Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika
Not a member yet
    133 research outputs found

    Pengembangan media pembelajaran fisika berbantuan javascript pada materi pokok listrik statis

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan Revolusi Industri 4.0 yang menuntut pembelajaran berbasis ICT yaitu pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer terkhususnya dalam proses pembelajaran fisika sehingga memudahkan peserta didik memahami konsep fisika yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran fisika berbantuan JavaScript pada materi pokok listrik statis, memverifikasi validitas dan kepraktisannya. Penelitian ini merupakan model penelitian Research and Development yang dikembangan oleh Borg dan Gall tapi dibatasi hanya sampai dengan tahapan kelima. Hasil penelitian sebagai berikut; Pertama, JavaScript dapat digunakan dalam mengembangkan media pembelajaran fisika pada materi Listrik Statis dengan mudah dikarenakan bahasa ini bersifat open source, high level language, menawarkan kemudahan dan fleksibel. Kedua, hasil analisis validitas menggunakan indeks yang diusulkan oleh Aiken menyatakan bahwa hasil validitas Ahli Materi diperoleh skor rata-rata “0.82” berkategori “Sangat Tinggi” dan Ahli IT/Media diperoleh skor rata-rata “0.78” berkategori “Tinggi”. Ketiga, hasil uji terbatas menunjukan presentase respon Peserta Didik sebesar 86.56% berkategori “Sangat Baik” dan respon Pendidik memperoleh rata-rata sebesar 3.42 berkategori “Baik”. Sehingga disimpulkan bahwa “pengembangan media pembelajaran fisika menggunakan JavaScript pada materi pokok listrik statis” sukses menjadi media pembelajaran dengan kategori valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci: Media Pembelajaran, Medan Listrik, Potensial Listrik, JavaScript Abstract. This research is motivated by the application of Industry Revolution 4.0 that demands ICT-based learning, which uses computer-based learning media specifically in the physics learning process so it makes it easy for learners to understand the concept of abstract physics. The study aims to design a physics learning media on a static electricity subject using JavaScript and verify its validity and practicality. This research is a Research and Development method developed by Borg and Gall but it is limited to only five stages. Its results are; First, JavaScript can easily be used to design a physics learning media on the subject of static electricity because the language is open source, high-level language, offering ease and flexibility. Second, results of validity analysis using the index proposed by Aiken stated that the results of the validity of Material Experts have shown an average score of "0.82" categorized as "Very High" and "0.78" on "High" category from IT/Media Experts. Third, limited result tests shown the percentage of learner's response by 86.56% on the "Excellent" category, and the educator's response obtained an average of 3.42  in the "Good" category.  We concluded that "physics learning media development on the subject of static electricity using JavaScript"  has successfully become a learning medium with valid and practically used as a learning medium.Keywords: Learning Media, Electric Field, Electric Potential, JavaScrip

    Pemanfaatan daun sereh (Cymbopogon citratus) dan lidah mertua (Sansevieria trifasciata) sebagai kisi difraksi sederhana berbantuan tracker

    Full text link
    Abstrak. Gelombang cahaya yang mengalami pelenturan ketika melewati sebuah celah sempit disebut dengan fenomena difraksi. Fenomena difraksi dapat dilihat dengan melakukan eksperimen sederhana menggunakan bahan alam. Penelitian ini menggunakan kisi berbahan daun sereh (Cymbopogon citratus) dan tanaman lidah mertua (Sansevieria trifasciata) dengan menggunakan laser merah (λ = 632,8 nm) dengan beberapa variasi jarak kisi terhadap layar. Pola difraksi dianalisis menggunakan perangkat lunak Tracker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kisi difraksi menggunakan daun sereh dan lidah mertua menunjukkan fenomena difraksi cahaya sehingga dapat digunakan sebagai kisi difraksi sederhana berbahan alam dengan nilai d=(34.20 +/- 7.86) x 10^-6 m dan d=(62.50 +/- 13.60) x 10^-6 m pada kisi difraksi tanaman lidah mertua. Abstract. The light waves which flex when they pass through a narrow gap are called diffraction. The diffraction phenomenon can be seen by conducting simple experiments using natural materials. This study used a diffraction grating made from lemongrass leaves (Cymbopogon citratus) and sansevieria (Sansevieria trifasciata) using a red laser (λ = 632.8 nm) with several variations in the distance of the diffraction grating to the screen. The diffraction patterns were analyzed using Tracker software. The results of this study show that the diffraction grating using lemongrass leaves and sansevieria  show the phenomenon of light diffraction so that it can be used as a simple diffraction grating made from natural ingredients with values d=(34.20 +/- 7.86) x 10^-6 m of lemongrass leaves and d=(62.50 +/- 13.60) x 10^-6 m for the diffraction grating of the sansevieria

    Meta-Analisis Media Scratch terhadap Keterampilan Computational Thinking Siswa SMA dalam Pembelajaran Fisika

    Full text link
    Abstrak. Pembelajaran jarak jauh membuat siswa kesulitan dalam belajar fisika yang abstrak sehingga diperlukan media yang menarik minat belajar siswa. Scratch merupakan salah satu media yang mendukung dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kelebihan dan kekurangan serta keterampilan computational thinking selama menggunakan media pembelajaran scratch pada fisika jenjang SMA. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan analisis deskriptif kualitatif. Scratch mampu meningkatkan keterampilan computational thinking siswa karena didesain untuk mengembangkan kreatifitas dengan membuat animasi dan simulasi, kemampuan berpikir secara sistematis, kolaboratif dan dapat merealisasikan algoritma sehingga mampu menerapkan pola pikir logika yang dapat membuat konsep sederhana menjadi kompleks dalam pembelajaran fisika. Abstract. Distance education makes it difficult for students to learn abstract physics that is needed media that attracts students interesting. Scratch is one of the media that supports the implementation of this learning. The research aims to determine strengths and weaknesses, computational thinking skills while using media scratch in high school physics. The method used is a systematic literature review with qualitative descriptive analysis. Scratch can improve computational thinking skills because it develops creativity, think systematically, collaboratively, and realize algorithms made up apply logical thinking patterns that can make simple concepts complex in physics learning.

    Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik SMAN 1 Kembang

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif peserta didik menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan secara daring melalui Google Meet dan Whatsapp Group selama dua siklus. Adapun kegiatan penelitiannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA-3 SMAN 1 Kembang. Teknik pengambilan data menggunakan tes dan wawancara kemudian di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu pada Siklus I terdapat 57% peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan dan terjadi peningkatan pada Siklus II sebanyak 77% peserta didik telah mencapai kriteria ketuntasan. Peningkatan kriteria ketuntasan tersebut dapat terjadi karena guru memberi motivasi yang menarik agar peserta didik lebih fokus mengikuti pembelajaran. Kemudian, guru memonitoring kegiatan peserta didik dalam berkelompok dan mengkoordinir peserta didik agar ikut berkontribusi dalam kelompoknya. Selain itu juga memberikan tambahan waktu untuk presentasi hasil diskusi agar peserta didik dapat berdiskusi lagi jika ada perbedaan pendapat. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik kelas X MIPA-3 SMA N 1 Kembang.Kata kunci: hasil belajar kognitif, problem based learning Abstract. This study aims to determine the cognitive learning outcomes of students using the Problem Based Learning (PBL) learning model. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) with a qualitative approach. This research was conducted online through Google Meet and Whatsapp Group for two cycles. The research activities include planning, implementation, observation/evaluation and reflection. The subjects of this study were students of class X MIPA-3 SMAN 1 Kembang. Data collection techniques using tests and interviews are then analyzed qualitatively. The results obtained are that in Cycle I there are 57% of students who reach the criteria of completeness and an increase in Cycle II as much as 77% of students who have achieved the criteria of completeness. The increase in the criteria for completeness can occur because the teacher provides interesting motivation so that students are more focused on participating in learning. Then, the teacher monitors the activities of students in groups and coordinates students to contribute to the group. In addition, it also provides additional time for presentation of the results of the discussion so that students can discuss again if there are differences of opinion. The results of this study indicate that the application of the Problem Based Learning learning model can improve the cognitive learning outcomes of students in class X MIPA-3 SMA N 1 Kembang.Keywords: cognitive learning outcomes, problem based learnin

    Pengembangan instrumen penilaian untuk mengukur kemampuan berpikir kritis pada materi dinamika partikel secara online

    Full text link
    Abstrak. Sebagian besar peserta didik SMA, terbiasa berpikir secara instan, terutama pada pelajaran sains yang membutuhkan tingkat berpikir secara kritis. Instrumen penilaian yang berfokus pada penerapan Hukum Newton I, II, III, khususnya instrumen yang tidak menggunakan perhitungan angka, masih sulit ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian jenis uraian yang mengukur kemampuan berpikir kritis materi dinamika partikel, serta menguji kebakuan instrumen penilaian. Metode penelitian menggunakan Reseacrh and Development dengan langkah: mendefinisikan konstruk dan tujuan, menentukan format, konstruksi butir soal, pembuatan panduan penilaian, validasi teoritik, uji lapangan, analisis kebakuan, dan revisi. Uji coba dilakukan kepada 67 peserta didik yang telah mempelajari dinamika partikel. Hasil penelitian menunjukkan 8 butir soal valid dengan reliabilitas 0,86 kriteria sangat tinggi, taraf kesukaran: 1 sukar dan 9 sedang, daya pembeda: 2 baik sekali, 2 baik, 4 cukup, dan 2 tanpa daya pembeda. Instrumen penilaian ini dapat mengukur, sekaligus melatih peserta didik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis.Kata kunci: Asesmen Fisika, SMA, Tes Essay Abstract. High school students are used to passive thinking, even in a science subject. Commonly the content of the material is not conveyed. Assessment instruments that focus on applying Newton's Laws, especially without numerical calculations, are still hard to find. The research aiming to develop the assessment instrument for measure critical thinking in the dynamic particle subject, then test the standardization of the instrument.  The research method used Research and Development, with the steps: defining the construct, determining the format, making an assessment guideline, theoretical validation, field testing, and standardization analysis. Trial of 67 students who have studied dynamics particle subject. The test results concluded eight valid questions, with a reliability of 0.86 consider very high value, with the level of difficulty: one difficult question and nine medium questions, and discrimination power: two very discriminate, two discriminate, four fair, and two without discrimination questions. This instrument can evaluate, as well as train students in improving critical thinking skills.Keywords: Physics Assessment, High-School, Essay Tes

    Pengembangan E-LKPD fisika berbasis inkuiri terbimbing pada materi gerak lurus untuk peserta didik Kelas X SMA

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-LKPD Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Gerak Lurus untuk Peserta Didik Kelas X SMAN 1 Parittiga; mengetahui kelayakan E-LKPD berdasarkan penilaian dari ahli dan praktisi; serta mengetahui respon peserta didik terhadap E-LKPD yang telah dikembangkan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan; dengan mengadopsi model penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono yang terdiri atas lima tahapan dari sepuluh tahapan penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono, antara lain potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi desain, perbaikan desain. Instrumen yang digunakan antara lain angket penilaian kelayakan E-LKPD dan angket respon peserta didik terhadap E-LKPD. Teknik analisis data yang digunakan antara lain indeks V Aiken dan statistika deskriptif (persentase frekuensi). Hasil penelitian ini antara lain: telah dihasilkan E-LKPD Fisika Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan mengintegrasikan berbagai aplikasi, yakni aplikasi Phet dan video tutorial; kelayakan E-LKPD termasuk dalam kategori tinggi; serta respon peserta didik terhadap E-LKPD termasuk dalam kategori positif. Abstract. This study aims to produce E-LKPD Physics Based on Guided Inquiry on Straight Motion Material for Class X Students of SMAN 1 Parittiga; know the feasibility of E-LKPD based on the assessment of experts and practitioners; as well as knowing the response of students to the E-LKPD that has been developed. This research includes the type of research and development; by adopting the research and development model according to Sugiyono which consists of five stages from ten stages of research and development according to Sugiyono, including potential and problems, gathering information, product design, design validation, design improvement. The instruments used included an E-LKPD feasibility assessment questionnaire and a student response questionnaire to E-LKPD. The data analysis techniques used include the Aiken V index and descriptive statistics (frequency percentage). The results of this study include: E-LKPD Physics Based on Guided Inquiry by integrating some applications such as Phet application and video tutorial; the eligibility of the E-LKPD is included in the high category; as well as students' responses to the E-LKPD included in the positive category.

    Pengembangan baterai sederhana dari kaktus untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan baterai sederhana dari kaktus untuk digunakan sebagai media pembelajaran fisika dalam bentuk video. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, mengacu pada model Research and Development (R&D). Tegangan dan arus rata-rata yang diperoleh adalah 1,655 Volt dan 0,04 mA. Instrumen yang digunakan adalah angket dengan skala likert lima yang ditujukan kepada ahli media dan Mahasiswa Fisika kelas C 2017. Data kualitas produk yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Kualitas produk berdasarkan hasil analisis penilaian ahli media diperoleh persentase sebesar 77,50% dengan interpretasi “Baik”. Untuk hasil tanggapan Mahasiswa Fisika kelas C 2017 pada uji terbatas diperoleh persentase sebesar 82,66% dengan interprestasi “Sangat Baik”. Produk video pembelajaran yang dikembangkan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi belajar mahasiswa berdasarkan hasil uji coba dan analisis angket yang menunjukan bahwa produk baterai sederhana dari kaktus layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika. Abstract. This study aims to produce a simple battery from a cactus to be used as a medium for learning physics in the form of video. This type of research is development research, referring to the model Research and Development (R&D). The average voltage and current obtained are 1.655 Volt and 0.04 mA. The instrument used was a questionnaire with a Likert scale of five which was addressed to media experts and Physics Students Class C 2017. The product quality data obtained were analyzed using descriptive analysis. The quality of the product based on the analysis of the media expert's assessment obtained a percentage of 77.50% with the interpretation of "Good". For the results of the responses of Physics Students Class C 2017 on the limited test obtained a percentage of 82.66% with the interpretation "Very Good". The learning video product developed was proven to increase students' knowledge and motivation based on the results of trials and questionnaire analysis which showed that a simple battery product from cactus was suitable for use as a physics learning mediu

    Pengaruh penggunaan styrofoam sebagai peredam panas pada atap terhadap suhu ruang

    Full text link
    Abstrak. Penggunaan alumunium sebagai atap banyak digunakan, namun menyebabkan suhu ruang menjadi panas karena konduktivitas termalnya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh styrofoam sebagai peredam panas pada atap terhadap suhu  ruang. Metode penelitian berupa eksperimen dengan variasi ketebalan styrofoam 1,5 cm dan 3,0 cm. Bentuk atap berupa setengah pelana dan berorientasi ke arah utara. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata suhu bagian atas atap dari tiga miniatur rumah jauh lebih tinggi dibandingkan dengan suhu bagian bawah atap dan lebih tinggi dibandingkan dengan suhu ruang. Untuk suhu ruang diantara tiga miniatur rumah dengan perlakuan yang berbeda diperoleh urutan suhu ruang paling tinggi ke suhu ruang paling rendah adalah miniatur rumah tanpa menggunakan styrofoam, menggunakan styrofoam 1,5 cm, dan dengan styrofoam 3 cm. Dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa penggunaan styrofoam berpengaruh terhadap suhu ruang dan efektif untuk menurunkan suhu ruang. Selain itu, semakin tebal styrofoam yang digunakan, maka semakin banyak panas yang diredam.Kata kunci: styrofoam, suhu, peredam Abstract. Aluminum is widely used as a roof, but it causes the room temperature to become hot due to its high thermal conductivity. This study aims to analyze the effect of styrofoam as a heat sink on the roof to room temperature. The research method is an experiment with variations in the thickness of styrofoam 1.5 cm and 3.0 cm. The shape of the roof is half- gable and oriented towards the north. The results showed that the average temperature of the top of the roof of the three miniature houses was much higher than the temperature of the bottom of the roof and higher than the room temperature. For the room temperature between the three miniature houses with different treatments, the order of the highest room temperature to the lowest room temperature is the miniature house  without  using  styrofoam, using 1.5 cm styrofoam, and with 3 cm styrofoam. It can be seen that the use of styrofoam affects the room temperature and is effective in reducing the room temperature. In addition, the thicker the styrofoam used, the more heat is dissipated.Keywords: styrofoam, temperature, dampe

    Pengembangan buku ajar fisika berbasis kearifan lokal siswa di Kelas X SMA Negeri 01 Seponti

    No full text
    Abstrak. Penelitian yang dilakukan didasari oleh belum adanya Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon siswa terhadap Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model 4-D (Four D Models) yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (disseminate). Instrument yang digunakan yaitu instrument berupa angket validasi menggunakan skala likert dengan rentang skor 1-4. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa Buku Ajar Fisika Berbasis Kearifan Lokal di SMA Negeri 01 Seponti memiliki hasil validasi untuk ahli materi dengan skor rata-rata 78,75% dan validasi ahli media dengan skor rata-rata 77,27% dengan kategori sangat layak. Respon siswa memiliki skor 76% dengan kategori sangat baik. Kelebihan dari buku ajar yang dikembangkan yaitu memuat kontensehari-hari yang ada di daerah siswa tinggal sehingga mudah dalam memahami konsep fisika. Abstract. The research carried out was based on the absence of a Physics Textbook based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti. Therefore, this study aims to develop a Physics Textbook based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti. Specifically, this study aims to determine the feasibility and response of students to Physics Textbooks Based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti. The research method used is the research and development (R&D) method using the 4-D model (Four D Models) which consists of four stages, namely the define stage, the design stage, the develop stage, and the deployment stage. (disseminate). The instrument used was an instrument in the form of a validation questionnaire using a Likert scale with a score range of 1-4. Based on the results of data analysis, it is known that the Physics Textbook Based on Local Wisdom at SMA Negeri 01 Seponti has validation results for material experts with an average score of 78.75% and validation of media experts with an average score of 77.27% with a very feasible category. Student response has a score of 76% in the very good category.  The advantages of the developed textbooks are that they contain everyday content that is in the area where students live so that it is easy to understand the concepts of physics

    Identifikasi penggunaan EDP (Engineering Design Process) dalam berpikir engineer siswa SMA melalui Lembar Kerja Siswa (LKS)

    Full text link
    Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah peran EDP dalam proses berpikir engineer siswa melalui LKS sebagai bahan ajar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus tunggal. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji kredibilitas menggunakan triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan profil berpikir engineer masing-masing siswa berbeda-beda. Data yang diperoleh menunjukkan siswa dapat memberikan pemecahan masalah hingga memberikan desain solusi pada sintaks EDP. Siswa memberikan pemecahan masalah terjadi dalam sintaks EDP pada ruang lingkup masalah yaitu tahap define, dan learn. Sedangkan pada tahap plan, try, test, dan decide siswa dapat menghasilkan ide yang digunakan sebagai solusi pemecahan masalah berupa desain rekayasa dengan memberikan penjelasan yang jelas bagaimana solusi tersebut dapat bekerja optimal untuk digunakan.Kata kunci: LKS, EDP, berpikir engineerAbstract. This study aims to determine how the role of EDP in the thinking process students engineers through student worksheets as teaching materials. This type of research is qualitative using a single case study method. Data were collected by observation, interviews, and documentation. Test using triangulation technique and member check. The results of this study show that each students engineering thinking profile is different. The data obtained shows that students can solve problems to provide design solutions to the EDP syntax. Students provide solutions to problems that occur in the EDP syntax in the scope of the problem, namely the definition and learn stages. While at the stage of the plan, try, test, and decide students can generate ideas that are used as problem-solving solutions in the form of engineering designs by providing a clear explanation of how the solution can work optimally for use.Keywords: LKS, EDP, think enginee

    123

    full texts

    133

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇