library.iaimnumetrolampung.ac.id
Not a member yet
    12413 research outputs found

    ANALISIS IMPLEMENTASI KETELADANAN GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KEDISIPLINAN SISWA KELAS VIII MTs AL-ASROR DESA SUMBERSARI KEC. SEKAMPUNG KAB. LAMPUNG TIMUR

    No full text
    Analisis Impelemtasi Keteladanan Guru Aqidah Akhlak dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa Kelas VIII MTs Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur ABSTRAK Dalam proses belajar-mengajar, guru tidak hanya tampil sebagai pengajar (teacher), seperti fungsinya yang menonjol selama ini, melainkan sebagai pelatih (coach), pembimbing (counsellor) dan manager belajar (learning manager). Hal ini sudah sesuai fungsi dari peran guru dimasa depan. Dimana sebagai pelatih, seorang guru akan berperan mendorong siswanya untuk menguasai alat belajar, memotivasi siswa untuk bekerja keras dan mencapai prestasi setinggi-tingginya, serta memperbaiki moral anak bangsa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Bagaimana Analisis Implementasi Keteladanan Guru Aqidah Akhlak dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa Kelas VIII MTs Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur ? dan Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam dalam Membentuk Kedisiplinan Siswa Kelas VIII MTs Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur ? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Analisis Implementasi Keteladanan Guru Aqidah Akhlak dalam Membentuk kedisiplinan siswa Kelas VIII MTs Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk kedisiplinan siswa Kelas VIII MTs Al-Asror Desa Sumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian ini adalah unsur Pengasuh, Pengurus Pesantren dan unsur ustadz. Teknik pengambilan data menggunakan obervasi, Interview dan dokumentasi.Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan sumber data. Teknik analisa data menggunakan model Miles and Huberman mengemukakan bahwa analisis data yang dilakukan dalam penelitian kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menerapkan kedisiplinan siswa, peran guru akidah akhlak guru antara lain sebagai educator, motivator dan supervisor. Faktor pendukung dalam menerapkan kedisiplinan siswa antara lain:Kelengkapan sarana dan prasaraa sekolah, kerjasama antar warga sekolah dan massyarakat. Faktor penghambat dalam menerapkan kedisiplinan siswa antara lain: kurangnya kesadaran siswa akan kedisiplinan, Banyak sering guru yang izin ketika KBM berlansung dan kurangnya kepedulian masyarakat sekitar

    ANALISIS STANDAR KUALITAS KARYAWANDALAM MENINGKATKAN PELAYANAN(Studi di BMT Mekar Abadi Aji Sejahtera Kota Gajah Tahun 2020)

    No full text
    ANALISIS STANDAR KUALITAS KARYAWANDALAM MENINGKATKAN PELAYANAN(Studi di BMT Mekar Abadi Aji Sejahtera Kota Gajah Tahun 2020)ABSTRAKSuatu lembaga pada umumnya percaya bahwa untuk mencapai keunggulanharus mengusahakan kinerja individual yang setinggi-tingginya, karena padadasarnya kinerja individu mempengaruhi kinerja tim atau kelompok kerja danpada akhirnya mempengaruhi kinerja karyawan secara keseluruhan. Lembagakeuangan BMT Mekar Abadi Aji Sejahtera Kota Gajah dalam melakukankerjanya menerapkan standar kualitas karyawan kepada karyawan. Dampakpenerapan standar kualitas karyawan karyawan berakibat penting terhadapkualitas sumber daya manusia dimana berpengaruh terhadap pelayanan kepadaanggota.Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu primer, sekunder dantersier. Metode pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi.Sedangkan analisis data menggunakan metode induktif. Teknik keabsahan datadalam penelitian ini yaitu: Triangulasi.Berdasarkan hasil pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Standarkualitas karyawan di BMT Mekar Abadi Aji Sejahtera Kotajah yaitu anggotaharus merasa dilayani dengan mudah, anggota merasa dilayani dengan cepat,Anggota merasa dilayani dengan tepat dan benar hal ini termasuk action(tindakan), Anggota merasa dibantu dan diberi jalan keluar hal ini termasukattitude (sikap), serta Anggota merasa mendapatkan apa yang diharapkan hal initermasuk ability (Kemampuan), Anggota merasa puas dan terkesan hal initermasuk attitude (sikap)..Kata Kunci : Standar Kualitas Karyawan, Pelayanan

    PERBANDINGAN DAMPAK KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUANDI MA ROUDLOTUL ULUM MATARAM ILIR KECAMATANSEPUTIH SURABAYA KABUPATENLAMPUNG TENGAH

    No full text
    ABSTRAKPERBANDINGAN DAMPAK KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK SELF-MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA LAKI-LAKI DAN PEREMPUANDI MA ROUDLOTUL ULUM MATARAM ILIR KECAMATANSEPUTIH SURABAYA KABUPATENLAMPUNG TENGAHOLEHSANTINPM 171290011Motivasi belajar memegang peranan yang sangat penting dalam memberikan gairah atau semangat dan rasa senang dalam belajar. Sehingga peserta didik yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi akan mempunyai semangat yang besar untuk melaksanakan kegiatan belajar tersebut. Oleh karena itu, motivasi belajar yang ada pada diri peserta didik perlu diperkuat terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Konseling Behavioral Dengan Teknik Self-Management Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Di MA Roudlotul Ulum Mataram Ilir Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung TengahPenelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi exsperimen (eksperimen semu). Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, interview dan dokumentasi.Sebagai hasil penelitian, diketahui bahwa perbandingan Dampak Konseling Behavioral Dengan Teknik Self-Management Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Siswa Laki-Laki Dan Perempuan Di MA Roudlotul Ulum Mataram Ilir Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah dapat diambil kesimpulan bahwa motivasi belajar siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan motivasi belajar yang dimiliki siswa laki-laki setelah diterapkannya Konseling Behavioral Dengan Teknik Self-Management Di MA Roudlotul Ulum Mataram Ilir Kecamatan Seputih Surabaya Kabupaten Lampung Tengah. Hal ini bisa dilihat dari nilai signifikan yang didapat yaitu 0,697 > 0,05.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Konseling Behavioral, Teknik Self-Managemen

    PERAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT(PNPM) PEDESAAN TERHADAP PENINGKATAN USAHA MIKRODI DESA SIMPANG AGUNG KECAMATAN SEPUTIHAGUNG LAMPUNG TENGAH

    No full text
    ABSTRAKPERAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT(PNPM) PEDESAAN TERHADAP PENINGKATAN USAHA MIKRO DI DESA SIMPANG AGUNG KECAMATAN SEPUTIH AGUNG LAMPUNG TENGAHOLEHDEBI CATURSARINPM 171130018Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam peningkatan UMKM di Desa Simpang Agung Kecamatan Seputih Agung, terutama sekali dalam peningkatan omset dan modal dalam mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Walaupun peningkatan UMKM itu tidak semata-mata karena adanya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan ini, namun bagi masyarakat terutama pelaku UMKM sangat merasakan manfaat dari keberadaan program ini, terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat yang melakukan pinjaman di Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pedesaan terhadap peningkatan Usaha Mikro Di Desa Simpang Agung Kecamatan Seputih Agung Lampung Tengah.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah studi kasus. Prosedur pengumpulan data di lakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa beberapa program yang ada di PNPM Mandiri Desa Simpang Agung Kecamatan Seputih Agung yang mempunyai peranan langsung terhadap peningkatan UMKM adalah Simpan Pinjam Perempuan (SPP). Karena dengan adanya pinjaman ini, masyarakat khususnya para pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha yang telah dijalankan dengan adanya tambahan modal, program (PNPM) yang dilakukan dengan baik sesuai dengan anjuran pemerintah yang dimana bantuan itu untuk ditunjukan infarstruktur pendidikan, kesehatan, permodalan, (pemberdayaan Masyarakat) di Desa Simpang Agung Kecamatan Seputih Agung. Peningkatan Program PNPM Pedesaan Dapat peningkatkan usaha mikro di desa simpang agung dilihat dari jumlah rata-rata omset di setiap tahunya dari beberapa usaha yang mendapat bantuan program (PNPM) mengalami peningkatan dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 rata-rata sebesar 28%.Kata Kunci : PNPM, Peningkatan, UMK

    No full text

    PERSEPSI MASYARAKAT DAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN NOMINAL MAS KAWIN KEPADAPIHAK MEMPELAI LAKI-LAKI DALAM PERNIKAHANADAT LAMPUNG PEPADUN(Studi Kasus di Desa Komering AgungKecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah)

    No full text
    ABSTRAKPERSEPSI MASYARAKAT DAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM TERHADAP PENETAPAN NOMINAL MAS KAWIN KEPADAPIHAK MEMPELAI LAKI-LAKI DALAM PERNIKAHANADAT LAMPUNG PEPADUN(Studi Kasus di Desa Komering AgungKecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah)Oleh:DHONY JULIANSYAHNPM. 171110008Mahar adalah salah satu hak seorang perempuan yang diperoleh dari suaminya. Mahar diberikan sebagai simbol penghormatan suami kepada istri karena ikatan perkawinan. Mahar tersebut sebagai bukti kesungguhan, kerelaan dan cita-cita suami untuk membina rumah tangga bersama istrinya. Namun demikian, pada saat sekarang ini tidak sedikit kasus yang mana mahar ditentukan baik oleh calon mempelai wanita sendiri maupun orang tua mempelai wanita. Penentuan mahar yang diajukan oleh orang tua tersebut tidak jarang memberatkan pihak mempelai laki-laki. Hal ini sebagaimana yang sering terjadi di Desa Komering Agung Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah dimana ada fenomena menarik bahwa orang tua pihak mempelai wanita menetapkan mahar untuk meningkatkan gengsi dan seperti ada pertarungan atau perlombaan untuk menetapkan mahar.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa praktik penetapan nominal mas kawin kepada pihak mempelai laki-laki di Desa Komering Agung Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah telah sesuai dengan Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Untuk meperoleh data-data yang diperlukan peneliti menggunakan beberapa teknik diantaranya observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh, baik data lapangan maupun data kepustakaan kemudian dikumpulkan dan diolah agar dapat ditarik suatu kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa praktik penentuan mahar di Desa Komering Agung Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah tidak sesuai apabila dikaitkan dengan ketentuan hukum Islam yang melarang menentukan mahar yang kiranya memberatkan bagi pihak pengantin laki-laki. Namun demikian, pandangan masyarakat yang beranggapan bahwa penentuan mahar merupakan hal yang biasa dan disetujui oleh masyarakat bisa juga dijadikan sebagai suatu landasan hukum.Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Penetapan Nominal Mas Kawin, PernikahanAdat Lampung Pepadun & Hukum Isla

    No full text

    No full text

    No full text

    No full text

    0

    full texts

    12,413

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    library.iaimnumetrolampung.ac.id
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇