    244

    full texts

    301

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Medika Saintika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇