Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
    267 research outputs found

    Analisis Penerimaan Rekam Medis Elektronik Menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) di Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat

    Full text link
    Pasca COVID-19, rekam medis elektronik (RME) berkembang pesat karena efisiensi, pengurangan kesalahan, dan akses informasi yang lebih baik. Di Indonesia, fasilitas kesehatan diwajibkan menerapkan RME paling lambat 31 Desember 2023, namun hanya 11% rumah sakit yang telah memenuhinya. Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat menghadapi tantangan dalam penerapan RME, terutama karena kurangnya pemahaman staf. Menganalisis penerimaan staf terhadap RME menggunakan technology acceptance model (TAM) sangat penting untuk keberhasilan implementasi.Studi kuantitatif ini melibatkan 87 staf yang terlibat dalam pengisian rekam medis, dipilih dari populasi 692 menggunakan rumus Slovin. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner terverifikasi dianalisis menggunakan partial least square (PLS).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use (PEU) secara signifikan memengaruhi perceived usefulness (PU) dan use intention (USI) dalam konteks RME. PEU memiliki pengaruh positif terhadap PU (koefisien jalur: 0.749, T-Statistik: 16.470, P-Value: 0.000) dan USI (koefisien jalur: 1.116, T-Statistik: 9.728, P-Value: 0.000). Namun, PU memiliki pengaruh negatif terhadap USI (koefisien jalur: -0.441, T-Statistik: 2.730, P-Value: 0.007), kemungkinan karena hambatan seperti ketidaksesuaian antara sistem RME dengan kebutuhan pengguna atau keterbatasan infrastruktur yang membatasi manfaat sistem yang dirasakan.Semua variabel penelitian saling berhubungan, dengan PEU memainkan peran penting dalam memengaruhi PU dan USI. Mengatasi hambatan yang memengaruhi hubungan PU-USI sangat penting untuk memastikan keberhasilan adopsi RME.

    Perbandingan Peramalan Kasus Katarak Menggunakan Metode ARIMA dan Fuzzy Time Series di Rumah Sakit

    No full text
    ABSTRAKMetode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) dan metode Fuzzy Time Series merupakan metode peramalan yang dapat diterapkan untuk meramalkan jangka pendek, menengah, dan panjang serta memiliki tingkat akurasi yang baik. Kedua metode ini akan digunakan untuk meramalkan kasus katarak di RS. Mata Undaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil peramalan jumlah kasus katarak di RS. Mata Undaan pada tahun 2024 berdasarkan data kasus katarak sejak Januari 2012 sampai Desember 2023. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dengan menggunakan software Minitab 19 untuk mengimplementasikan metode ARIMA dan PHP Source Code untuk Fuzzy Time Series model Chen. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa pada penghitungan MAD, nilai ARIMA (1,1,1) sebesar 44,57, ARIMA (2,1,2) sebesar 45,54 dan Fuzzy Time Series model Chen sebesar 96,66. Hasil penghitungan MSE, nilai ARIMA (1,1,1) sebesar 3.098,11, ARIMA (2,1,2) sebesar 4.404,96 dan Fuzzy Time Series model Chen sebesar 9.406,75. Hasil penghitungan MAPE, nilai ARIMA (1,1,1) sebesar 7,68%, ARIMA (2,1,2) sebesar 8,02% dan Fuzzy Time Series model Chen sebesar 16,16%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah metode ARIMA memiliki tingkat akurasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode Fuzzy Time Series model Chen dalam meramalkan kasus katarak. ABSTRACTThe ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) method and the Fuzzy Time Series method are forecasting methods that can be applied to short, medium, and long-term predictions and have a good level of accuracy. These two methods will be used to predict cataract cases in hospitals. Undaan's eyes. The purpose of this study is to find out the results of predicting or forecasting the number of cataract cases in hospitals. Undaan's eyes in 2024 based on data on cataract cases from January 2012 to December 2023. This research is quantitative descriptive by using Minitab 19 software to implement the ARIMA method and PHP Source Code for the Fuzzy Time Series Chen model. The results of the study show that in the MAD calculation, the value of ARIMA (1,1,1) is 44.57, ARIMA (2,1,2) is 45.54 and the Fuzzy Time Series model of Chen is 96.66. The results of the MSE calculation showed that the value of ARIMA (1,1,1) was 3,098.11, ARIMA (2,1,2) was 4,404.96 and the Fuzzy Time Series of the Chen model was 9,406.75. The results of the MAPE calculation showed that the value of ARIMA (1,1,1) was 7.68%, ARIMA (2,1,2) was 8.02% and the Fuzzy Time Series model of Chen was 16.16%. The conclusion that can be drawn is that the ARIMA method has a better level of accuracy when compared to the Fuzzy Time Series method of the Chen model in the implementation of cataract case prediction. Key words : ARIMA, Fuzzy Time Series, Chen, MAD, MSE, MAPE

    Perilaku Kepemimpinan dan Penghargaan Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram

    Full text link
    The success key of health services in hospitals is intrinsically linked to various factors associated with nursing services. In this context, an anticipated increase in employee job satisfaction is expected to enhance performance, thereby facilitating the delivery of satisfactory service. Nurse job satisfaction is a critical determinant of nursing productivity. This study explored the relationship between leadership behavior and recognition concerning the job satisfaction of non-civil servant nurses at the Mataram City Regional General Hospital (RSUD). Employing a quantitative descriptive methodology with a cross-sectional design, the study involved a sample of 125 non-civil servant nurses. The data collected were primary, sourced from a questionnaire, and analyzed descriptively using the Chi-square test. The findings revealed a significance value of 0.000 (p 9.488). The contingency coefficient calculation yielded a value of 0.30, suggesting a low correlation between job satisfaction and leadership behavior. For the reward variable (X2) to job satisfaction (Y), a significance value of 0.000 (p 9.488). The contingency coefficient calculation produced a value of 0.50, indicating a moderate relationship between rewards and job satisfaction among non-civil servant nurses. In conclusion, the data analysis suggests that both leadership behavior and rewards positively influence the job satisfaction of non-civil servant nurses

    Systematic Review: Pengaruh Program Pendampingan Self Help Group Terhadap Tingkat Viral Load Dan Kepatuhan Minum ARV Pada ODHA

    Full text link
    Program pendampingan Self Help Group (SHG) telah digunakan sebagai intervensi psiko-sosial untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan menurunkan viral load pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Namun, efektivitas SHG dalam meningkatkan kepatuhan minum antiretroviral (ARV) dan menurunkan tingkat viral load masih menunjukkan variasi hasil antar studi. Oleh karena itu, dilakukan systematic review untuk menganalisis pengaruh program SHG terhadap tingkat viral load dan kepatuhan minum ARV pada ODHA.Kajian ini menggunakan desain systematic review dengan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Literatur dicari melalui empat basis data: Scopus (n=34), ScienceDirect (n=3.945), ProQuest (n=5), dan Sage Journal (n=5), dengan total hasil pencarian awal sebanyak 12.365 artikel. Kata kunci yang digunakan: ("Self Help Group" OR "Support Group") AND ("Viral Load" OR "HIV Suppression") AND ("ARV Adherence" OR "Medication Compliance") AND ("PLHIV" OR "HIV Patients"). Seleksi dilakukan berdasarkan inklusi studi intervensi terhadap ODHA yang menilai dampak SHG terhadap kepatuhan dan viral load. Dari hasil penyaringan, diperoleh sejumlah artikel yang memenuhi kriteria dan menunjukkan bahwa keterlibatan dalam SHG secara konsisten berkorelasi positif dengan peningkatan kepatuhan minum ARV serta penurunan viral load. Beberapa studi juga menunjukkan peningkatan dukungan sosial, pemahaman penyakit, dan pemberdayaan individu sebagai mediator utama. Program SHG terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil klinis ODHA, khususnya dalam aspek kepatuhan pengobatan dan kontrol virologis. SHG direkomendasikan sebagai intervensi tambahan dalam layanan HIV terintegrasi di berbagai setting layanan kesehatan. Penerapan SHG juga mendukung manajemen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan komprehensif serta memperkuat sistem dukungan pasien dalam continuum of car

    Implementasi Rekam Medis Elektronik di Kalangan Perawat Rumah Sakit: A Scoping Review

    Full text link
    Rekam medis elektronik (Electronic Health Records, EHR) kian populer di rumah sakit untuk meningkatkan komunikasi, perawatan pasien, serta mengurangi kesalahan administrasi, tetapi transisi dari sistem berbasis kertas ke EHR memunculkan isu kerahasiaan, performa sistem, dan beban kerja perawat. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana perawat rumah sakit mengimplementasikan EHR. Menggunakan paradigma Arskey dan O'Malley, tinjauan skop ini mencari data dari dua basis data, yaitu CINAHL Plus dengan Full Text, Academic Search Complete, dan Scopus dengan kata kunci tertentu, memfokuskan pada publikasi berbahasa Inggris dari tahun 2013 hingga 2023. Dari pencarian tersebut, ditemukan delapan artikel yang mengidentifikasi enam tema utama terkait implementasi EHR, termasuk desain dan evaluasi konten EHR, waktu yang dihabiskan perawat dalam mengerjakan EHR, persepsi perawat terhadap penggunaan EHR, faktor yang mempengaruhi beban kerja mental perawat, diagnosis keperawatan berbasis EHR, serta hubungan EHR dengan mortalitas pasien. Kesimpulannya, implementasi EHR dalam keperawatan mencakup pengembangan sistem EHR dan penggunaan layanan kesehatan yang berkualitas, dengan melibatkan perawat dalam setiap aspek evaluasi dan pengadaannya untuk mengoptimalkan penggunaan EHR yang berdampak pada Management Patient Safety dan kualitas pendokumentasian

    Inovasi Pengembangan Instrumen Perawatan Luka dalam Meningkatkan Cost Effectiveness

    Full text link
    Salah satu komplikasi kronis dari diabetes melitus adalah ulkus kaki. Ulkus kaki diabetik disebabkan oleh faktor-faktor seperti - kepatuhan terhadap diet diabetes, konsumsi obat tidak teratur dan kurang olahraga. Ulkus kaki pada penderita diabetes jika dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan komplikasi lain hingga dapat mengancam jiwa. Selama ini perawatan luka yang digunakan di rumah sakit adalah menggunakan metode konvensional dan modern dengan  proses penyembuhan luka yang beragam. Tujuan penulisan artikel ini adalah mencari literatur terkait metode perawatan luka yang meningkatkan cost effectiveness. Metode penelitian ini adalah tinjauan sistematis (systematic review). pencarian literatur menggunakan menggunakan lima database dengan kriteria kualitas tinggi dan sedang, yaitu Scopus, ProQuest, Science Direct dan PubMed. Sebelum melanjutkan pada pencarian artikel atau jurnal harus menggunakan  dan boolean operator (AND, OR NOT or AND NOT). Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini adalah sebagai berikut “Conventional Modern”, “Diabetic Ulcer” , “Modern Dressing”, “Wound Conditions”, Kriteria pencarian literatur berdasarkan PICOS (Population : pasien dengan ulkus diabetikum , Comparation : tidak ada  faktor pembanding, Outcome : mempercepat penyembuhan luka , Study design : Studi kuantitatif, Time : publikasi artikel 5 tahun terakhir. Hasil pemilihan artikel sesuai dengan kriteria inklusi 15 artikel, kemudian diberikan nomor seri dan dilakukan analisis artikel untuk memudahkan proses peninjauan.  Kesimpulan dari proses analisis artikel ini adalah pengembangan instrument perawatan luka diperlukan dalam meningkatkan cost effectiveness dan modern dressing dapat dijadikan pilihan dalam pengembangan instrument tersebut

    Pemilihan Alat Kontrasepsi Metode Operasi Pria di Kota Binjai

    Full text link
    Pemerintah menetapkan program Keluarga Berencana yang efektif untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga melalui penggunaan alat kontrasepsi. Kontrasepsi mantap pria atau yang dikenal dengan Metode Operasi Pria merupakan jenis kontrasepsi yang dilakukan melalui tindakan pembedahan untuk menghambat saluran sperma agar mencegah terjadinya pembuahan. Partisipasi pria Pasangan Usia Subur terhadap penggunaan kontrasepsi mantap pria masih tergolong rendah. Hal ini dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni faktor predisposisi, faktor pendukung dan faktor kebutuhan. Maka, penelitian ini bermaksud untuk mengkaji faktor apa saja yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi mantap pria di Kota Binjai. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain case control matching lokasi domisili, dengan perbandingan sampel 1:1, yaitu 1 kelompok kasus berjumlah 48 sampel dan 1 kelompok kontrol sebanyak 48 sampel. Hasil penelitian didapatkan bahwa seluruh variabel memiliki hubungan yang signifikan, diantaranya usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, jumlah anak, pengetahuan, sikap, ketersediaan informasi, dukungan istri, peran petugas kesehatan dan persepsi sakit. Oleh sebab itu, bagi penyedia layanan kesehatan agar dapat memberikan informasi atau melakukan penyuluhan secara merata mengenai kontrasepsi pria, agar Pasangan Usia Subur memahami dan bersedia menjadi akseptor KB

    Efisiensi Hunian Tempat Tidur pada Ruang Isolasi COVID-19 di Rumah Sakit Universitas Udayana

    No full text
    Masa pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi nilai tingkat efisiensi pelayanan rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan khususnya di rumah sakit. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, tahun 2019 ditemukan bahwa nilai indikator pelayanan rawat inap di RS UNUD belum memenuhi standar Depkes RI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat efisiensi hunian tempat tidur pada ruang isolasi COVID-19 di RS UNUD. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di RS UNUD pada bulan April-Juni 2022. Sampel penelitian adalah ruang rawat inap isolasi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan indikator BOR ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 dominan memiliki nilai di bawah 60%. Nilai indikator BTO ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 seluruhnya memiliki nilai di bawah 40 kali. Nilai indikator TOI ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 dominan memiliki nilai di atas 3 hari. Nilai indikator AvLOS ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021dominan memiliki nilai di atas 9 hari. Simpulan yang diperoleh, tingkat efisiensi nilai indikator BOR, BTO, TOI, dan AvLOS ISO EF dan ISO GH tahun 2020-2021 sebagian besar belum memenuhi nilai ideal Depkes RI

    Persepsi Hak Pasien Peserta JKN, Empati Penyedia Layanan Kesehatan, dan Lingkungan Fisik Rumah Sakit terhadap Loyalitas Pasien Peserta JKN

    Full text link
    Loyalitas pasien menjadi hal yang penting untuk bisnis rumah sakit, karena seiring dengan semakin banyaknya rumah sakit akan meningkatkan persaingan dalam hal pelayanan kesehatan. Tidak terpenuhinya hak pasien sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), empati pelayan kesehatan yang kurang baik, serta lingkungan fisik yang tidak memadai akan berpengaruh buruk terhadap loyalitas pasien. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris adanya pengaruh persepsi mengenai hak pasien peserta JKN, empati penyedia layanan kesehatan, dan lingkungan fisik rumah sakit terhadap loyalitas pasien peserta JKN. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data primer. Sampel analisis adalah individu berjumlah 186 responden yaitu pasien peserta JKN yang dirawat inap di RSMC dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan metode statistik korelasi regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif secara simultan pada persepsi mengenai hak peserta JKN, empati penyedia layanan kesehatan, dan lingkungan fisik rumah sakit terhadap loyalitas pasien peserta JKN. Secara parsial, seluruh variabel independen berpengaruh secara positif terhadap loyalitas pasien peserta JKN. Temuan penelitian ini yaitu besar pengaruh ketiga variabel independen secara simultan lebih besar dibandingkan secara parsial terhadap loyalitas pasien di rumah sakit. Patient loyalty is crucial for hospital business because as the number of hospitals increases, the competition in health services will increase as well. Failure to fulfill patient rights as National Health Insurance participants, poor empathy from healthcare workers, and inadequate physical environment will have a negative impact on patient loyalty. Thus, this study aims to provide empirical evidence regarding the effect of patient perception of National Health Insurance participant rights, the empathy of healthcare workers, and hospital's physical environment on patient loyalty of National Health Insurance participants. This study used a quantitative method with questionnaires as the instrument to collect the data. The sample in this study were 186 patients as National Health Insurance participants who hospitalized in RSMC. Purposive sampling was used as the sampling method. The data was analyzed using a statistical method which is multiple regression analysis. Results showed, simultaneously, there was a positive effect of patient perception of National Health Insurance participant rights, the empathy of healthcare workers, and hospital's physical environment on patient loyalty. Partially, all the independent variables had a positive effect on patient loyalty. This study found that the effect of all three independent variables simultaneously is greater than partially on patient loyalty

    Kepatuhan Dokter dalam Pengisian Rekam Medis di Indonesia: Sebuah Telaah Sistematis

    Full text link
    Pendahuluan. Rekam medis merupakan suatu kumpulan catatan dan informasi lengkap terkait riwayat kesehatan pasien. Akan tetapi, di Indonesia sendiri masih banyak ditemukan rekam medis yang tidak terisi dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan dalam pengisian rekam medis di Indonesia. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan systematic review dengan pencarian artikel yang dilakukan selama 2 minggu (Juni-Juli 2023). Proses penelusuran artikel melalui database jurnal yang meliputi: PubMed, ScienceDirect, Google Scholar dan Portal Garuda. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah artikel full paper dengan metode penelitian belah lintang dengan tahun artikel dipublish tahun 2017-2023. Hasil Penelitian. Hasil yang ditemukan pada sintesis data primer adalah ketidakpatuhan dokter dalam pengisian rekam medis yakni memiliki rata-rata 79,5%. Rata-rata penyebab dokter tidak patuh dalam pengisian rekam medis adalah dikarenakan pengetahuan, komitmen, sikap, motivasi, beban kerja yang tinggi, tempat kerja yang tidak nyaman, insentif yang rendah dan faktor sosiodemografi. Kesimpulan. Faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan dalam pengisian rekam medis rata-rata disebabkan oleh pengetahuan, komitmen, sikap, motivasi dan beban kerja yang tinggi. Introduction: Medical records are comprehensive documents that contain detailed information pertaining to a patient's medical background. However, in Indonesia, many medical records are still need to be filled properly and correctly. The objective of this study was to ascertain the determinants that impact physician compliance to completing medical records in Indonesia.Research Methods. This study used a systematic review research. The process of finding primary studies was done for two weeks (June-July 2023) through journal databases, including PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, and Garuda. The inclusion criteria for this study include full-text studies applying a cross-sectional research design, published between 2017 and 2023. Results. Physician noncompliance in filling up medical records, with an average of 79.5%, was discovered in the synthesis of primary data. The average causes of doctors' noncompliance in filling out medical records are knowledge, commitment, attitude, motivation, workload, uncomfortable workplace, low incentives and sociodemographic factors.Conclusion. The lack of compliance among physicians in documenting medical records can be attributed to factors such as limited knowledge, poor commitment, negative attitudes, low motivation, and high workload. 

    212

    full texts

    267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇