AdMathEdu : Mathematics Education, Mathematics, and Applied Mathematics Journal
Not a member yet
204 research outputs found
Sort by
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA EKONOMI DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS PADA MAHASISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir logis, kemampuan penyelesaian masalah matematika ekonomi, dan pengaruh kemampuan berpikir logis terhadap kemampuan penyelesaian masalah matematika ekonomi pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Makassar. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto yang bersifat kausalitas dengan populasi 245 orang dari 8 kelas yang berbeda. Sampel diambil sebanyak 58 orang mahasiswa yang terdiri dari 2 kelas, teknik pengambilan sampel yaitu pengambilan sampel secara acak berkelompok. Instrumen penelitian terdiri atas tes kemampuan berpikir logis sebanyak 30 butir soal dan tes kemampuan pemecahan masalah sebanyak 5 butir soal yang dinyatakan valid dan reliabel sebelum digunakan. Data dianalisis dengan menggunakan statistika deskriptif dan analisis inferensial (Analisis korelasi dan regresi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kemampuan berpikir logis masiswa berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 69,13; (2) Tingkat kemampuan penyelesaian masalah matematika ekonomi bagi masiswa berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 74,03; (3) Tingkat kemampuan berpikir logis masiswa memiliki korelasi dengan kemampuan penyelesaian masalah matematika ekonomi dengan besar hubungan 94,5% dimana hal tersebut berada pada baik sekali; dan (5) Kemampuan berpikir logis berpengaruh positif terhadap kemampuan penyelesaian masalah dengan pengaruh sebesar 89,1% sedangkan sisanya sebesar 10,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Kemampuan berpikir logis berpengaruh positif terhadap kemampuan kemampuan penyelesaian, hal tersebut dapat diartikan bahwa semakin baik atau semakin tinggi kemampuan berpikir logis yang dimiliki oleh mahasiswa maka kemampuan penyelesaian masalah mahasiswa tersebut akan semakin baik atau semakin tinggi
SIRKUIT HAMILTON DALAM PERMAINAN CONGKLAK
Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki adanya kemungkinan sirkuit Hamilton pada permainan congklak 14 dan 16 lubang. Penelitian dilakukan dengan mendeskripsikan terlebih dahulu mengenai permainan congklak, aturan-aturan dalam permainan congklak, istilah-istilah dalam permainan congklak dan cara memainkannya. Setelah memahami aturan, istilah dan cara memainkan permainan congklak, selanjutnya dilakukan penyelidikan untuk menemukan kemungkinan adanya siklus Hamilton pada permainan congklak 14 dan 16 lubang tersebut. Sirkuit Hamilton dalam permainan congklak diartikan sebagai perjalanan menyebarkan biji congklak pada suatu lubang dan habis pada lubang yang sama pada suatu kesempatan permainan. Dalam penelitian ini, disajikan contoh perjalanan biji congklak yang menghasilkan siklus Hamilton untuk congklak dengan 14 lubang, dan bentuk umum permainan congklak yang menghasilkan sirkuit Hamilton untuk congklak dengan 16 lubang.  Kata Kunci : Permainan Congklak Sirkuit Hamilto
PENGEMBANGAN MEDIA BELAJAR UNTUK MATA KULIAH LOGIKA MATEMATIKA DAN HIMPUNAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan media pembelajaran untuk mahasiswa pendidikan matematika pada mata kuliah Logika Matematika dan Himpunan, serta bagaimana kualitas media pembelajaran yang dihasilkan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg and Gall yang meliputi: (1) analisis standar isi, (2) pengumpulan referensi media interaktif, (3) penyusunan rancangan media interaktif, dan (4) pembuatan media interaktif berupa cakram digital (CD). Media pembelajaran dilakukan validasi kepada ahli media, ahli materi dan mahasiswa peserta mata kuliah Logika Matematika dan Himpunan kelas D tahun ajaran 2017/2018. Penggunaan media pembelajaran dalam belajar Logika Matematika dan Himpunan memegang peranan penting sebagai salah satu alat untuk membantu mahasiswa mengembangkan daya logikanya serta mempertinggi mutu belajar-mengajar
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui: Pengertian kemampuan komunikasi matematis, indikator-indikator dalam mengukur kemampuan komunikasi matematis, bentuk soal yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis, dan model, strategi, dan pendekatan yang bisa diaplikasikan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan telaah pustaka ilmiah maka dalam artikel ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Kemampuan komunikasi matematis terdiri atas, komunikasi lisan dan komunikasi tulisan. Komunikasi lisan seperti: diskusi dan menjelaskan. Komunikasi tulisan seperti: mengungkapkan ide matematika melalui gambar/grafik, tabel, persamaan, ataupun dengan bahasa siswa sendiri. (2) Indikator kemampuan komunikasi matematis: menulis (written text), menggambar (drawing), dan ekspresi matematika (matematical ekpression). (3) Soal essai dapat digunakan untuk mengukur kemampuan komunikasi matematis, seperti: soal uraian eksploratif, transfer, elaboratif, dan aplikatif. (4) Model atau pendekatan pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis, diantaranya: pendekatan PMR, model pembelajaran problem posing dengan pendekatan PMR, model pembelajaran problem solving dengan pendekatan PMR, dan reciprocal teaching. Kata kunci : kemampuan komunikasi matematis, menulis, menggambar, ekspresi matematika
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS REACT (RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING) PADA TUTORIAL STATISTIKA PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS TERBUKA
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) untuk tutorial Statistika Pendidikan bagi mahasiswa UT, yang valid, praktis dan efektif. Pendekatan tutorial dengan menggunakan LKM berbasis REACT ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dan memudahkan mahasiswa secara konseptual memahami Statistik Pendidikan serta meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal-soal sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan (developmental research) dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian 40 mahasiswa UPBJJ-UT Jember Program S1 PGSD yang mengambil mata kuliah Statistika Pendidikan. Pengembangan LKM menggunakan tahap Plomp yang terdiri dari (1) penelitian awal, (2) perancangan, (3) realisasi/konstruksi, (4) tes, evaluasi dan revisi, dan (5) implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM berbasis REACT yang dikembangkan dalam penelitian ini telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Lebih lanjut, hasil angket menunjukkan bahwa 76% mahasiswa merasa senang, dan 81% mahasiswa termotivasi belajar mandiri setelah belajar dengan pembelajaran berbasis strategi REACT. Kata kunci : REACT , Statistika Pendidikan , pemahaman konseptual,  motivasi
PENGEMBANGAN INDIKATOR 4C'S YANG SELARAS DENGAN KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMA/MA KELAS X SEMESTER 1
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan indikator 4C’s yang selaras dengan kurikulum SMA/MA yang digunakan di Indonesia yaitu kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika SMA kelas X semester 1 yang terdiri dari 3 bab yaitu: sistem persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel yang memuat nilai mutlak, SPLTV, dan fungsi. Kegiatan penelitian dimulai dari analisis masalah kurikulum di Indonesia dan menganalisis literatur kemampuan 4C’s menurut Partnership 21th Century Learning (P21). Kegiatan selanjutnya adalah merancang Indikator 4C,s yang selaras dengan kurikulum 2013 pada mata pelajaran matematika SMA/MA kelas X semester 1. Produk yang dihasilkan yaitu Indikator 4C’s yang selaras dengan kurikulum 2013 disajikan dalam vorum diskusi (kolokium). Kemudian produk tersebut direvisi berdasarkan saran dari peserta kolokium. Kegiatan terakhir yaitu membagikan produk yang valid kepada peserta kolokium sebagai panduan penyusunan rencana pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan indikator 4C’s yang selaras dengan kurikulum di Indonesia yaitu kurikulum 2013
PERBANDINGAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS ANTARA SISWA YANG BELAJARNYA MENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI DENGAN SETING KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BIASA
Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika merupakan aspek yang sangat penting dalam belajar matematika. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa diperlukan suatu strategi yang tepat dalam kegiatan pembelajaran agar hasil belajar siswa lebih optimal. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan menggunakan pendekatan inkuiri dengan tipe jigsaw.Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol pretest-postest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Karawang . Dimana instrumen pengujiannya berupa soal uraian yang memenuhi uji validitas dan reliabilitas yang baik dengan taraf signifikan α = 0,05. Dari keseluruhan proses dapat disimpulkan bahwa menggunaan tipe jigsaw dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa dibandingkan dengan pembelajaran biasa
PENGARUH MATHEMATICS SELF-EFFICACY (MSE) TERHADAP HASIL DARI UJIAN NASIONAL MATEMATIKA SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Mathematics self-efficacy (MSE) terhadap hasil UN Matematika siswa tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian ex-postfacto dengan desain kausal komparatif yang melibatkan 1 grup eksperimen dan 1 grup kontrol. Total sampel adalah 110 siswa, yaitu 55 siswa jurusan IPA dan 55 siswa jurusan IPS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala MSE. Data penelitian dianalisis menggunakan regresi sederhana dan Analysis of Covariance (ANCOVA). Hasil penelitian ini menunjukkan besarnya pengaruh MSE terhadap hasil UN Matematika adalah sebesar  untuk jurusan IPA. Sedangkan untuk jurusan IPS, besarnya pengaruh MSE terhadap hasil UN Matematika adalah sebesar . Hasil pengujian lebih lanjut, ANCOVA, menunjukkan terdapat perbedaan hasil UN Matematika siswa antar kategori MSE dengan melakukan kontrol terhadap hasil TO UN Matematika. Dengan kata lain, dapat disimpulkan bahwa Mathematics self-efficacy (MSE) berpengaruh terhadap hasil UN Matematika siswa tahun 2015
ALGORITMA MODIFIED ARTIFICIAL BEE COLONY UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH OPTIMASI MIXED-VARIABLE
Pada penelitian ini, akan dibahas tentang modifikasi algoritma Artificial Bee Colony (algoritma ABC). Pada dasarnya algoritma ABC ini merupakan algoritma yang dibangun untuk masalah optimasi dengan variabel kontinu. Sehingga untuk masalah optimasi yang melibatkan variabel bilangan bulat, diskrit, ataupun bulat 0-1 diselesaikan dengan cara membulatkan hasil ke bilangan terdekat. Terkadang, hasil dari pembulatan ini justru jauh dari optimal. Sehingga disini akan dikembangkan suatu algoritma yang merupakan modifikasi dari algoritma ABC yang mampu menangani masalah optimasi dengan variabel campuran yang selanjutnya akan diberi nama M-ABC. Kemudian algoritma M-ABC ini akan diuji cobakan pada masalah teknik yang sudah terkenal seperti Pressure Vessel Design, Speed Reducer Design Optimization, dan Tension/Compression Spring Design. Hasil dari penerapan kami mengindikasikan bahwa algoritma M-ABC ini merupakan algoritma yang menjanjikan untuk menyelesaikan masalah optimasi dengan variabel campuran.Â
PENGEMBANGAN MODUL ANALISIS BUTIR SOAL DENGAN MENGGUNAKAN ITEM AND TEST ANALYSIS
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul analisis butir soal dengan menggunakan software Item and Test Analysis (ITEMAN). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Four D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Modul yang dikembangkan telah dianalisis oleh 2 ahli materi dan 2 ahli media.Setelah dinyatakan valid oleh para ahli, modul diujicobakan kepada 19 guru dan 45 mahasiswa calon guru. Modul yang telah diperbaiki berdasar hasil uji coba, didiseminasikan kepada 31 guru dan 45 mahasiswa calon guru. Penelitian telah berhasil mengembangkan produk berupa modul analisis butir soal dengan menggunakan ITEMAN yang terkategori valid, efektif, dan praktis.Kata Kunci : pengembangan, modul, analisis butir soal, item and test analysis