AdMathEdu : Mathematics Education, Mathematics, and Applied Mathematics Journal
Not a member yet
204 research outputs found
Sort by
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN STATISTICS CONCEPTS EXPLORING TOOLS (SCET) DALAM PEMBELAJARAN STATISTIKA
KREATIVITAS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA
PROFIL BERPIKIR MATEMATIS RIGOR SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI PERBEDAAN KEMAMPUAN MATEMATIKA
PEMANFAATAN PROGRAM MAPLE DALAM PENGUATAN KONSEP SIMBOL MATEMATIKA
Matematika dan bahasa merupakan dua ilmu yang sangat berbeda satu sama lain. Walaupun demikian pada dasarnya matematika sama dengan bahasa, didalam keduanya berisi tentang kalimat. Dalam ilmu bahasa kalimat adalah serangkaian kata-kata yang terbentuk dan memiliki makna.Tidak jauh berbeda dengan matematika, di dalam matematika juga terdapat kalimat matematika yang merupakan suatu rangkaian kata atau simbol yang bernilai benar dan salah.Dalam penyusunan kalimat tersebut matematika dan bahasa memiliki aturan dalam penulisan.Ilmu bahasa memiliki aturan dalam pemilihan kata-kata yang sesuai untuk membentuk suatu kalimat yang memiliki arti.Sedangkan matematika juga memiliki aturan tertentu dalam menyusun suatu kalimat.Di dalam kalimat matematika tersebut berisi serangkaian kata/simbol yang beraturan yang memiliki makna. Sama halnya dengan bahasa, jika dalam penyusunan kaliamat tersebut tidak menggunakan kata-kata yang sesuai maka kalimat tersebut akan memiliki makna yang salah. Begitu juga dalam matematika jika dalam penggunaan aturan simbol tidak ditaati maka kalimat matematika itu akan bermakna salah.Berdasarkan pada hasil observasi yang dilakukan pada mahasiswa UMM Semester VI kelas B dengan jumlah mahasiswa sebanyak 50 orang. Terdapat beberapa kesalahan penggunaan simbol dalam menyeselsaikan suatu permasalahan matematika.Berdasarkan data awal yang dikumpulkan dapat disimpulkan bahwa mahasiswa banyak melakukan kesalahan dalam penulisan pendefinisian fungsi. 40 mahasiswa melakukan kesalahan dalam penulisan/peletakan simbol sama dengan “=†dan 30 mahasiswa melakukan kesalahan dalam penulisan/peletakan tanda bagi “â€. Dibutuhkan suatu upaya dalam mengatasi kesalahanyang dilakukan oleh mahasiswa.Dengan menggunakan Maple, mahasiswa dibimbing untuk belajar menuliskan symbol/notasi matematika dengan benar. Kata Kunci:maple, konsep, simbol
ASPEK HUMANISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DISKRIT DAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MAHASISWA (STUDI KASUS DI AMIK PGRI KEBUMEN)
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aspek humanistik perangkat pembelajaran dan proses pembelajaran matematika diskrit program studi manajemen informatika AMIK PGRI Kebumen, serta mendeskripsikan karakter tanggung jawab mahasiswa. Target khusus adalah: (1) mengetahui perangkat pembelajaran (silabus, satuan acara perkuliahan, bahan ajar dan soal tes) yang digunakan (2) mengetahui proses pembelajaran yang dilakukan dosen dan mahasiswa (3) mengetahui karakter tanggung jawab mahasiswa. Objek utama penelitian kualitatif ini adalah mahasiswa dan dosenpengampu mata kuliah matematika diskrit program studi manajemen informatika AMIK PGRI Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Aspek humanistik pada perangkat pembelajaran dan proses pembelajaran masuk dalam kategori tinggi, begitu juga dengan karakter tanggung jawab mahasiswa masuk dalam kategori tinggi. Kata kunci: humanistik, matematika diskrit, karakter, tanggung jawab