Jurnal Kesehatan Medika Saintika
Not a member yet
    301 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA KEPEMILIKAN JAMBAN DI DESA BARU SEMERAH KECAMATAN SITINJAU LAUT KABUPATEN KERINCI

    Get PDF
    Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah dengan menyediakan failitas sanitasi dasar di masyarakat,salah satunya Jamban. Rendahnya tingakat kepemilikan jamban di Kabupaten Kerinci (60%) terutama di Desa Baru Semerah yang memiliki tingkat kepemilkan jamban terendah dengan tingakt kejadian diare Balita tertinggi akibat sanitasi yang buruk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan Jamban di Desa Baru Semerah Kecamatan Sitinjau Laut Kabupaten Kerinci pada tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara simple random sampling, didapatkan sampel sebesar76 kepala keluarga dan dilakukan pada Bulan Agustus hingga September 2015.dari hasil penelitian diperoleh hasil lebih dari separoh responden (77,6%) tidak memiliki jamban. Sebagian besar responden 80,3% memiliki penghasilan rendah, sebanyak 73,9% memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai jamban sehat, 55,3% sikap yang negatif terhadap penggunaan jamban, 73,7 % menyatakan petugas tidak berperan, 53,95% ketersediaan air bersih yang tidak baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara penghasilan kepala keluarga dengan kepemilikan jamban p-value 0,00, Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepemilikan jamban p-value0,013, Ada hubungan yang bermakna sikap dengan kepemilikan jamban p-value 0,00, ada hubungan yang bermakna antara peran petugas dengan kepemilikan jamban p-value 0,01 dan hubungan yang bermakna antara ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban p-value 0,01.Keywords: Kepemilikan Jamban, penghasilan, pengetahuan, sikap, peran petugas, ketersediaan air bersih, sanitas

    PENGEMBANGAN DOSIS PEMBERIAN SERBUK KERING JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) TERHADAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

    Get PDF
    Zingiber officinale var. rubrum atau yang lebih dikenal dengan nama jahe merah adalah salah satu obat tradisional yang banyak digunakan untuk pengobatan diabetes melitus tipe 2. Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia termasuk Indonesia. Tujuan penelitin ini  adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk kering jahe merah (Zingiber Officinale var. Rubrum) terhadap pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian dilakukan di Puskesmas Andalas Padang dengan jumlah pasien 33 orang yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 16 orang  kontrol dan 17 orang perlakuan. Kelompok perlakuan akan diberikan sebuk kering jahe merah sebanyak 1,5 gram sehari dengan aturan pakai 2 kali  1 kapsul sehari dengan Metformin 500 mg sehari sedangkan kelompok kontrol menggunakan terapi Metformin 500 mg. Kedua kelompok akan dilakukan uji pretes dan postes glukosa darah puasa, glukosa darah 2 jam postprandial dan glukosa darah acak. Setelah dilakuan Uji T independen didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh pemberian serbuk kering jahe merah dengan berat 1,5 gram sehari terhadap glukosa darah puasa dan glukosa darah 2 Jam postprandial. Peneliti   selanjutnya disarankan untuk mengekstrak zat aktif yang terdapat dalam jahe merah

    KAJIAN KUALITAS AIR LIMBAH PENAMBANGAN EMAS SEBAGAI AKIBAT PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI)

    Get PDF
    Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) dapat merusak lingkungan karena proses penambangan skala kecil mengeluarkan limbah merkuri dengan kadar yang tinggi ke perairan sebab para penambang menggunakan metoda amalgamasi dalam proses pendulanagan emas. Penggunaan amalgamator raksa dalam proses pendulangan emas mengahsilkan limbah merkuri yang tinggi akan tetapi perolehan emas sedikit. Hal ini tentu akan berakibat buruk pada lingkungan dan masyarakat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional, dengan desain penelitian menggunakan cross sectional. Sampel penelitian di dapatkan di kawasan penambangan emas di Desa Talakiak, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Dalam penelitian dianalisa kualitas alir limbah dengan parameter kekeruhan, zat padat terlarut, zat tersuspensi, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), DO (Dissolved Oxygen) dan kadar Merkuri (Hg). Hasil parameter tersebut menunjukkan kekeruhan, zat padat terlarut, zat tersuspensi, BOD, COD, DO yang tinggi pada semua titik sampel. Hasil tersebut menunjukan bahwa kualitas air lembah penambangan sudah tercemar. Hasil tersebut diperkuat dengan uji kandungan merkuri tiap sampel juga diatas ambang batas toleransi kadar merkuri dalam air yaitu 0,001 mg/L.Kata Kunci : Kadar Merkuri (Hg), penambangan emas, parameter kimi

    KAJIAN KELEMBAGAAN SANITASI DALAM PENGEMBANGAN KEGIATAN PERDESAAN SEHAT DI KABUPATEN SIJUNJUNG

    No full text
    Permasalahan sanitasi di Kabupaten Sijunjung merupakan permasalahan prioritas, dimana pada tahun 2014 hanya 63,4% masyarakat memiliki akses jamban yang sehat, sedangkan target jamban sehat 75%. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah menjalankan kebijakan dengan menggunakan pendekatan partisipasi masyarakat diantaranya peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah dan masyarakat. Salah satu jenis kegiatan pemerintah adalah kegiatan perdesaan sehat di bawah kordinasi Deputi Sumber Daya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Dimana kebijakan perdesaan sehat ini diarahkan pada percepatan pembangunan kualitas kesehatan yang bertumpu pada peningkatan kapasitas lembaga dan infrastruktur pelayanan kesehatan dasar di perdesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dan fungsi atas keberadaan kelembagaan sanitasi dalam meningkatkan kegiatan pemberdayaan pembangunan kesehatan di daerah tertingal yang dilihat dari pendekatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari satuan kerja perangkat daerah terkait dan forum masyarakat di tingkat kabupaten serta menggunakan metode diskusi kelompok dengan pemerintahan nagari, tokoh masyarakat dan anggota pokja di tingkat nagari.Hasil penelitian ini menggambarkan peran dan fungsi kelembagaan masyarakat melalui pendekatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan di tingkat kabupaten sudah berjalan dengan baik sesuai dengan perannya masing-masing. Namun di tingkat nagari peranan kelembagaan masyarakat ini belum berjalan sesuai dengan yang diinginkan, baik melalui pendekatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat maupun pembinaan. Berdasarkan hal tersebut diperlukannya peningkatan pembinaan dari kabupaten kepada nagari melalui kerjasama dengan forum kabupaten sehat untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada pokja nagari serta diperlukannya penguatan kelembagaan di tingkat nagari baik oleh pemerintahan nagari itu sendiri maupun oleh pemerintahan kabupaten agar peran dan fungsi kelembagaan masyarakat di nagari dapat berjalan optimal di masyarakat. 

    PENGARUH PENGEMBANGAN MANAJEMEN KINERJA KLINIS (PMKK) TERHADAP KINERJA PERAWAT DI IGD RS. DR. M. DJAMIL PADANG

    Get PDF
    Dr. M. Djamil Hospital in Padang as health provider, teaching and qualified research hospital, and referral hospital in Central Sumatera aims to increase people health degree by increasing profession nurses performance. Emergency department service has complex services and knowledge multidiscipline that influences other health services. The fact, nurses in this hospital are doing non nursing job that caused conflict with patients, nurses, and other medical staffs. Developing system of clinical performance management is one strategy for increasing nursing service quality and nursing performance that implemented as in policy of health ministry no. 836/2005 to be policy of quality and well nursing performance in hospital and primary health services (Tjahjono Kuntjoro, 2005). The study aimed to find out the influence of developing system of clinical performance management toward nurses performance with 5 major component of assessment, that were standard, job description, performance indicator, cases reflection, discussion monitoring and evaluation. This was experiment quasy study with one group pre and post test. Sample was obtained using quota sampling method toward 22 nurses in trease emergency departement and 8 staffs in pre operative room. The study was obtained for one month, started from second week in April until second week of May and three weeks of evaluation. The result of the study showed significant influence of developing system of clinical performance management training toward nurses performance skills with P = 0,000 (P 0,05), nurses knowledge toward nursing care of emergency departement with P = 0,121 (P > 0,05), nursing care standard documentation from 24 substance, 16 of them generally has significant influenced with P = 0,000 (P > 0,05) and 8 of them has no influenced before and after developing system of clinical performance management training. Training of developing system of clinical performance management is effective enough in increasing nurses performance but monitoring and evaluation should keep be obtained continuously

    ANALISIS FAKTOR RISIKO INTRINSIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN PNEUMONIA PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG

    Get PDF
    Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi pada anak yang serius dan paling banyak menyebabkan kematian pada balita. Cakupan penemuan Pneumonia Puskesmas Andalas tahun 2015 sebesar 54,2%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor risiko intrinsik dan ekstrinsik dengan kejadian Pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control study. Populasi yaitu semua pasien anak balita usia 12-59 bulan yang didiagnosis menderita Pneumonia di Puskesmas Andalas terhitung bulan Januari-April 2016. Jumlah sampel adalah 102 orang. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95% (p-value < 0,05). Analisis multivariat menggunakan analisis regresi logistik metode Backward LR. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan Pneumonia pada anak balita di Puskesmas Andalas Kota Padang adalah riwayat pemberian ASI ekslusif (p=0,023; OR=2,752 ;95%CI=1,795-3,858), sedangkan status gizi (p=0,821; OR=0,813; 95%CI=0,333-1,985), BBLR (p=0,318; OR=2,545; 95%CI=0,620-10,458), riwayat imunisasi dasar (p=0,321; OR=1,607; 95%CI=0,734-3,517), dan riwayat pemberian Vit.A (p=0,091; OR=3,231; 95%CI=0,954-10,940), tidak terbukti secara signifikan sebagai faktor risiko Pneumonia Balita di Puskesmas Andalas Kota Padang. Diharapkan kepada orang tua balita untuk mengetahui tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup yang sehat.Kata Kunci : Faktor risiko, Pneumonia Balita, Case Control   ABSTRACT          Pneumonia is one of the infectious diseases in children and the most serious causes of death in infants. The coverage of Pneumonia at Health Center of Andalas in 2014 amounted to 45.1%. The purpose of this research was determine the relationship risk factors of intrinsic and extrinsic with the incidence of pneumonia on under five years old children in Health Center of Andalas in Padang. This research was observational analytic study with case control study design. The population was all patients children aged 12-59 months who were diagnosed with pneumonia in Health Center of Andalas in January-April 2016. The total sample were 102 people. Data was analyzed by univariate, bivariate, and multivariate analyzes. The bivariate analysis using Chi-square test with 95% confidence level (p-value <0.05). Multivariate analysis was using logistic regression analysis methods Backward LR. The results showed that the risk factors associated with pneumonia in children under five in Health Center of Andalas Padang City were a history of exclusive breastfeeding (p = 0.023; OR = 2.752; 95% CI = 1.795 to 3.858), while the nutritional status (p = 0.821; OR = 0.813; 95% CI = 0.333 -1.985), low birth weight (p = 0.318; OR = 2.545; 95% CI = 0.620 to 10.458), basic immunization history (p = 0.321; OR = 1.607; 95% CI = 0.734 to 3.517), did not prove significant as a risk factor for pneumonia in children under five years old in Health Center of Andalas City of Padang. It was expected that parents of toddlers to learn about the importance of maintaining a healthy environment.Keywords: Risk factors, Pneumonia on Under Five Years Old, Case Contro

    ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BLUD TERHADAP MUTU DAN KINERJA PELAYANAN RUMAH SAKIT

    Get PDF
    Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit pemerintah masih cukup rendah yaitu hampir lebih dari 50% mengeluhkan pelayanan yang didapatnya.Adanya tuntutan akan kualitas pelayanan  rumah sakit, pemerintah memberlakukan  Kebijakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan BLUD terhadap mutu dan kinerja pelayanan rumah sakit.  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tempat dan waktu penelitiandilakukan di RSUD dr Rasidin Kota Padang. Populasi adalah semua pasien di di RSUD Padang, dengan sample sebanyak 60 orang dengan accidental sampling. Informan kunci dipilih secara purposive sampling sebanyak lima orang yang memahami tentang BLUD.  Pengumpulan data melalui indept interview, telaah dokumen, dan observation. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dan data kualitatif dianalisis dengan analisis tematik.Hasil penelitian didapatkan bahwa Implementasi kebijakan BLUD dari standar kebijakan telah dijalankan dengan baik, memiliki sumberdaya  yang cukup dan memadai. Disposisi para pelaksana positif dalam mendukung kebijakan ini terhadap kegiatan pelayanan. Komunikasi informasi BLUD belum tersebar merata di semua pegawai, hanya berkisar pada pegawai yang langsung menangani Badan Layanan Umum tersebut.Adanya struktur birokrasi yang jelas. Implementasi Kebijakan BLUD  telah memberikan peningkatan kinerja pelayanan di RSUD dr Rasidin Padang, namun dari mutu pelayanan masih kurang baik. Implementasi kebijakan BLUD telah berjalan dengan baik dari segi standar kebijakan, disposisi, sumberdaya, komunikasi, struktur birokrasi. Implementasi kebijakan BLUD mempunyai pengaruh terhadap kinerja pelayanan rumah sakit, tetapi kurang memiliki pengaruh terhadap mutu  pelayanan.Kata kunci: Implementasi Kebijakan,  BLUD, Rumah SakitABSTRACTLevel of community satisfaction with the services the government hospital is still quite low, almost more than 50% complain about the service their gets.The demands to the quality of services, the government imposed policy  about Regional Public Service Agency in the hospital. This study aims to analyze of regional public service agency policy implementation for service and quality performance hospital.  This research is a descriptive research with quantitative and qualitative approaches. The place and time of the study in dr Rasidin Padang Hospital. The population are all patients in hospital and sample are 60 people with accidental sampling. The key informants selected by purposive sampling as many as five people. Collecting data through indepth interviews, review of documents, and observation. Quantitative data were analyzed by descriptive and qualitative data were analyzed using thematic analysis. The results indicated that the implementation of public service agency policies at dr Rasidin Hospital standards and policies  have been run well, sufficient and adequate resources in terms of personnels, funds, facilities. The disposition of the employee support the implementation of policy for service. The communication of information has not been spead evenly  all employees. Clear bureaucratic structure in running the policy. Implementation of Publice Service Agency Policy has been increased  service performance, but on the quality of service is still not good. Implementation of public service agency policieshas worked well in terms of the standard policy, disposition, resources, communications, bureaucratic structure. Implementation of public service agency policieshas an influence on the service performance, but less has an influence on the quality  service.Keywords: Implementation Policy, Regional Public Service Agency, Hospita

    HUBUNGAN LAMA PEMASANGAN KATETER DENGAN KEJADIANINKONTINENSIA URIN DITINJAU DARI JENIS KELAMIN

    Get PDF
    Urinary incontinence prevalence at Indonesia woman 5,8%. Prevalence at Pria Asia based on survey from Asia Pacifik Continence Advisor Board around 6,8%, while for Indonesia man 5%. Based on data which researcher gets during studying antecedent with a few patient which been attached catheter in Bangsal Bedah RSUP. Dr. M. Djamil Padang express 7 people patient out of 10 patient been attached catheter to experience trouble to with symptom like, secretory urine x'self or unconsciously and feeling wishs urinates always. Purpose of this research is to know The Relation of Installation Stripper of Catheter With Case of Urinary Incontinence in evaluation from Gender in Dissected Barn RSUP Dr. M. Djamil Padang the Year 2011.This research haves the character of analytic with retrospective approach executed in dissected barn RSUP Dr. M. Djamil Padang on 22 January-5 March 2011, sample is taken in accidental sampling that is 40, at the time of research by using sheet checklist.Based on statistical test there are 13 (32,5%) with installation stripper of catheter ranges from 72-144 hours, 24 responders (60%) experiences urinary incontinence case, 30 responders (75%) woman gender, there is its relation between installation stripper of catheter with case of urinary incontinence p= 0,008 (p < 0,05) and there is its relation between gender with case of urinary incontinence p = 0,008 (p < 0,05) in dissected barn RSUP Dr. M. Djamil Padang. With guidance at research result obtained, hence expected to health officer especially nurse to be able to increase service of minimization usage of case of urinary incontinence at patient.Keyword : Installation Stripper of Catheter, Incontinence, Gende

    Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dalam Melakukan Hubungan Seks Pada Ibu Hamil di Klinik Bersalin Mariani Medan

    Get PDF
    ABSTRAK              Kehamilan merupakan salah satu peritiwa penting dalam kehidupan perempuan. Suatu peristiwa yang dimulai sejak terjadinya konsepsi sampai keluarnya hasil konsepsi dari dalam rahim. Kehamilan membawa perubahan terhadap kondisi fisik dan psikis perempuan, termasuk hubungan seksnya. Menurut Eisenberg beberapa pasangan akan mengalami penurunan kenikmatan dan gairah seksual 21% yang tidak mengalami kenikmatan sebelum kehamilan. Persentasi wanita yang tidak mengalami kenikmatan seksual ini meningkat menjadi 41% pada minggu ke-12 dari kehamilan, dan meningkat lagi menjadi 59% memasuki bulan kehamilan. Demikian pula pada minggu ke-12 kehamilan, kira-kira satu dari 10 pasangan sama sekali tidak melakukan hubungan seksual, memasuki bulan kesembilan sepertiganya menjadi pantang seksual. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dalam melakukan hubungan seks pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain Analitik dengan pendekatan cross sectional, Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 55 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Total sampling. Penelitian ini dilakukan di Klinik  Bersalin Mariani Medan pada tanggal 15 Februari 2010 s/d 5 April 2010. Analisa data digunakan uji statistik chi-cquare. Dari hasil uji chi-cquare disimpulkan tidak ada hubungan yang signifikan antara kondisi fisik ibu hamil dengan hubungan seks dimana (nilai p= 0,943), dan tidak ada hubungan yang signifikan antara psikologis ibu hamil dengan hubungan seks dimana (nilai p= 0,317), dan ada hubungan yang signifikan antara mitos yang dianut ibu hamil dengan hubungan seks dimana (nilai p= 0,042). Disarankan kepada peneliti berikutnya agar dapat melanjutkan penelitian yang lebih mendalam yang berhubungan dengan hubungan seks selama kehamilan

    KINERJA LULUSAN DIPLOMA III KEBIDANAN POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN PADANG MENURUT PENGGUNA LULUSAN

    Get PDF
    Fenomena rendahnya kinerja lulusan Diploma III kebidanan menurut pengguna lulusan, salah satunya disebabkan oleh rendahnya kompetensi lulusan. Rendahnya kinerja lulusan berdampak terhadap penilaian kualitas lulusan dan instansi pendidikan Kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompetensi lulusan dengan kinerja lulusan Diploma III Kebidanan menurut pengguna lulusan. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dan pendekatan potong lintang, dengan sampel berjumlah 100 orang yang diambil dari lulusan Diploma III Kebidanan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang. Data diperoleh dari kuesioner untuk menilai kompetensi meliputi asuhan kehamilan, asuhan persalinan, asuhan masa nifas, asuhan bayi baru lahir , pelayanan KB dan kinerja lulusan. Analisis data dilakukan dengan uji Kruskal Wallis, uji korelasi rank Spearman, regresi multipel dan analisis jalur. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-Desember 2012. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat  hubungan yang signifikan antara kompetensi lulusan Diploma III Kebidanan yang meliputi asuhan kehamilan (rs=0,610), asuhan persalinan (rs=0,639), asuhan masa nifas (rs=0,668), asuhan bayi baru lahir (rs=0,552) dan pelayanan KB (rs=0,661) dengan kinerja lulusan menurut pengguna lulusan (p<0,001). Analisis regresi multipel menunjukkan bahwa kompetensi asuhan persalinan dan pelayanan KB secara parsial dan simultan berhubungan dengan kinerja lulusan (r multipel=0,702, p<0,01). Hasil Analisis jalur didapatkan bahwa asuhan persalinan dan pelayanan KB memberikan kontribusi secara langsung dan tidak langsung terhadap kinerja lulusan.  Simpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi lulusan dengan kinerja lulusan Diploma III Kebidanan menurut pengguna lulusan. Kata kunci : Kinerja, kompetensi, lulusan Diploma III Kebidanan, pengguna lulusa

    244

    full texts

    301

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kesehatan Medika Saintika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇