Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
Not a member yet
    267 research outputs found

    Perbandingan Penghitungan Massa Tubuh Dengan Menggunakan Metode Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA)

    Full text link
    Anthropometric is a method of body mass composition calculation resulting either roughly or directly (detail). BMI is an anthropometric method performed by measuring body weight and height to classify one’s body mass index. BIA is an anthropometric methods used to asses body mass composition, including water mass, musculoskeletal, and mainly body fat mass. The purpose of this study isto find the relationship between the two methods of anthropometry and see the comparasion of body mass composition resulted by the two methods. Study design with descriptive analytics with cross sectional approach, the sampling technique use quota sampling, 41 respondents. Data analysis with analysis of Pearson correlation test (significance level α = 0.05, p – value < α). Results of a normal BMI of 25 respondents (61%), the results of normal BIA 29 respondents (71%) and fat mass between (from 11.00 to 37.30, the average 24.05). obtained a result of a positive relationship between BMI with the composition of body fat (r = 0.708, p <0.000). With it was found that BMI and body fat composition has a significant relationship (p <0.000). It can be cloncuded BMI has strong correlation with body fat mass that were measured by using the BIA method resulted from PSIK student at the University of Muhammadiyah Malang. BIA method is no better than BMI method as a parameter to determine body mass composition.Kata Kunci:  Indeks Massa Tubuh, Bioelectrical Impedance Analysis, Komposisi Tubuh

    Pengaruh Sosial Budaya Dan Geografis Terhadap Perilaku Merokok Pada Lansia Perempuan Di Wilayah Dataran Tinggi Dieng Wonosobo

    No full text
    All forms of charm of the dieng region are able to attract the attention of both domestic people and abroad, with its unique socio-cultural and geographical location which is approximately 2000m above sea level with temperatures reaching 5 degrees Celsius at night and 10 degrees Celsius during the day. It turned out to be a very beautiful natural condition not accompanied by proper healthy behavior, 9 out of 10 households smoke to eliminate the cold, and 4 out of 6 elderly women smoke because of the culture of their ancestors who descended as a cultural heritage signifying that they are strong and respected women. culture like this is certainly very in contrast to the GERMAS (Healthy Community Movement) non-smoking program which was launched in 2016 as an increase in ARI cases from 2009 until 2104 and tends to be stagnant until 2017, as well as various disease events due to smoking such as pulmonary TB, cancer, etc. are also often found in the district Wonosobo. This study aims to look for socio-cultural and geographical influences on smoking behavior in the elderly female sex in the Dieng plateau region wonosobo district. The subjects of this study were elderly women people over 60 who smoke. with a population of 113 elderly, technical. The sample used is total sampling. This type of research is quantitative with cross sectional design as for the analysis of the data used is bivariate analysis (kendall’s tau) where the results are obtained there is a significant influence between social culture on smoking behavior in elderly women (0.001 <0.010), and there is an influence geographic significance of smoking behavior among elderly women (0,000 <0.010). With a significance level of 0,000 (ρ <0.05) so it can be concluded socially culture and geography are related to the smoking behavior of women in the highlands dieng

    Implementasi Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan Di Puskesmas Pulau Barrang Lompo Makassar

    Full text link
    ABSTRAKMasyarakat yang tinggal di kepulauan bisa menjadi korban, perjalanan jauh menyeberangi pulau dan biaya tidak sedikit menjadi sia-sia karena rumah sakit terpaksa menolak pasien rujukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi proses sistem rujukan Pasien BPJS di Puskesmas Pulau Barrang Lompo dengan pendekatan kualitatif (studi kasus) melalui Indepth Interview. Informan dalam penelitian adalah petugas kesehatan dan pasien rujukan BPJS yang ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dirujuk sesuai SOP rujukan, dilakukan sosialisasi SOP secara online. Komunikasi pra rujukan dilakukan pihak puskesmas namun terkadang terjadi kesalahan, fasilitas kesehatan atau pelayanan yang ada tidak sesuai dengan diagnosa penyakit pasien, dan pasien akan kembali dirujuk ke rumah sakit lain dengan tiba-tiba tanpa adanya komunikasi. Sistem pencatatan dan pelaporan dilakukan menggunakan buku komunikasi rujukan lalu diinput dalam komputer dan dilaporkan setiap bulannya kepada Dinas Kesehatan dan BPJS. Disimpulkan bahwa proses rujukan telah sesuai SOP, dilakukan komunikasi pra rujukan namun terkadang terjadi kesalahan informasi dan sistem pencatatan dan pelaporan rutin dilaporkan

    Analisis Pengaruh Persepsi Ibu Terhadap Perilaku Gaya Hidup Bersih dan Sehat Berdasarkan Health Belief Model di Surabaya

    Full text link
    Di Surabaya pada tahun 2017, Incidence penyakit diare sebesar 76,602 kasus yang sebelumnya sebanyak 77,617 suspek kasus (98,69%). Kota Surabaya memiliki 63 Puskesmas dan dari tahun 2016 hingga tahun 2018, terdapat 12 Puskesmas yang  inciden penyakit diare pada balita meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi ibu yang mengasuh balita terhadap perilaku gaya hidup bersih dan sehat berdasarkan Health Belief Model. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Terdapat 120 ibu yang mengasuh balitanya dari 12 Puskesmas ikut terlibat dalam penelitian ini. Responden mengisi kuesioner tentang karakteristik, perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefit, cues to action and perilaku gaya hidup sehat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei tahun 2019. Analisis variabel dilakukan dengan uji analisis bivariat dengan regresi binomial. Karakteristik responden yang terdiri dari (usia, tingkat pendidikan dan tingkat sosio ekonomi) pada penelitian ini berpengaruh terhadap perceived susceptibility, perceived severity and perceived benefits. Perceived susceptibility dan perceived severity berpengaruh terhadap perceived barriers, tingkat pendidikan juga berpengaruh terhadap perceived benefits. Cues to action berpengaruh terhadap perceived barriers dan perceived barrier dan perceived benefits berpengaruh terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Kata kunci: Diare, Persepsi, Health Believe Models, PHB

    Efektivitas Pelaksanaan Marketing Mix 9P Terhadap Kepuasan Pelayanan Klinik Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari

    Full text link
    Abstrak   Di era MEA ini, kepuasan pelanggan akan pelayanan jasa kesehatan salah satunya disebabkan oleh bagaimana pelaksanaan bauran pemasaran. Bauran pemasaran yang bisa dikatakan paling terkini untuk saat ini yaitu bauran pemasaran 9P. Salah satu organisasi penyedia jasa kesehatan di Indonesia yang telah melaksanakan bauran pemasaran 9P yaitu Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Namun, dari 9 komponen ini implementasinya masih belum optimal terutama untuk Public relations dan Power. Variabel Public relations dan Power sangat penting untuk mendukung terciptanya kepuasan konsumen yang berkelanjutan. Maka, pihak rumah sakit perlu memperhatikan kembali aspek bauran pemasaran demi menjaga kepuasan pasien dan menjaga respon baik pasien sebagai upaya rumah sakit dalam mempertahankan pelanggan lama untuk tetap memanfaatkan jasa pelayanan kesehatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional sedangkan disain penelitian adalah penelitian cross sectional. Besar sampel penelitian ini sejumlah 87 responden yang ditentukan dengan menggunakan rumus yang digunakan untuk penelitian yang bersifat survei atau observasional. Variabel yang diamati adalah efektivitas pelaksanaan Marketing Mix (9P) mulai variabel Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence, Public relations, Power terhadap kepuasan pelayanan. Analisis data dilakukan dengan tabulasi silang dan analisis pareto 80/20. Hasil penelitian menunjukkan Marketing mix product, place, promotion, people, process, physical evidence, public relation, power belum efektif karena pasien yang sangat puas masih dibawah 80%. Hanya Marketing Mix price responden yang cukup puas 100% dan ini bisa dikatakan cukup efektif karena melebihi 80%. Sedangkan Marketing Mix 9P dikatakan belum efektif karena walaupun sebagian responden mengatakan sudah cukup optimal namun pasien yang cukup puas masih dibawah 80%. Kata Kunci: efektivitas marketing mix 9P, Marketing mix 9P, Marketing mix 9P terhadap kepuasan pelayana

    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Duplikasi Penomoran Berkas Rekam Medis Di Siloam Hospitals Surabaya

    Full text link
    ABSTRAKSistem penomoran Siloam Hospitals yaitu sistem penomoran angka akhir (Terminal Digit Filling). Sistem pemberian nomor masuk (Admission numbering system) yang dipakai yaitu sistem unit (unit numbering system). Sistem ini dapat mempermudah saat melakukan pengambilan rekam medis. Salah satu masalah pemberian nomor rekam medis (NRM) pasien di Siloam Hospitals ditemukan duplikasi berkas rekam medis. Hal tersebut terjadi disebabkan proses identifikasi yang kurang teliti dan detail, sehingga menyebabkan pasien mendapat lebih dari satu NRM. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor penyebab penomoran ganda. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan metode yang digunakan observasi. Pengumpulan data dilakukan terhadap petugas saat melakukan pendaftaran dan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan dilengkapi pedoman wawancara dan observasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa duplikasi NRM di Siloam Hospitals Surabaya pada 5 tahun terakhir sebanyak 4.412, dengan jumlah duplikasi terbanyak di unit rawat jalan tahun 2019 sebesar 49%. Jumlah kunjungan 5 tahun terakhir sebanyak 125.470, jumlah duplikasi NRM dan terbanyak pada medical check up (MCU) tahun 2016 sebesar 8%. Berdasarkan dari kuisioner petugas pendaftaran tingkat pengetahuan 35% (baik), 45% tingkat kepatuhan (baik), serta tingkat pendidikan rata-rata SMA/SMK. Hasil observasi penggunaan KIUP elektronik sebesar 54% tidak melakukan prosedur pengecekan data. Sistem yang digunakan untuk pendaftaran pasien ada 2 yaitu HOPE dan MY SILOAM. Petugas pendaftaran tidak melakukan prosedur dengan tidak melakukan pengecekan data pada program dengan persentase 97%. Hasil dari observasi bahwa melakukan pendaftaran rata-rata waktu yang dibutuhkan yaitu ≤ 5 menit sebesar 38%.

    Uji Efektifitas Ekstrak Etanol Daun Annona Muricata Terhadap Sel Kanker Payudara MCF-7

    Full text link
    Kanker payudara adalah tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali sehingga dapat menyebar ke jaringan atau organ yang berada dekat dengan payudara atau ke bagian tubuh lainnya. Annona muricata Linn atau Graviola telah digunakan sebagai obat tradisional untuk menangani berbagai jenis penyakit seperti demam, rematik, kanker dan juga sebagai sedatif, insektisida dan imunosupresif. Pada penelitian ini, cell line kanker payudara MCF-7 diberi ekstrak etanol A. muricata kemudian diinkubasi 24 jam. Setelah itu dilakukan uji sitotoksik menggunakan metode MTT assay. Parameter yang digunakan pada uji sitotoksik adalah IC50 yang menunjukkan konsentrasi inhibisi sel kanker sebanyak 50% dengan nilai IC50 sebesar 117,87 μg/ml. Ekstrak dapat dikatakan memiliki aktivitas sitotoksik jika nilai IC50 kurang dari 1000 μg/ml setelah 24 jam kontak dengan sel kanker. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun A. muricata dapat digunakan sebagai pilihan terapi anti-kanker alami untuk kanker payudara.Kata Kunci:  Kanker payudara, Ekstrak etanol daun Annona muricata, MCF-7, MTT assa

    Pengaruh Kesesuaian Penempatan Kerja Dan Kualifikasi Pendidikan Terhadap Kinerja Pegawai Rumah Sakit Bhayangkara Makassar

    Full text link
    Penempatan kerja adalah suatu proses kegiatan yang dilakukan untuk menentukan seseorang pada posisi yang sesuai dengan formasi yang dibutuhkan, sedangkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesesuaian penempatan kerja dan kualifikasi pendidikan terhadap kinerja pegawai di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Untuk variabel independen dalam penelitian ini adalah penempatan kerja dan kualifikasi pendidikan sedangkan variabel dependennya adalah kinerja pegawai. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah pegawai rumah sakit Bhayangkara Makassar yaitu 611 orang dan yang memiliki ketidaksesuaian kualifikasi pendidikannya terhadap penempatan kerjanya yaitu sebanyak 115 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dengan penarikan sampel menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 112 responden serta pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah univariat, bivariat, dan Multivariat dengan menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah dari hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa ada pengaruh faktor akademis thitung >ttabel(2.136>1.663), faktor pengalaman thitung>ttabel(13.148 >1.663), faktor status perkawinan thitung>ttabel(2.970>1.663), faktor pendidik thitung>ttabel(3.019> 1.663), faktor lingkungan thitung>ttabel(2.812 > 1.663)

    Pengaruh Ekstrak Daun Sirsak terhadap Ekspresi CD8 pada Populasi Limfosit Tumor Payudara Tikus Sparaque Dawley

    Full text link
    Perubahan klinis pada payudara sebagian besar bersifat jinak, hanya 3 – 6% yang merupakan keganasan payudara. Namun demikian, kanker payudara menjadi perhatian utama mengingat angka kejadian yang terus menerus meningkat serta morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Pengobatan kanker hingga saat ini masih menjadi tantangan. Hal ini membuka peluang penelitian terapi kanker terutama dari bahan herbal. Daun sirsak telah banyak digunakan masyarakat secara tradisional untuk pengobatan tumor. Di samping itu berbagai studi juga telah menunjukkan efek sitotoksik tanaman ini terhadap berbagi cell line kanker. Namun demikian belum ada penelitian yang menganalisis efek ekstrak daun sirsak terhadap populasi limfosit di lingkungan mikro tumor terutama yang berfungsi pada respon imun anti tumor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui infiltrasi sel limfosit T CD8 pada jaringan tumor yang payudara tikus Sparaque Dawley yang diberikan ekstrak etanol daun sirsak. Ekspresi CD8 dianalisis melalui pewarnaan imunohistokimia. Ekspresi CD8 positif ditandai dengan warna coklat pada sitoplasma sel limfosit, selanjutnya ekspresi CD8 dari setiap sampel dihitung pada 3 lapang pandang dengan high-power field, kemudian ditentukan nilai rata-ratanya. Pewarnaan HE menunjukkan variasi infiltrasi limfosit pada nodul payudara tikus SD. Rata-rata ekspresi CD8 kelompok kontrol menunjukkan hasil lebih tinggi dibandingkan kelompok perlakuan. Namun demikian, hasil uji komparasi menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna  (p > 0,05) antara ekspresi CD8 kelompok kontrol dengan perlakuan. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun sirsak tidak menyebabkan perbedaan bermakna ekspresi CD8 pada populasi limfosit yang menginfiltrasi tumor payudara tikus SD. 

    Desentralisasi Pelaksanaan Program Penaggulangan HIV/AIDS di Kota Makassar

    Full text link
    The availability of qualified and professional health human resources (HRH) will greatly determine the success of implementing decentralization. This study aims to examine decentralization in the HIV / AIDS prevention program in Makassar City. This study uses a qualitative research method with a case study design. The informants in this study were the Chairperson of the Provincial AIDS Commission (KPAP) of South Sulawesi Province, the holder of the HIV-AIDS program at the Puskesmas, and the Head of the NGO organization concerned with HIV-AIDS in Makassar. The selection of informants in this study used the snowball technique. The data analysis technique in this study used qualitative data analysis. The results showed that human resources for the HIV / AIDS program in Makassar City had been fulfilled and were in accordance with the qualifications consisting of doctors, nurses, laboratories, pharmacists, and public health workers. Community empowerment in HIV / AIDS prevention has been running so that cadres are formed in the field but this empowerment has not been maximized in its implementation. In order for the decentralization of the HIV / AIDS prevention program to run optimally, stakeholder cooperation is needed in its implementation to run well to reduce cases of HIV / AIDS in Makassar City and it is necessary to strengthen the role of community empowerment in preventing the spread of HIV / AIDS cases. Keywords: Decentralization, Prevention Program, HIV / AIDS, Makassar Cit

    212

    full texts

    267

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇