Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi
Not a member yet
    235 research outputs found

    PERTUMBUHAN PROTOZOA DALAM CAIRAN RUMEN KERBAU YANG DISUPLEMENTASI TANIN SECARA IN VITRO

    Full text link
      Tanin merupakan senyawa antinutrisi yang dapat digunakan untuk meningkatkan protein by pass ternak ruminansia. Sumber tanin yang digunakan adalah serbuk daun akasia Acacia mangium. Kadar tanin diukur dengan metode presipitasi 125I-BSA dan kadar tanin yang terukur adalah 9,02 ± 1,02 %. Pengujian dilakukan secara in vitro dengan menggunakan cairan rumen kerbau. Perlakuan berdasarkan konsentrasi tanin yang terukur, yaitu A (1,25%); B (2,5%) dan C (5%) serta Kontrol (0%) . Hasil percobaan menunjukkan bahwa suplementasi tanin dapat menurunkan jumlah total sel protozoa dalam cairan rumen kerbau secara in vitro dan penurunan jumlah total sel protozoa paling tinggi dicapai oleh suplementasi serbuk daun akasia dengan kadar tanin 2,5 %. Komposisi jenis protozoa menurun pada seluruh perlakuan and viabilitas populasi protozoa menunjukkan terdapat sembilan jenis protozoa yang viabilitasnya yaitu Dasytricha ruminantium, Entodinium ecaudatum f. caudatum, Ostracodinium mammosum, Elytroplastron bubali, Entodinium nanellum, Charonin ventriculi, Entodinium rostratum, Ostracodinium bubali dan Metadinium medium.   &nbsp

    PENELITIAN POLA PERGERAKAN AIR WADUK JATILUHUR SECARA LATERAL DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PERUNUT ISOTOP ALAM

    Full text link
    Penyelidikan pola pergerakan secara lateral air waduk Jatiluhur telah dilakukan dengan menggunakan teknik perunut isotop alam yang ditunjang dengan kandungan ion utama air. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan contoh air pada beberapa lokasi berbeda pada dua periode yaitu pada bulan Agustus 2004 dan Oktober 2004. Titik pengambilan contoh ditentukan sedemikian rupa sehingga dapat mewakili seluruh permukaan air waduk dari hulu hingga ke hilir waduk. Setiap contoh yang diambil dimasukkan dalam botol contoh untuk dinalisis kandungan ion utama maupun kelimpahan relatif Oksigen-18. Analysis dilakukan di laboratorium PATIR-BATAN, Jakarta. Hasil penelitian khususnya hasil interpretasi analisis kelimpahan isotop alam menunjukkan kelimpahan contoh yang diambil dari bagian tengah air waduk mempunyai kelimpahan isotop stabil oksigen-18 yang lebih rendah (depleted) jika dibanding dengan contoh yang diambil dari bagian pinggir waduk. Fenomena ini menunjukkan bahwa air waduk yang berada di tengah waduk mempunyai pergerakan yang lebih dinamis jika dibanding dengan air dibagian pinggir waduk. Hal ini juga dapat berarti bahwa air waduk menerima masukan dari air tanah lokal dari sekitar waduk &nbsp

    DOSIS INAKTIF DAN KADAR PROTEIN Klebsiella pneumonia K5 HASIL IRADIASI GAMMA

    Full text link
      Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui dosis inaktif dan kadar protein sel bakteri Klebsiella pneumonia K5 hasil iradiasi gamma. Tahapan percobaan adalah iradiasi kultur bakteri dengan dosis 0, 100, 200, 400, 600, 800, 1.000 dan 1.500 Gy (laju dosis 1089,59 Gy/jam). Penentuan dosis inaktif diketahui dengan metode drop test dan kadar protein diukur dengan metode Lowry. Hasil percobaan menunjukkan bahwa dosis inaktif sel bakteri K. pneumoniae adalah antara 600 Gy – 1.500 Gy. Iradiasi dengan dosis berbeda pada kultur bakteri menunjukkan adanya perubahan konsentrasi protein sel bakteri yang tidak menentu dan adanya pengaruh yang nyata dosis radiasi terhadap kandungan protein.   &nbsp

    PEMULIAAN MUTASI UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN ASAM FITAT (Low Phytic Acid) PADA PADI (Oryza sativa, L.)

    Full text link
    Asam fitat, myo-inositol1,2,3,4,5,6-hexakis phosphate (Ins P6), adalah salah satu senyawa yang mengandung posphat terbanyak dalam biji yang masak dan senyawa anti nutrisi dalam tanaman. Senyawa ini dianggap dapat menyerap ion-ion logam, garam yang sebagian besar dibuang melalui urin dan feses, sehingga mengurangi penyerapan unsur mineral penting baik pada manusia dan hewan. Beras dengan asam fitat rendah merupakan makanan yang baik bagi masyarakat penderita malnutrisi dan sangat cocok untuk makanan bayi, dan orang lanjut usia. Beras dengan asam fitat rendah dapat dihasilkan melalui teknik mutasi induksi. Kegiatan penelitian untuk menurunkan kandungan asam fitat pada padi telah dilakukan terhadap 3 varietas padi hasil litbang BATAN yaitu Atomita 1, Atomita 4 dan Diah Suci. Ketiga varietas ini diiradiasi dengan sinar gamma dosis 0,2 kGy. Seleksi mutan rendah asam fitat dimulai pada malai M2. Dari hasil seleksi hanya galur mutan 873 yang berasal dari radiasi Diah Suci homogen rendah asam fitat pada standar 3 dan hasil analisisnya stabil dari generasi ke generasi, dan galur ini masih dalam uji dan evaluasi agronomik dan genetik. &nbsp

    Galur Mutan Harapan Kedelai Super Genjah Q-298 dan 4-Psj

    Full text link
    Salah satu upaya peningkatan produksi kedelai (Glycine max L. Merr.) di dalam negeri adalah penyediaan varietas unggul yang berumur super genjah (< 70 hari) dan produksi tinggi sehingga waktu tanam dapat lebih dipersingkat dan juga bisa mengisi pola tanam “padi-padi-kedelai”. Metode untuk meningkatkan variasi genetik dan mendapatkan varietas unggul diantaranya adalah dengan menggunakan teknik mutasi radiasi. Sebagai materi induk digunakan varietas Tidar yang diiradiasi dengan sinar γ yang bersumber dari 60Co dengan dosis 200 Gy. Setelah itu ditanam dilapangan dan dilakukan seleksi mutan genjah mulai generasi M2. Galur terpilih dimurnikan sampai generasi M7 atau sampai tanaman homogen, galur terpilih dilanjutkan dengan uji daya hasil pendahuluan dan uji daya hasil lanjutan. Berdasarkan data uji daya hasil pendahuluan dan uji daya hasil lanjutan dipilih 5 galur terbaik yang selanjutnya masuk pada uji multilokasi bersama 5 galur dari UNSOED dan 4 varietas kontrol (Tidar, Argomulyo, Grobogan dan Burangrang). Dari analisis data uji multilokasi, 2 galur dari 14 genotipe yang diuji, menunjukkan perbedaan yang nyata pada produktivitas. Galur Q-298 dan 4-Psj memiliki umur super genjah yaitu 66 dan 68 hari, produktivitas tinggi (rata-rata 2,41 ton/ha dan 2,42 ton/ha). Galur mutan Q-298 dan galur mutan 4-Psj mempunyai indeks stabilitas masing 0,84 dan 0,79 yang berarti kedua galur tersebut stabil ditanam untuk semua lokasi pengujian. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, maka galur mutan Q-298 dan 4-Psj diusulkan untuk dilepas sebagai varietas unggul kedelai baru dengan nama Gamasugen 1 dan Gamasugen 2. &nbsp

    224

    full texts

    235

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇