Idea Nursing Journal
Not a member yet
    388 research outputs found

    TINGKAT KEPUASAN LANSIA TERHADAP PELAYANAN DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH

    Get PDF
    Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang adalah salah satu dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di lingkungan Dinas Sosial Pemerintah Aceh yang mengurus secara khusus para lansia yang terlantar atau yang mempunyai permasalahan sosial. Kepuasan lansia merupakan indikator utama dari standar suatu Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang dan dapat dijadikan ukuran mutu pelayanan yang diberikan. Penilaian kualitas pelayanan didasarkan pada lima dimensi yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empathy. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh gambaran tingkat kepuasan lansia terhadap pelayanan di Unit Pelaksana Teknis dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 lansia. Pengumpulan data dilaksanakan dari tanggal 4 maret sampai dengan 6 maret 2013. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dalam skala likert berbentuk check list terdiri atas 22 item pernyataan. Cara pengumpulan data menggunakan tehnik wawancara terpimpin. Hasil penelitian yang di dapat variabel tingkat kepuasan lansia terhadap pelayanan di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang didapatkan bahwa sebanyak 43 lansia berada dalam kategori puas (71,7%) dan 17 lansia (28,3%) berada dalam kategori tidak puas. Diharapkan kepada pihak pelayanan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang agar dapat mempertahankan pelayanan kepada lansia dengan cara membantu lansia dalam memenuhi keinginannya serta menyediakan fasilitas yang dibutuhkan oleh lansia sehingga kualitas mutu pelayanan dapat terjaga selalu

    PENGARUH KONSUMSI SOFT DRINK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA PUTRI SMAN 2 KOTA BANDA ACEH

    Get PDF
    Masalah gizi pada remaja timbul karena perilaku gizi yang salah, yaitu ketidakseimbangan antara asupan gizidengan kecukupan gizi yang dianjurkan. Kebiasaan mengkonsumsi minuman ringan, termasuk pola makanberlabel itu meningkatkan terjadinya obesitas. Insiden obesitas merupakan masalah kesehatan yang harusmendapatkan penanganan serius, sekitar 40% anak mengalami obesitas dan 80% adalah remaja obesitas.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi minuman ringan terhadap kejadian obesitaspada remaja putri di SMAN 2 Banda Aceh. Penelitian ini cosecctional dan deskriptif analitik, dilakukan pada19-23 Agustus 2013. Populasi dan sampel semua siswa kelas 3 SMAN 2 Banda Aceh. Data dikumpulkandengan wawancara menggunakan kuesioner frekuensi makanan. Pengolahan dan analisis data menggunakananalisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Frekuensiminuman ringan berkarbonasi jarang dikonsumsi sebanyak 63 orang dan minuman ringan berkarbonasi nonjarangdikonsumsi sebanyak 59 orang. Chi-square test hasil bahwa ada pengaruh konsumsi minuman ringanberkarbonasi (P-Value = 0,015), dan tidak ada efek konsumsi minuman ringan non-karbonasi dengankejadian obesitas (P-Value = 0,036). Tidak ada efek dari konsumsi minuman ringan berkarbonasi banyakragamnya dan non berkarbonasi terhadap kejadian obesitas di SMAN 2 Banda Aceh. Diharapkan sekolahdapat memberikan pengetahuan atau informasi tentang minuman ringan yang dapat membentuk perilakudalam mengkonsumsi minuman lebih soft tambahan.Kata kunci : konsumsi minuman ringan , angka kejadian obesitas, remaja putr

    STUDI KOMPARATIF KONSEP DIRI LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH DAN LANSIA YANG TINGGAL DI DESA LAMBARO SUKON ACEH BESAR TAHUN 2012

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konsep diri lansia di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh dan Lansia yang tinggal di Desa Lambaro Sukon Aceh Besar. Variabel penelitian adalah konsep diri yang terdiri dari sub variabel identitas diri, citra tubuh, harga diri dan peran diri lansia. Desain penelitian menggunakan deskriptif komparatif. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling dan jumlah populasi sebanyak 82 lansia yang terdiri dari dua kelompok sampel yaitu 41 lansia yang tinggal di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh dan 41 lansia yang tinggal di Desa lambaro Sukon. Metode analisis yang digunakan untuk penelitian ini adalah uji independent t-test dan diolah dengan menggunakan software SPSS. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan identitas diri Lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Dan lansia di Desa Lambaro Sukon Aceh Besar dengan p value (0,185) (0,05), tidak ada perbedaan citra tubuh Lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang dan lansia di Desa Lambaro Sukon Aceh Besar dengan p value (0,398) (0,05), tidak ada perbedaan harga diri lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang dan lansia di Desa Lambaro Sukon Aceh Besar dengan p value (0,112) (0,05), ada perbedaan peran diri lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang dan lansia di Desa Lambaro Sukon Aceh Besar dengan p value (0,000) (0,05), tidak ada perbedaan konsep diri lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang dan lansia di Desa Lambaro Sukon Aceh Besar dengan p value (0,000) (0,05). Diasarankan kepada kepala desa Lambaro Sukon agar dapat meningkatkan peran lansia dalam kegiatan sosial di masyaraka

    HUBUNGAN KELENGKAPAN DAN KETEPATAN JADWAL IMUNISASI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT ISPA PADA ANAK USIA TODDLER DI DESA LAMPASEH KOTA BANDA

    Get PDF
    ISPA atau Infeksi Saluran Pernafasan Akut yang terjadi pada saluran pernafasan atas maupun bawahmerupakan penyakit yang seringkali menduduki posisi teratas di pusat pelayanan kesehatan. Salah satu caramenghindari penyakit pada anak yang efektif adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh denganmemberikan imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian imunisasi pada anakusiatoddler di desa Lampaseh Kota Banda Aceh tahun 2012. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatifdan menggunakan metode purposive sampling yaitu suatu cara pengambilan sampel yang didasarkan padapertimbangan yang dibuat oleh peneliti sendiri dengan jumlah sampel adalah 42 anak. Alat pengumpulandata berupa kuesioner, KMS dan buku registrasi kunjungan pasien. Teknik pengumpulan data denganmenggunakan wawancara terpimpin dan data sekunder dari KMS dan buku registrasi dari Puskesmas. Hasilpenelitian menunjukkan ada hubungan antara kelengkapan imunisasi dengan kejadian ISPA (p-value= 0,030)dan ada hubungan antara ketepatan jadwal imunisasi dengan kejadian ISPA (p-value= 0,003). Penelitimenyarankan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan informasi kesehatan kepada seluruhmasyarakat terutama ibu agar mengimunisasikan anaknya secara lengkap dan tepat sehingga dapatmengoptimalkan pencegahan ISPA.Kata Kunci: Imunisasi, ISPA, dan anak usia toddle

    KINERJA PEMBIMBING KLINIK PADA MAHASISWA PRAKTIKAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT JIWA PEMERINTAH ACEH

    Get PDF
    Kinerja merupakan hasil kerja yang dihasilkan oleh orang pegawai dalam satuan waktu tertentu. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja pembimbing klinik pada mahasiswa praktikan di Rumah SakitJiwa Pemerintah Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulandata secara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah para perawat yang telahditunjuk oleh Direktur Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh untuk menjadi pembimbing klinik. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi pembimbing klinik yang telah dicapai diantaranya;persiapan klinik, Pre Conference, Post Conference, diskusi kelompok dan respon terhadaplaporan,sedangkan ronde keperawatan dan Bed Side Teaching jarang dilaksanakan oleh pembimbing klinik.2) Motivasi pembimbing klinik untuk membimbing dikarenakan kedatangan mahasiswa. Maka diharapkanpara pembimbing klinik dapat meningkatkan pengetahuannya dan dituntut agar dapat membaca kembalitentang kasus yang dikelola mahasiswa. 3) Komitmen pembimbing klinik terlihat dari ketepatan waktu untukmembimbing dan tekad pembimbing itu sendiri untuk belajar sambil bekerja. 4) Disiplin pembimbing klinikterlihat dari frekuensi kehadiran dalam membimbing, tegas dalam memberikan tugas kepada mahasiswa sertaadanya sanksi-sanksi apabila ada mahasiswa yang melanggar aturan. 5) Kewenangan pembimbing kliniktampak dari jadwal bimbingan, menugaskan perawat pengganti apabila pembimbing klinik berhalanganhadir. 6) Hambatan yang dirasakan dari pembimbing kliniknya antara lain; sering berdinas malam yangmenyebabkan mereka jarang bertemu dengan mahasiswa. Hal ini ditambah pula dengan jarang hadirnyapembimbing klinik dari institusi pendidikan sehingga sering terjadi ketidaksamaan persepsi antarapembimbing dari klinik dan institusi pendidikan. Rekomendasi: kepada direktur Rumah Sakit JiwaPemerintah Aceh, direktur Akademi Keperawatan, bagian diklat dan pembimbing klinik mempertahankanprogram yang sudah dilaksanakan, kedepan pelatihan harus dilaksanakan oleh bidang diklat supaya kinerjapembimbing klinik bertambah baik.Kata kunci : kinerja, pembimbing klinik, dan mahasiswa praktika

    HUBUNGAN ASUPAN MINERAL ZINC (SENG) DAN VITAMIN A DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN SEULIMEUM

    No full text
    Berdasarkan laporan 2007 Riskesdas Nanggroe Aceh Darussalam prevalensi klinis diare merupakan yang tertinggi di Indonesia adalah 18,9%. Semua nutrisi penting bagi tubuh, tetapi kekurangan mikronutrien hanya dibutuhkan dalam jumlah kecil tapi satu mineral seng penting (seng) dan vitamin A yang merupakan nutrisi yang keterkaitan dan memiliki peran sebagai agen anti infeksi bagi tubuh, asupan kurang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih rentan terhadap penyakit menular salah satunya adalah diare. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan asupan mineral seng (zinc) dan vitamin A dengan kejadian diare pada anak balita di sub Seulimeum Desa Tunong meunasah. Penelitian ini deskriptif analitik, dengan desain cross-sectional, untuk mengetahui hubungan antara dua variabel. Teknik pengambilan sampel untuk sampel dan bagaimana provosive diperoleh 54 sampel. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2013 di Kabupaten Tunong Meunasah Seulimeum. Sampel data diambil dan identitas responden, pengambilan data dari mineral seng (zinc) , vitamin A asupan data, dan data kejadian diare. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner dan 24-recall jam. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan SPSS 17 pada tingkat kepercayaan 95% dikatakan signifikan bila p 0,05. Asupan zinc (seng) pada anak balita yang memiliki 92,6% kategori kurang, kategori yang memiliki cukup 7,4%. Asupan vitamin A pada anak-anak yang memiliki 87,0% kategori kurang, kategori yang memiliki cukup 13,0%. Anak-anak balita yang mengalami diare 38,9%, yang pernah mengalami diare 61,1%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan zinc (seng) dengan kejadian diare pada anak balita p = 0,638. Tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan vitamin A dengan kejadian diare pada anak balita p = 0,693. Asupan zinc (seng) pada anak balita yang memiliki 92,6% kategori kurang, yang memiliki cukup asupan 7,4%. Asupan vitamin A kurang 87,0%, yang merupakan asupan yang cukup dari 13,0%. Anak-anak balita yang mengalami diare 38,9%, yang pernah mengalami diare 61,1%. Tidak ada hubungan yang signifikan antara asupan zinc (seng) dan vitamin A dengan kejadian diare pada anak balita. Memberikan informasi kepada orang tua tentang pentingnya memperhatikan pasokan makanan yang mengandung mikronutrien dan meningkatkan asupan mikronutrien, mineral seng (zinc) sirkuit Vitamin A untuk meningkatkan kekebalan tubuh menjadi tidak rentan terhadap berbagai penyakit menular seperti diare.Kata kunci: Asupan zinc (seng), asupan vitamin A, kejadian diar

    HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI GAMPONG PEUNITI BANDA ACEH

    Get PDF
    Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan masalah terutama dari segi kesehatan dan kesejahteraan lansia.Manajemen stres adalah serangkaian strategi yang dapat membantu seseorang memodifikasi berbagaiperilaku yang beresiko terhadap kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui hubungan manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti KecamatanBaiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectional. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling pada 54 responden dari120 populasi. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 7 sampai 10 Juli 2012. Alat pengumpulan databerupa kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari 35 item pernyataan. Data dianalisis denganmenggunakan uji chi-square dengan confidence interval 95% dan =0.05. Hasil penelitian ini menunjukkangambaran manajemen stres lansia di Gampong Peuniti secara umum berada pada kategori kurang denganfrekuensi 30 responden (55,6%) dan gambaran kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti juga berada padakategori kurang dengan frekuensi 29 responden (53,7%) sehingga berdasarkan hasil uji statistik diketahui adahubungan antara manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti KecamatanBaiturrahman Banda Aceh dengan p-value = 0,000. Oleh karena itu, manajemen stres yang efektif sangatdiperlukan lansia dalam meningkatkan kualitas hidupnya, diharapkan keluarga dan pihak terkait sepertiGeuchiek dan Kader Lansia di Gampong Peuniti memberikan dukungan beserta dorongan bagi lansia dalammempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuannya dalam mengendalikan stres secara efektif.Kata Kunci : Manajemen stres, Kualitas hidup, Lansia

    EFEK PENYIMPANGAN REFRAKSI CAHAYA DALAM MATA TERHADAP RABUN DEKAT ATAU JAUH

    Get PDF
    Mata merupakan salah satu organ indra manusia yang berfungsi untuk melihat. Penglihatan seseorang sagat ditentukan oleh refraksi cahaya dalam mata, bila terjadi kelainan refraksi cahaya dalam mata maka benda yang kita lihat kurang jelas (rabun) yang disebabkan titik cahaya yang tidak tepat diretina (cahaya tidak terfokus diretina), kelainan refraksi ada tiga yaitu miopi, hipermetropia dan astigmatism

    PERBANDINGAN EFEKTIFITAS METODE SEVEN JUMPS DENGAN METODE INTERACTIVE SKILL STATION (ISS) PADA MAHASISWA PSIK FK UNSYIAH

    Get PDF
    Paradigma baru pengembangan pendidikan tinggi memberikan arahan untuk melaksanakan kurikulumberbasis kompetensi dengan pendekatan student centered learning (SCL). Program Studi Ilmu KeperawatanFakultas kedokteran Universitas Syiah Kuala (PSIK FK Unsyiah) adalah salah satu program studi yang sudahmengaplikasikan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) sejak bulan Juli 2010. Pendekatan pembelajaranyang digunakan adalah problem based learning (PBL) dengan metode seven jump dan interactive skillstation (ISS). Sampai saat ini belum ada penelitian yang dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaanefektifitas kedua metode. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perbandingan efektifitasmetode seven jump dan ISS pada Mahasiswa PSIK FK Unsyiah. Desain penelitian ini adalah studikomparatif. Sampel penelitian terdiri dari 94 mahasiswa PSIK FK Unsyiah, terdiri dari 47 mahasiswa yangmenggunakan metode seven jump dan 47 mahasiswa pada metode ISS. Metode pengambilan sampel adalahtotal sampling. Data peningkatan pengetahuan didapatkan dengan membandingkan pengetahuan mahasiswapada saat pretes dengan postes pada kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata peningkatanpengetahuan mahasiswa pada kelompok yang menggunakan seven jump sebanyak 17.02, sementara padakelompok yang menggunakan metode ISS sebanyak 16.51. Hasil analisis berikutnya menunjukkan tidak adaperbedaan yang signifikan efektifitas metode seven jump dan ISS (p value=0,845; =0,05). Kesimpulanpenelitian ini adalah tidak ada perbedaan yang signifikan efektifitas metode seven jump dan ISS (pvalue=0,845; =0,05). Rekomendasi penelitian ini kepada manajemen PSIK FK Unsyiah, agar dapatmempertahankan metode seven jump dan ISS serta mengembangkan metode- metode pembelajaran lain yangdapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa.Kata kunci: seven jumps, ISS, PSIK FK Unsyia

    RIWAYAT HIPEREMISIS GRAVIDARUM TERHADAP RISIKO KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI BANDA ACEH

    Get PDF
    Latar Belakang: BBLR merupakan salah satu penyebab angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada neonatus. Menurut WHO, terdapat 5 juta kematian neonatus setiap tahun. Ibu hamil dengan asupan nutrisi yang rendah mempunyai risiko melahirkan dengan BBLR 5 kali lebih besar dibandingkan dengan ibu hamil yang memperoleh asupan nutrisi yang seimbang. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui risiko kejadian BBLR pada ibu yang memiliki riwayat hiperemisis gravidarum. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat survey analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini seluruh BBL di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Sampel dalam penelitian dibedakan menjadi 2 yaitu kelompok kasus dan kontrol, masing-masing sebanyak 30 responden. Teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis statistik yang digunakan adalah Chi Square Test dan Odds Ratio. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Riwayat Hiperemisis Gravidarum dengan kejadian BBLR. Risiko kejadian BBLR sebesar 3,6 kali pada ibu yang mempunyai riwayat hiperemisis gravidarum dibandingkan ibu yang tidak ada riwayat hiperemisis gravidarum. Kesimpulan dan Saran: Ada hubungan yang bermakna antara riwayat hiperemisis gravidarum dengan kejadian BBLR. Ibu dengan riwayat hiperemisis gravidarum dapat meningkatkan kejadian BBLR. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat melakukan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang faktor risiko terjadinya BBLR dan dapat mengatasi angka kejadian BBLR guna untuk menurunkan angka kematian bayi

    280

    full texts

    388

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Idea Nursing Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇