Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
    267 research outputs found

    Perspektif Pasien Hipertensi Terhadap Implementasi Personal Health Record Berdasarkan Technology Acceptance Model

    Full text link
    Personal Health Record (PHR) merupakan inovasi aplikasi yang berbasis mHealth, yaitu mobile health yang berfokus pada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau perspektif pasien hipertensi terhadap implementasi Personal Health Record menggunakan pendekatan teori Technology Acceptance Model (TAM). Populasi dalam penelitian ini ialah pasien hipertensi yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan di Surabaya. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Besar sampel dalam penelitian adalah 146 responden. Pengolahan data penelitian Technology Acceptance Model (TAM) menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM-PLS). Penggunaan aplikasi Personal Health Record (PHR) oleh pasien hipertensi dapat memberikan manfaat besar dalam manajemen dan pemantauan kesehatan mereka. Penerimaan sistem PHR sesuai dengan konstruk Technology Acceptance Model. Faktor kemudahan penggunaan, persepsi manfaat yang akan diterima secara simultan mempengaruhi niat terhadap penggunaan PHR. Selanjutnya niat terhadap penggunaan PHR berpengaruh pada sikap terhadap penggunaan, dan hal ini mempengaruhi actual usage aplikasi PHR SATUSEHAT. Faktor yang dapat mempengaruhi dan menguatkan niat pasien hipertensi dalam menggunakan personal health record adalah literasi teknologi yang komprehensif.

    Pemetaan Distribusi Wasting dan Stunting di Wilayah Lokus Stunting Kabupaten Temanggung

    Full text link
    Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan bahwa Kabupaten Temanggung menempati posisi kedua sebagai kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dengan prevalensi stunting tertinggi yaitu prevalensi wasting sebesar 6,1% dan prevalensi stunting sebesar 28,9%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan distribusi puskesmas lokus stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan metode analisis deskriptif melalui analisis gap dan kuadran terhadap data sekunder prevalensi wasting dan stunting yang bersumber dari E-PPGBM (Elektronik-Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) pada triwulan keempat tahun 2022 hingga triwulan ketiga tahun 2023 di 17 puskesmas lokus stunting. Hasil gap analysis terkait capaian kinerja penanganan wasting didapatkan masih ditemukan 2 puskesmas dengan prevalensi wasting > 7% yaitu Puskesmas Pringsurat (10%) dan Puskesmas Kledung (8%). Hasil gap analysis untuk kinerja penanganan stunting didapatkan bahwa hanya 2 puskesmas yang berhasil memenuhi target prevalensi stunting ≤14%, yaitu Puskesmas Ngadirejo dan Puskesmas Kedu. Hasil analisis kuadran menunjukkan bahwa Puskesmas Kedu adalah puskesmas yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dan wasting. Puskesmas Bejen, Gemawang, dan Kledung adalah puskesmas yang membutuhkan perhatian khusus untuk pelaksanaan kinerja program penanggulangan stunting

    Analisis Persepsi Penggunaan Sistem Registrasi Online pada Pasien Rawat Jalan RSUD Kota Madiun dengan Pendekatan UTAUT

    Full text link
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat satu dekade ini mencakup berbagai sektor termasuk bidang kesehatan. RSUD Kota Madiun membuat inovasi baru di tahun 2021 dengan mengimplementasikan sistem informasi untuk registrasi pasien rawat jalan sebagai perkembangan sekaligus solusi untuk berbagai keterbatasan yang ada sejak pandemi covid-19. Sistem registrasi pasien online di RSUD Kota Madiun telah berjalan selama hampir satu tahun dengan mencatatkan lebih dari tujuh ribu pasien yang telah menggunakannya. Untuk menganalisis faktor-faktor  yang mempengaruhi Behavioral Intention pasien rawat jalan RSUD Kota Madiun terhadap sistem registrasi online berdasarkan model UTAUT (Universal Theory of Acceptance and Use of Technology). Kuesioner berdasarkan UTAUT diberikan pada 164 responden yang merupakan pasien rawat jalan RSUD Kota Madiun. Analisis data penelitian dilakukan dengan metode Partial Least Square menggunakan Smart PLS 3.0. Pengaruh konstruk model UTAUT terhadap Behavioral Intention yaitu, Performance Expectancy (p=0,000), Effort Expectancy (p=0,019), Social Influence (p=0,127), Facilitating Condition (p=0,386), Hedonic Motivation (p=0,000), dan Habit (p=0,287). Behavioral Intention dipengaruhi secara bermakna oleh performance expectancy, effort expectancy, dan hedonic motivation. Sementara itu tidak dengan social influence, facilitating condition, dan habit. Usia, Jenis Kelamin, dan Pengalaman berperan sebagai variabel moderasi pada beberapa konstruk model UTAUT

    Pemanfaatan Layanan Kesehatan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Jejawi

    Full text link
    Pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam penyelenggaraan upaya kesehatan. Penggunaan layanan kesehatan juga merupakan tujuan dari program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi faktor sosio demografi peserta JKN dengan penggunaan layanan kesehatan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel 110 orang dengan teknik sampling yaitu cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan status pekerjaan (p-value=0.002), status pendidikan SMA (p-value=0.001), status pendidikan Perguruan Tinggi (p-value=0,004), jenis kelamin (p-value=0.024), dan riwayat sakit (p-value=0.000) dengan penggunaan layanan kesehatan. Dalam pemodelan multivariat, variabel yang dominan berhubungan dengan penggunaan layanan kesehatan adalah variabel riwayat sakit dengan AOR=3.880. Studi ini menunjukkan bahwa determinan penggunaan layanan kesehatan pada peserta JKN adalah riwayat sakit setelah dikontrol oleh variabel status pekerjaan dan status pendidikan.

    Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita

    Full text link
    Masalah stunting di Kota Bandung merupakan perioritas, karena kejadian stunting di Kota Bandung merupakan salah satu yang tertinggi di Jawa Barat yaitu sebesar 6,63%. Tingginya kejadian stunting di sebabkan oleh tingkat asupan gizi.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita.Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Cipadung Kota Bandung pada bulan Januari-Maret 2022. Populasi kasus dalam penelitian ini yaitu ibu yanng memiliki balita usia 24-59 bulan. Jumlah sampel sebanyak 108 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrument yang dipakai adalah kuesioner. Pengujian yang dipakai ialah uji chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar balita mengalami stunting (63%), tidak memiliki riwayat diare (58,3%), tidak memiliki Riwayat cacingan (66,7%), dan lebih dari setengah balita tidak memiliki riwayat ISPA (53,7%). Varibel yang berhubungan signifikan adalah riwayat diare (p=0,018, POR=2,8), riwayat ISPA(p=0,005, POR=3,4), dan riwayat cacingan(p=0,009, POR=3,2). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penyakit infeksi yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah riwayat diare, riwayat ISPA dan riwayat cacingan. Disarankan kepada ibu yang memiliki bayi untuk rutin melakukan posyandu agar dapat memantau tumbuh kembang anakny

    Inovasi Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi Berbasis Standar Akreditasi Dalam Meningkatkan Mutu Dokumentasi

    Full text link
    Pelayanan kesehatan yang terintegrasi adalah salah satu cara yang diharapkan dapat meningkatkan komunikasi yang efektif antar profesi, sehingga dapat dilakukan lebih optimal dikarenakan semua profesi yang melakukan pelayanan kesehatan dapat menuliskan tindakan atau pelayanan yang telah dilakukan kedalam satu lembar yang sama yaitu catatan perkembangan terintegrasi yang berpusat pada pasien. Tujuan penelitan ini adalah mengulas bentuk inovasi dokumentasi catatan perkembangan pasien terintegrasi berbasis STARKES sebagai upaya meningkatkan mutu dokumentasi. Metode penelitian ini adalah menggunakan literatur review. Proses penyeleksian artikel dilakukan menggunakan PICOS dengan populasi adalah perawat pelaksana yang melaksanakan dokumentasi keperawatan, intervensi adalah pelaksanaan pendokumentasian, comparation adalah tidak ada factor pembanding, outcome adalah instrumen dokumentasi keperawatan, study design adalah studi kualitatif dan kuantitatif, time adalah waktu publikasi artikel selama 5 tahun terakhir. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah  terdapat 315 artikel yang ditemukan berasal dari empat database 105 scopus, 111 Proquest, 82 ScienDirect, 17 google Schoolar dari artikel tersebut sebanyak 16 artikel yang sesuai dengan kriteria kemudian dianalisis dan dibahas menjadi sebuah pembahasan. Kesimpulan dari proses analisis artikel ini adalah beberapa penelitian yang menyebutkan masih banyaknya instrument dokumentasi keperawatan yang belum sesuai dengan standar sehingga perlu adanya inovasi instrument yang disesuaikan dengan standar yang saat ini digunakan di Rumah Sakit

    Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku SADARI Remaja Putri

    Full text link
    Kanker payudara masih menjadi masalah serius bagi perempuan di dunia termasukIndonesia. Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) merupakan salah satu pencegahansekunder untuk deteksi dini kanker payudara. Usia muda bukan menjadi jaminanterhindar dari kanker payudara. Tujuan penelitian ini mempelajari hubungan peran polaasuh orang tua terhadap perilaku remaja putri dalam pemeriksaan payudara sendiri(Sadari). Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai dengan Februari2022 di SMK Darul Ulum Kraksaan Probolinggo. Merupakan penelitian observasionalanalitik dengan design cross sectional. Populasi penelitian adalah semua remaja putri kelas X, XI, XII SMK Darul Ulum Probolinggo sebesar 75 orang, teknik sampling menggunakan total sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 75 orang. Datadikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Parenting Style Questionnaire (PSQ) dankuesioner Sadari yang dikembangkan dari penelitian sebelumnya. Selanjutnya datadianalisis dengan uji statistik spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan bahwasebagian besar remaja putri mempunyai perilaku Sadari yang cukup baik dengan polaasuh orang tua yang otoriter, permisif dan demokratis. Ada hubungan yang signifikanantara pola asuh orang tua terhadap perilaku Sadari remaja putri (p = 0,020). Simpulanpenelitian adalah pola asuh orang tua khususnya otoriter mempunyai peran palingdominan terhadap perilaku remaja putri dalam melakukan Sadari

    Studi Meta-Analisis: Hubungan antara Defisiensi Vitamin D dan Penyakit Parkinson

    Full text link
    Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi kadar 25(OH)D pada pasien penyakit Parkinson. Namun, hasil penelitian ini tidak konsisten. Penelitian ini melakukan meta-analisis terhadap kadar 25(OH)D pada pasien dengan penyakit Parkinson. Database PubMed digunakan untuk melakukan pencarian literatur secara sistematis. Meta-analisis dilakukan dengan menggunakan model efek acak untuk menghitung perkiraan efek gabungan. Tujuh belas artikel dimasukkan dalam penelitian ini. Meta-analisis mengungkapkan bahwa pasien dengan penyakit Parkinson memiliki kadar 25(OH)D yang lebih rendah dibandingkan dengan kontrol. Temuan dari artikel prospektif dan retrospektif sebagian besar konsisten. Besarnya respon nocebo dalam uji coba terkontrol acak yang dirancang paralel pada penyakit Parkinson sangat penting dan harus dipertimbangkan dalam interpretasi hasil keamanan dan dalam desain dan interpretasi uji klinis masa depan.

    Evaluasi Penggunaan Sistem e-Puskesmas Melalui Pendekatan PIECES Untuk Menilai Kepuasan Petugas

    Full text link
    Sistem e-Puskesmas adalah aplikasi manajemen puskesmas yang berbasis web bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan mulai dari pendaftaran pasien, pelayanan tingkat poli hingga tingkat dinas kesehatan, hingga pelaporan secara online dan terintegrasi sesuai standar Kementerian Kesehatan yang mengintegrasikan sistem informasi Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan petugas terkait penggunaan aplikasi e-Puskesmas serta permasalahan dan perlunya perbaikan sistem tersebut. Model penelitian adalah pendekatan kerangka kerja PIECES (Efficiency, Information, Economics, Control and Service), karena memiliki keunggulan dibandingkan metode lain untuk mengukur tingkat kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam variabel kerangka PIECES memiliki nilai rata-rata yaitu Aspek Kinerja (3,80), Aspek Informasi (3,77), aspek Ekonomi (3,89), aspek Kontrol (3,21), Aspek Kontrol (3.89) dan Aspek Service (4.04). Kesimpulannya adalah implementasi e-Puskesmas versi website dapat dikatakan baik, efektif dan efisien dalam artian analisis PIECES, karena skor kepuasan masing-masing variabel dapat dikatakan terpenuhi. Namun, aspek kontrol terkait keamanan masih dipertanyakan atau perlu perbaikan seperti ketersediaan jaringan internet

    Inisiasi Optimalisasi Fungsi Perencanaan Manajer Keperawatan dalam Manajemen Komplain

    Full text link
     Komplain pasien menjadi hal yang sering ditemukan dalam pelayanan keperawatan. Pengelolaan komplain yang tepat dan efektif dibutuhkan untuk meningkatkan dampak positif komplain terhadap pelayanan. Perencanaan manajemen komplain yang baik sangat penting sebagai dasar pengelolaan komplain yang efektif. Laporan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan perubahan berencana dalam inisiasi optimalisasi fungsi perencanaan dalam manajemen komplain. Metode yang digunakan adalah case report yang mencakup kegiatan pengkajian, analisis data, plan of action (POA), implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan pada 07–15 September 2022 menggunakan pedoman wawancara, kuesioner yang terdiri dari data demografi dan persepsi manajemen komplain, serta observasi. Hasil pengkajian menunjukkan prioritas masalah dalam penanganan komplain adalah belum optimalnya pelaksanaan fungsi planning dalam penanganan komplain. Penyusunan draft panduan manajemen komplain dan draft SPO breaking bad news: ABCDE serta SPO Budaya greet smile thank (GST) menjadi solusi permasalahan. Implementasi POA dilakukan menggunakan pendekatan perubahan berencana kotter’s eight-step plan. Upaya pimpinan untuk memperkuat dan mempertahankan perubahan dapat dilakukan dengan pengesahan regulasi manajemen komplain

    212

    full texts

    267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇