Teknik Sipil dan Arsitektur
Not a member yet
    350 research outputs found

    ANALISA PERUBAHAN MOMEN STRUKTUR KOLOM-BALOK INELASTIS DENGAN METODE BEDA HINGGA

    No full text
    Untuk mendapatkan penyebaran Momen M(x) sepanjang kolom-balok plastis-elastis dilakukan dengan cara mengintregalkan secara numeris turunan dari persamaan momen () yang dapat diperoleh secara analistis. Untuk mengontrol sistem kolom-balok ini dapat dipergunakan nilai momen maksimum, dimana pada titik tersebut harga = 0 dan kondisi kontinuitas untuk momen lentur pada kolom-balok plastis-elastis dapat secara langsung dipergunakan

    TRANFORMASI PERMUKIMAN PEDESAAN KE PERKOTAAN DI DAERAH PINGGIRAN KOTA SURAKARTA (STUDI KASUS KELURAHAN MOJOSONGO)

    No full text
    Urbanization in Indonesia and generally still be called weak. The Indonesia population is, for a great part, still in the rural areas, nevertheless at this moment the city population has a very fas growth of (± 4%) much faster than the growth of the rural population (±1%). The settlement’s necessity especially for the middle class in cities can only be fulfilled in suburban areas, because  the prices of land on these areas is still relatively low to get a house along with its premeans. This research takes the case in Mojosongo village, in which city development is already visible in its suburban area, which changes the rural area with its ricefields into an urban area, which is full of buildings. The problem which needs to be studied for this case, is among other things, to solve the trend of the development of suburban areas. When a change or shift of land use takes place, the research method applied is the analyzis descriptive method, that of joint qualitative an quantitative nature, supplyed by a map analyzis, both about the physical things and its settlement. In its discussion, first of all, urbanization is observed, which is one of the factors, causing the development  of the Surakarta city. Further on, the dynamics of macro space change is also analyzed, both on its settlement aspect and on its physical one. Conclusions and suggestions of this research are among other things, the presentation of the process result of rural space transformation in a suburb, which will enrich the perception of all sides to the result of sub-urbanization in a suburb as a consequance of a city development

    PROSPEK PEGEMBANGAN BETENG VASTENBURG SURAKARTA

    Get PDF
    Studi kebijakan tentang pengembangan beteng Vastenburg ini didasarkan pada pedekatan Ekonomi Makro. Hal ini didasarkan pada dua alasan, yaitu : (1) untuk mengaktualkan pendekatan historis kultural yang biasanya dipakai menghadapi peninggalan-peninggalan sejarah, (2) untuk mengantisipasi kehidupan masyarakat Surakarta di masa depan. Masalah yang hendak dicapai ialah : bagaimana menyeimbangkan idealisme dan orientasi laba dalam rangka pembangunan kota dan masyarakat Surakarta demi masa depan yang lebih sejahtera? Apa yang bisa dilakukan terhadap Beteng Vatenburg demi pengembangan masyarakat dan kota pembangunan Kotamadya Surakarta dalam menyongsong masa depan yang sekaligus dapat menumbuhkan rasa kebanggaan? Dilihat dari kesiapan berbagai kelompok masyarakat Surakarta dalam menunjang prospek industrialisasi dapat dikategorikan sebagai berikut ; sangat siap : idealisme Mangkunegara dan pengusaha etnis Cina. Siap : idealisme golongan eks Brigade 17, pengusaha pribumi, dan budayawan. Kurang siap : idealisme Kasunanan dan Golongan awam. Sedangkan variabel-variabel tentang keinginan pemilik modal, kebijakan ekonomi dunia, kebijakan ekonomi pembangunan/GBHN dan kebijakan pariwisata, semuanya menunjang prospek Surakarta tersebut. Indutrialisasi akan berakibat merubah citra Surakarta dan sekitarnya. Dan citra tersebut bisa terwujud atas adanya kegiatan terprogram yang didasarkan pada kriteria-kriteria : inovatif, produktif, dan kebanggaan. Ada beberapa program kegiatan utama dalam proyek Surakarta : harus diadakan institusi sentral yang memperlancar arus modal, diselenggarakan tempat perdagangan pasar grosir, disediakan tempat penginapan yang memadai dilokasi yang sama, disediakan kesempatan untuk hiburan, istirahat, atau olahraga, dibuka kesempatan untuk mengadakan dialog budaya, implementasi untuk proyeksi yang harus dikembangkan di beteng Vastenburg : perkantoran, pasar grosir, perhotelan, fasilitas rekreasi dan kebugaran, taman wisata dan budaya. Sebagai kesimpulan umum ialah bahwa keterpaduan kelima jenis fasilitas yang berada pada satu lokasi merupakan sesuatu yang inovatif, produktif dan kebanggaan dalam menunjang program pemerintah daerah. Saran penting yang dapat dikemukakan di sini ialah hendaknya pengembangan Beteng Vastenburg nantinya benar-benar representif dan mampu menanamkan rasa bangga dari masyarakat Surakarta, karena disamping memberikan inovasi fungsi, juga sekaligus memanfaatkan dan mengembangkan gaya arsitektural kebudayaan setempat yang secara historis telah menemukan sosok kepribadiannya, sehingga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing

    PERANAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMPUTER PERANCANGAN STRUKTUR

    No full text
    Pengambilalihan sebagian besar fungsi manusia kedalam teknologi saat ini sudah menjadi trend yang semakin meningkat.Lebih-lebih ketika hadirnya komputer yang semakin mudah untuk dioperasikan oleh pemula (user friendly). Tak luput juga dengan dunia perancangan konstruksi yang membutuhkan keakuratan dan presisi yang tinggi serta membutuhkan waktu yang cukup lama dan berulang-ulang jika diolah secara manual menggunakan alat hitung biasa (sebut calculator). Masalah metode komputasi perancangan struktur saat ini, maka tidak lepas kita bicarakan pula kemungkinan, peranan komputer di masa yang akan datang, tetapi juga tidak lepas pula dari peranan para penggunanya (brainware). Secara terperinci bahan yang diinput merupakan bahan dasar yang didapat dari lapangan, keakurasian data yang diambil akan berkorelasi terhadap hasil yang akan diperoleh. Penyimpangan yang terjadi sedikit, secara simultan dan biaksial akan berdampak pada struktur, lebih-lebih jika diberlakukan pada strukltur berskala luas dan tinggi belum lagi ditambah dengan perhitungan faktor yang lain, misalnya gempa, elastisitas, momen dan lain sebagainya. Penggunaan komputer sebagai alat yang diandalkan, menimpa pada dampak penggunaan di masa yang akan datang terhadap perhitungan analisi yang rumit tetapi cepat untuk didapat outputnya, sehingga secara simultan pula keputusan dapat diambil dengan segara

    PENGARUH TEKANAN AIR PORI TANAH PADA SATABILITAS BENDUNGAN

    Get PDF
    Air tanah merupakan salah satu komponen dalam suatu daur hidrologi yang berlangsung di alam. Sumber air terbentuk dari air hujan yang meresap ke dalam tanah dan mengalir melalui lapisan batuan yang bertindak sebagai lapisan pembawa air (Akuifer). Dari proses daur tersebut dapat dipahami bahwa keterpadatan air tanah sangat berkaitan erar dengan komponen lingkungan lain yaitu iklim, geologi (batuan), tanah penutup dan vegetasi. Fenomena tekanan air pori dan pengaruhnya terhadap stabilitas bendungan tanah sudah sejak lama dikenal dan menjadi obyek penyelidikan tanah. Karena faktor aman atau stabilitas bendungan dipengaruhi kuat geser tanah kohesif maka pengetahuan tentang besarnya tekanan pori dalam hubungannya dengan beban yang bekerja serta fluktuasinya terhadap waktu, memainkan peranan penting. Berdasarkan alasan ini maka perlu dilakukan pengukuran mengenai besar dan fluktuasi tekanan air pori. Prakiraan tentang besarnya tekanan air pori yang akan terjadi juga sangat diperlakukan baik dalam tahap perencanaan maupun pemantauan stabilitas bendunga

    MAKNA LANGGAM PENDAPA AGENG PURI MANGKUNEGARAN SURAKARTA

    No full text
    Form of tradional architecture are not only visible things, but also the symbolic meaning that are contained in them. The meaning in architecture has an important role for architectural form. The design of bulding and the form of bulding have the strong relation with the special element of culture and have relation with condition of nature (Amos Rapoport, 1976). Style is the appearning charaeteristic in object, designed as aresult of using special form. Style has relation with the charaeteristic of building fisically. Puri Mangkunegaraan was built in 1725 by K.G.P.A.A. Mangkunegara I or raden Mas said or Pangeran Samber Nyawa. Puri Mangkunegaran was built in concept of Javanese traditional architecture, with all tre form and symbols which have the special meaning, form the conceptof design, orientation, the form till the style that had syimbolic meaning, all of those come to saved and prosperous condition fisically and soully. The Pendapa is one of  parts of the complex of Javanise traditional building that have concept and meaning basides the Peringgitan and dalem Ageng buildings. Pendapa in Javanese traditional house are used as public building, guest room, and room for the spectator who attend  the shadow puppet held in Peringgitan building. Pendapa Mangkunegaran is the biggest one of some building in indonesia that have many symbols in its architecture. With this background the seacher would like to analize the meaning of the style contained in Pendapa Ageng Mangkunegaran. Along with the aim of the search, that is qualitativdescriptive search, so the approach of description is to be used combined with the picturial media and theories

    ANALISA PENYEBAB KECELAKAAN LALULINTAS DI JALAN KLATEN †“ PRAMBANAN KM (0-15)

    No full text
    Pertumbuhan penduduk dan perekonomian menyebabkan pertumbuhan kendaraan bermotor sehingga tingkat kecelakaan lalulintas semakin tinggi, kapasitas jalan meningkat. Dibanding dengan negara maju, negara berkembang memiliki pertumbuhan  kendaraan yang lebih besar, sehingga negara berkembang menghadapi permasalahan transportasi yang cukup rumit, begitu pula terhadap permasalahan kecelakaan lalulintas. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan raya adalah unsur-unsur sistem transportasi antara lain: merupakan inefisiensi terhadap penyelanggaraan angkutan, sehingga dapt mengurangi kualitas orang dan barang yang diangkut, serta dapat menambah totalitas biaya angkutan. Makalah ini memberikan hasil penelitian penyebab tingginya kecelakaan lalulintas di jalan Klaten Prambanan (km 0 †“ 15) Dari hasil pengamatan, sifat tabrakan yang dominan berupa tabrakan dari depan/saling tabrakan dari arah yang berlawanan. Upaya pencegahan  kecelakaan dilakukan dengan upaya geometri jalan dan upaya pengaturan lingkungan. Upaya penanganan geometri dilakukan dengan peningkatan kapasitas jalan, yaitu penghilangan jalur lambat menjadi jalur utama. Sedangkan penanganan lingkungan dilakukan dengan peningkatan sarana komunikasi berupa telepon, faksimail dan pos, pengaturan manusia, faktor kendaraan dan perlengkapan prasarana jalan

    PEMAKAI TEKNOLOGI BAHAN PADA BANGUNAN BERTINGKAT

    No full text
    Kemajuan ilmu dan teknologi dalam bidang perencanaan maupun pelaksanaan konstruksi, mempunyai keterkaitan dengan kemajuan teknologi bahan bangunan, kemajuan teknologi produksi komponen struktur dan peralatan konstruksi, serta kemajuan teknik analisa struktur maupun rekayasa konstruksi. Perkembangan teknologi bahan diawali dengan adanya bahan yang bersifat konvensional. Setelah mengalami perjalanan panjang akhirnya ditemukan sistem konstruksi gabungan seperti komposit, struktur tabung baja yang diisi dengan beton yang merupakan gabungan dari beberapa sistem struktur dan bahan yang berbeda membentuk suatu struktur baru, yang memanfaatkan kelebihan/keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing sistem struktur dan bahan pembentuknya. Penerapan konstruksi gabungan pada umumnya dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan dari segi ekonomis (biaya) dan efisiensi dalam pelaksanaan kontruksi serta mencapai daktilitas yang besar. Karena sistem gabungan ini mempunyai kelebihan bila dibandingkan dengan sistem konvensional dari segi kekuatan, kekakuan daktilitas, redaman terhadap beban dinamik gempa serta kemudahan dalam pelaksanaan kontruksi sehingga hemat dalam biaya dan wakktu, maka sistem gabungan ini sering dipakai untuk pembangunan gedung bertingkat tinggi (seperti : gedung pertokoan, hotel, dan perumahan/aparteman)

    PROSPEK PENGEMBANGAN BETENG VASTENBURG SURAKARTA

    Get PDF
           Studi kebijakan tentang pengembangan beteng Vastenburg ini didasarkan pada pedekatan Ekonomi Makro. Hal ini didasarkan pada dua alasan, yaitu : (1) untuk mengaktualkan pendekatan historis kultural yang biasanya dipakai menghadapi peninggalan-peninggalan sejarah, (2) untuk mengantisipasi kehidupan masyarakat Surakarta di masa depan. Masalah yang hendak dicapai ialah : bagaimana menyeimbangkan idealisme dan orientasi laba dalam rangka pembangunan kota dan masyarakat Surakarta demi masa depan yang lebih sejahtera? Apa yang bisa dilakukan terhadap Beteng Vatenburg demi pengembangan masyarakat dan kota pembangunan Kotamadya Surakarta dalam menyongsong masa depan yang sekaligus dapat menumbuhkan rasa kebanggaan? Dilihat dari kesiapan berbagai kelompok masyarakat Surakarta dalam menunjang prospek industrialisasi dapat dikategorikan sebagai berikut ; sangat siap : idealisme Mangkunegara dan pengusaha etnis Cina. Siap : idealisme golongan eks Brigade 17, pengusaha pribumi, dan budayawan. Kurang siap : idealisme Kasunanan dan Golongan awam. Sedangkan variabel-variabel tentang keinginan pemilik modal, kebijakan ekonomi dunia, kebijakan ekonomi pembangunan/GBHN dan kebijakan pariwisata, semuanya menunjang prospek Surakarta tersebut. Indutrialisasi akan berakibat merubah citra Surakarta dan sekitarnya. Dan citra tersebut bisa terwujud atas adanya kegiatan terprogram yang didasarkan pada kriteria-kriteria : inovatif, produktif, dan kebanggaan. Ada beberapa program kegiatan utama dalam proyek Surakarta : harus diadakan institusi sentral yang memperlancar arus modal, diselenggarakan tempat perdagangan pasar grosir, disediakan tempat penginapan yang memadai dilokasi yang sama, disediakan kesempatan untuk hiburan, istirahat, atau olahraga, dibuka kesempatan untuk mengadakan dialog budaya, implementasi untuk proyeksi yang harus dikembangkan di beteng Vastenburg : perkantoran, pasar grosir, perhotelan, fasilitas rekreasi dan kebugaran, taman wisata dan budaya. Sebagai kesimpulan umum ialah bahwa keterpaduan kelima jenis fasilitas yang berada pada satu lokasi merupakan sesuatu yang inovatif, produktif dan kebanggaan dalam menunjang program pemerintah daerah. Saran penting yang dapat dikemukakan di sini ialah hendaknya pengembangan Beteng Vastenburg nantinya benar-benar representif dan mampu menanamkan rasa bangga dari masyarakat Surakarta, karena disamping memberikan inovasi fungsi, juga sekaligus memanfaatkan dan mengembangkan gaya arsitektural kebudayaan setempat yang secara historis telah menemukan sosok kepribadiannya, sehingga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing

    PENGGUNAAN TAHAN JENIS LEMPUNG COKLAT, TUFFASIUS DAN LEMPUNG HITAM SEBAGAI BAHAN TIMBUN TANGGUL

    No full text
    Levee is appereances flood control construction wich is mean to more larges of section of river. The material of tuffaceous clay and brown clay beside black clay which were the material distributing in the constructing can be planned as levee embankment. Levee embankmen must be compected as well as due to does not erotion ang pipings. The investigation materials to be constructed  while to be layer and whole constructed of levee embankmet as specification on laboratories test and trial embankmen. The test aims to fine out the suitable compaction method such as kind of compaction equipment, Placement thickness and number of passage and also to obtain the useful data to supplement technical provision for levee embankment work. The test location, cases of compsaction method, test items, test quantities and test procedure are referred to the technical specification for levee embankment

    236

    full texts

    350

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Teknik Sipil dan Arsitektur
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇