library.iaimnumetrolampung.ac.id
Not a member yet
12413 research outputs found
Sort by
Undang - Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) UU RI NO. 7 2021
ilus, viii, 280 hlm, 21 cm
Pengembangan Media Wayang Kartun Berbahan Kardus PadaPembelajaran Tematik Subtema Cuaca Pada Siswa Kelas 3 MIT Al-Asror DesaSumbersari Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI)DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAPHASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SMA PGRI 2MARGATIGA
ANALISIS SWOT PENGEMBANGAN EKONOMI PESANTRENMELALUI BUDIDAYA JAMUR TIRAM(Studi di Pondok Pesantren Darul Mustofa Tempuran, Trimurjo, LampungTengah, Tahun 2021)
ANALISA SISTEM PENYELESAIAN PEMBIAYAANMUDHARABAH BERMASALAH(Studi Pada BMT Mitra Akbar Mandiri)ABSTRAKPembiayaan mudharabah menjadi produk pembiayaan yang mulaidiminati sehingga menjadi salah satu sektor pencarian keuntungan oleh perbankanmaupun lembaga keuangan syariah lainnya. Namun dilakukan di BMT MitraAkbar Mandiri pembiayaan mudharabah memiliki minat anggota yang rendahkhususnya dibandingkan dengan produk lain. Pembiayaan mudharabahmerupakan akad pembiayaan yang paling rentan terjadi penyelewengan didalamnya, karena akad kesepakatan dibentuk atas dasar kepercayaan sehinggabanyak terjadi pembiayaan mudharabah bermasalah.Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Sesuai denganjudul yang peneliti angkat, maka penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Sumber data ada dua yaitu primer dan sekunder. Metodepengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkananalisis data menggunakan metode induktif. Teknik yang digunakan untukmenetukan keabsahan data dalam penelitian ini yaitu: Triangulasi.Berdasarkan hasil pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Sistempenyelesaian pembiayaan mudharabah bermasalah di BMT Mitra Akbar Mandiriterdapat beberapa langkah utama, yaitu teguran, kunjungan lapangan,rescheduling, reconditioning dan restrocturing. 1) Rescheduling (penjadwalankembali) diterapkan pada nasabah yang dikatakan kurang lancar yakni terhitungsejak tiga bulan sampai enam bulan yang tidak mengangsur maka pihak BMTMitra Akbar Mandiri, tindakan yang diambil dengan cara memperpanjang jangkawaktu pembayaran atau jangka waktu angsuran, memperpanjang jangka waktudan jumlah angsuran yang semula dilakukan 36 kali menjadi 48 kali sehinggajangka waktu nasabah untuk melunasinya lebih panjang. 2) Reconditioning(persyaratan kembali) berarti pihak BMT Mitra Akbar Mandiri mengubah seluruhpersyaratan yang telah disepakati sebelumnya dengan nasabah, memberikesempatan kepada nasabah dengan cara hanya membayar kewajiban pokoknya,sementara nisbah bagi hasil diberi kelonggaran. 3) Restructuring (PenataanKembali) merupakan tindakan BMT Mitra Akbar Mandiri kepada nasabah dengancara menambah modal nasabah, serta pengubahan akad ketika nasabah tidak bisamelunasi..Kata Kunci : Pembiayaan Bermasalah, Mudharaba
PENGEMBANGAN MEDIA KERTAS BEKAS MENJADI BUBUR KERTASDIBENTUK SEBAGAI MINIATUR RUMAH ADAT PADA TEMA INDAHNYAKERAGAMAN NEGERIKU KELAS IV MINU PURWOSARIMETRO UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022
PENGEMBANGAN MEDIA KERTAS BEKAS MENJADI BUBUR KERTASDIBENTUK SEBAGAI MINIATUR RUMAH ADAT PADA TEMAINDAHNYA KERAGAMAN NEGERIKU KELAS IVMINU PURWOSARI METRO UTARATAHUN AJARAN 2021/2022ABSTRAKPenggunaan media dalam pengajaran di kelas merupakan sebuahkebutuhan yang tidak dapat diabaikan, karena salah satu faktor keberhasilanbelajar yaitu ada pada media pembelajaran. Peneliti memilih mengembangkanmedia kertas bekas menjadi bubur kertas dibentuk sebagai miniatur rumah adatdikarenakan media tersebut belum pernah digunakan atau diterapkan di MINUPurwosari Metro Utara. Dengan diterapkannya media kertas bekas menjadi buburkertas dibentuk sebagai miniatur rumah adat diharapkan dapat meningkatkanpengetahuan siswa pada beraneka ragam suku dan budaya yang ada di Indonesia.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengembangan dankelayakan media kertas bekas menjadi bubur kertas dibentuk sebagai miniaturrumah adat pada tema indahnya keragaman negeriku kelas IV MINU PurwosariMetro Utara. Jenis penelitian ini penelitian R&D. Prosedur pengembangan Model4D yang terdiri dari empat tahap yaitu Define, Design, Develop, Disseminate.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: observasi, angket,wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapatdisimpulkan bahwa: Pengembangan media kertas menjadi bubur kertas dibentuksebagai miniatur rumah adat anak pada pembelajaran tematik dengan temaindahnya keragaman negeriku dapat dikatakan sangat layak diterapkan pada siswasekolah dasar, hal ini dapat dilihat dari validasi ahli media yang menilai mediakertas menjadi bubur kertas dibentuk sebagai miniatur rumah adat memperolehrata-rata skor 4 atau sangat layak, kemudian valiasi ahli materi yang menilaimedia kertas menjadi bubur kertas dibentuk sebagai miniatur rumah adatmemperoleh rata-rata skor 4 atau sangat layak. Selanjutnya ujicoba pemakaianpada siswa kelas IV, yaitu hasil ujicoba oleh siswa mendapat skor rata-ratasebesar 3,54, artinya media pembelajaran dengan menggunakan kertas menjadibubur kertas dibentuk sebagai miniatur rumah adat yang dikembangkan beradapada kriteria sangat layak.Kata Kunci: Media Kardus Bekas, Bubur Kertas, Miniatur Rumah Ada
STATUS DAN KEDUDUKAN PEREMPUAN SEBAGAI SAKSI(Studi Komparatif Hukum Islam dan KUHAP)
ABSTRAKIsu ketentuan yang membedakan antara laki-laki dan perempuan telahbanyak mewarnai kajian hukum islam dengan mendasar dalam al-Qur?an maupunHadis . Perbedaan tersebut dinyatakan dalam ayat al-Quran bahwa dua sifat dasaryang hanya dimiliki oleh perempuan dan merupakan perbedaan biologis mendasarantara perempuan dan laki-laki. Hal ini mendudukkan perempuan berbeda dalamkonteks persaksian dalam peradilan. Untuk itu penting kiranya penelitian inidilakukan dengan pokok persoalan bagaimana kedudukan saksi perempuan dankekuatan pembuktian kesaksiannya dalam sistem pembuktian pada hukum acaraperadilan agama? Dengan model penelitian kualitatif, penelitian ini bersifat studipustaka dengan menggunakan pendekatan filosofis. Dengan hasil penelitiansecara komparatif satatus dan kedudukan perempuan sebagai saksi di peradilanagama dalam sudut pandang hukum Islam status kesaksian satu orang laki-lakisama statusnya dengan dua orang perempuan.Inti perbedaan tersebut bukanbermaksud meragukan kemampuan perempuan, hanya saja karena pada duniausaha yang dilakukan di siang hari sampai malam sehingga penandatangan dankesaksian segala macam bisnis layaknya dilakukan oleh laki-laki. Apabila adaperempuan yang menjadi saksi, ia mesti mendapat tambahan satu perempuan lagiyang berfungsi untuk memperkuat kesaksian yang dilakukan mereka, karena bisajadi suatu saat salah seorang di antara keduanya ada yang tidak bisa hadirmemberikan kesaksian atau telah lupa dengan objek yang disaksikannya padawaktu dahulu.Sedangkan dalam Hukum Acara Perdata, nilai kesaksian laki lakidan perempuan adalah sama. Samanya nilai kesaksian laki-laki dan perempuandalam Hukum Acara Perdata di Peradilan Agama karena saksi berkedudukansebagai salah satu alat bukti, tugas saksi dalam hukum acara perdata adalah untukmembuktikan ada atau tidak adanya perbuatan hukum sesuatu.Kata Kunci : Perempuan, Saksi, Hukum Isla