208 research outputs found

    Pengukuran Kadar Carbon Monoxide Untuk Kalibrasi Sensor Gas Sebagai Indikator Kemacetan Lalu Lintas

    Full text link
    Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang meningkat pesat, sehingga mengakibatkan banyaknya kemacetan di jalan raya, selain itu terjadi peningkatan kadar carbon Monoxide (CO) di udara. Indikasi ini digunakan untuk mengamati titik kemacetan jalan raya melalui kadar CO-nya. Pada artikel ini, kadar CO di titik-titik kemacetan jalan raya diukur sebagai data kalibrasi sensor gas, sebagai indicator kemacetan jalan raya. Titik kemacetan yang diambil datanya adalah Jalan Sukarno-Hatta dan Sumbersari, sebagai sam-pel jalanan padat di Kotamadya Malang dengan karakteristik pengguna yang sama tetapi memiliki topografi yang berbeda. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kadar CO dengan jumlah kendaraan yang melintas di jalan raya, hasil pengukuran digunakan untuk mendesain rangkaian pengkondisi sinyal untuk sistem deteksi kemacetan jalan raya, yaitu dengan fungsi linear pengkondisi sinyal Y=-3,0196+3,67X, dimana tegangan maksimal yang dihasilkan adalah 4,49V untuk kadar CO 50ppm

    Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Simulasi Pada Standar Kompetensi Dasar Fotografi

    Full text link
    Dasar fotografi adalah salah satu kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa Jurusan Multimedia di SMK. Kondisi objektif di lapangan menunjukkan bahwa peralatan yang mendukung pembelajaran kompetensi dasar fotografi Jurusan Multimedia di SMK belum tersedia dengan baik. Perangkat peralatan yang ada seperti kamera belum ada. Hal tersebut perlu dicarikan solusinya. Salah satu solusi itu dengan mengembangkan media pembelajaran yang menggunakan bantuan teknologi komputer, yaitu media interaktif berbasis simulasi dengan menggunakan perangkat lunak Flash. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan (Research and Development). Persentase kevalidan rata-rata dari ahli media, ahli materi dan guru Fotografi sebesar 96,05%, dan telah diuji coba pada siswa dengan hasil uji lapangan sebesar 92,96% yang berarti valid, sehingga media layak dan dapat digunakan untuk proses pembelajaran Dasar Fotografi di Jurusan Multimedia SMK

    Analisis Konfermatori Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Kepribadian Guru SMK Negeri di Kabupaten Sidoarjo

    Full text link
    Abstrak: Tantangan utama yang dihadapi dunia pendidikan sekarang ini dan untuk masa yang akan datang adalah bagaimana mempersiapkan sumberdaya pelaksana pembangunan yang berkualitas, bukan saja yang mampu dan terampil melakukan pekerjaan, tetapi yang juga mempunyai inovasi dan kreativitas tinggi, serta mempunyai daya analisis dan pandangan jauh ke depan. Diperlukan berbagai unsur penunjang agar tuntutan dan tantangan tersebut bisa terwujud dan salah satunya adalah guru yang berkompeten dibidang kepri-badian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempe-ngaruhi persepsi siswa tentang kompetensi kepribadian guru. Penelitian ini menggunakan rancangan analisis konfermatori.Populasi penelitian adalah siswa SMKN sidoarjo yang berjumlah 507 siswa sedangkan penetapan sampel melibatkan siswa sebanyak 302 siswa. Instrumen yang menyangkut Persepsi siswa tetang Kompetensi Kepribadian Guru dikembangkan dengan menggunakan Skala Likert. Data dianalisis dengan menggunakan program SEM AMOS 19.Hasil analisis data secara signifikan memperlihatkan terdapat 11 faktor yang mempengaruhi Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Kepribadian Guru SMK Negeri Di Kabupaten Sidoarjo.Kata-kata kunci: konfermatori, kompetensi, kepribadia

    PENGGUNAAN MODIFIED SLIP ENERGY RECOVERY DRIVE (MSERD) PADA SISTEM PENGATURAN KECEPATANMOTOR INDUKSI ROTOR BELITAN

    Full text link
    Sistem Modified Slip Energy Recovery Drive (MSERD) digunakanpada motor induksi rotor belitan (wound rotor) untuk mengatur kecepatanputaran motor serta untuk memperbaiki kinerja dari sistem kendali,khususnya berhubungan dengan faktor daya dan efisiensi sistem secarakeseluruhan. Konverter thyristor 12-pulse digunakan sebagai mode inverterdengan penambahanIGBT shunt chopperyang digunakan untukmentransfer  slip energi kembali ke suplai utama AC melalui transformatortiga fasa. Pengaturan kecepatan motor ini dilakukan dengan mengubah dutycycle dari chopper dengan mengubah sudut penyalaan inverter. Dengandemikian faktor daya suplai akan dapat diperbaiki

    PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER (PBK) dan MANFAAT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

    Full text link
    Dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) terhadap proses pembeiajaran adalah diperkayanya sumber beiajar dan media pembelaiaran.Media kornputer dimanfaatkan dalam pembelajaran karena mernberikan keuntungankeuntungan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran lainnya yaitu kemampuankomputer untuk berinteraksi secara individu dengan mahasiswa. Model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran berbantuan komputer (PBK) secara umum dapat dikiasifikasikan menjadi empat model, yaitu : (1) model tulorial, ( 2) model £kill and practice, (3) model ~imulation, dan (4)model problem-solving dalam model pertama dan kedua PBK, berperan utama sebagai pengajarldosen, sedangkan dalam model ketigadan keempat, PBK bertujuan untuk mengembangkan intuisi tentang situasi, dan untuk mengembangkan pengunaan kemampuan memecahkan masalah melalui pendekatandiscovery atau exploratory

    PENGHITUNG OTOMATIS PEMBACAAN METERAN AIR MINUM JARAK JAUH PADA PT. CITRA GADING ASTRITAMA DI PERUMAHAN TIRTASANI ESTATE BERBASIS MIKROKONTROLLER AT89S51

    Full text link
    The data recording is possible on the water meter there is a difficulty because ofthe location of water meters that are inside the house or fenced because it is less practical inthe data on the water meter manually. Therefore, to facilitate the taking of data, designed atool that functions retrieve data from a certain distance. The tool is called The Automaticmeter Drinking water with Remote Mikrokontroller AT89S51, which has the core componentsmikrokontroller, A276 sensors, and serial RS232 converter to rs48. A276 sensor readeach round of magnetic fields on the vane rotated by the flow of water, each of the northmagnetic fields, sensors will high and is logic 0 because the sensor characteristics halleffectis active-low or 1 = 0. When mikrokontroller receive data from sensors, mikrokontroller beprocess and store any changes and the counter will display on the LCD, if there is a requestfrom the PC, mikrokontroller will be send data to your PC. Communication of data betweenthe transmitter and receiver is done with the rs485 to rs232 to PC. Programs that control themikrokontroller between the sensor inside the water meter is written using assembler language

    ANALISIS ANTRIAN ANGKUTAN UMUM BUS ANTAR KOTA REGULER DI TERMINAL ARJOSARI

    Full text link
    Seiring dengan berkembangnya waktu, semakin banyakpelanggan bus yang menunggu untuk dilayani dengan jumlah arealpemberangkatan yang terbatas akan mengakibatkan terjadinya suatuantrian. Hal ini juga terjadi di terminal Arjosari. Dengan hanya terdapat satuterminal pemberangkatan sedangkan jumlah bus yang masuk terus –menerus dan dalam jumlah yang banyak, menyebabkan terjadinya antrianyang panjang di terminal pemberangkatan. Sehingga waktu yang diperlukanselama mengantri sebelum dilayani di areal pem-berangkatan relatif lama.Tahap pelaksanaan penelitian dilakukan berurutan dimulai dari perumusanmasalah, studi literatur, persiapan pelaksanaan survei, pengumpulan data(data primer dan data sekunder), pengolahan data, analisis data danpembahasan serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan. Kesimpulanmengenai karakteristik sistem antrian bus di terminal Arjosari adalah sebagaiberikut : (1) Lama menunggu untuk bus jurusan Malang – Surabaya dalamsistemnya 55, 8659 menit dan untuk jurusan Malang – Probolinggo / Jember/ Banyu-wangi 42,5532 menit sementara untuk jurusan Surabaya-Ma-lang-Blitar sebesar 63,2911 menit. (2) Jumlah rata – rata dalam antriannya untukjurusan Malang – Surabaya sebanyak 15 bus, Jurusan malang –Probolinggo/ Jember/Banyuwangi 4 bus dan untuk bus jurusan Surabaya –Malang – Blitar ada sebanyak 3 bus. Sementara jumlah rata – rata busdalam sistemnya, untuk jurusan Malang – Sura-baya sebanyak 16 bus, danjurusan Malang – Probolinggo / Jember / Banyuwangi sebanyak 5 bussedangkan jurusan Surabaya – Malang – Blitar ada 4 bus. (3) Sementaraketika areal pemberangkatan diubah menjadi dua, jumlah bus dalamsistemnya 1 buah dengan waktu tunggu rata – rata 4,1333 menit untuk jurusanMalang – Surabaya. Dan untuk jurusan Malang – Probo-linggo/ jember/Banyuwangi ada 1 bus dalam sistem dengan waktu tunggu rata – rata42,5532 menit

    PERANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTARISASI LABORATORIUM BERBASIS WEB

    Full text link
    Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa proses pengelolaanalat pada Laboratorium Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malangmasih bersifat manual, dimana daftar item alat yang akan dipinjam oleh member ditulis di dalamform-form pinjaman. Selain itu, media yang digunakan untuk mencatat data inventaris alat jugacukup sederhana, dimana item alat dicatat pada buku rekap dan disimpan menggunakan programMicrosoft Excel. Akibatnya pencarian alat yang tersedia akan menjadi lebih sulit. Selain itu, saatterjadi rekap alat dalam laboratorium, belum tentu dapat diselesaikan dalam waktu yang cepatdan efisien. Tujuan dari Pengembangan Sistem Informasi ini adalah dimaksudkan dapat memberikansolusi untuk menghasilkan perangkat lunak untuk aplikasi Sistem Informasi InventarisasiLaboratorium, memudahkan pekerjaan Laboran, karena dapat melakukan pengelolaan peminjamanalat secara cepat dan akurat, dan mempermudah penyediaan monitoring inventarisasi Laboratorium.Pengembangan sistem informasi inventarisasi laboratorium ini menggunakanmetode pengembangan sistem Waterfall melalui tahapan sebagai berikut: (1) Requirements Definition,(2) System And Software Design, (3) Implementation and Unit Testing, (4) Integrationand System Testing, dan (5) Operation and Maintenance. Hasil pengujian kepada User diperoleh20 kelas uji tentang kesesuaian output sistem informasi mendapat persentase 100% diterima.Dari pengolahan data keseluruhan kelas uji diperoleh persentase tingkat kesesuaian output danefisiensi sistem informasi sebesar 100% diterima yang berarti bahwa layanan sistem informasiinventarisasi laboratorium berbasis web untuk koordinator laboratorium yang dikembangkantermasuk dalam kualifikasi valid

    LAMPU LALU LINTAS DENGAN FASILITAS PENG-ON-OFF KENDARAAN BERMOTOR SEBAGAI PENGHEMAT BAHAN BAKARMINYAK (BBM)

    Full text link
    Banyaknya kendaraan pada saat ini berpengaruh pada persediaan bahan bakar minyak yangterbatas. saat lampu lalu lintas menyala merah mesin kendaraan tetap nyala menyebabkan BBM terbuangpercuma, maka dirancang lampu lalu lintas dengan fasilitas pe-non-aktif mesin kendaraan bermotor. Padakendaraan dipasang sensor kecepatan dan arah agar dapat mengikuti nyala lampu lalu lintas. Kendaraan akanmati apabila lampu lalu lintas yang ada dihapannya menyala merah dengan kecepatan dibawah 20 km/jam,dan mesin akan nyala apabila lampu lalu lintas menyala kuning. Hal tersebut telah dapat menghemat BBMsecara global

    IMPLEMENTASI KENDALI PID DALAM MENINGKATKAN KINERJA POWER SYSTEM STABILIZER

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan sistem untuk mencapai stabilitas sistem pada saat terjadi perubahan daya dengan membandingkan kendali PSS konvensional dengan PIDPSS. Penerapan pengendali Proportional Integral Derivative (PID) untuk memperbaiki stabilitas dinamik pada sistem SMIB dapat memberikan unjuk kerja peredaman osilasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan pengendali PSS konvensional. Penelitian dilakukan dalam tiga kondisi yaitu kondisi awal, gangguan kenaikan daya elektrik dan gangguan penurunan daya elektrik terhadap overshoot dan settling time perubahan tanggapan kecepatan rotor. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan PIDPSS pada SMIB memberikan hasil bahwa terjadi penurunanovershoot tanggapan kecepatan rotor terhadap ketiga jenis pengujian yaitu 55,36 % pada pengujian kondisi awal, 53,65 % pada pengujian gangguan kenaikan daya elektrik, dan 50% pada pengujian gangguan penurunan daya elektrik. Sedangkanpada pada settling time telah terjadi penurunan settling time tanggapan kecepatan rotor terhadap ketiga jenis pengujian yaitu 46,09 % pada pengujian kondisi awal, 49,48% pada pengujian gangguan kenaikan daya elektrik, dan 32,56% padapengujian gangguan penurunan daya elektrik

    182

    full texts

    208

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    TEKNO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇